Anda di halaman 1dari 7

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Grafik 2 Dimensi


Grafik komputer 2 dimensi biasa disebut dengan 2D atau bidang adalah
bentuk dari benda yang memiliki panjang dan lebar. Grafik 2 Dimensi merupakan
teknik penggambaran yang berpatokan pada titik koordinat sumbu x (datar) dan
sumbu y (tegak). Agar dapat tampil dengan sempurna, gambar yang akan
ditampilkan dengan teknik ini harus memiliki nilai koordinat x dan y minimum 0
dan maksimum sebesar resolusi yang digunakan (Mudholifah,2012 : 13).
Grafik komputer 2D adalah sebuah generasi gambar digital berbasis
komputer, yang kebanyakan mengambil objek-objek dua dimensi (2D). Model
Grafik 2D merupakan kombinasi dari model geometri (juga disebut sebagai grafik
vektor), gambar digital (raster graphics), fungsi matematika, dan sebagainya.
Komponen-komponen ini dapat dimodifikasi dan dimanipulasi oleh transformasi
geometri dua dimensi, seperti translasi, rotasi, dan dilatasi (Mudholifah,2012 :
13).
Cara yang paling mudah untuk membuat sebuah gambar 2D kompleks yaitu
dimulai dengan sebuah canvas kosong yang diisi dengan warna latar tertentu,
yang kemudian kita draw, paint, atau paste suatu warna kedalamnya, dengan
urutan-urutan tertentu. Intinya, kanvas tersebut merupakan frame buffer atau
bayangan dari layar computer (Mudholifah,2012 : 13).
Model-model yang digunakan pada disain grafis 2D biasanya tidak
mendukung bentuk-bentuk tiga-dimensi, atau fenomena yang bersifat tiga
dimensi, seperti pencahayaan, bayangan, pantulan, refraksi, dan sebagainya.
Namun demikian, mereka dapat membuat model berlapis-lapis (layer); nyata,
translusen, dan transparan, yang dapat ditumpuk dalam urutan tertentu. Urutan
tersebut biasanya didefinisikan dengan angka (kedalaman lapisan, atau jarak dari
penglihatan) (Mudholifah,2012 : 13).

Banyak antarmuka grafis atau yang kita kenal dengan GUI (Grapical User
Interface) yang berbasiskan model grafis 2D. Software-software yang mendukung
GUI dapat menciptakan keadaan visual dalam berinteraksi dengan komputer,
sehingga para pengguna tidak selalu harus melihat tulisan. Grafik 2D juga penting
bagi kendali peralatan-peralatan semacam printer, plotter, shredder, dan
sebagainya. Mereka juga digunakan pada beberapa video dan games sederhana
seperti solitaire, chess, atau mahjong (Mudholifah,2012 : 13).

2.2 Menggambar Grafik 2D di dalam Matlab


Pada matlab, ada 2 perintah atau syntax dalam matlab yang berfungsi untuk
menggambar grafik fungsi yaitu ezplot dan plot.
a. Ezplot
Ezplot(y) adalah perintah dalam Matlab untuk menggambarkan grafik y
berdasarkan persamaan yang sudah diketahui.
Contoh :
Membuat grafik y = x2
Penyelesaian:
>> y1 = inline( x^2 ); % simbol ^ menandakan pangkat
>> ezplot(y1)
b. Plot
Plot(y) adalah perintah dalam Matlab untuk menggambarkan grafik y
berdasarkan nilai-nilai y1, y2, y3, y4, . . ., yn yang sudah diketahui. Nantinya plot
akan memunculkan grafik berdasarkan koordinat titik (1, y 1), (2,y2), (3,y3), . . . ,

(n,yn) yang menggabungkan antara koordinat titik (i,yi) dan (i+1,yi+1) dengan garis
lurus.
Contoh :
Menggambar grafik y dengan nilaiy1, y2, y3, y4, y5, y6 secara berturut-turut adalah
1, 5, -6, 8, 9, dan 19.
Penyelesaian:
>> y = [ 1 5 -6 8 9 19];
>> plot(y) (Mudholifah,2012).
2.3 Grafik 3 Dimensi
Grafik komputer 3 dimensi biasa disebut 3D atau adalah bentuk dari benda
yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Grafik 3 Dimensi merupakan teknik
penggambaran yg berpatokan pada titik koordinat sumbu x(datar), sumbu
y(tegak), dan sumbu z(miring).Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai
hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D.
Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum
merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card
menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card
itu sendiri yang bukan berasal dari software untuk mencapai hasil grafik yang
lebih realistis dalam memainkan game komputer. Grafik 3D merupakan
perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk
grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi (Yudiawan,
2011 : 55).
Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu
3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan
animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D
rendering yang memproduksi image dari objek tersebut. Istilah atau pengertian

grafik 3D adalah sebuah gambar, garis,lengkungan, dan sebagainya yang memiliki


titik-titik yang menghubungkan menjadi sebuah bentuk 3D (Yudiawan, 2011 : 55).
Di dalam dunia game, 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari
sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksiinstruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari
software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game
computer (Yudiawan, 2011 : 55).

2.4 Membuat Grafik 3D di dalam Matlab


Berikut ini adalah cara membuat gambar/plot 3D fungsi cartesian pada Matlab.
Misalkan fungsi yang ingin diplot adalah
f(x,y) = z = x y
Pertama, buat dahulu koordinat x dan y dengan fungsi meshgrid:
[x, y] = meshgrid(-10:1:10, -10:1:10)
*Ket: membuat koordinat x y dengan rentang -10 < x < 10 dan -10 < y < 10, dan
ketelitian 1 ( x = { -10, -9, -8, , 8, 9, 10})
Matlab menyediakan 2 perintah untuk plotting surfaces: mesh dan surf.
Mesh > menggunakan 3-d data dan menciptakan kaitan (wire mesh) melalui tiap
titik.

Surf > menciptakan mesh plot dengan ruang diantara garis (lines), mengisi warna
menggunakan data z.

a. surf/surfc : misal surf(x,y,x.^2-y.^2)


b. mesh/meshc : misal mesh(x,y,x.^2-y.^2) (Arafat, 2012 : 30).

2.5 Memperindah Grafik


a. Untuk menambahkan judul, label, dan grid ke dalam hasil plot, digunakan
command berikut ini:
x label

: memberi label pada sumbu-x

y label

: memberi label pada sumbu-y

title

: member judul di atas area plot

grid on

: memunculkan grid di dalam area plot

grid off:

: menghapus grid

b. Syntax plot(x,y,string') menciptakan plot 2D dari vector x versus vector y,dengan


property yang ditentukan oleh string, sebagai berikut:

Warna

Jenis Garis

b biru

g hijau

: titik-titik

o lingkaran

r merah

-. titik strip

x tanda x

c biru muda

-- putus-putus

+ tanda +

utuh

Jenis Point
. titik

m ungu

* tanda *

y kuning

d permata

k hitam

v segitiga ke bawah

w putih

^ segitiga ke atas
< segitiga ke kiri
>segitiga ke kanan
p segilima
h segienam

Misalkan:
>>plot(x,y,r-)

Memplot x versus y dengan garis utuh warna merah


>>plot(x,y,gs)
Memplot dengan garis putus-putus warna hijau dan menempatkan tanda bujur
sangkar di setiap titik x versus y.
Perlu diingat bahwa string dalam plot bersifat opsional. Apabila tidak dituliskan
maka digunakan garis utuh warna biru (Arafat, 2012 : 30).