Anda di halaman 1dari 15

STATUS

KEDOKTERAN KELUARGA

Disusun oleh:
Fika Ertitri
201410401011018

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2016

Dibuat di
:
Pada tanggal :

RSM Siti Khodijah Gurah - Kediri


28 Maret 2016
STATUS KEDOKTERAN KELUARGA

I. IDENTITAS
A. PENDERITA
1. Nama (Inisial)

: An. SW

2. Umur

: 10 tahun

3. Jenis Kelamin

: Laki-laki

4. Agama

: Islam

5. Pekerjaan

: Pelajar SD Kelas 3

6. Status Perkawinan

:-

7. Jumlah Anak

:-

8. Pendidikan terakhir : TK
9. Alamat lengkap

: Dsn. Brenggolo, Desa Ploso Klaten RT 01 RW 05


Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri

B. PASANGAN
1. Nama (Inisial)

:-

2. Umur

:-

3. Jenis Kelamin

:-

4. Agama

:-

5. Pekerjaan

:-

6. Status Perkawinan

:-

7. Jumlah Anak

:-

8. Pendidikan terakhir : 9. Alamat lengkap

:-

C. GENOGRAM

10

14

Keterangan:
1. Ny. SU
2. Tn.SO
3. Tn.KM
4. Tn.SP
5. Tn.SN

15

11

12

13

1
6

Warna Merah : Pasien


6.Tn. SK
7.Tn.SM
8. Ny.Q
9. Tn.J
10.Tn,SG

11. Ny. K
12. Ny.SM
13. Ny.SP
14.An. P
15. An. O

16. An.SW

Shadow

: Tinggal serumah
: Meninggal

D. INTERAKSI DALAM KELUARGA

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

Nama
(Inisial)
Ny.SU
Tn.SO
Tn.KM
Tn.SP
Tn.SN
Tn.SK
Tn.SM
Ny.Q
Tn.J
Tn.SG
Ny.K
Ny.SM
Ny.SP
An.P
An.O
An.SW

Sex
P
L
L
L
L
L
L
P
L
L
P
P
P
L
P
L

Usia
(Bln/Th)

Pekerjaan
(deskripsi lengkap)

Hubungan Keluarga
(S, I, AK, AA)

Status
Perkawinan
(TK, K, J, D)

63 th
65 th
57 th
55 th
50 th
53 th
50 th
63 th
70 th
54 th
51 th
48 th
45 th
26 th
20 th
10 th

IRT
Tani
Tani
Tani
TNI AD
Guru SD
Tani
IRT
Tani
Tani
IRT
IRT
Guru TK
Pegawai PLN
Mahasiswi
Pelajar Kelas 3 SD

Nenek
Kakek
Pakde
Pakde
Pakde
Pakde
Ayah kandung
Nenek
Kakek
Pakde
Bude
Bude
Ibu kandung
Kakak kandung
Kakak kandung
Anak Kandung

K
K
K
K
K
K
K
K
K
K
K
K
K
TK
TK
TK

Keterangan
Domisili Serumah
Ya

Tdk

II. DATA DASAR KESEHATAN


STATUS MEDIS (Klinis)
An.SW (Pasien), 10 tahun
KU
: Panas badan
Anamnesis
:
RPS
: Pasien datang ke IGD RS Siti Khadijah diantar oleh kedua
orang tuanya dengan keluhan panas badan. Panas dirasakan
sudah 2 hari ini, awalnya panas dirasakan siang hari dan naik
turun, sudah pernah diberi obat selama sakit ini dengan
paracetamol lalu keluhan membaik namun tidak lama panas
muncul kembali. Mual (+) muntah (+) 2x hari ini. Muntah saat
sehabis makan, muntah berupa makanan yang dimakan dan
tiap muntah sekitar 1/2gelas aqua. Selain itu pasien merasa
badan lemas dan sakit kepala. Pasien baru pertama kali sakit
seperti ini.
Pem. Fisik
:
BB: 25 kg
Vital sign : N: 88x/menit, tax: 38.8oC, RR: 22x/menit
Kepala/Leher: anemis -/-, icterus -/-, cyanosis -/-, dyspneu -/-, pembesaran
KGB: (-)
Tonsil/faring : T0/T0, hiperemi (-), thyphoid tounge (+)
Thoraks : Simetris, Vesikuler/Vesikuler, Wh -/- Rh-/Abdomen : supel, BU (+) Normal, NT (-)
Ekstremitas : AH (+) ,Edema (-), CRT < 2
Pem Penunjang
: S Thyphi H : 1/80
S Thyphi O : 1/80
S Parathyphi A : 1/80
S Parathyphi B : 1/160
Rw Imunisasi
: Lengkap di posyandu
Rw Persalinan
: Normal, di bidan, BBL 3000 gram
Rw KB
:RPD
:RPK
: tidak ada keluarga yang menderita seperti ini

