Anda di halaman 1dari 10

ANALISA KASUS

Pembimbing : drg. Sari K, sp. Ortho

DATA PASIEN
1. Nama
- Apa fungsi nama?
2. Usia
- Apa fungsi usia?
- Apa hubungan usia dengan maloklusi terkait growth spurt? Growth spurt adalah
peningkatan kecepatan tumbuh yang mengawali periode percepatan
pertumbuhan dan terjadi pada middle adolescen. Kalau pas sebelum puncak,
sel osteoklas osteoblasnya masih aktif, jadi pergerakan gigi bisa lebih cepat.
Yang paling penting adalah fase retensi sampai pertumbuhan maksila dan
mandibular berhenti yaitu usia 15 wanita dan pria 17 tahun
- Bagaimana mekanisme pergerakan gigi? Osteoklas meresorpsi tulang
periodontal yang terkena tekanan dan osteoblast mendeposisi tulang yang tidak
terkena tekanan. Apabila ada suatu patologis atau radang di jaringan periodontal
maka kerja osteoklas dan osteoblast akan tidak maksimal
3. Alamat
- Apa fungsi alamat?
4. Nama orang tua
- Apa fungsi mengetahui nama orangtua?
5. Suku
- Apa Hubungan suku dengan maloklusi ?
Pencatatan suku bangsa diperlukan karena suatu kelompok suku bangsa atau
ras tertentu akan mempunyai ciri-ciri spesifik yang masih termasuk normal
untuk kelompok tersebut (misalnya suku bangsa Negroid sedikit protrusif masih
termasuk normal).
- Ciri2 tiap ras??
a. Kaukasoid
Permukaan lingual rata pada insisiv
Banyak kasus crowded
Gigi molar pertama rb lebih panjang tapered
Bukopalatal 15-25 lebih kecil dari mesialdistal
Cusp carabeli 16 26 di palatal
Lengkung rahang sempit dan berbentuk parabola
b. Mongoloid
Insisiv berkembang penuh pada palatal dan lingual sehingga tampak
shocel shaped insicor singulum jelas
Fissure2 molar
Bentuk gigi molar dominan segiempat
Rahang berbentuk elips
c. Negroid
Premolar sering 3 akar
Cenderung bimaxillary protrusion
Banyak molar ke 4
Premolar 1 14-24 2 sampai 3 cusp
Rahang berbentuk U

Molar segiempat membulat mempunyai fissur seperti sarang laba-laba


d. Australoid
lengkung rahang berbentuk paraboloid yang lebar dengan gigi insisive yang
besar-besar
e. Ras khusus (ras bushman, ras vedoid, ras Polynesian, ras ainu)
6. Jenis kelamin
- Apa fungsi mengetahui jenis kelamin?
7. Tanggal lahir
- Apa fungsi mengetahui tanggal lahir?
8. No telepon
- apa fungsi mengetahui nomor telepon?
9. Pekerjaan orangtua
- Apa fungsi mengetahui pekerjaan orangtua?
- Apakah ada hubungan pekerjaan orangtua terhadap maloklusi? Contoh apabila
saat mengandung ibu bekerja di tempat yang sering terpapar rokok, bahan kimia
maka meningkatkan resiko cleft palate/lip. Tukang jahit ada lengkung atrisi di
insisal sesuai diameter jarum. Penata rambut di insisiv sentral terlihat rongga
jepit rambut. Pekerja bangnan yang menggigit kayu memiliki derajat atrisi
berbeda2.
KEADAAN UMUM
10.Berat badan dan tinggi badan
Kalau kurus hubungan sama maloklusi apa?
Gizi buruk erupsi gigi tertunda dan perubahan spasial rahang
Kalo kekurangan kalsium pembentukan gigi dan tulang tidak sempurna
Kurang protein untuk menunjang pertumbuhan tubuh dan tulang
11.Kelainan endokrin
- Apa saja hubungan kelainan endokrin dengan maloklusi ? contoh kalo
gigantisme/ kretinisme bagaimana penanganan ke pasien? Harus konsultasi
dengan spesialis endokrin, harus terkontrol dan jelaskan ke pasien kalua tidak
bisa maksimal perawatannya.
Kelainan endokrin menyebabkan percepatan/hambatan derajat pematangan
tulang, resorpsi akar gigi sulung, dan erupsi gigi permanen Biasanya massa
tulang rendah, korteks tipis, resorpsi tulang luas
12.Penyakit anak2
Panas badan tinggi kejang daya tahan tubuh anak menurun sehingga
keterlambatan erupsi
Epylepsi kejang ditakutkan tertelan perantinya
Thalasemmia perubahan bentuk ulang, panjang mandibular lebih kecil
13.Ciri maloklusi keluarga
14.Alergi
- Kalo alergi obat-obatan hubungannya apa dengan maloklusi/ perawatan? Untuk
tindakan pencabutan untuk mendapatkan ruang jika ada alergi obat anastesi
ditakutkan syok anafilaksis

