Anda di halaman 1dari 4

Rekonsiliasi Bank

CV Khazanah bermaksud melakukan rekonsiliasi atas akun kas. CV Khazanah menggunakan data yang
diperoleh dari Bank Alam Raya serta pembukuan yang ada di perusahaan. Informasi yang diperoleh dari
perusahaan menyatakan bahwa bendahara melakukan pembukuan di akun yang sama untuk kas yang
tersimpan di bank dan kas yang ada di brankas perusahaan. Berikut ini adalah informasi yang diperoleh pada
tanggal 31 Januari 2014:
1. Saldo akhir di rekening koran tertanggal 31 Januari 2014 adalah Rp42.283.000,00 sedangkan catatan pada
pembukuan CV Khazanah menunjukkan bahwa saldo kas sebesar Rp39.468.000,00;
2. CV Khazanah telah melakukan setoran ke Bank Alam Raya bersamaan dengan tanggal penerbitan rekening
koran sehingga jumlah tersebut dapat dipastikan baru akan muncul di rekening koran bulan Februari,
dengan rincian sebagai berikut:
a. Cek no 0Mg0256 senilai Rp4.000.000,00 atas pelunasan piutang dari PT Ceria terkait transaksi jual-beli
barang dagangan
b. Cek no 0Md00113 senilai 2.250.000,- atas pembayaran dari CV Mentari terkait sewa area di halaman
kantor CV Khazanah
3. Beberapa cek yang telah diterbitkan oleh CV Khazanah masih belum muncul di rekening koran, dengan
rincian sebagai berikut:
a. Cek no 010256 sebesar Rp3.000.000,00 untuk pembayaran perlengkapan kantor
b. Cek no 020289 sebesar Rp4.175.000,00 untuk pembayaran tagihan renovasi kantor yang dikerjakan
oleh perusahaan jasa konstruksi
4. Bank salah melakukan pendebetan rekening CV Khazanah sebesar Rp198.000,00 atas cek no 010189 yang
diterbitkan perusahaan. Cek ini digunakan untuk melakukan pembayaran atas pembelian barang dagangan
kepada UD Mitra Bersama sebesar Rp918.000,00
5. Bank melakukan pengkreditan rekening CV Khazanah sebesar Rp981.000,00 untuk cek yang diterima
perusahaan atas pelunasan piutang dari PT Karya Persada berdasarkan transaksi tahun 2013 senilai
Rp918.000,00
6. Bank Alam Raya menerima setoran tunai dari UD Suryadi untuk pelunasan kepada CV Khazanah atas
transaksi penjualan pada bulan September yang dilakukan dengan penerbitan Notes Receivable sebesar
Rp6.000.000,00 dengan tingkat bunga 12% dengan jangka waktu 90 hari dan jatuh tempo pada tanggal 20
Januari 2014
7. Bank Alam Raya membebankan biaya administrasi setiap bulan pada tanggal penerbitan rekening koran
dengan cara mendebit langsung rekening CV Khazanah dengan rincian:
a. Biaya administrasi giro CV Khazanah sebesar Rp35.000,00
b. Biaya penerbitan buku cek yang baru bagi CV Khazanah sebesar Rp180.000,00
8. Bank melaporkan dalam rekening koran bahwa cek no C-08012 dari PT Dirgantara yang diterima
sebelumnya oleh CV Khazanah senilai Rp758.000,00 dan disetorkan ke Bank Alam Raya, gagal dicairkan.
Hal ini terjadi karena PT Dirgantara dinyatakan pailit oleh Pengadilan
9. Cek sejumlah Rp1.750.000,00 yang akan disetorkan CV Khazanah ke Bank Alam Raya pada tanggal 30
Januari ternyata hilang akibat kurir yang ditugasi oleh perusahaan mengalami kecelakaan lalu lintas.
Bendahara baru mengetahui kejadian ini beberapa hari kemudian, sedangkan jumlah uang tersebut
merupakan pelunasan piutang dari PT Abadi dan telah dibukukan dengan benar oleh CV Khazanah
10. Di dalam brankas perusahaan masih terdapat sejumlah uang tunai yang menurut kebijakan perusahaan
difungsikan sebagai kas kecil, sehingga uang tersebut tidak akan disetorkan ke bank. Setelah dilakukan
penghitungan ulang, uang tersebut berupa:
a. 7 lembar pecahan Rp100.000,00
b. 17 lembar pecahan Rp50.000,00
c. 29 lembar pecahan Rp20.000,00
d. 13 lembar pecahan Rp10.000,00
e. 11 lembar pecahan Rp5.000,00
f. 12 lembar pecahan Rp2.000,00
g. 9 lembar pecahan Rp1.000,00
h. 4 buah pecahan Rp500,00
Diminta:
1. Buatlah rekonsiliasi bank untuk CV Khazanah berdasarkan data yang ada!
2. Buatlah Jurnal yang harus dibukukan oleh CV Khazanah pada tanggal 31 Januari 2014!
Piutang dan Wesel Tagih
Saldo beberapa akun di PT Berdikari pada tanggal 1 Desember 2013 adalah sebagai berikut:
Account Receivable
Rp
78.650.000,00

