Anda di halaman 1dari 27

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES

YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_


___________
PEMBUKAAN
1. Joint Ore Reserves Committee dibangun oleh The Australasian Institute of Mining
and Metallurgy dan The Australian Mining Council di 1971 untuk memberi
pertimbangan dan rekomendasi pada perusahaan tambang dalam melaporkan Ore
Reserves untuk keperluan listing ke Australian Stock Exchange.
Sekitar 1972 dan 1988, banyak report disahkan oleh Joint Committee. Semua report
ini memberi rekomendasi dalam klasifikasi dan laporan publik Ore Reserves. Versi
pertama dari Australasian Code for Reporting of Identified Mineral Resources and
Ore Reserves (Kode) diterbitkan di February 1989 dan dimasukkan dalam peraturan
listing Australian Stock Exchange di July 1989. Di 1990, Joint Committee
menerbitkan satu set Guidelines untuk kode ini, dan di 1992, menerbitkan update dari
kode dan guideline ini dalam satu dokumen.
Di 1993, Appendix 2 yang berisilaporan publik dari hasil eksplorasi diamond,
Mineral Resources dan Ore Reserves diterbitkan.
2. Tidak ada pergantian utama dalam versi baru kode ini (tahun 1996) kecuali dalam
bagian Pre-resource Mineralisation yang telah diganti menjadi Exploration Results
dan text-text yang relevan telah di modifikasi. Pergantian ini telah dipresentasikan
dalam terminologi yang diperbarui dan untuk memastikan laporan publik tentang
estimasi tonnage/volume dan grade hanya yang menyangkut ke mineralisasi yang
telah diklasifikasikan sebagai Mineral Resource atau Ore Reserve.
Sebagai tambahan, dari dokumen Appendix 2 yang berisikan public reporting untuk
mineralisasi diamond telah dimasukkan dalam Kode.
3. Kode telah dipakai The Australasian Institute of Mining and Metallurgy dan
Australian Institute of Geoscientists dan juga diikuti oleh semua member dari
korporasi tersebut. Kode ini juga di support oleh Minerals Council of Australia
sebagai kontribusi untuk best practise.
4. Oleh karena kode ini telah di gabungkan dalam peraturan listing di Australian Stock
Exchange, dan diharuskan untuk perusahaan ketika melaporkan hasil eksplorasi,
Mineral Resources dan Ore Reserves harus sesuai dengan kode tersebut. Mulai 1
July 1995, adalah salah satu peraturan dari Australian Stock Exchange bahwa
reporting juga harus mencantumkan nama dari Competent Person yaitu orang yang
membuat dan menggabungkan informasi sebagai dasar dari laporan Mineral
Resource / Ore Reserve.
5. Standar yang ditulis dalam Kode adalah minimum dari yang harus di pakai dalam
laporan publik. Perusahaan diharuskan untuk menyediakan informasi se-detail dan sekomprehensif mungkin dalam report.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 1

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
6. Joint Committee sadar kalau pembahasan / review ulang Kode dan Guidelines akan
selalu dilakukan di masa depan dalam siklus waktu tertentu.
Figure 1 Terminologi Laporan
Hubungan antara Identified Mineral Resources dan Ore Reserves
IDENTIFIED MINERAL RESOURCES
(Mineral Resources yg ter-idetifikasi)
(In-situ)

ORE RESERVES
(Cadangan Ore)
(Mineable)

INFERRED (DIDUGA)
INDICATED (TERINDIKASIKAN)
Peningkatan tingkatan
data geologis, pengetahuan
dan keyakinan

PROBABLE (MUNGKIN)

Konsiderasi dari segi ekonomi,


eksploitasi, metallurgi, marketing, hukum,
environment, sosial dan pemerintahan.

