Anda di halaman 1dari 1

Evaporator mempunyai berbagai macam jenis.

Jika kita melihat dari penggunaan evaporator


itu sendiri, terdapat tiga metode yang biasa digunakan yaitu
1. Single effect evaporation
Menggunakan satu evaporator saja, uap dari zat cair yang mendidih dikondensasikan dan
dibuang. Walaupun metode ini sederhana, namun proses ini tidak efektif Dalam
penggunaan uap. Untuk menguapkan llb air dari larutan, diperlukan 1 1.3 lb uap.
2. Double effect evaporation
Uap dari satu evaporator dimasukkan ke dalam rongga uap (steam chest) evaporator kedua,
dan uap dari evaporator kedua dimasukkan ke dalam condenser.
3. Multiple Effect Evaporation
Evaporator yang digunakan dalam suatu metode lebih dari satu, seperti misalnya uap dari
evaporator kedua dimasukkan ke dalam rongga uap evaporator ketiga, dan berlanjut sampai
beberapa evaporasi.
Keuntungan dan kerugian single evaporator.

Keuntunganya
1. biaya lebih murah karena memerlukan satu alat evaporator saja.
2. tidak memerlukan banyak tempat untuk meletakan alat.
3. mesin bekerja secara maksimal dan continue sesuai dengan produksi yang
ditargetkan.
4. pengoperasian alat dan pemebersihan alat lebih mudah.
5. cocok untuk melakuakan pada evaporasi sederhana dan dioperasi dengan sirkulasi
alamiah (natural evaporator)

Kerugiannya
1. tidak memiliki backup ketika mesin sedang bermasalah (maintenance)
2. umur mesin single evaporator tidak terlalu lama.
3. proses produksi lebih sedikit dan lebih lambat karena mesin bekerja secara
maksimal.
4. pada single evaporator suhu larutan dapat berubah dan perubahan suhu tidak
konstan karena tidak memiliki transfer panas yang baik seperti multiple evaporator
yang memiliki transfer panas yang baik dan perubahaan suhu konstan akibat transfer
panas dibagi ke beberapa evaporator.