bagaimana cara mendapatkan ruang ? ekspansi, distalisasi molar,


memproklinasikan insisiv, pencabutan, enamel stripping
15.kelainan saluran pernafasan
- apa saja kelainan saluran pernafasan yang mempengaruhi maloklusi?
- Bagaimana mekanisme mouth breathing?
Dampak Mouth Breathing
Kelainan orthodontik yang terjadi pada anak yang bernafas melalui mulut
adalah:
a. Maloklusi Klas II divisi 1. Anak yang bernafas melalui mulut memiliki bibir
pendek sehingga diperlukan usaha otot yang besar untuk mendapatkan
penutupan bibir, maka diperoleh penutupan lidah-bibir bawah dan ini terdapat
hubungan Klas II divisi 1. Akibat dorongan lidah ketika pasien mencoba
membasahi bibir yang kering mengakibatkan mahkota insicivus terdorong ke
labial.
b. Anterior open bite. Tanimoto dkk. menyatakan bahwa mouth breathing dapat
mengakibatkan open bite dengan susunan gigi maksila yang sempit.
Penutupan bibir pada anak yang bernafas melalui mulut yaitu penutupan
lidah-bibir bawah, di mana ujung lidah berada pada incisal insicivus mandibula
yang mencegah erupsi lebih lanjut dan menghalangi perkembangan vertical
dari segmen insicivus tersebut. Hal ini yang menyebabkan anterior open bite
pada anak yang bernafas melalui mulut.
c. Maksila yang sempit dengan palatum tinggi. Perubahan pola pernapasan
dapat mengubah ekuilibrium tekanan pada rahang dan gigi dan
mempengaruhi pertumbuhan rahang dan posisi gigi. Lidah tergantung di
antara lengkung maksila dan mandibula menyebabkan konstriksi
segmen bukal sehingga menyebabkan bentuk v maksila dan palatum
yang tinggi. Hal ini dikarenakan kurangnya stimulasi muskulus yang normal
dari lidah dan tekanan yang meningkat pada kaninus dan area molar pertama
akibat tegangnya muskulus orbicularis oris dan bucinator, segmen bukal
maksila tidak berkembang dan memberikan bentuk v pada maksila dan
palatum yang tinggi dan pasien biasanya mengalami cross bite posterior.
16.Tindakan operasi
17.Kebiasaan buruk
- Sebutkan apa saja kebiasaan buruk dan maloklusi yang ditimbulkannya.
ANALISA LOKAL
18.Tipe kepala
- Titik-titiknya apa saja ? zygoma supramastoideus dimana? Titik paling lateral
dari os temporal sejajar mastoideus

19.Tipe muka
- Pelajari titik-titiknya. Dimana zygoma ? titik paling prominen dari os zygoma

20.Tipe profil
- Bikin di kertas mika titiknya apa aja? Glabella- lip contour atas- lip contour bawahpogonion
Glabella (Gl) : Titik terendah dari dahi terletak pada tengah-tengah diantara alis
mata kanan dan kiri.
Lip contour atas (Lca) : Titik terdepan bibir atas.
Lip contour bawah (Lcb) : Titik terdepan bibir bawah
Pogonoin (Pog) : Titik terdepan dari dagu didaerah symphisis mandibula.
Nasion (Na) adalah titik terdepan dari sutura Fronto nasalis

Subnasale (Sn) adalah titik titik terdepan tepat dibawah hidung. titik
subnasal adalah titik temu antara dasar hidung dengan bibir atas yang
membentuk sudut yang disebut sudut nasolabial