Allowance for Bad Debt


Rp
350.000,00
Notes Receivable
B. 12%, 120 hari
Rp
10.000.000,00
* Notes Receivable (A) senilai Rp5.000.000,00 dengan umur 90 hari dan bunga 11% telah didiskontokan
ke Bank Universal dengan tanggung jawab penagihan tetap berada di PT Berdikari (tanggung renteng)
Berikut ini transaksi selama bulan Desember 2013:
3 Des
PT Berdikari menjual barang dagangan senilai Rp4.250.000,00 secara kredit
5 Des
Penjualan pada bulan November senilai Rp.400.000,00 dikembalikan karena barang dagangan yang
dijual ternyata cacat/rusak
16 Des Penjualan secara kredit kepada CV Adiguna senilai Rp6.000.000,00 dihargai dengan wesel tagih
(Notes Receivable) dengan bunga 9% dan jatuh tempo dalam 60 hari
18 Des Piutang senilai Rp900.000,00 kepada UD Aditama dinyatakan tidak dapat ditagih lagi karena
perusahaan yang bersangkutan telah bangkrut
19 Des PT Berdikari membukukan penjualan senilai Rp9.000.000,00 dimana 30% dari jumlah tersebut
merupakan penjualan kredit
20 Des PT Berdikari mendapatkan informasi dari Bank Universal bahwa Notes Receivable (A)yang telah
didiskontokan sebelumnya ternyata tidak dapat ditagih. PT Berdikari diwajibkan membayar kepada
Bank Universal senilai nilai nominal beserta bunga dan denda sebesar bunga tersebut
25 Des PT Berdikari mendiskontokan Notes Receivable (B) ke Bank Bimasakti dengan tingkat bunga di bank
15%. Notes tersebut diterima PT Berdikari pada tanggal 10 November 2013. PT Berdikari mempunyai
tanggung renteng atas Notes Receivable tersebut
Diminta:
1. Buatlah jurnal transaksi selama bulan Desember 2013
2. Buatlah jurnal penyesuaian tanggal 31 Desember 2013
* PT Berdikari melakukan penyisihan piutang tak tertagih sebesar 1% dari saldo piutang

