Anda di halaman 1dari 113

PENYELENGGARAAN WORK SHOP OLEH PENGAWAS

SEKOLAH GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU


DALAM MENYUSUN BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER
DI SDN TALOK 02 TUREN MALANG JAWA TIMUR

PTS

DI SUSUN OLEH ;

Drs. RESTIJAN SUDJONO


NIP. 19520608 197401 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

UPT DINAS PENDIDIKAN TK, SD DAN PLS


KEC. TUREN KAB. MALANG

2009
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan

Laporan Hasil Penelitian Tindakan

Sekolah sebagai persyaratan Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c


(unsur pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan

Laporan Hasil Penelitian Tindakan

Sekolah sebagai persyaratan Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c


(unsur pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 19571017 197803 1 006

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Seraya menghadap ke langit penulis menghambakan segala puji


syukur dengan hikmad kepada Tuhan Yang Maha Agung, karena atas seidzinNya-lah penulis dapat menuntaskan penyusunan Hasil P T S ini dengan
lancar dan sukses.

Laporan Hasil P T S, sesungguhnya digunakan sebagai

salah satu syarat kenaikan pangkat

jabatan Pengawas Sekolah TK/SD dan

PLB
Penulis

selaku observer juga mengucapkan terima kasih

kepada

Kepala Sekolah SDN Talok 02 juga guru berseta stafnya atas pelaksanaan
kegiatan penelitian tindakan sekolah ini terutama di jajaran Dinas Pendidikan
di Kabupaten

Malang, yang telah banyak membantu

kelancaran dan

kemudahan birokrasi perijinan dalam penelitian ini.


Tentulah harapan penulis, laporan ilmiah ini bermanfaat bagi kita
semua

A.
B.

Turen,

20 Desember 2009

Penulis,

DAFTAR ISI
Halaman
C. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB

BAB

II

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ..............................

B. Rumusan Masalah PTS..................................

C. Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah...............

D. Manfaat Penelitian Tindakan Sekolah ............

E. Ruang Lingkup Penelitian Tindakan Sekolah .

10

F. Definisi Istilah dalam Penelitian Tindakan .....

11

LANDASAN REFRENSIAL
A. Tugas dan tanggung jawab Supervisi Pendidikan
.....................................................................13
B. Konsep Dasar Permainan ...............................

17

C. Karakteristik Alat Permainan Edukatif ..........

24

D. pengintegrasian Permainan Dalam Pembelajaran Bhs


Ina....................................................................

27

BAB

BAB

BAB

III

IV

METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis Penelitian Tindakan Kolaboratif .........

33

B. Lokasi, Jadwal dan Subjek Penelitian ...........

35

C. Planning Penelitian .........................................

36

D. Instrumen Penelitian Tindakan ......................

39

E. Metode Pengumpulan Data ............................

44

F. Teknik Analisa Data ........................................

44

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


A. Pengolahan data dan Hasil Tindakan .............

47

B. Pembahasan Ayas Hasil Tindakan .................

53

PENUTUP
A. Kesimpulan .....................................................

55

B. Saran-saran ....................................................

56

DAFTAR PUSTAKA .................................................................

57

Lampiran - lampiran................................................................

59

ABSTRAK

Penilaian pada dasarnya bertujuan untuk mendapatkan informasi


tentang perkembangan proses dan hasil belajar para peserta didik dan hasil
mengajar guru . Informasi mengenai hasil penilaian proses dan hasil belajar serta
hasil mengajar yaitu berupa penguasaan indikator indikator dari kompetensi
dasar yang telah ditetapkan . Informasi hasil penilaian ini dapat digunakan
sebagai sarana untuk memotivasi peserta didik dalam pencapaian kompetensi
dasar, melaksanakan program remidial serta mengevaluasi kemampuan guru
dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.
Menyusun tes hasil belajar akhir semester ganjil bertujuan
untuk mengukur keberhasilan siswa dalam menguasai indikator indikator
kompetensi dasar di semester ganjil., dengan melihat hasilnya guru akan
mengetahui kelemahan siswa . Untuk dapat menyusun tes yang memenuhi
persyaratan cukup sulit karena menyusun tes memerlukan pengetahuan,
keterampilan serta ketelitian yang cukup tinggi.
Menyusun tes untuk mengetahui tingkat kemampuan akademik pada
semester ganjil supaya dapat menarik kesimpulan apakah siswa bersangkutan
telah menguasai indikator indikator kompetensi dasar atau tidak.
Kenyataan yang terjadi di sekolah bahwa guru jarang menyusun tes .
Biasanya menggunakan tes yang sudah ada kemudian disesuaikan dengan materi
ajar. Keadaan ini juga terjadi di SDN Talok 02 Kecamatan Turen Kabupaten
Malang Tahun Pelajaran 2009/2010, sehingga sering terjadi tidak tepat antara tes

dengan kompetensi dasar yang disyaratkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan


Pendidikan ( KTSP ). Di sisi lain guru SDN Talok
Kabupaten Malang

Tahun Pelajaran

02

Kecamatan Turen

2009/2010 sebagian besar belum bisa

menyusun tes., sehingga sering mencari dari beberapa kumpulan soal yang sudah
ada. Setiap penyelenggaraan ulangan akhir semester kadang kadang tes tersebut
secara utuh dapat ditampilkan lagi pada semester berikutnya. Melihat kondisi
seperti ini guru belum memiliki kemampuan untuk menyusun tes dan belum
pernah mencoba menyusun tes hasil karnya sendiri. Sehubungan hal tersebut
maka penelitian ini perlu dilaksanakan.

OBSERVASI SUPERVISI KEPENDIDIKAN


TERHADAP HASIL KOMPETENSI DAN KINERJA

GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI


SDN TANGGUNG 01

Laporan Hasil P T S

DI SUSUN OLEH ;

Drs. RESTIJAN SUDJONO


NIP. 19520608 197401 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

UPT DINAS PENDIDIKAN TK, SD DAN PLS


KEC. TUREN KAB. MALANG
2009
LEMBAR PENGESAHAN

KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 19571017 197803 1 006

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbilallamin, atas seidzin-Nya-lah


menuntaskan penyusunan

Hasil P T S ini

dengan

penulis dapat

lancar dan sukses.