MEASURE D (TERUKUR)

PROVED (TERBUKTI)

IDENTIFIED MINERAL RESOURCES atau MINERAL RESOURCES adalah


estimasi kemunculan mineral in-situ (artinya muncul di permukaan atau dalam tanah)
yang di-quantifikasi hanya berdasarkan data geologi dan cut-off grade saja.
Istilah ORE RESERVE hanya akan dipakai apabila studi dari kriteria teknikal dan
ekonomi, dan data yang bersangkutan dengan Mineral Resource telah dilakukan untuk
meng-indikasi-kan adanya potensi dan untuk dijelaskan dalam bentuk ton / volume yang
bisa ditambang dan grade (mineable tonnes / volume dan grade)
Definisi dari istilah Mineral Resources dan Ore Reserve disediakan di halamanhalaman selanjutnya di dokumen ini.
7. Tidak ada Clause 7.
KOMPETENSI (COMPETENCE) DAN TANGGUNG JAWAB.
8. Laporan Mineral Resource, atau Ore Reserve yang menyediakan fakta teknikal,
interpretasi dan penilaian (assessment) dari Mineral Resources atau Ore Reserves
mesti disiapkan atas arahan dan ditandatangani oleh Competent Person.
9. Competent Person adalah anggota corporate dari The Australian Institute of Mining
and Metallurgy dan / atau The Australian Institute of Geoscientists dengan
pengalaman minimum 5 tahun di estimasi, penilaian dan evaluasi dari Mineral
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 2

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Resources dan Ore Reserves yang relevan dengan style dari mineralisation dengan
konsiderasi yang baik.
10. Edaran publik dari informasi yang menyangkut ,Mineral Resources, perusahaan dan /
atau ,Ore Reserves, adalah tanggung jawab perusahaan diwakili oleh Board of
Directors. Edaran ini harus didasarkan dan mencerminkan Mineral Resource dan Ore
Reserve report yang disiapkan oleh Competent Person.
11. Edaran publik dari informasi yang menyangkut Mineral Resources perusahaan atau
Ore Reserves harus mengikutsertakan deskripsi dari nature dan style dari
mineralisation.
12. Perusahaan harus memasukkan informasi relevan yang menyangkut status dan
karakter dari mineral deposit yang secara materiil akan mempengaruhi nilai ekonomis
dari deposit itu.
13. Perusahaan harus mencek ulang dan melaporkan Mineral Resources dan Ore
Reserves tiap tahun.
REPORTING HASIL EXPLORASI
14. Perusahaan bisa memilih (atau karena diperlukan oleh peraturan listing ke Australian
Stock Exchange) untuk melaporkan hasil eksplorasi untuk menjaga supaya share
market senantiasa terinformasikan dengan detail. Kalau suatu perusahaan
memutuskan untuk melaporkan hasil eksplorasi yang berhubungan ke mineralisasi
yang tidak diklasifikasi sebagai Mineral Resource atau Ore Reserve, maka
estimasi dari tonnages / volume dan grade rata-rata mesti TIDAK dimasukkan ke
mineralisasi tersebut.
15. Dalam melaporkan hasil eksplorasi yang berhubungan dengan mineralisasi yang tidak
diklasifikasikan sebagai Mineral Resource atau Ore Reserve, semua informasi
tentang nature dan cara-cara sampling, interval dari samples, daya assay dan lokasi
samples harus diberikan (Perhatikan Table 1 dan untuk eksplorasi diamond, Table 2).
LAPORAN DARI IDENTIFIED MINERAL RESOURCES
16. Mineral Resource adalah kemunculan in-situ mineral yang telah ter-identifikasi
dimana mineral yang berharga atau berguna bisa di recover. Mineral Resources bisa
di klasifikasikan sebagai berikut:

Inferred Mineral Resources (Mineral resources yang diduga)


Indicated Mineral Resources (Mineral resources yang diindikasikan)
Measured Mineral Resources (Mineral Resources yang telah diukur).

