Anda di halaman 1dari 2

Pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis [L.] Vahl.

)
1.Pendahuluan
Sinonim :S. marginata Vahl., S. pilosiuscula H.B.K., S. villosa Turcz., S. urticifolia Dalz. et
Gibs., Verbena indica L., V. jamaicensis L.
Nama Lokal: Jarong (Sunda), biron, karomenal, sekar laru, ngadirenggo (Jawa), kakurang
(Ambon)..
Nama asing: Yu long bian (China), snakeweed (Inggris).
Tanaman ini berasal dari Caribbian (dekat teluk Meksiko).
Tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang, dan tempat-tempat terlantar lainnya di daerah cerah,
sedang, terlindung dari sinar matahari, dan pada ketinggian 1-1500 m dpl. Diberi nama pecut
kuda karena bunganya majemuk tersusun dalam poros bulir yang memanjang, seperti pecut,
panjangnya 4- 20 cm.
2.Kandungan fitokimia
Pecut kuda mengandung karbohidrat, glikosida, flavonoid, tannin, saponin, terpenoid, dan
alkaloid.
3.Sebagai obat tradisional
3.1.Daunnya biasanya digunakan untuk penggobatan:
3.1.1.Radang saluran kencing
3.1.2.Radang tenggorokan
3.1.3.Batuk
3.1.4.Radang persendian (artritis)
3.1.5.Haid tidak teratur
3.1.6.Hipertensi (darah tinggi)
3.1.7.Memperbaiki profil lipid, menurunkan resiko penyakit jantung koroner.
3.1.8.Sebagai obat luar, untuk bisul.
3.2.Bunganya biasa digunakan untuk:

3.2.1.Hepatitis A
3.3.Akar, digunakan untuk:
3.3.1.Keputihan (leukore)
4.Penelitian
4.1.Teh daun Pecut Kuda dapat menurunkan kadar garam NaCl darah, dan dapat menaikkan
garam Kalium pada binatang percobaan dengan menggunakan kelinci. Penelitian ini menyokong
pemakaian teh daun Pecut Kuda sebagai obat untuk darah tingggi dan oedema (2009)3.
4.2.Teh daun pecut Kuda dapat menurunkan Trigliserida, dan Kholesterol LDL. Juga dapat
menaikkan Kholesterol HDL. Teh Pecut Kuda dinyatakan dapat mengurangi resiko penyakit
jantung koroner. Ini adalah hasil temuan pada binatang percobaan dengan menggunakan kelinci
(2009)4.
4.3.Ekstrak etanol daun kering Pecut Kuda, menunjukkan anti infflamasi dan analgesik, pada
tikus percobaan (2007)5.
4.4.Krim dari ekstrak etanol daun Pecut Kuda, memiliki aktifitas anti bakteri (2009)6
4.5.Ekstrak etanol daun Pecut Kuda, mempunyai aktifitas hepatoprotektif dari CCl4 pada tikus
percobaan (2010)7.
4.6.Percobaan in vitro (disk diffusion method), menunjukkan etanol ekstrak daun dan akar Pecut
Kuda mempunyai aktifitas anti bakteri (2010, tesis S2)8.
5. Efek samping
6.1.Pada binatang percobaan dapat menyebabkan kelainan histologi, seperti infiltrasi sel lipid
bahkan sel nekrosis pada hepar, ginjal, paru, pembuluh darah, dan testis, tetapi tidak terjadi di
otak, mata dan jantung (normal). Sayang paper aslinya belum didapat. Dikatakan kelainan ringan
dan tidak tergantung dosis.
6.2.Pada makalah yang sama dari lain sumber dikatakan pemberian ekstrak 4 gram per kilogram
binatang percobaan, tidak menyebabkan efek samping dari analisa darah dan komponennya.
(Dalam dua keterangan tentang efek samping di atas, kurang jelas, binatang apa yang dipakai,
cara menyiapkan ekstraknya dan sebagainya, sedangkan makalah aslinya belum kami dapat)9.
6.3.Ibu hamil dilarang minum air rebusan Pecut Kuda karena bisa menyebabkan keguguran1.