Laporan Hasil P T S, sesungguhnya digunakan sebagai salah satu syarat


kenaikan pangkat jabatan Pengawas Sekolah TK/SD dan PLB
Penulis

selaku observer juga mengucapkan terima kasih

kepada

Kepala Sekolah SDN Tanggung 01 juga guru berseta stafnya atas pelaksanaan
kegiatan penelitian tindakan sekolah ini terutama di jajaran Dinas Pendidikan
di Kabupaten

Malang, yang telah banyak membantu

kelancaran dan

kemudahan birokrasi perijinan dalam penelitian ini.


Tentulah harapan penulis, laporan ilmiah ini bermanfaat bagi kita
semua

D.
E.

Turen ,
Penulis,

29 Mei 2009

DAFTAR ISI
Halaman
F. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB

BAB

PENDAHULUAN
G. Latar Belakang Masalah Penelitian .............

H. Rumusan Masalah PTS..................................

I. Tujuan PTS......................................................

J. Pentingnya Penelitian Tindakan Sekolah .......

K. Definisi, Asumsi dan Keterbatasan ................

II

KAJIAN PUSTAKA
A. Selayang Pandang Tentang Supervisi Kependidikan
.........................................................................

B. Makna dan Tugas Supervisi ..........................

10

C. Aplikasi Kewajiban Supervisor Kependidikan


.......................................13
D.

Kinerja Superviisi .........................................

E.

Partisipasi dan Peran Aktif Pengawas Sekolah

15

.......................................22
F.

Pengertian Pendidikan ..................................

25

G.

Usaha Kesehatan Sekolah ............................

27

H.

Pengaruh
Terhadap

Partisipasi

Aktif

pengawas

Sekolah

Pembinaan Kebrsihan Pendidikan UKS........


BAB

BAB

BAB

III

IV

33

METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN


A. Persiapan Penelitian Tindakan .......................

38

B. Perencanaan Tindakan ..................................

39

C. Aplikatif Penelitian Tindakan .......................

40

HASIL TINDIKAN DAN PEMBAHASAN


A. Pelaksanaan Tindakan ...................................

47

B. Pembahasan Atas Hasil Tindakan ..............

52

SIMPULAN DAN SARAN -SARAN


C. Simpulan .........................................................

55

D. Saran-saran ....................................................

56

DAFTAR PUSTAKA .................................................................

57

Lampiran - lampiran................................................................

59

ABSTRAK

Karena kenyataan bahwa belajar dan mengajar adalah masalah


setiap orang, maka jelaslah kiranya perlu dan pentingnya menjelaskan dan
merumuskan masalah belajar itu, terlebih-lebih bagi kaum pendidikan
profesional supaya kita menempuhnya dengan lebih efisien dan seefektif
mungkin.
Berkembang tidaknya suatu pelaksanaan tugas guru, sebagian
besar

sangat

ditentukan

oleh

kemampuan

guru

tersebut

dalam

merencanakan kegiatan belajar sebelum mengajar. Namun dalam kenyataan


sehari-hari, masih ada di antara guru-guru yang belum mampu atau tidak
memiliki keterampilan dalam merencanakan kegiatan belajar mengajar,
bahkan ada diantara guru yang tidak ada persiapan dalam mengajar. Untuk
mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai permasalahan yang
diduga di atas, studi ini ingin meneliti tentang kompetensi guru dalam
melaksanakan kegiatan belajar mengajar di SDN Tanggung 01 Kecamatan
Turen Kabupaten Malang

. Didasari atas pertimbangan bahwa

SDN

Tanggung 01 Kecamatan Turen Kabupaten Malang merupakan SDN yang


menjadi unggulan di daerah Kecamatan Turen.

PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL GROUP


INVESTIGATION SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN
KINERJA GURU MENGAJAR MATEMATIKA DI SDN TALOK 03

Laporan Hasil P T S

DI SUSUN OLEH ;

Drs. RESTIJAN SUDJONO


NIP. 19520608 197401 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

UPT DINAS PENDIDIKAN TK, SD DAN PLS


KEC. TUREN KAB. MALANG

2008
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 19571017 197803 1 006

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan secara mendalam dan setulus-tulus


hati kepada Alloh SWT,

seidzin-Nya-lah

penulis dapat

menuntaskan

penyusunan Hasil P T S ini dengan lancar dan sukses. Laporan Hasil P T S,


sesungguhnya digunakan sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat jabatan
Pengawas Sekolah TK/SD dan PLB
Penulis

selaku observer juga mengucapkan terima kasih

kepada

Kepala Sekolah SDN Talok 03 juga guru berseta stafnya atas pelaksanaan
kegiatan penelitian tindakan sekolah ini terutama di jajaran Dinas Pendidikan
di Kabupaten

Malang, yang telah banyak membantu

kelancaran dan

kemudahan birokrasi perijinan dalam penelitian ini.


Tentulah harapan penulis, laporan ilmiah ini bermanfaat bagi kita
semua

G.
H.

Turen , 26 Nopember 2008


Penulis,

DAFTAR ISI
Halaman
I. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB

BAB

BAB

II

III

PENDAHULUAN
L. Latar Belakang PTS.......................................

M. Rumusan Masalah PTS..................................

N. Tujuan PTS......................................................

O. Pentingnya Penelitian Tindakan Sekolah .......

P. Definisi, Asumsi dan Keterangan ...................

10

KAJIAN PUSTAKA
A. Tinjauan Tentang Gemar Membaca ...............

12

B. Kompetensi wawasan Guru Dalam Mengajar

21

METODE PENELITIAN TINDAKAN


D. Desain Penelitian Tindakan ............................

30

E. Subjek dan Objek Penelitian Tindakan ...........

31

F. Lokasi dan Waktu Penelitian Tindakan ........

31

D. Metode Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian


Tindakan .......................................................

32

E. Indikator Keberhasilan ..................................

32

F. Prosedur Penelitian Tindakan .......................

BAB

IV

33

HASIL PENELITIAN TINDIKAN DAN PEMBAHASAN


C. Hasil Penelitian Tindakan ...............................

39

D. Pembahasan Atas Hasil Tindakan Pengamatan


.....................................................................45
BAB

SIMPULAN DAN SARAN


E. Simpulan .........................................................

50

F. Saran-saran ....................................................

51

DAFTAR PUSTAKA .................................................................

52

Lampiran - lampiran................................................................