N
o
1

Identitas
Status Present
(Inisial)
Ny. SP,45 thn KU: Tidak ada keluhan
RPS:
Tidak ada keluhan yang dirasakan
BAB dan BAK lancar dbn.
RPD:RPK: DM (-), HT(-),Asma (-)
Pmx Fisik:
Keadaan Umum: Baik; GCS 456
Vital Sign: TD: 120/70 Nadi 82x/menit, RR 20x/menit, t:
36,4oC
Kepala/Leher: A/I/C/D -/-/-/Thoraks: Inspesksi: Bentuk dada normal, Gerak nafas simetris.
Palpasi: Gerak nafas simetris, Fremitus simetris. Perkusi:
Sonor +/+. Auskultasi: Vesikular +/+, Rhonki -/-, Wheezing -/Cor: S1S2 tunggal reguler, Mur - Mur (-),Gallop (-)
Abdomen: Inspeksi: Bentuk abdomen normal. Palpasi: Soepel
(+), hepatosplenomegali (-), Nyeri tekan (-). Perkusi: Tymphani
(+). Auskultasi: Bising usus (+) kesan normal
Ekstremitas: akral hangat seluruh ekstremitas, tidak didapatkan
edema

Tn. SM,50
thn

KU: Tidak ada keluhan


RPS:
Tidak ada keluhan yang dirasakan
BAB dan BAK lancar dbn.
RPD:RPK: DM (-), HT(-),Asma (-)
Pmx Fisik:
Keadaan Umum: Baik; GCS 456
Vital Sign: TD: 110/70 Nadi 80x/menit, RR 20x/menit, t:
36,2oC
Kepala/Leher: A/I/C/D -/-/-/Thoraks: Inspesksi: Bentuk dada normal, Gerak nafas simetris.
Palpasi: Gerak nafas simetris, Fremitus simetris. Perkusi:
Sonor +/+. Auskultasi: Vesikular +/+, Rhonki -/-, Wheezing -/Cor: S1S2 tunggal reguler, Mur - Mur (-),Gallop (-)
Abdomen: Inspeksi: Bentuk abdomen normal. Palpasi: Soepel
(+), hepatosplenomegali (-), Nyeri tekan (-). Perkusi: Tymphani
(+). Auskultasi: Bising usus (+) kesan normal
Ekstremitas: akral hangat seluruh ekstremitas, tidak didapatkan

edema
3

An. P,26 thn

KU: Tidak ada keluhan


RPS:
Tidak ada keluhan yang dirasakan
BAB dan BAK lancar dbn.
RPD:RPK: DM (-), HT(-),Asma (-)
Pmx Fisik:
Keadaan Umum: Baik; GCS 456
Vital Sign: TD: 120/80 Nadi 88x/menit, RR 22x/menit, t:
36,9oC
Kepala/Leher: A/I/C/D -/-/-/Thoraks: Inspesksi: Bentuk dada normal, Gerak nafas simetris.
Palpasi: Gerak nafas simetris, Fremitus simetris. Perkusi:
Sonor +/+. Auskultasi: Vesikular +/+, Rhonki -/-, Wheezing -/Cor: S1S2 tunggal reguler, Mur - Mur (-),Gallop (-)
Abdomen: Inspeksi: Bentuk abdomen normal. Palpasi: Soepel
(+), hepatosplenomegali (-), Nyeri tekan (-). Perkusi: Tymphani
(+). Auskultasi: Bising usus (+) kesan normal
Ekstremitas: akral hangat seluruh ekstremitas, tidak didapatkan
edema

