Anda di halaman 1dari 3

ACTUATING

: PELAKSANAAN yaitu melaksanakan dengan penuh tanggung jawab,

dan menyesuaikan dengan situasi.


4. CONTROLLING : PENGENDALIAN yaitu mengendalikan agar pelaksanaan selalu
sesuai dengan rencana dan mengarah pada pencapaian tujuan.
5.

EVALUATION

: EVALUASI yaitu menilai apakah rencana bisa didiskusikan

dengan baik dan tujuan dapat dicapai, biaya penyimpangan, apa sebabnya dan
bagaimana agar tidak terulang.
a) Pola evaluasi
Dalam rangka mengantisipasi suasana kompetitif dan nilai uang dari waktu,
maka diperlukan adanya upaya yang relevan, upaya itu diantarannya :
1)

Sistem infomasi

2)

Pola pengendalian

3)

Pola evaluasi
Ketiganya harus merupakan suatu yang terkait, agar bermanfaat bagi manjemen.
Sistem informasi yang relevan dan akurat akan merupakan bhan yang
bermanfaat dalam rangka pengendalian dan keduannya akan merupakan hal yang
berguna bagi evaluasi.
Sistem informasi keuangan berarti :

1) Data keuangan
2) Proses
3) Informasi keuangan
Pola pengendalian adalah pola yang memantau perkembangan secara terus
menerus dari perkembangan keuangan.
Pola evaluasi adalah pola yang dicapai atau tidaknya tujuan yang telah
ditentukan pada waktu tertentu.
Berbagai hal dalam kegiatan keuangan bisa diarahkan pada ketiga kelompok,
sesuai dengan kebutuhan menajemen. Dalam hal ini yang akan diambil contoh
adalah penerimaan, pengeluaran dan hubungannya dengan anggaran.
b) Sistem informasi
Anggaran, ada bermacam-macam, sesuai dengan kepentingannya, maka untuk
membuat sistem informasi tentu akan banyak pula jenisnya, untuk memudahkan
maka perlu dipilih salah satu saja, sehingga penjelasan akan menjadi sederhana.
Anggaran akan penting artinya bagi tujuan dibawah ini.

1)

Persiapan petugas dalam melaksanakan dan menjadwalkan sumber daya yang


diperlukan.

2) Pengendlian kegiatan apakah sesuai atau tidak dengan pedoman.


3) Evaluasi, sejauh mana pencapaian yang telah diperoleh.
Untuk mencapai tujuan, pengendalian dan evaluasi diperlukan informasi yang
mendukung, informasi yang diperlukan dalam rangka pengendalian dan evaluasi,
setidaknya harus menggambarkan hal berikut :
1. Adanya gambaran perkembangan
Berarti kemajuan, kemunduran, kegagalan, dan jesalahan yang terjadi.
2. Adanya gambaran pencapaian
Berarti sejauh mana pencapaian yang telah dicapai, sesuai atau nilai pada
perkembangan waktu tertentu.
Jadi informasi menggambarkan hasil berupa angka-angka atau nilai pada
perkembangan waktu tertentu.
Sistem informasi yang dibuat jangan terpaku pada perlunya komputer dan
program komputer yang rumit, dengan bantuan kertas grafik dan spidol berwarna
telah cukup memberikan gambaran. Selain itu informasi hanya merupakan salah
satu unsur penunjang dalam pengambilan keputusan, jadi informasi yang canggih
masih perlu diperhatikan 2 hal penting berikut.
1. Interpretasi, berarti pemahaman akan wawasan informasi itu.
2. Pemanfaatan, digunakan sebagai apa informasi itu, sebagai dasar atau pendukung.
Informasi yang canggih dengan cetakan komputer akan berkurang berarti bila
kedua hal di atas lemah. Memang disadari interpretasi dan pemanfaatan tidak
mudah tetapi harus terus dilatih agar berkembang.
c) Anggaran penerimaan
Anggaran penerimaan akan menggambarkan target yang harus diterima dari
berbagai sumber penerimaan. Pada dasarnya penerimaan akan merupakan sumber
kelangsungan RS, maka pengendalian dan evaluasi diperlukan. Pengendalian
penerimaan harus menggambarkan pencapaian yang telah diperoleh dibandingkan
yang telah ditentukan.
Pembuatan sistem informasi bisa dalam bentuk dibawah ini
1. Tahunan, yaitu dalam beberapa tahun.
2. Bulanan, yaitu dalam beberapa bulan dalam 1 tahun.
3. Harian, yaitu beberapa hari dalam sebulan atau setahun.

Untuk tidak menjadi rumit, maka yang akan dibuat bulanan dalam satu tahun,
juga mata anggaran hanya akan ditampilkan secara global, dan beberapa saja,
sehingga akan memudahkan.
Selain itu sistem informasi juga akan terkait erat dengan tingkatan manajeme,
yang jelas makin tinggi tingkatan manajemen informasi menjadi lebih menyeluruh
an tidak rinci lagi. Atas dasar pengertian ini sistem informasi yang dibuat untuk
najemen tingkat atas, yaitu direktur atau wakil direktur.