54

ABSTRAK

Dalam pembelajaran matematika agar mudah dimengerti oleh siswa,


proses penalaran deduktif untuk menguatkan pemahaman yang sudah dimiliki
oleh siswa. Tujuan pembelajaran matematika adalah melatih cara berfikir
secara sistematis, logis, kritis, kreatif dan konsisten.
Pembelajaran matematika tidak juga tidak lagi mengutamakan pada
penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada
pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas
peserta didik perlu ditingkatkan melalui latihan-latihan atau tugas matematika
dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain.
(Hartoyo, 2000: 24).
Langkah-langkah tersebut memerlukan partisipasi aktif dari siswa. Untuk
itu perlu ada metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung
dalam pembelajaran. Adapun metode yang dimaksud adalah metode
pembelajaan kooperatif. Pembelajaran kooperatif adalah suatu pengajaran yang
melibatkan siswa bekerja dalam kelompok-kelompok untuk menetapkan tujuan
bersama. Felder, (1994: 2).
Pembelajaran kooperatif lebih menekankan interaksi antar siswa. Dari
sini siswa akan melakukan komunikasi aktif dengan sesama temannya. Dengan
komunikasi tersebut diharapkan siswa dapat menguasai materi pelajaran
dengan mudah karena siswa lebih mudah memahami penjelasan dari kawannya

dibanding penjelasan dari guru karena taraf pengetahuan serta pemikiran


mereka lebih sejalan dan sepadan. (Sulaiman dalam Wahyuni 2001: 2).
Penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif memiliki
dampak yang amat positif terhadap siswa yang rendah Kinerja Gurunya. (Nur,
1996: 2).
Pete Tschumi dari Universitas Arkansas Little Rock memperkenalkan
suatu ilmu pengetahuan pengantar pelajaran komputer selama tiga kali, yang
pertama siswa bekerja secara individu, dan dua kali secara kelompok. Dalam
kelas pertama hanya 36% siswa yang mendapat nilai C atau lebih baik, dan
dalam kelas yang bekerja secara kooperatif ada 58% dan 65% siswa yang
mendapat nilai C atau lebih baik (Felder, 1994:14).

Laporan Hasil P T S

INTENSITAS PEMBINAAN PENGAWAS SEKOLAH


TERHADAP KINERJA GURU PENJASKES DI SD SD
BINAAN SE-KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG
MELALUI PENGARAHAN KONSEP PEMBELAJARAN
MODEL PENAMPILAN

DI SUSUN OLEH ;

Drs. RESTIJAN SUDJONO


NIP. 130 419 422

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

KANTOR CABANG DINAS PENDIDIKAN


KEC. TUREN KAB. MALANG

2008
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan

Laporan Hasil Penelitian Tindakan

Sekolah sebagai persyaratan Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c


(unsur pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan

Laporan Hasil Penelitian Tindakan

Sekolah sebagai persyaratan Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c


(unsur pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 130 656 507

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Puja dan puji syukur kami panjatkan kepada Alloh SWT,

seidzin-

Nya-lah penulis dapat menuntaskan penyusunan Hasil P T S ini dengan


lancar dan sukses.

Laporan Hasil P T S, sesungguhnya digunakan sebagai

salah satu syarat kenaikan pangkat

jabatan Pengawas Sekolah TK/SD dan

PLB
Penulis

selaku observer juga mengucapkan terima kasih

kepada

semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan penelitian tindakan


sekolah ini terutama di jajaran Dinas Pendidikan di Kabupaten Malang, yang
telah banyak membantu kelancaran dan kemudahan birokrasi perijinan dalam
penelitian ini.
Tentulah harapan penulis, laporan ilmiah ini bermanfaat bagi kita
semua

J.
K.

Turen ,

18 April 2008

Penulis,

DAFTAR ISI
Halaman
L. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB

BAB

PENDAHULUAN
Q. Latar Belakang Masalah ...............................

R. Rumusan Masalah ........................................

S. Tujuan Penelitian ............................................

T. Manfaat Penelitian .........................................

II

LANDASAN TEORI
A. Pengertian IPS di Sekolah Dasar....................

B. Karakteristik Pembelajaran IPS yang Efektif. .

10

C. Definisi Pembelajaran .....................................

15

D. Tentang Kurikulum Dalam Pembelajaran .......

12

E. Komponen-Komponen Kurikulum ...................

14

F.

19

Jenis-jenis Kurikulum.....................................

G. Pembelajaran Terpadu Sebagai Implementatif Praktek


.........................................................................

24

H. Pembelajaran Terpadu Model Connected Learning


.........................................................................

28

BAB

BAB

III

IV

METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN


E. Lokasi , Skedul dan Subjek Penelitian ........

32

F. Rancangan Penelitian ....................................

33

G. Instrumen Penelitian ......................................

35

D. Metode Pengumpulan Data ............................

36

E. Teknik Analisa Data ........................................

36

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


Hasil Tindakan Per Putaran ...............................

BAB

39

PENUTUP
G. Kesimpulan .....................................................

52

H. Saran-saran ....................................................

52

DAFTAR PUSTAKA .................................................................

55

Lampiran - lampiran................................................................

57

ABSTRAK

Sudah menjadi Tugas dan kewajiban seorang pengawas sekolah


sebagai supervisor kependidikan terutama di tingkat TK, SD dan PLS,
bahawa memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para pendidik
yang akan melaksanakan tugas mengajar di kelas, pengarahan yang
dimaksud adalah memberikan sumbangsih konsepsi model pembelajaran
yang akan diterapkan oleh guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
(penjaskes) baik di kelas maupun

di luar kelas. Pembinaan secara

berkala dan kontrol reguler sangat diperlukan guna mengevaluasi hasil


proses belajar mengajar di sekolah.

Bola Basket adalah olahraga yang dimainkan oleh dua regu yang
saling memasukkan bola ke kerangjang lawan dengan tangan. Olah raga
ini sangat populer dikalangan masyarakat, hampir setiap lapisan
masyarakat mengenal cabang olah raga ini. Di kalangan remaja cabang
olah raga cabang olah raga permainan bola basket menjadi salah satu
primadona permainan olah raga yang digemari selain sepak bola dan bulu
tangkis
.
Melihat kenyataan di atas, maka sudah sepantasnya dalam usaha
pengembangan dan pembibitan olahraga yang berprestasi di upayakan

semaksmal mungkin, hal ini juga disinggung dalam GBHN, ketetapan


MPR No II/MPR/1998 yang berbunyi; Pendidikan jasmani dan olahraga
perlu makin ditingkatkan dan memasyarakatkan sebagai cara pembinaan
kesehatan

jasmani

dan

rohani

bagi

setiap

anggota

masyarakat

selanjutnya perlu ditingkatkan prestasi dalam berbagai cabang olahraga

PTS
MANFAAT POSITIF MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO RECORDER
SEBAGAI UPAYA SOLUSI BAGI GURU MENGAJAR AGAMA
ISLAM DI SDN SEDAYU 02 TAHUN PELAJARAN 2007/2008

