Anda di halaman 1dari 2

B.

PERENCANAAN PROGRAM PUBLIC RELATION


Perencanaan yang matang akan menciptakan program kerja PR yang efektif.
Perencanaan program PR didasarkan fakta dan landasan berfikir yang sehat serta
memiliki kejelasan arah dan tujuan yang ingin dicapainnya. Oleh karena itu
penelitian (research) merupakan hal yang sangat vital dalam membuat suatu
perencanaan program PR.
Secara umum pengertian dari program kerja PR terdiri dari semua bentuk kegiatan
perencanaan komunikasi baik kegiatan dalam maupun kegiatan luar antara
organisasi dengan publiknya yang tujuannya untuk mencapai saling pengertian.
1.
Perencanaan kerja PR/Humas, yaitu terdiri dari :
a.
Perencanaan, seseorang yang memanfaatkan dan menginterretasi segala
informasi, baik secara kualitatif dan kuantitatif untuk diseleksi dan dianalisis dan
diproses sebagai bahan perencanaan kerja yang akan datang.
b.
Hasil yang akan diperoleh relevan dengan hal-hal yang berkaitan dengan
peran dan fungsi kegiatan kehumasan dalam suatu organisasi
2.
Perencanaan kerja PR/Humas
Perencanaan kerja PR berkaitan dengan :

Fungsi dan teknis Manajemen humas yang profesional, dinamis serta proaktif

Merupakan metode terbaik untuk mempersiapkan pihak organisasi dalam


menghadapi perubahan yang sering terjadi

Penilaian (evaluasi) / me-review hasil perkembangan kegiatan masa lalu,


sekarang dan yang akan datang

Mengantisipasi dan menghadapi tantangan / resiko yang akan terjadi melalui


proses untuuk menentukan tujuan dan sasaran jangka pendek dan panjang secara
periodik dan strategis
3.
Wujud rencana kerja PR/Humas

Rencana yang berkaitan dengan hasil atau produk dari perencanaan yang
sudah dilaksanakan, baik jangka panjang maupun jangka pendek

Rencana perancangan konsep dasar dari perencanaan kerja PR/Humas yang


dirancang

Rencana untuk membuat pernyataan berdasarkan dari target yang ingin


dicapai (tujuan dan strategi)
4.
Perencanaan kerja PR/Humas dan alasan-alasan untuk dilakukan kegiatan PR
a.
Alasan dalam kegiatan perencanaan (action plan) yang bersifat proaktif,
reaktif, defensif, preventif, protektif dan profitabel. Misalnya seorang PR sedia
payung sebelum hujan (proaktif)
b.
Alesan mengapa (why) :

Untuk mengantisipasi perubahan lingkungan lebih luas, perubahan teknologi,


ekonomi, politik dan hukum

Menghadapi perubahan lebih sempit (opeasional), menghadapi persaingan,


perubahan selera pelanggan, life cycle product, sistem komunikasi, media massa,
tenaga kerja dan relasi bisnis


Menciptakan tujuan yang objektif, sasaran dan target yang ingin dicapai
secara jelas dan rinci
5.
Manfaat perencanaan kerja PR/Humas

Membantu pihak manajemen organisasi untuk mampu beradaptasi terhadap


lingkungan yang sering berubah

Mengefektifkan dan mengefesiensikan koordinasi / kerja sama antara


departemen dan pihak terkait lainnya

Mengefesiensikan waktu, tenaga, upaya dan biaya

Menghindari resiko kegagalan dengan tidak melakukan perkiraan atau


perencanaan tanpa arah yang jelas dan konkret

Mampu melihat secara keseluruhan kemampuan operasional organisasi,


pelaksanaan, komunikasi, target dan sasaran yang hendak dicapai dimasa yang
akan datang

Menetapkan klasifikasi rencana kerja PR/Humas, yaitu rencana strategis


(sesuai kebijakan jangka panjang), rencana tetap, dan rencana tertentu.