An. O, 20 thn KU: Tidak ada keluhan


RPS:
Tidak ada keluhan yang dirasakan
BAB dan BAK lancar dbn.
RPD:RPK: DM (-), HT(-),Asma (-)
Pmx Fisik:
Keadaan Umum: Baik; GCS 456
Vital Sign: TD: 120/80 Nadi 82x/menit, RR 20x/menit, t:
36,3oC
Kepala/Leher: A/I/C/D -/-/-/Thoraks: Inspesksi: Bentuk dada normal, Gerak nafas simetris.
Palpasi: Gerak nafas simetris, Fremitus simetris. Perkusi:
Sonor +/+. Auskultasi: Vesikular +/+, Rhonki -/-, Wheezing -/Cor: S1S2 tunggal reguler, Mur - Mur (-),Gallop (-)
Abdomen: Inspeksi: Bentuk abdomen normal. Palpasi: Soepel
(+), hepatosplenomegali (-), Nyeri tekan (-). Perkusi: Tymphani
(+). Auskultasi: Bising usus (+) kesan normal
Ekstremitas: akral hangat seluruh ekstremitas, tidak didapatkan
edema

Promotif,prefentif,kuratif,dan rehabilitatif Rasional atau Irrasional


N
O

KOMPONE
N

URAIAN UPAYA & PERILAKU

Promotif

An. SW : Pasien tidak pernah mengikuti penyuluhan kesehatan yang diadakan


oleh puskesmas setempat

Preventif

An. SW :sering jajan sembarangan saat di luar rumah, tidak pernah cuci tangan
sebelum makan.

Kuratif

An SW : minum obat penurun panas tapi keluhan panas tidak kunjung sembuh

Rehabilitatif

An. SW : jarang istirahat teratur karena sering bermain diluar rumah

STATUS UPAYA & PERILAKU KESEHATAN

STATUS SOSIAL
Aktifitas Gizi,Pekerjaan dan Jaminan Kesehatan
NO

KOMPONEN (An SW)

Aktifitas sehari-hari

Status Gizi

Pekerjaan

Jaminan Kesehatan

KETERANGAN (Deskripsikan dengan le

Ibadah: Selalu melakukan ibadah di rumah


Olahraga: olahraga setiap hari kamis disekolah, bermain sepak b
di lapangan dekat rumah.
Sosial kemasyarakatan: berbincang bersama ayah, ibu dan kaka
teman-teman di sekolah dan sekitar rumah dan teman-teman se
Mandi : Mandi 2x sehari
Kebiasan : selalu jajan (Pentol dan Es) diluar saat istirahat sekola
Kuantitas : makan >3x sehari
Kualitas : cukup
Kesesuaian waktu makan : tidak sesuai
Alergi makanan : tidak ada
Makanan yang dihindari : tidak ada
Sering beli jajan sembarangan diluar sekolah (Pentol dan Es)
Pelajar SD kelas 3
Ada

STATUS FAKTOR RESIKO LINGKUNGAN


Fisik,Biologi,Kimia,Sosial,Budaya,Psikologis,Ekonomi,Ergonomi
NO

KOMPONEN
LINGKUNGAN

KETERANGAN

Fisik

Biologi

Kimia

Sosial

Budaya

Psikologi

Ekonomi

Ergonomi

Rumah dan fasilitas : milik orang tua pasien (milik sendiri)


Luas bangunan: 10 x 15 m
Jenis dinding terbanyak : tembok
Jenis lantai terbanyak : Plester rabat
Sumber penerangan utama : listrik
Perbandingan ventilasi : cukup
Pencahayaan : cukup
Kamar mandi : 1
Sarana MCK : ada (WC Jongkok)
Memelihara Anjing
SPAL: selokan
Septic tank : (+)
Sumber air minum: Sumur
Komunikasi dengan anggota keluarga baik,
Komunikasi dengan tetangga sekitar baik
Hubungan dengan tetangga dan teman sepermainan baik

Seluruh keluarga berhubungan dengan baik serta tidak ada permasalahan


An. SW: tetap aktif bermain dengan tetangga dan teman-teman sekitar
Tingkat pendapatan keluarga (ayah, ibu dan kakak kandung):
Penghasilan : Rp.3.000.000 Rp.3.500.000
Pengeluaran : Rp 3.000.000
Perabotan rumah tidak tertata rapi

III. DIAGNOSIS HOLISTIK (Lima ASPEK)


An. SW
Aspek 1:
Chief complain: demam,mual,muntah dan pusing.
Fear: takut jika tambah parah, badan semakin lemas dan takut ketinggalan
pelajaran
Wishes/hope: ingin segera sembuh dan dapat kembali sekolah
Aspek 2
- Clinical Diagnosis :Demam Typhoid (A01)