Diajukan Sebagai Persyaratan Kenaikan Pangkat


Profesi Pengawas Sekolah Tingkat TK, SD dan PLB

DI SUSUN OLEH ;

Drs. RESTIJAN SUDJONO


NIP. 130 419 422

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

KANTOR CABANG DINAS PENDIDIKAN


KEC. TUREN KAB. MALANG
2007

LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 130 656 507

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Hanya kepada Alloh SWT penulis bersujud syukur kepada-Nya, karena


penulis akhirnya dapat menyelesaikan tugas penyusunan
penulisan

penelitian ilmiah ini , penulis susun untuk

Laporan Hasil PTS,


pengembangan profesi

Pengawas Sekolah terutama Pengawas TK, SD dan PLS di lingkungan Dinas


Pendidikan Kabupaten Malang.
Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu terima kasih ucapkan dengan tulus dan sedalam-dalamnya
kepada:
1. Yth. Rekan Sesama Pengawas Sekolah di lingkungan Cabang Dinas
Pendidikan Kecamatan Turen Kabupaten Malang
2. KS dan para Guru yang mengajar di SDN Sedayu 02

Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna
untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu
penulis harapkan.
Semoga Laporan Hasil PTS ini, bermanfaat bagi dunia pendidikan Indonesia

M.
N.

Turen, 19 Desember
2007
Penulis,

DAFTAR ISI
Halaman
O. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB

PENDAHULUAN
U. Latar Belakang Masalah PTS.......................

V. Identifikasi Masalah Penelitian Tindakan Sekolah

BAB

II

.........................................................................

W. Pembatasan Masalah PTS...............................

X. Rumusan Masalah PTS....................................

Y. Tujuan Penelitian ...........................................

Z. Manfaat Penelitian ........................................

KAJIAN PUSTAKA
A. Pengembangan Pengawas Sekolah ................

B. Karakteristik Siswa ........................................

12

C. Upaya Meningkatkan Mutu Dalam K B M .....

14

D. Hakekat IPA.....................................................

16

E. Pembelajaran IPA di SD...................................

18

F. Hakekat Pendekatan Fragmatika Dinamis ....

20

G. Pendekatan Fragmatika Dinamis Dalam Pembelajaran


IPA...................................................................

22

BAB

BAB

BAB

III

IV

METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN


E. Tempat, Waktu dan Subjek Penelitian .........

25

F. Rancangan Penelitian ...................................

25

G. Instrumen Penelitian Tindakan .....................

29

H. Metode Pengumpulan Data ............................

29

E. Teknik Analisa Data ........................................

30

HASIL PENELITIAN TINDAKAN DAN PEMBAHASAN


C. Hasil Tindakan Tahap I....................................

33

D. Hasil Tindakan Tahap II.................................

40

E. Analisa Observasi Atas Hasil Tindakan ..........

47

KESIMPULAN DAN SARAN


I. Kesimpulan .....................................................

49

J. Saran-saran ....................................................

50

DAFTAR PUSTAKA .................................................................

51

Lampiran - lampiran................................................................

52

ABSTRAK

Guru Agama Islam dituntut agar menggunakan alat-alat yang


dapat disediakan oleh sekolah, tidak menutup kemungkinan bahwa alatalat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Guru
harus dapat menggunakan alat yang murah dan efisien meskipun
sederhana dan bersahaja tetapi merupakan keharusan dalam upaya
mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan (Arsyad, 2003)
Untuk itu dalam menggunakan media pengajaran guru
agama Islam harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup
tentang media pengajaran, seperti apa yang disampaikan oleh Hamalik
(1994), bahwa dalam mengunakan media pengajaran guru agama Islam
harus memahami tentang: (1) media sebagai alat komunikasi guna lebih
mengefektifkan proses belajar mengajar, (2) fungsi media dalam rangka
mencapai tujuan pendidikan, (3) seluk beluk proses belajar, (4)
hubungan antara metode mengajar dengan media pendidikan, (5) nilai
atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran, (6) pemilihan dan
penggunaan media pendidikan, (7) berbagai jenis alat dan teknik media
pendidikan, (8) media pendidikan dalam setiap mata pelajaran, dan (9)
usaha inovasi dalam pendidikan.
Fenomea-fenomena tersebut di atas, mendorong peneliti
untuk melakukan suatu penelitian tindakan (action research)

guna

membantu kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan media

pengajaran yang inovatif.

Beberapa alasan pentingnya media

pengajaran digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dalam penelitian


tindakan ini, adalah: (1) dengan media pengajaran siswa belajar akan
lebih kongkrit dan tidak vebalisme, (2) siswa lebih memiliki motivasi
dalam belajar, sebab dengan media pengajaran, kegiatan belajar akan
lebih menarik, (3) kegiatan belajar lebih bervariatif, (4) siswa dapat
melakukan kegiatan belajar sendiri dengan media pengajaran yang
dihadapi, dan (5) dengan media pengajaran kegiatan belajar siswa akan
lebih membawa pemikiran siswa kepada kehidupan sehari-hari.

PTS

UPAYA KINERJA GURU MATERI PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI


METODE BELAJAR AKTIF MODEL MENINJAU KEMBALI DI SDN SEDAYU 03
KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG TAHUN PELAJARAN 2006/2007

Diajukan Sebagai Persyaratan Kenaikan Pangkat


Profesi Pengawas Sekolah Tingkat TK, SD dan PLB

OLEH ;

RESTIJAN SUDJONO

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

KANTOR CABANG DINAS PENDIDIKAN


KEC. TUREN KAB. MALANG
2007
LEMBAR PENGESAHAN

KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 130 656 507

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Hanya kepada Alloh SWT penulis bersujud syukur kepada-Nya, karena


penulis akhirnya dapat menyelesaikan tugas penyusunan
penulisan

penelitian ilmiah ini , penulis susun untuk

Laporan Hasil PTS,


pengembangan profesi

Pengawas Sekolah terutama Pengawas TK, SD dan PLS di lingkungan Dinas


Pendidikan Kabupaten Malang.
Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu terima kasih ucapkan dengan tulus dan sedalam-dalamnya
kepada:
3. Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang
4. Yth. Ketua PD II PGRI Kabupaten Malang
5. Yth. Ketua Korwas TK/SD/ PLS Kabupaten Malang
6. Yth. Rekan Sesama Pengawas Sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan
Kabupaten Malang
7. KS dan para Guru yang mengajar di SDN Sedayu 03

Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna
untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu
penulis harapkan.
Semoga Laporan Hasil PTS ini, bermanfaat bagi dunia pendidikan Indonesia

P.
Q.

Turen ,

22 Mei 2007

Penulis,
DAFTAR ISI
Halaman
R. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB I

BAB II

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Masalah ..........................................

