Anda di halaman 1dari 4

KEMBANG MERAK

Kembang merak (Caesalpinia pulcherrima L. Swart) berasal dari Amerika dan


tersebar di kawasan afrika dan asia. Di Indonesia kembang merak biasa ditanam di
taman atau pekarangan rumah sebagai tanaman hias, kadang-kadang ditemukan
tumbuh liar. (Dalimartha S, 2008)
Tanaman Kembang merak memiliki klasifikasi sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Genus : Caesalpinia
Spesies : Caesalpinia pulcherrima (L.) Swartz (Anonim, 2011).
Kembang merak merupakan perdu tegak dengan tinggi 2-4 m, tumbuh pada
ketinggian 1700 meter di atas permukaan laut. Kapasitas curah hujan yang
memadai tumbuhnya tanaman ini, yaitu 7001200 mm3/tahun. Suhu udara 1525C dengan pH 6-6,5 dan kelembaban relatif 79% (plantamor, 2009). Tanaman
Kembang merak bercabang banyak dengan ranting kadang berduri tempel. Batang

Kembang merak berwarna putih, padat dan liat. Daunnya majemuk menyirip
genap ganda dua, dengan 4-12 pasang anak daun yang berbentuk bulat telur
sungsang, ujung bulat, pangkal menyempit, tepi rata, permukaan atas berwarna
hijau,
Batang : Batang bercabang cabang dengan arah percabanga monopodial batang
berbentuk bilat (teres), permukaan batang rata (laevis), berwarna coklat keputihan
dan pada kulit batang terdapat duri.
Daun : Merupakan daun menyirip rangkap dua (bippinnatus), tiap anak daun
pada tangkai ibu daun terdapat 10 pasang, daun berbentuk bulat telur (ovatus),
ujung daun retusus, pangkal daun tumpul (obtusus), tepi daun rata (integer),
tulang daun menyirip (penninervis), tata letak daun daun berhadapan (folia
opposita). Daun berwarna hijau.
Bunga : Merupakan bunga majemuk dengan karangan bunga berbentuk tandan
(racemus) terletak pada ujung batang, termasuk kedalam bunga bisexualis,
simetris bunga zygomorph, perhiasan bung merupakan corolla dan calyx. Corolla
terdiri dari 5 petal yang saling lepas, calyx terdiri dai 5 sepal lepas satu sama lain
ukurannya tidak sama. Kelamin bunga terdiri dari benang sari 10 termasuk
kedalam diadelphus terdiri dari 9 besatu sedangkan 1 lepas, letak anthera
versatilis. Putik berjumlah satu dengan letak ovarium superum, terdii dari 1
loculus, 1 carpellum dan ovolum banyak dengan letaknya parietalis.
Buah : Buah dari kembang merak adalah kacang polong yang bentuknya pipih
dengan panjang 6-12 cm dan lebar 1,5 cm berisi 1-8 biji yang bisa kita makan.
Buah yang sudah tua akan berwarna hitam.

TUGAS PENDAHULUAN
THONNERS KEY

DISUSUN OLEH :
NAMA

: NURUL FADILAH ATIK

NIM

: M111 15 304

KELAS/ KELOMPOK

: B/XII

ASISTEN

: 1. WARDIMAN
2. ANDI WAHYUNIRA
3. IRWANSYAH
4. BISMI AULIYAH

LABORATORIUM KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN DAN EKOWISATA


FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2016