21.Bentuk muka/kepala
- Titiknya apa aja? Lihat simetrisnya gimana? Trichion-glabella-nasion-pronasalsubnasal-labiale superior-stomion-labale inferior- sublabiale- gnation. Tentuin
interpupilary line untuk melihat simetris kranial, cari zygoma juga tarik garis. Ukur
simetris horizontal vertical.
- Nanti ditanya fungsi foto klinis sama intraoral apa?
Foto klinis : untuk mengenalisa kesimetrisan wajah, adanya lateral negative
space,analisa tipe profil, hitung proprosi wajah, panduan melihat progress
Foto intraoral : melihat kondisi geligi, melihat progress perawatan, melihat
kelainan patologis, benih gigi, mengukur diskrepansi
22.Tonus bibir atas dan bawah
Cara mengeceknya gimana? pada waktu istirahat otot-otot mastikasi dan bibir
mempunyai tonus yang dalam keadaan normal terdapat keseimbangan yang
harmonis, bila tidak normal tonus otot sangat kuat (hypertonus) atau sangat lemah
(hipotonus) dapat menimbulkan anomali pada
lengkung gigi akibat adanya
ketidakseimbangan atara tekanan otot di luar dan di dalam mulut.
Keadaan bibir pada waktu istirahat (rest position) : terbuka / menutup . Bibir
terbuka pada waktu rest posisi bisa disebabkan karena bibir terlalu pendek
(incompetent) atau hypotonus otot bibir sering dijumpai pada pada pasien yang gigi
depannya protrusif.
PEMERIKSAAN INTRAORAL
23.Kebersihan mulut
- Apa hubungan kebersihan mulut dengan kecepatan progress?
Jika ohis buruk akan meningkatkan resiko karies, plak dan kalkulus. Hal ini dapat
memperlambat progress dikarenakan bakteri2 akan menghambat. Contoh jika ada
candidiasis harus dibersihkan, kalo iritasi harus disembuhkan. Jadi akan
memperlambat progress
24.Jaringan mukosa mulut
25.Frenulum
- Bagaimana cara mengeceknya? Blanch test. Bagaimana caranya?
26.Lidah
- Cara melihatnya gimana?
- Kalo makroglosi tandanya apa? Ada indentasi/ scalloping di lidah. Terus kalo ada
pasien makroglosi gimana? Dirujuk ke bedah plastic
- Gimana tau yg salah rahangnya apa lidahnya? Ukur lengkung rahang pake indeks
pont, bandingkan dengan skala normalnya.
27.Palatum
28.Hubungan fonetik dengan malposisi
segi fonetik, maloklusi salah satunya adalah distooklusi dapat mempengaruhi
kejelasan pengucapan huruf p, b, m sedangkan mesio-oklusi s, z, t dan n

Dyslalia sebagai gangguan artikulasi yang sehubungan dengan belajar salah atau
ke kelainan dari organ bicara bagian luar dan bukan kerusakan pada pusat (atau
saraf-saraf tepi) sistem syaraf .
Openbite e,s,z,f,v
Tongue thrusting t-d-n
29.Garis tengah
ANALISA FUNGSIONAL
30.Cara menetukan freeway space?
Titiknya Subnasal pog
Jarak Sn-Pog pd posisi Istirhat Oklusi sentrik
31.Path of closure?
- Apa itu path of closure?
- Bagaimana kalo tidak normal?
32.TMJ
- 5 Cara mengecek TMJ (lampiran)
CARA CEK TMJ
Inspeksi
Untuk
melihat
adanya
kelainan
sendi
temporomandibular perlu diperhatikan gigi, sendi
rahang dan otot pada wajah serta kepala dan
wajah. Apakah pasien menggerakan mulutnya
dengan nyaman selama berbicara atau pasien
seperti menjaga gerakan dari rahang bawahnya.
Terkadang pasien memperlihatkan kebiasaankebiasaan yang tidak baik selama interview seperti
bruxism.
Palpasi
Masticatory
muscle
examination: Pemeriksaan
dengan cara palpasi sisi kanan dan kiri pada
dilakukan pada sendi dan otot pada wajah dan
daerah kepala.

Temporalis muscle, yang terbagi atas 3


segmen yaitu anterior, media, dan
posterior

Zygomatic arch (arkus zigomatikus).