B.

Identifikasi Masalah .................................................

C.

Perumusan Masalah dan Pemecahan Masalah ..........

D.

Definisi Oeprasional ..................................................

KAJIAN PUSTAKA
A.

Pengertian Kreativitas ..............................................

10

B.

Ciri-ciri Kreativitas ...................................................

12

C.

Definisi Pembelajaran ...............................................

15

D.

Pembelajaran Inovasi dan Kooperatif ......................

16

E.

Pembelajaran Berfikir Menulis dan Diskusi .............

20

BAB III

METODE PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH


A

Tempat, Waktu dan Subjek Penelitian


29

B.

Rancangan
30

Penelitian

Tindakan

C.

Instrumen

Penelitian

31
D.

Metode

Pengumpulan

Data

32
E.

Tehnik

Analisa

Data

32

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


A.

Hasil

Tindakan

36
B.

Pembahasan Atas Tindakan


49

BAB V

PENUTUP
A.

Kesimpulan
51

B.

Saran
52

DAFTAR PUSTAKA

53

LAMPIRAN-LAMPIRAN

54

ABSTRAK

Bagaimanakah caranya agar siswa tidak melupakan materi pelajaran


yang telah diterimanya agar siswa nantinya siap menghadapi ujian kenaikan
kelas yang siap atau tidak siap harus mereka hadapi. Bagaimanakah membuat
suatu materi ajar agar agar tidak terlupakan oleh anak didik. Dalam hal ini
guru harus mencari metode untuk mengingatkan segala memori di benak siswa
yang telah mereka terima. Guru harus bisa membangkitkan kembali memori itu.
Salah satu metode pengajaran yang bisa membuat anak bisa dan harus
mengingat kembali materi pelajaran yang telah mereka terima adalah cara
belajar aktif model pembelajaran meninjau ulang kesulitan pada materi
pelajaran.
Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri.
Penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan Kinerja Guru yang
hanyalah kegiatan belajar aktif.
Agar belajar manjadi aktif, siswa harus mengerjakan banyak sekali
tugas. Mereka haru menggunakan otak, mengkaji gagasan, memecahkan
masalah, dan menerapkan apa yang mereka pelajari. Belajar aktif harus gesit,
menyenangkan, bersemangat dan penuh gairah. Siswa bahkan sering
meninggalkan tempat duduk mereka, bergerak leluasa dan berfikir keras
(moving about dan thinking aloud).
Bertitik tolak dari latar belakang permasalahan tersebut di atas maka
dalam

penelitian ini penulis selaku pengawas sekolah dan supervisor

kependidikan di SDN Sedayu 03 mengambil topik Penelitian Tindakan Sekolah


yang berkolaborasi dengan guru bidang studi matematika untuk menerapkan
konsep pembelajaran model meninjau kembali materi pelajaran yakni Upaya
Kinerja Guru Materi Pelajaran Matematika Lewat Metode Belajar Aktif Model
Meninjau Kembali Kesulitan Materi Pelajaran Di SDN Sedayu 03 Kecamatan
Turen Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2006/2007.

LAPORAN HASIL
PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH

UPAYA PEMBINAAN DAN PENGARAHAN BAGI PARA GURU


PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN DI SD-SD BINAAN
SE-KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG
MELALUI METODE TEKNIK INDIVIDUAL SMARTING SKILL

OLEH ;

RESTIJAN SUDJONO

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

KANTOR CABANG DINAS PENDIDIKAN


KEC. TUREN KAB. MALANG

2006
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 130 656 507

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahi ladzi aw Sukron, penulis akhirnya dapat menyelesaikan


tugas penyusunan Laporan Hasil PTS, penulisan penelitian ilmiah ini , penulis
susun untuk pengembangan profesi Pengawas Sekolah terutama Pengawas TK, SD
dan PLS di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.
Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu terima kasih ucapkan dengan tulus dan sedalam-dalamnya
kepada:
8. Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang
9. Yth. Ketua PD II PGRI Kabupaten Malang
10.

Yth. Ketua Korwas TK/SD/ PLS Kabupaten Malang

11.

Yth. Rekan Sesama Pengawas Sekolah di lingkungan Dinas

Pendidikan Kabupaten Malang

Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna
untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu
penulis harapkan.
Semoga Laporan Hasil PTS ini, bermanfaat bagi dunia pendidikan Indonesia

S.
T.

Turen , 28 Desember
2006
Penulis,

DAFTAR ISI
Halaman
U. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB I

BAB II

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Masalah Penelitian Tindakan ..........

B.

Rumusan dan Batasan Masalah Penelitian

Tindakan .....................................................................

C.

Tujuan Penelitian Tindakan ......................................

D.

Manfaat Penelitian Tindakan ....................................

E.

Definisi Oeprasional ..................................................

KAJIAN PUSTAKA
B.

Pembelajaran Kosep Matematika..............................

10

B.

Membaca Matematika dengan Teknik SQ3R...........

16

BAB III

METODE PENELITIAN TINDAKAN


A

Tempat, Waktu dan Subjek Penelitian


26

B.

Rancangan

Penelitian

Tindakan

27
C.

Instrumen
28

Penelitian

D.

Metode

Pengumpulan

Data

29
E.

Tehnik

Analisa

Data

29

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


A.

Hasil Tindakan dalam

Tahapan

32
B.

Pembahasan Atas Tindakan


42

BAB V

PENUTUP
A.

Kesimpulan
45

B.

