Anda di halaman 1dari 3

Alur proses hilir

Langkah pertama dalam proses ini adalah pemisahan biomassa dari


campuran fermentasi bakteri rekombinan.Pemisahan biomassa kadang-kadang
dilakukan dengan sentrifugasi preparatif, tetapi metode yang disukai saat ini
adalah dengan cara sistem filtrasi tangensial-aliran menggunakan membran
mikro diameter pori yang sesuai.

1) Release of intracellular product


beberapa produk bioteknologi (vitamin, enzim) yang terletak di dalam sel.
Senyawa tersebut harus pertama kali dirilis (maksimal dan dalam bentuk
aktif) untuk diproses lebih lanjut dan isolasi final. Mikroorganisme atau sel
lainnya dapat hancur atau terganggu oleh fisik, kimia atau metode
enzimatik. Garis besar teknik yang berbeda digunakan untuk kerusakan
sel diberikan pada Gambar

Pemilihan metode tertentu tergantung pada sifat dari sel. Misalnya,


bakteri Gram-negatif dan jamur berfilamen dapat lebih mudah rusak
dibandingkan dengan bakteri Gram-positif ragi kering. Strategi ini adalah
untuk melemahkan dinding sel bakteri dengan menyerang elemen
struktural yang memberikan kekuatan untuk sel dinding.
2) Pemisahan solid liquid
Pemisahan solid-liquid berguna untuk pemisahan sel dari medium kultur.
Beberapa metode yang digunakan untuk pemisahan padat-cair. Ini
termasuk flotasi, flokulasi, filtrasi dan sentrifugasi.

Filtrasi
Filtrasi adalah metode yang sering digunakan untuk emisahan
biomasa. Efesiensi fltrasi bergantung pada banyak faktor seeperti
ukuran organism, adanya organisme lain, viskositas medium dn
tempratur. Contoh Beberapa filter seperti depth fillter, absolute
filter dan rotary drum vacum fiter dan membran filter
Terdapat 3 tipe filtrasi berdasarkan ukuran partikel dan
karakteristikna. Yaitu :

Flotation (pengapungan)
Saat gas dimasukkan kedalam medium cair, sel dan partikel padat
ter-adsorbsi pada gelembung gas yang terbentuk. Kemudian
gelembung gas tersebut naik kepermukaan sehingga sel dan
partikel padat yang teradsobrsi dapat dikumpulkan.
Floculatiion (flokulasi)
Pada flokulasi, sel dari agregat besar di endapkan agar mudah
dihilangkan. Proses flokulasi bergantung pada sifat alami dari sel
dan komponen ionik dari medium. Penambahan floculating agent
( garam anorgani, organik polielektrolite, mineral hidrokoloid)
dibutuhkan untuk mencapain flokulasi

3) Pemekatan
Filtrat yang berasal dari suspensi partikel (sel dan debris) biasanya
mengadung 80-90% air. Biasanya pemekatan digunakan adalah
evaporasi, eksraksi liquid-liquid , presipitasi dan adsorbsi. Pemekatan
bergantung pada sifat produk yang diinginkan (qualitas dan kuantitas
dijaga sebaik mungkin) dan biaya yang dikeluarkan. Pemekatan berfungsi
untuk mendapat produk yang sesuai dengan kelas mutu yang ada.