Masseter muscle

Digastric muscle

Sternocleidomastoid muscle

Cervical spine

Trapezeus muscle, merupakan muscular


trigger point serta menjalarkan nyeri ke
dasar tengkorang dan bagian temporal

Lateral pterygoid muscle

Medial pterygoid muscle

Coronoid process

Muscular Resistance Testing: Tes ini penting dalam


membantu mencari lokasi nyeri dan tes terbagi
atas 5, yaitu :

Resistive
opening
(sensitive
untuk
mendeteksi rasa nyeri pada ruang inferior
m. pterigoideus lateral)

Resistive
closing (sensitive
untuk
mendeteksi rasa nyeri pada m. temporalis,
m. masseter, dan m. pterigoideus medial)

Resistive
lateral
movement (sensitive
untuk mendeteksi rasa nyeri pada m.
pterigoideus lateral dan medial yang
kontralateral)

Resistive
protrusion (sensitive
untuk
mendeteksi
rasa
nyeri
pada
m.
Pterigoideus lateral)

Resistive
retrusion (sensitive
mendeteksi rasa nyeri pada
posterior m. temporalis)

untuk
bagian

Pemeriksaan tulang belakang dan cervikal: Dornan


dkk memperkirakan bahwa pasien dengan masalah
TMJ juga memperlihatkan gejala pada cervikal.
Pada
kecelakaan
kendaraan
bermotor
kenyataannya menunjukkan kelainan pada cervikal
maupun TMJ. Evaluasi pada cervical dilakukan
dengan cara :

menyuruh pasien berdiri pada posisi yang


relaks, kemudian dokter menilai apakah
terdapat asimetris kedua bahu atau deviasi
leher

menyuruh
pasien
untuk
menghadap
kesamping untuk melihat postur leher yang
terlalu ke depan

menyuruh pasien untuk memutar (rotasi)


kepalanya ke setiap sisi, dimana pasien
seharusnya mampu untuk memutar kepala
sekitar 80 derajat ke setiap sisi.
menyuruh pasien mengangkat kepala ke
atas (ekstensi) dan ke bawah (fleksi),
normalnya pergerakan ini sekitar 60
derajat
menyuruh
pasien
menekuk
kepala
kesamping kiri dan kanan, normalnya
pergerakan ini 45 derajat

Auskultasi : Joint sounds


Bunyi sendi TMJ terdiri dari kliking dan krepitus.
Kliking adalah bunyi singkat yang terjadi pada
saat membuka atau menutup mulut, bahkan
keduanya. Krepitus adalah bersifat difus, yang
biasanya berupa suara yang dirasakan menyeluruh
pada saat membuka atau menutup mulut bahkan
keduanya. Krepitus menandakan perubahan dari
kontur tulang seperti pada osteoartrosis. Kliking
dapat terjadi pada awal, pertengahan, dan akhir
membuka dan menutup mulut. Bunyi klik yang
terjadi pada akhir membuka mulut menandakan
adanya suatu pergeseran yang berat. TMJ kliking
sulit didengar karena bunyinya halus, maka dapat
didengar dengan menggunakan stetoskop.
Range of motion
Pemeriksaan pergerakan Range of Motion
dilakukan dengan pembukaan mulut secara
maksimal, pergerakan dari TMJ normalnya lembut
tanpa bunyi atau nyeri. Mandibular range of
motion diukur dengan :

Maximal interticisal opening (active and


passive range of motion)

Lateral movement

Protrusio movement

33.Cara melihat pola atrisi pake scott scoring attrition (ada jurnalnya)
ANALISA SEFALOMETRI
1. Pelajari titik-titiknya, definisi tiap titik
2. Dari simpisis cari proyeksi buat menentukan pogonion, gnation, menton, gonion
ANALISA MODEL
1. Relasi gigi anterior
Jarak gigit mengitungnya gimana?
Kalo negative apa namanya? Crossbite
Kalo 0-2? Edge to edge
Kalo 2-3? normal
Kalo >3 ????
Tumpeng gigit menghitungnya gimana?
Kalo negative apa namanya? openbite
Kalo 0-2? Shallow bite
Kalo 2-3? normal
Kalo >3 ? palatal bite atau closed bite
2. Relasi sagittal
Relasi caninus
Kelas 1 gigi c atas terletak pada ruang antara tepi distal gigi C bawah dan tepi mesial
P1 Bawah
Kelas 2 Kaninus rahang atas terletak di antara incisive kedua dan caninus rahang
bawah
Kelas 3 Kaninus rahang atas terletak di antara premolar pertama dan premolar kedua
rahang bawah
3. Relasi transversal
Hapalin jugaaa
4. Relasi vertical
Kalo deepbite cari etiologinya, tentuin pake Thomson Brodie
Faktor dental : Supraklusi gigi anterior, infraklusi gigi posterior,Kombinasi supraklusi gigi
anterior dan infraklusi gigi posterior,Inklinasi gigi posterior ke lingual - Infraklusi gigi
posterior
Faktor skekeletal: Ramus mandibula pendek, Sudut Gonion tajam, Pertumbuhan
processus alveolaris berlebihan,
Kombinasi di atas
Faktor dentoskeletal
5. Bentuk lengkung gigi
LENGKUNG RAHANG
Bentuk lengkung gigi rahang atas dan rahang bawah : Parabola / Setengah elips /
Trapeziod / U-form / V-form / Setengah lingkaran
Ciri-ciri :
o Parabola : Kaki lengkung (dari P1 sampai M2 kanan dan kiri) beberbentuk garis lurus
devergen ke posterior dengan posisi gigi M2 merupakan terusan kaki lengkung,
sedangkan puncak lengkung (C C) berbentuk garis lengkung (curved).

