Anda di halaman 1dari 7

24-Feb-15

MASKUR EFENDI

1. Mengetahui nilai koefisien kontraksi (Cc) dan


koefisien kecepatan (Cv) dari aliran melalui lubang.
2. Mengetahui nilai koefisien debit (Cd) dari aliran
melalui lubang.
3. Menentukan persamaan debit aliran (Q)
menggunakan metode orifice.

24-Feb-15

LUBANG (ORIFICE) :
Bukaan pada dinding atau dasar tangki dimana zat
cair mengalir melaluinya.
Fungsi hidraulik : Alat ukur debit.
Bentuk Lubang : Segitiga, Segiempat, Lingkaran.

Peluap

Lubang

a
Q

Q=axv
Q=ax

2xgxH

Q
a
v
g
H

= Debit aliran
= Luas lubang
= Kecepatan aliran
= Percepatan gravitasi
= Head (tinggi tekan/energi)

24-Feb-15

Pancaran air yang melewati lubang


akan mengalami kontraksi
(penyempitan aliran).
Kontraksi maksimum terjadi pada
suatu tampang sedikit di sebelah
hilir lubang.
Tampang dengan kontraksi
maksimum : Vena Kontrakta.

a
ac

Pada aliran zat cair melalui lubang terjadi kehilangan


energi, sehingga beberapa parameter aliran akan
lebih kecil.
KOEFISIEN HIDROLIKA
Berkurangnya parameter aliran tersebut dapat
ditunjukkan oleh beberapa koefisien, yaitu :
1) Koefisien kontraksi (Cc)
2) Koefisien kecepatan (Cv)
3) Koefisien debit (Cd)

a
v
ac

vc

24-Feb-15

Koefisien kontraksi (Cc) :


Perbandingan antara luas tampang aliran pada vena
kontrakta (ac) dan luas lubang (a) yang sama dengan
tampang aliran zat cair ideal.
2
dc
Cc =
2
do
Nilai koefisien kontraksi
tergantung pada tinggi energi,
bentuk dan ukuran lubang
Nilai rerata Cc = 0,64

H
a
ac

Koefisien kecepatan (Cv):


Perbandingan antara kecepatan nyata aliran pada
vena kontrakta (Vc) dan kecepatan teoritis (V).

Cv =

Hc
Ho

Nilai koefisien kecepatan


tergantung pada bentuk dari
sisi lubang (lubang tajam atau
dibulatkan) dan tinggi energi
Nilai rerata Cv = 0,97

H
v Ho
Hc
vc

24-Feb-15

Koefisien debit (Cd):


Perbandingan antara debit nyata dan debit teoritis.
Cd =

debit nyata
debit teori

Cd =

ac x vc
ao x v

1
dc 2 x
Cd = 4
1
do 2 x
4
2
dc x
Cd =
do 2 x

2 g Hc
2 g Ho

Hc
Ho

Cd = Cc x Cv
Nilai koefisien debit (Cd)
tergantung pada nilai Cc dan Cv
Nilai rerata Cd = 0,62

Vena
kontrakta

do

Ho
Hc

dc

Aliran melalui pintu/celah/lubang


mengalami kontraksi:
luas penampang dan
kecepatan aliran sebenarnya
lebih kecil dari teoritis.
Debit aliran sebenarnya perlu
direduksi dengan koefisien debit
(Cd).

Q=a

2gH

Q = Cd a

2gH

24-Feb-15

Bentuk Orifice
Alat Percobaan
Aliran Melalui Lubang

24-Feb-15

Data Alat :
Orifice (do) : 13 mm
Bentuk & dimensi
Orifice :

Tabel Data Pengamatan dan Perhitungan


Volume Waktu

No

QNyata

QNyata

Orifice

QTeori

rata-rata

Head

= [(1/4) d02 ]

Koefisien
Debit

Pitot
Head

(Cd)

(Hc)

(V)

(t)

=V/t

= (Q1+Q2)/2

(H0)

x (2 g H0)

(liter)

(detik)

(m3/s)

(m3/s)

(m)

(m3/s)

(m)

Koefisien Vena Koefisien


Kecepatan Contracta Kontraksi
(Cv)

(dc)

(Cc)

Cd =
Cv x Cc

(m)

Gambar Grafik Hubungan : Ho Cd ; Ho Cv ; Ho Cc


Ho QNyata ; Ho QNyata