Anda di halaman 1dari 2

Mohammad Reza Irfandi

14808141008
Kerjakan soal di bawah ini.
1. Bagaimana tantangan sumberdaya manusia (human resources) dalam merger dan
acquisitions?
2. Jelaskan aktivitas sumberdaya manusia (human resources) dalam tahapan cross
border M&A!
3. Jelaskan hambatan untuk memasuki pasar internasional yang dihadapi oleh UKM
pada umumnya!
Dikumpulkan paling lambat Rabu, 5 Oktober 2016 jam 24.00 via email ke
arumdharma80@gmail.com atau arum_d@yahoo.com
Jawaban
1. Tantangan sumberdaya manusia (human resources) dalam merger dan acquisitions
Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu, dimana
perusahaan yang me-merger mengambil/membeli semua assets dan liabilities
perusahaan yang di-merger dengan begitu perusahaan yang me-merger memiliki
paling tidak 50% saham dan perusahaan yang di-merger berhenti beroperasi dan
pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau saham di perusahaan yang
baru
Akuisisi adalah pengambil-alihan (takeover) sebuah perusahaan dengan
membeli saham atau aset perusahaan tersebut, perusahaan yang dibeli tetap ada.
Tantangan yang akan dihadapi oleh SDM dalam merger antara lain SDM
dalam sebuah perusahaan harus menghadapi perubahan susunan dalam
pengorganisasian perusahaan, keadaan baru yang akan dihadapi oleh para karyawan di
perusahaan yang di merger, sehingga para karyawan dua perusahaan atau lebih harus
dapat menyesuaikan di perusahaan hasil merger.
Sedangkan tantangan SDM dalam perusahaan yang diakusisi, dapat berupa
PHK massal yang harus dilakukan oleh perusahaan yang mengakusisisi, untuk
menekan biaya, dan juga masalah SDM yang masih bertahan untuk dapat
menjalankan visi dan misi dari perusahaan baru hasil akuisisi.
2. Aktivitas sumberdaya manusia (human resources) dalam tahapan cross border M&A!
Nilai-nilai budaya
SDM yang akan melakukan M&A di luar negeri tentu harus menyesuaikan
dengan budaya baru yang akan dihadapi di host country.
Tradisi
Selain budaya juga ada tradisi yang berbeda di setiap negara. Seperti hal
normal yang biasa dilakukan di home country merupakan sebuah hal tabu di host
country . Sehingga SDM harus diberikan pelatihan khusus sebelum dikirim ke luar
negeri.

Perundang-undangan

Mohammad Reza Irfandi


14808141008
Sistem perundangan di setiap negara tentu saja berbeda, sehingga SDM harus
mempelajari perundangan di host country sehingga dapat bertugas dan beraktifitas
tanpa halangan
Peraturan Pemerintah
Peraturan pemerintah yang dikuasai oleh SDM di host country dapat
memberikan keuntungan bisnis bagi SDM. Seperti kompensasi yang minimal
diberikan pada karyawan dan pembagian tugas yang minimal yang dikerjakan oleh
SDM
Sistem pendidikan
Sistem yang berada di host country tentu saja berbeda semisal dalam,
rekrutmen dan seleksi. Dalam rekrutmen dan seleksi berbeda dan mencerminkan
proses rekrutmen.
Selain itu juga pelatihan dan pengembangan, sistem pendidikan yang berbeda
memberikan efek untuk pelatihan apa yang harus didapatkan dan dipenuhi

3. Masalah yang akan dihadapi UKM untuk memasuki pasar international


a. Kualitas
Kualitas tentu menjadi masalah utama UKM untuk memasuki pasar
internasional. Kualitas dapat berupa kualitas SDM dan Kualitas produk,
karena untuk dapat memasuki pasar internasional dibutuhkan batas minimal
tertentu untuk sebuah produk dapat masuk di pasar internasional. Tentu juga
dalam menghasilkan produk dengan kualitas bagus dibutuhkan juga SDM
yang berkualitas dan mempunyai kualifikasi bagus sehingga dapat bersaing di
pasar internasional. Sehingga diperlukan pendidikan dan pelatihan terhadap
SDM lokal hingga mampu bersaing di pasar internasional
b. Kuantitas
Setelah mendapat SDM yang mempunyai kualitas tentu diimbangi dengan
kuantitas dari SDM, sehinnga dengan banyak SDM yang berkualitas dapat
meciptakan banyak produk untuk dapat memenuhi kebutuhan internasional.