Saran
46

DAFTAR PUSTAKA

47

LAMPIRAN-LAMPIRAN

48

ABSTRAK

Pendidikan yang cenderung mengutamakan prestasi akademis


semata tidak akan memberikan hasil maksimal pada perkembangan suatu
bangsa. Selebihnya antara bidang akademis dan jasmani harus seimbang
supaya memberikan kontribusi yang maksimal bagi bangsa dan negara.
Jika dunia pendidikan masih mengabaikan akan pentingnya pendidikan
jasmani tidak menutup kemungkinan kader kader penerus bangsa akan
menjadi generasi yang sangat rapuh. Generasi unggul adalah generasi
yang tahan uji dalam menghadapi setiap problematika yang dihadapi, baik
secara fisik dan mental.
Prestasi di sekolah juga dapat dipacu melalui prestasi dibidang
jasmani. Melalui kegiatan olah raga siswa dapat menyalurkan bakat dan
emosinya secara terarah. Dalam kegiatan ini siswa akan belajar
bagaimana

bekerjasama

pada

sebuah

tim,

bagaimana

harus

memenangkan persaingan secara seportif, bagaimana mengahargai


sebuah kemenangan dan kegagalan. Guru Pendidikan Jasmani

dan

Kesehatan (penjaskes) dapat membantu siswa menyalurkan minat dan


bakatnya supaya mencapai suatu prestasi tertentu. Dalam kegiatan olah
raga semacam ini akan membantu proses berpikir siswa secara aktif dan
sehat jika dibandingkan dengan kegiatan yang hanya diam dikelas
mendengarkan materi.

Cabang olahraga sangat banyak jumlahnya namun salah satunya


yang

paling

populer

di

Indonesia

adalah

permainan

badminton.

Permainan ini tidaklah asing bagi kalangan tua maupun muda di seluruh
pelosok Indonesia. Apalagi di daerah permainan ini tidak sekedar ajang
olah raga prestasi namun juga menjadi suatu hiburan yang bersifat murah
meriah dan menyehatkan. Maka tidak heran apabila olah raga ini sangat
dicintai dan mendapat tempat tersendiri di masyarakat.
Sejak pertama kali dilombakan di ajang Olimpiade 1992 di Barcelona
altlet-atlet badminton Indonesia berhasil menyabet mendali emas di
semua nomor yang dilombakan. Hingga saat ini prestasi badminton atletatlet Indonesia masih yang terbaik meskipun atlet atlet berbakat dari
negara lain mulai bermunculan. Hal ini menunjukkan bahwa bangsa ini
memiliki potensi di cabang olah raga ini. Akan sangat sayang sekali
apabila prestasi yang telah dicapai dengan susah payah ini tidak
dipertahankan dan di kembangkan lebih lanjut.

LAPORAN HASIL
PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH

MENGEMBANGKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU


DENGAN SISWA GUNA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KEGIATAN
BELAJAR MENGAJAR DI SDN TALOK 02 KECAMATAN TUREN
KABUPATEN MALANG TAHUN PELAJARAN 2009/2010

DI SUSUN OLEH ;

Drs. RESTIJAN SUDJONO


NIP. 19520608 197401 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

UPT DINAS PENDIDIKAN TK, SD DAN PLS


KEC. TUREN KAB. MALANG
TAHUN 2009
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 19571017 197803 1 006

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahi ladzi aw Sukron, penulis akhirnya dapat menyelesaikan


tugas penyusunan Laporan Hasil PTS, penulisan penelitian ilmiah ini , penulis
susun untuk pengembangan profesi Pengawas Sekolah terutama Pengawas TK, SD
dan PLS di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.
Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu terima kasih ucapkan dengan tulus dan sedalam-dalamnya
kepada:
12.

Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang

13.

Yth. Ketua PD II PGRI Kabupaten Malang

14.

Yth. Ketua Korwas TK/SD/ PLS Kabupaten Malang

Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna
untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu
penulis harapkan.
V.
W.

Turen , 28 Desember 2009


Penulis,

DAFTAR ISI
Halaman
X. HALAMAN JUDUL.....................................................................................

HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB I

BAB II
G

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Masalah PTS.....................................

B.

Rumusan Masalah Penelitian Tindakan ....................

C.

Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah .........................

D.

Manfaat Penelitian Tindakan Sekolah .......................

E.

Penjelasan Istilah .......................................................

F.

Ruang Lingkup dan Keterbatasan Penelitian .............

LANDASAN REFRENSIAL
C.

Arti Pembelajaran .....................................................

B.

Pembelajaran Kooperatif .........................................

12

C.

Pembelajaran Kooperatif M L T
12

D.

Ketrampilan- Ketrampilan Kooperatif


13

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN


A

Jenis

Penelitian

Tindakan

21
B.

Prinsip-prinsip
25

Penelitian

Tindakan

C.

Prosedur

Penelitian

Tindakan

28
D.

Tempat,

waktu

dan

Subjek

Peneltian

35
E.

Rancangan

Tindakan

36
F.

Instrumen

Penelitian

Tindakan

37
G.

BAB IV

Metode Pengumpulan Data ........................................

38

H. Tehnik Analisa Data .....................................................

38

HASIL PENELITIAN TINDAKAN DAN PEMBAHASAN


A.

Persiapan

Tindakan

42
B.

Pengamatan Hasil Tindakan Tiap Putaran


44

C.

Pembahasan Atas Hasil Tindakan


64

BAB V

PENUTUP
A.

Kesimpulan
66

B.

Saran
67

DAFTAR PUSTAKA

68

LAMPIRAN-LAMPIRAN

71

ABSTRAK

Secara umum tujuan bimbingan dan konseling dalam keseluruhan program


pendidikan di sekolah adalah untuk membantu para siswanya agar mencapai tahap
perkembangan yang optimal, baik fisik, psikologis maupun sosial. Secara akademik
pelayanan bertujuan agar setiap siswa memperoleh kesesuaian antara kemampuan
dan jurusan/program studi yang dipilihnya dan mencapai prestasi belajar secara
optimal. Secara psikologis pelayanan bimbingan bertujuan agar setiap siswa
mencapai tahap perkembangan yang ditandai dengan kematangan dan kemandirian.
Demikian pula secara sosial, pelayanan ini bertujuan agar mencapai penyesuaian
diri dan memiliki ketrampilan sosial secara memadai, sehingga tercapai
kesejahteraan pribadi (Mungin Eddy Wibowo, 2002).
Untuk melaksanakan program bimbingan itu digunakan berbagai teknik,
prosedur dan pendekatan yang beragam sesuai dengan kebutuhan. Salah satu
prosedur yang digunakan adalah prosedur kelompok dengan memperhatikan
pendekatan-pendekatan yang sesuai.
Konseling kelompok merupakan lingkungan yang kondusif yang memberikan
kesempatan bagi anggotanya untuk saling menerima dan memberikan ide, perasaan,
dukungan maupun bantuan bagi anggota lain. Dalam konseling kelompok juga ada
kesempatan berlatih dan menerima umpan balik untuk mempelajari perilaku baru
dan bertanggung jawab atas pilihan yang telah ditentukan sendiri. Suasana ini
dapat menumbuhkan perasaan berarti bagi
menambahkan konsep diri yang positif.