Differential Diagnosis : DHF

Aspek 3
- Kurang memperhatikan hygine (Tidak pernah melakukan cuci tangan sebelum
dan sesudah makan)
- Kurang istirahat (siang hari di pakai untuk bermain)
Aspek 4
- Sering ikut ajakan temannya untuk jajan jajanan di luar sekolah seperti pentol
dan es yang dijual di luar sekolah dipinggir jalan.
Aspek 5
- Social function scale : tingkat 2
IV. PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF:
ASPEK

URAIAN MASALAH

Promotif

Personal

(An. SW)
Demam, 2 hari
tidak kunjung
sembuh
menggunakan
antipiretik
Takut
ketinggalan
pelajaran kalau
sakit seperti ini
karena harus ijin

PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF
(OPERASIONAL)
Memberi tahu orang tua pasien tentang
penyakit yang diderita pasien dan membe
informasi bahwa penyakit ini disebabkan
oleh bakteri yang bisa sembuh dengan ter
antibiotik, menjaga pola makan dan
hygienitas serta istirahat teratur

Preventif

Kuratif

Rehabilitatif

Memberitahu agar ijin sekolah untuk


sementara waktu karena harus istirahat M
Tidak makan makanan dari luar RS
Meminum obat yang diresepkan dan
istirahat untuk sementara waktu
Sementara diet dari RS

Banyak beristirahat, makan makanan emp


sehat lima sempurna, serta menjaga
kebersihan sehari-hari seperti mencuci
tangan sebelum dan sesudah makan
Tetap makan teratur dan mengurangi
makanan yang tinggi serat, menghindari
makanan yang kasar, pedas serta asam

ASPEK

URAIAN MASALAH

Promotif

PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF
(OPERASIONAL)
Memberi tahu orang tua pasien tentang
penyakit yang diderita pasien dan membe
informasi bahwa penyakit ini disebabkan
oleh bakteri yang bisa sembuh dengan ter
antibiotik, menjaga pola makan dan
hygienitas serta istirahat teratur

Preventif

Klinis

Demam Thyphoid

Kuratif

Rehabilitatif

Internal

Suka jajan
sembarangan

Promotif
Preventif

Menjaga kebersihan diri, cuci tangan


sebelum dan sesudah makan serta setelah
dari kamar mandi
Karena sifat penyakit yang bias menular
sebaiknya pasien tidak berbagi makan dan
minum dalam satu wadah dengan keluarg
yang lain

Kloramfenikol 50-75mg iv/hari : 1000 mg


iv : 4x250 mg/kali, hari kedua 4 x 500mg
diberikan selama demam dilanjutkan sam
2 hari bebas demam, kemudian dosis
diturunkan menjadi 2 x 250mg selama 5 h
kemudian
Paracetamol sirup 10-15 mg/kgBB/kali : 3
cth bila perlu (prn)

Rajin mencuci tangan sebelum dan sesuda


makan
Banyak istirahat
Makan makanan bergizi
Tidak jajan sembarangan
Membatasi aktifitas anak di luar agar
istirahat cukup walaupun sudah KRS

Memberitahu pada orang tua untuk


mengikuti penyuluhan kesehatan tentang
kesehatan di puskesmas setempat
Membawa bekal untuk di sekolah dari
rumah, bekal sementara tidak boleh maka
pedas, tidak berserat tinggi serta halus dan
tidak asam

ASPEK

PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF
(OPERASIONAL)

URAIAN MASALAH

Tidak jajan sembarangan diluar sekolah

Membeli makanan yang tertutup tidak


terbuka serta bersih

Memberitahu pada orang tua untuk


mengikuti penyuluhan kesehatan tentang
kesehatan di puskesmas setempat

Preventif

Membawa bekal dari rumah


Membeli makanan yang bersih dan tertut

Kuratif

Makan bekal yang sudah dibawa dari rum

Menjaga kebersihan serta tidak jajan


sembarangan

Kuratif
Rehabilitatif

Promotif

Eksternal

Sering diajak
teman untuk beli
jajan (pentol dan
es) di luar sekolah
di pinggir jalan

Rehabilitatif

Fungsi Sosial

Dokumentasi

Mampu
melakukan
pekerjaan seperti
sebelum sakit,
pasien tetap
beraktivitas
seperti biasa.
Namun selama
sakit pasien
membutuhkan
bantuan orang
lain seperti
menyuapi saat
makan

Promotif

(-)

Preventif

(-)

Kuratif

(-)

Rehabilitatif

(-)