Piutang dan Wesel Tagih


Saldo beberapa akun di PT Berdikari pada tanggal 1 Desember 2013 adalah sebagai berikut:
Account Receivable
Rp
78.650.000,00
Allowance for Bad Debt
Rp
350.000,00
Notes Receivable
B. 12%, 120 hari
Rp
10.000.000,00
* Notes Receivable (A) senilai Rp5.000.000,00 dengan umur 90 hari dan bunga 11% telah didiskontokan
ke Bank Universal dengan tanggung jawab penagihan tetap berada di PT Berdikari (tanggung renteng)
Berikut ini transaksi selama bulan Desember 2013:
3 Des
PT Berdikari menjual barang dagangan senilai Rp4.250.000,00 secara kredit
5 Des
Penjualan pada bulan November senilai Rp.400.000,00 dikembalikan karena barang dagangan yang
dijual ternyata cacat/rusak
16 Des Penjualan secara kredit kepada CV Adiguna senilai Rp6.000.000,00 dihargai dengan wesel tagih
(Notes Receivable) dengan bunga 9% dan jatuh tempo dalam 60 hari
18 Des Piutang senilai Rp900.000,00 kepada UD Aditama dinyatakan tidak dapat ditagih lagi karena
perusahaan yang bersangkutan telah bangkrut
19 Des PT Berdikari membukukan penjualan senilai Rp9.000.000,00 dimana 30% dari jumlah tersebut
merupakan penjualan kredit
20 Des PT Berdikari mendapatkan informasi dari Bank Universal bahwa Notes Receivable (A)yang telah
didiskontokan sebelumnya ternyata tidak dapat ditagih. PT Berdikari diwajibkan membayar kepada
Bank Universal senilai nilai nominal beserta bunga dan denda sebesar bunga tersebut
25 Des PT Berdikari mendiskontokan Notes Receivable (B) ke Bank Bimasakti dengan tingkat bunga di bank
15%. Notes tersebut diterima PT Berdikari pada tanggal 10 November 2013. PT Berdikari mempunyai
tanggung renteng atas Notes Receivable tersebut
Diminta:
1. Buatlah jurnal transaksi selama bulan Desember 2013
2. Buatlah jurnal penyesuaian tanggal 31 Desember 2013
* PT Berdikari melakukan penyisihan piutang tak tertagih sebesar 1% dari saldo piutang
Persediaan
Koperasi Citra Usaha Mandiri adalah badan usaha di Kelurahan Jurangmangu Timur yang bergerak
dibidang distribusi minyak goreng kemasan untuk masyarakat sekitar. Pengelola koperasi menggunakan sistem

pencatatan persediaan perpetual guna menjaga informasi terkini terkait persediaan minyak goreng. Sedangkan
untuk penilaian persediaan, pengelola koperasi menerapkan mekanisme bahwa nilai barang yang dibeli diawal
periode akan digunakan untuk menilai harga pokok barang yang dijual. Nilai penjualan selama tahun 2013
sebesar Rp180.781.250,00 dengan informasi tambahan yang telah dikompilasi selama tahun 2013 sebagai
berikut:

Tanggal
1 Januari
10 Januari
20 Januari
5 Maret
2 Mei
5 Juli
24 Juli
12 September
15 November

Pembelian
Unit
1.500
2.000
750
1.750
1.250
3.250
1.500
750
1.250

Harga
10.500
11.000
12.000
11.500
12.500
13.000
13.250
12.750
13.500

Penjualan
Tanggal
Unit
15 Februari
2.000
10 April
1.750
8 Juni
1.250
6 Agustus
5.250
4 Oktober
750
5 Desember
1.000

Untuk menghindari kemungkinan penyelewengan keuangan koperasi, pengelola koperasi menerapkan


kebijakan bahwa setiap transaksi pembelian dan penjualan minyak goreng selalu menggunakan rekening kas
yang ada di bank. Dan rekening tersebut memang secara khusus untuk menampung arus uang masuk dan
keluar dari kegiatan tersebut. Pada pertengahan bulan Februari 2014 secara tiba-tiba terjadi kebakaran di
gudang tempat penyimpanan minyak goreng beserta gedung kantor koperasi. Pengelola koperasi berencana
mengajukan klaim asuransi atas kebakaran yang terjadi. Perusahaan asuransi hanya akan mengganti maksimal
75% dari nilai barang yang diajukan untuk mendapatkan penggantian. Untuk keperluan tersebut, anda diminta
untuk melakukan analisis atas kejadian tersebut dengan menggunakan informasi tambahan sebagai berikut:
1. Anda melakukan konfirmasi ke Bank Alam Raya tempat dimana koperasi membuka rekening untuk transaksi
pembelian dan penjualan minyak goreng. Selain itu anda mengumpulkan data dengan melakukan
wawancara kepada supplier minyak goreng serta kepada anggota koperasi yang melakukan transaksi di
koperasi;
2. Saldo kas yang ada di bank berdasarkan penutupan pembukuan tahun 2013 senilai Rp22.500.000,00.
Sedangkan saldo piutang dan utang koperasi yang dibukukan pada saat penutupan rapat anggota tahunan
tahun 2013 berturut-turut adalah Rp18.250.000,00 dan 12.750.000,00;
3. Selama beroperasi di tahun 2014, rekening koperasi telah dikredit oleh bank sebesar Rp60.625.000,00
dimana dari jumlah tersebut merupakan pelunasan atas seluruh piutang koperasi tahun lalu serta pelunasan
60% atas jumlah piutang yang terjadi selama tahun 2014;
4. Selain itu rekening koperasi juga telah didebet sebesar Rp61.050.000,00 dimana terdapat pembayaran atas
seluruh utang koperasi pada tahun 2013 serta 80% atas utang yang terjadi pada tahun 2014;
5. Koperasi melakukan pembelian dan penjualan minyak goreng secara kredit dan hanya dari kegiatan inilah
piutang dan utang diakui/dicatat oleh koperasi;
6. Koperasi senantiasa mempertahankan persentasi laba kotor atas penjualan pada setiap tahunnya.
Diminta:
1. Nilai persediaan akhir tahun 2013 yang disajikan pada akhir tahun 2013 di laporan keuangan koperasi.
2. Besarnya nilai klaim asuransi yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi.
Aktiva Tetap
Berikut ini data mengenai aktiva tetap PT Anugerah per tanggal 31 Desember 2013 SEBELUM penyesuaian
akhir periode akuntansi.
No
1
2
3