anggota yang selanjutnya dapat

Kepercayaan

diri

berkembang

melalui

interaksi

individu

dengan

lingkungannya. Lingkungan psikologis dan sosiologis yang kondusif akan


menumbuhkan dan meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Lingkungan
psikologis dan sosiologis yang kondusif adalah lingkungan dengan suasana
demokratis, yaitu adanya suasana penuh penerimaan, kepercayaan, rasa aman dan
kesempatan untuk mengekspresikan ide-ide dan perasaan. Lingkungan psikologis
dan sosiologis yang tidak konsusif adalah lingkungan dengan penuh tuntutan, tidak
menghargai pendapat orang lain dan tidak ada kesempatan untuk mengekspresikan
ide-ide dan perasaan.Dengan demikian bentuk konseling yang mungkin lebih tepat
bagi remaja adalah konseling kelompok.
Asumsi yang dipakai dalam penelitian ini adalah bahwa dalam konseling
kelompok akan terjadi proses interaksi antar remaja. Dalam interaksi tersebut akan
memperoleh umpan balik, proses belajar dan berlatih perilaku baru, belajar
mengekspresikan perasaan, saling memberikan perhatian dan bantuan serta
memberikan kesempatan mempelajari ketrampilan sosial dan ketrampilan
berkomunikasi.

LAPORAN HASIL
PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH

KONTRIBUSI PENGEMBANGAN PENGAWAS TK/SD BAGI


PENINGKATAN KINERJA PROFESIONAL PENGAWAS
DI KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG

DI SUSUN OLEH ;

RESTIJAN SUDJONO

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

UPT DINAS PENDIDIKAN TK, SD DAN PLS


KEC. TUREN KAB. MALANG
2009
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 19571017 197803 1 006

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Puja dan Puji syukur penulis panjatkan keharibaan Illahi Robbi, yang mana
penulis akhirnya dapat menyelesaikan tugas penyusunan
penulisan karya ilmiah ini

penulis susun untuk

Laporan Hasil PTS,

sebagai perbandingan dalam

pembuatan karya ilmiah bagi teman sejawat terutama profesi Pengawas TK/SD dan
PLS dimanapun berada.
Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu terima kasih ucapkan dengan tulus dan sedalam-dalamnya
kepada:
1. Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang
2. Yth. Ketua PD II PGRI Kabupaten Malang
3. Yth. Rekan-rekan sejawat di Kecamatan Turen Kabupaten Malang
4. Juga KS beserta guru di lokasi Kegiatan PTS yakni di SD-SD Binaan Penulis

Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna
untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu
penulis harapkan.
Y.
Z.

Malang ,
Penulis,

28 Mei 2009

DAFTAR ISI
Halaman
AA............................................................................................................HALA
MAN JUDUL......................................................................................................
i
HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB I

BAB II
H

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Masalah PTS.....................................

B.

Rumusan Masalah Dan Pemecahan Masalah ..........

C.

Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah .........................

D.

Manfaat Penelitian Tindakan Sekolah .......................

E.

Hipotesis Tindakan ...................................................

KAJIAN PUSTAKA
D.

Pembinaan CLCK .....................................................

B.

Kinerja Guru di Sekolah...........................................

12

C.

Temuan Hasil Penelitian Yang Relevan


28

D.

Kerangka

Berfikir

28

BAB III

METODE PENELITIAN TINDAKAN


A

Desain
32

Penelitian

Tindakan

B.

Subjek dan Objek Penelitian Tindakan


32

C.

Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Tindakan


32

D.

Metode Pengumpulan Data dan Instrumen


Penelitian Tindakan
33

E.

Indikator

Keberhasilan

33
F.

Prosedur

Penelitian

Tindakan

33

BAB IV

HASIL PENELITIAN TINDAKAN DAN PEMBAHASAN


A.

Hasil

Penelitian

Tindakan

38
B.

Pembahasan Atas Hasil Tindakan


42

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN


A.

Simpulan
46

B.

Saran
47

DAFTAR PUSTAKA

48

LAMPIRAN-LAMPIRAN

50

ABSTRAK

Upaya - upaya peningkatan kualitas pendidikan yang salah satu faktornya


adalah proses pembelajaran di setiap kelas pada setiap jenjang persekolahan.
Di pandang dari administrasi pendidikan, paling tidak ada tiga komponen
fungsional manajerial strategis seperti perencanaan, pelaksanaan dan
pengawasan yang berpengaruh pada kinerja pendidikan. Dari ketiga komponen
manajerial, selama ini yang diduga masih kurang mendapat perhatian adalah
pengawasan. Fungsi pengawasan, sangat strategis dalam pencapaian tujuan,
termasuk dalam penyelenggaraan pendidikan (Engkoswara, 2001)

Posisi pengawas menurut keputusan Menteri Negara Pendayagunaan


Aparatur Negara No. 118/1996, Mengenai jabatan fungsional pengawas
sekolah. pada Bab 1 Pasal 1 dan 2 yang isinya :
1. Pengawas adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab,
dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan
pengawasan pendidikan pra sekolah dasar dan sekolah dasar serta
pendidikan menengah.
2. Pengawas sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat I, mempunyai bidang
pengawasan sebagai berikut :
a. Bidang pengawasan Taman Kanak -kanak / Raudhatul Athfal / Sekolah
Dasar, SLTP dan SLTA
b. Bidang pengawasan Rumpun Mata Pelajaran
c. Bidang Pendidikan Luar Biasa

d. Bidang Pengawasan Bimbingan dan konseling

Sistem kepengawasan yang kita miliki yang nama lainnya adalah


supervisi dimana sistem supervisi ini telah mengalami perubahan dan
penyesuaian, akan tetapi ada kecenderungan bahwasanya sistem ini di
lapangan masih berjalan kurang efektif yang disebabkan oleh berbagai faktor
yang menghambat, seperti fasilitas penunjang yang belum memadai seperti
peralatan kantor di daerah - daerah, kurangnya jumlah pengawas sehingga
tidak semua sekolah dapat ter"awasi" dengan baik, kurangnya dana
operasional dan diantaranya juga adanya kekurangan profesionalan kinerja
pengawas itu sendiri.
Salah satu wujud nyata ke"gagal"an dunia pendidikan kita adalah
mundurnya waktu program wajib belajar 9 tahun yang dimulai pada 2 Mei 1994
yang seharusnya program yang didukung oleh UNICEF tersebut tercapai pada
2004, harus mundur hingga 2008 bahkan mungkin dapat lebih jika kita semua
tidak segera melakukan pembenahan.
Melihat fenomena yang terjadi dilapangan bahwa sistem pendidikan kita
perlu dibenahi, diantaranya keprofesionalan dari para pengawas yang menjadi
salah satu ujung tombak berjalannya pendidikan kita yang sehat yang perlu
dikembangkan, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang :
"Kontribusi Pengembangan Pengawas TK/SD Terhadap Peningkatan Kinerja
Profesional Pengawas Di Kecamatan Turen Kabupaten Malang ."