o
o
o
o
o

Setengah elips : Kaki lengkung berbentuk garis lengkung konvergen ke posterior


ditandai oleh posisi gigi M2 mulai berbelok kearah median line, sedangkan puncak
lengkung juga merupakan garis lengkung (curved). .
Trapezoid : Kaki lengkung merupakan garis lurus devergen ke posterior dan puncak
lengkung merupakan garis datar di anterior dari gigi C C.
U-form : Kaki lengkung merupakan garis lurus sejajar ke posterior, sedangkan puncak
lengkung merupakan garis lengkung.
V-form : Puncak lengkung merupakan garis lurus devergen ke posterior, tetapi puncak
lengkung merupakan garis menyudut ke anterior ditandai dengan posisi gigi I2 masih
merupakan terusan kaki lengkung lurus konvergen ke anterior.
Setengah lingkaran : Kaki lengkung dan puncak lengkung merupakan garis lengkung
merupakan bagian dari setengah lingkaran. Ini biasanya dijumpai pada akhir periode
gigi desidui sampai awal periode gigi campuran (mixed dentision)

6. Pergeseran gigi arah sagittal dan transversal bandingkannya sama yang normal sesuai
lengkung rahang
7. Posisi gigi pada lengkungnya lihat dari lengkungnya ya, digambar di mika. Ada aksiversi
juga dilihat posisi akarnya dari model
8. Kelainan Kelompok Gigi
a. Bagimana mengetahui letak berdesakan? Dari posisi, diskrepansi, indeks pont
DISKREPANSI MODEL
1. Hitung per regio yaaa, sama leeway space juga
KEMUNGKINAN ETIOLOGI MALOKLUSI
1. Apa saja tanda DDM? Bagaimana mengetahuinya?
2. Ceritakan etiologi dari kasusmu?
MACAM PERAWATAN
1. Apa saja pencarian ruang? Cari indikasi kontraindikasinya
a. Enamel stripping
Indikasi :
Kebutuhan ruang minimal 0-2.5 mm
Kontraindikasi :
Gigi sulung dimana pulpanya masih besar
Insiden karies tinggi
b. Ekstraksi
Indikasi :
Kebutuhan ruang > 10 mm
Menurut profit : kurang dari 4 tidak butuh pencabutan, 5-9 kadang butuh tapi
lebih sering dengan pencabutan, >10 mm harus dengan pencabutan
5-9 dikatakan borderline atau batas, jadi ada pertimbangan kapan dicabut
atau tidak
c. Ekspansi
Indikasi :
pada periode masa gigi bercampur dimana sutura palatina belum menutup
CB anterior
Posterior CB bilateral atau unilateral
Adanya space loss akibat premature loss
Kebutuhan ruang 3-8 mm

Kontraindikasi
Apabila lengkung rahang sudah lebar dan jika diekspan bisa melebihi indeks
pont normal
Overjet besar
d. Proklinasi insisiv
Indikasi :
gigi retroklinasi
profil muka tidak cembung
efek proklinasi tidak mempengaruhi profil muka pasien
1 mm proklinasi bisa koreksi space 2 mm
Kontraindikasi
protrusi
e. Distalisasi molar
indikasi :
- kasus M1 tipping ke mesia
- kasus premature loss
- profil wajah flat/lurus dan masih ada potensi pertumbuhan
- kekurangan <6 mm ( distalisasi molar bisa dapat 2-3 mm setiap sisi )
- M tidak karies, posisi tegak
- M atas bisa digerakkan bila : pada kasus bila dilakukan exo akan kelebihan
tempat, bila sudah diexo masih kurang tempat dan M mesioversi akibat
premature loss
2. Bagaimana cara koreksi median line?