Aktiva Tetap
Building
Machine
Equipment

Harga
Perolehan
250 juta
65 juta
100 juta

Nilai
Sisa
50 juta
5 juta
3 juta

Akumulasi
Penyusutan
55 juta
28 juta
6,25 juta

Metode
Penyusutan
SL
SYD
DDB

Tanggal
Perolehan
9 April 2010
12 Juli 2011
1 Oktober 2012

Pada tanggal 1 Februari 2014 terdapat informasi tambahan sebagai berikut:


a. Machine dijual dengan harga Rp20.000.000,00
b. Equipment ditukarkan dengan Machine (New) seharga Rp95.000.000,0 dan PT Anugerah menyerahkan
uang tunai senilai Rp20.000.000,00 dalam proses pertukaran tersebut
Diminta:
1. Buatlah jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2013 untuk melakukan penyusutan aktiva tetap!
2. Buatlah jurnal transaksi pada tanggal 1 Februari 2014!

Aktiva Tetap
Berikut ini data mengenai aktiva tetap PT Anugerah per tanggal 31 Desember 2013 SEBELUM penyesuaian
akhir periode akuntansi.
No
1
2
3

Aktiva Tetap
Building
Machine
Equipment

Harga
Perolehan
250 juta
65 juta
100 juta

Nilai
Sisa
50 juta
5 juta
3 juta

Akumulasi
Penyusutan
55 juta
28 juta
6,25 juta

Metode
Penyusutan
SL
SYD
DDB

Tanggal
Perolehan
9 April 2010
12 Juli 2011
1 Oktober 2012

Pada tanggal 1 Februari 2014 terdapat informasi tambahan sebagai berikut:


a. Machine dijual dengan harga Rp20.000.000,00
b. Equipment ditukarkan dengan Machine (New) seharga Rp95.000.000,0 dan PT Anugerah menyerahkan
uang tunai senilai Rp20.000.000,00 dalam proses pertukaran tersebut
Diminta:
1. Buatlah jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2013 untuk melakukan penyusutan aktiva tetap!
2. Buatlah jurnal transaksi pada tanggal 1 Februari 2014!

Aktiva Tetap
Berikut ini data mengenai aktiva tetap PT Anugerah per tanggal 31 Desember 2013 SEBELUM penyesuaian
akhir periode akuntansi.
No
1
2
3

Aktiva Tetap
Building
Machine
Equipment

Harga
Perolehan
250 juta
65 juta
100 juta

Nilai
Sisa
50 juta
5 juta
3 juta

Akumulasi
Penyusutan
55 juta
28 juta
6,25 juta

Metode
Penyusutan
SL
SYD
DDB

Tanggal
Perolehan
9 April 2010
12 Juli 2011
1 Oktober 2012

Pada tanggal 1 Februari 2014 terdapat informasi tambahan sebagai berikut:


a. Machine dijual dengan harga Rp20.000.000,00
b. Equipment ditukarkan dengan Machine (New) seharga Rp95.000.000,0 dan PT Anugerah menyerahkan
uang tunai senilai Rp20.000.000,00 dalam proses pertukaran tersebut
Diminta:
1. Buatlah jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2013 untuk melakukan penyusutan aktiva tetap!
2. Buatlah jurnal transaksi pada tanggal 1 Februari 2014!