LAPORAN HASIL
PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH

PEMBINAAN PROGRAM PENYUSUNAN RPP INOVATIF OLEH


SUPERVISI PENDIDIKAN MELALUI PRAKTEK KERJA TEKNIK
UMPAN BALIK DI SDN SEDAYU 02 DAN 03 TUREN
MALANG

DI SUSUN OLEH ;

Drs. RESTIJAN SUDJONO


NIP. 19520608 197401 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

UPT DINAS PENDIDIKAN TK, SD DAN PLS


KEC. TUREN KAB. MALANG

2008
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA PGRI KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi pengawas TK/SD dan PLS)

Ketua PGRI Kabupaten


Malang

Drs. WONGSO SUDARSONO,


M.Si.
NPA. 132 000 000 1

LEMBAR PENGESAHAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas


sebagai persyaratan

Kenaikan Pangkat / Golongan IV/b ke IV/c (unsur

pengembangan profesi Pengawas TK, SD dan PLS)

Kepala Dinas Pendidikan


Kabupaten Malang

Drs. H. SUWARDI,
MM., M.Si
NIP. 19571017 197803 1 006

LEMBAR PENGESAHAN
KOORDINATOR PENGAWAS KABUPATEN MALANG

Mengetahui / mengesahkan Karya Tulis Ilmiah sebagai persyaratan


kenaikan pangkat dari golongan IV/b ke IV/c (unsur pengembangan profesi
pengawas TK, SD DAN PLS)

Ketua Korwas
Kabupaten Malang

_________________
NIP.

KATA PENGANTAR

Penulis senantiasa bersyukur atas nikmat ilmu yang diberikan oleh Alloh
SWT, yang mana penulis akhirnya dapat menyelesaikan tugas penyusunan Laporan
Hasil PTS, penulisan karya ilmiah ini penulis susun untuk sebagai perbandingan
dalam pembuatan karya ilmiah bagi teman sejawat terutama profesi Pengawas
TK/SD dan PLS dimanapun berada.
Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu terima kasih ucapkan dengan tulus dan sedalam-dalamnya
kepada:
1. Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang
2. Yth. Ketua PD II PGRI Kabupaten Malang
3. Yth. Rekan-rekan sejawat di Kecamatan Turen Kabupaten Malang

Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna
untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak selalu
penulis harapkan.
BB.
CC.

Turen , 22 Desember
2008
Penulis,

DAFTAR ISI
Halaman
DD............................................................................................................HALA
MAN JUDUL......................................................................................................
i
HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................

ii

KATA PENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.

vi

ABSTRAK..........................................................................................................

viii

BAB I

BAB II
I

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Masalah PTS.....................................

B.

Rumusan Masalah PTS...............................................

C.

Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah .........................

D.

Manfaat Penelitian Tindakan Sekolah ......................

E.

Hipotesis Penelitian Tindakan ...................................

KAJIAN PUSTAKA
E.

Konsep dasar Kinerja Guru di SD..............................

B.

Kompetensi Guru Dalam Profesionalisme ...............

13

C.

Konsep

dasar

Tentang

PBM

36
BAB III

METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN


A

Persiapan

Penelitian

Tindakan

38
B.

Planing

Tindakan

38
C.

Pelaksanaan
39

Tindakan

D.

Instrumen

Penelitian

32
E.

Analisa

Data

32

BAB IV

HASIL PENELITIAN TINDAKAN DAN PEMBAHASAN


A.

Aplikasi

Tindakan

46
B.

Pembahasan Atas Hasil Tindakan


50

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN


A.

Kesimpulan
52

B.

Saran
52

DAFTAR PUSTAKA

53

LAMPIRAN-LAMPIRAN

54

ABSTRAK

J. Peaget (dalam Ahmad Rohani, 2004:7) mengatakan : Seseorang


berpikir sepanjang berbuat. Tanpa berbuat seseorang tidak akan berpikir.
Agar ia berpikir sendiri (aktif) maka ia harus diberi kesempatan untuk
berbuat sendiri.

Konsep learning by doing :

Banyak cara untuk belajar, diantaranya belajar melalui bekerja (learning by


doing) yang telah sangat populer dalam dunia pendidikan.

Kata-kata mutiara kuno :

Kata-kata mutiara kuno yang sangat terkenal saya mendengar maka saya
lupa, saya melihat maka saya ingat, saya mengerjakan maka saya mengerti
, masih sangat relevan hingga saat ini.

Maka Kerja Praktek adalah pilihan strategi yang


diharapkan

mampu

mengatasi

masalah

rendahnya

komitmen

dan

kemampuan guru-guru menyusun RPP. Teknik Umpan Balik terhadap hasil


kerja para guru diharapkan dapat memberikan penguatan dan arah untuk
melakukan penyempurnaan RPP.
Untuk memenuhi tuntutan Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional No. 41 tahun 2007 yang mengubah paradigma proses pendidikan
dari pengajaran menjadi pembelajaran dan mengubah strategi ekspositori

menjadi diskoveri inkuiri, diperlukan model RPP baru yang selanjutnya


dalam penelitian ini disebut RPP INOVATIF.
Alasan khusus bahwa penelitian ini dilakukan di SDN Sedayu
02 dan 03 Kecamatan Turen Kabupaten Malang karena sekolah tersebut
adalah sekolah binaan penulis selaku pengawas TK/SD di Kecamatan Turen
Kabupaten Malang. Lain dari pada itu profil SDN Sedayu 02 dan 03
Kecamatan Turen Kabupaten Malang

sekolah yang memiliki beberapa

keterbatasan dalam standar pendidik, yaitu sebanyak 31 % guru-guru


adalah guru non PNS.

Anda mungkin juga menyukai