Anda di halaman 1dari 2

Gasifikasi adalah suatu proses perubahan bahan bakar padat secara termo kimia menjadi gas,

dimana udara yang diperlukan lebih rendah dari udara yang digunakan untuk proses
pembakaran.
Gasifikasi berbeda dengan pirolisis dan pembakaran.
Ketiganya dibedakan berdasarkan kebutuhan udara yang diperlukan selama proses.
1. Jika jumlah udara/bahan bakar (AFR , air fuel ratio) sama dengan 0, maka proses disebut
pirolisis.
2. Jika AFR yangdiperlukan selama proses kurang dari 1.5, maka proses disebut gasifikasi.
3. Jika AFR yang perlukan selama proses lebih dari 1.5, maka proses disebut pembakaran
Cgas yang memiliki nilai kalor yang berguna. Pengertian ini tidak memasukkan istilah pembakaran
(combustion) sebagai bagian daripadanya, karena gas buang (flue gas)yang dihasilkan dari
pembakaran tidak memiliki nilai kalor yang signifikan untuk dimanfaatkan [Higman, van der Burgt,
2003].
Pengeringan merupakan proses penghilangan sejumlah air dari material. Dalam pengeringan, air
dihilangkan dengan prinsip perbedaan kelembaban antara udara pengering dengan bahan
Perpindahan massa air yang terdapat di dalam benda ke permukaan: Ketika terjadi penguapan pada
permukaan padatan, terjadi perbedaan temperatur sehingga air mengalir dari bagian dalam benda
padat menuju ke permukaan benda padat
Perpindahan energi dari lingkungan untuk menguapkan air yang terdapat di permukaan benda padat:
Perpindahan energi dari lingkungan ini dapat berlangsung secara konduksi, konveksi , radiasi, atau
kombinasi dari ketiganya.
Tujuan pengeringan biji mete adalah agar di peroleh kandungan air yang seragam dari biji mete
sebelom dipirolisis atau untuk pengkondisian awal. Digunakan medium matahari sebagai medium
pengering karena murah dan mudah diperoleh. Dikeringkan di lantai 5 gedung fti
Peralatan yg digunakan pada penelitian ditunjukkan pada gbr pirolisis tetapi peralatan Teknik Kimia
(Chemical Engineering Tools) meliputi:
1. Neraca Massa
2. Neraca Panas
3. Kesetimbangan
4. Kecepatan reaksi
5. Ekonomi
6. Humanis

Bagimana bisa sampe pada kesimpulan bhw produk pirolisis: sekian persen liq, solid dan gas
( ceritakan prosedur penelitian mulai awal sampe uji hasil)

Yang menyebabkan biji mete padat dalam reaktor yang diletakan diatas tabung gas berubah
menjadi gas karena adanya perpindahan kalor dari tabung gas menuju reaktor kemudian
diteruskan ke bahan biji mete
Perpindahan kalor dari api (kompor gas) menuju reaktor (perpindahan konduksi), dari
permukan dalam pirolisis menuju bahan ( konduksi) dari permukan bahan ke uap (konveksi).
Keunggulanya: menggunakan bahan yg tdk bernilai ekonomi dll
Penelitian pirolisis akan prospek jika: produk yg dihasilkan bisa dibuat vernis, jika arang yang
dihasilkan bisa dimanfaatkan buat biobriket, Akan prospek jika dibuat dalam skala komersial
dll