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 3

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Dalam mengestimasikan Mineral Resources, Competent Person hanya harus
mengkonsiderasikan data geoscientifik saja. Dalam laporan Mineral Resource, ada
implikasi yang jelas kalau ada prospek yang berharga untuk eksploitasi ekonomik
yang berkala.
17. Estimasi Mineral Resources bukan kalkulasi dengan akurasi yang tinggi, karena
bergantung dari interpretasi berdasarkan informasi yang terbatas dalam: Lokasi,
bentuk dan kontinuitas dari penampakan mineral tersebut dan dari hasil sampling
yang tersedia. Laporan dari Tonnage / volume dan nilai grade harus mencerminkan
estimasi yang akurat dengan membulatkan nilai-nilai yang signifikan dan untuk
Inferred Mineral Resources, berdasarkan kualifikasi dengan istilah approximately
(kurang lebih).
18. Istilah Inferred Mineral Resources berarti Mineral Resource yang didasarkan dari
bukti-bukti geoscientifik, lubang bor, pembukaan tambang dalam (underground
openings) atau prosedur sampling lain dimana data-data yang tersedia tidak
mencukupi sehingga kontinuitas tidak bisa diprediksi dengan keyakinan yang tinggi
dan dimana data-data geoscientifik tidak mempunyai reabilitas yang tinggi.
19. Istilah Indicated Mineral Resources berarti Mineral Resources yang di sample oleh
lubang bor, pembukaan tambang dalam atau prosedur sampling yang lain berada
dalam lokasi yang masih terlalu lebar (wide spacing), tetapi cukup sempit untuk
memberikan indikasi yang baik tentang kontinuitas dan dimana data-data
geoscientifik telah diketahui dengan tingkat reabilitas yang cukup memenuhi.
Indicated Mineral Resources dibuat berdasarkan data-data yang lebih banyak,
sehingga juga mempunyai reabilitas yang lebih dibandingkan Inferred Mineral
Resources.
20. Istilah Measured Mineral Resources berarti Mineral Resources telah di tembus dan
di tes oleh lubang bor, pembukaan tambang dalam atau prosedur sampling lain dalam
lokasi yang sudah cukup sempit untuk memastikan kontinuitas dan dimana data-data
geoscientifik telah diketahui dengan reabilitas yang tinggi. Estimasi Measured
Mineral Resources didasarkan dari jumlah data-data yang cukup memadai,
interpretasi dan evaluasi yang cukup memadai untuk membuat estimasi yang akurat
dalam bentuk, ukuran, massa jenis / kepadatan (density) dan grade.
21. Pilihan kategori yang tepat untuk Mineral Resources bergantung dari qualitas dan
quantitas dari data-data yang tersedia dan tingkat keyakinan akan data-data tersebut.
Kategori Mineral Resources yang tepat harus dibuat oleh Competent Person(s).
22. Laporan Mineral Resources harus menspesifikasikan satu atau lebih dari kategori
Measured, Indicated dan Inferred. Laporan ini harus tidak mengandung nilai /
figur Mineral Resource yang tergabung untuk dua atau lebih kategori-kategori
kecuali nilai / figur untuk kategori individual juga disediakan.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 4

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
23. Setiap informasi yang dikeluarkan untuk publik di satu laporan yang menyangkut
Mineral Resources dari satu perusahaan harus menjelaskan data-data yang relevan
dan asumsi-asumsi yang menjadi dasar laporan ini dan mengandung kualifikasi yang
berdasarkan dari penilaian kriteria Table 1 dimana tidak cukup data tersedia.
24. Istilah Ore dan Reserves tidak boleh dipakai dalam menjelaskan estimasi Mineral
Resource karena istilah-istilah ini sangat menyangkut feasibilitas (kelayakan) teknik
dan ekonomi dan hanya cocok untuk dipakai bilamana faktor-faktor teknis dan
ekonomi telah di masukkan dalam perhitungan. Laporan-laporan dan pernyataanpernyataan harus terus mengacu ke kategori yang tepat atau kategori-kategori
Mineral Resources sampai feasibilitas teknik dan kelayakan yang tinggi dapat
terpenuhi. Apabila evaluasi ulang menunjukkan bahwa Ore Reserves sudah tidak
memenuhi kelayakan yang dibutuhkan, maka dapat dikategorikan sebagai Mineral
Resources.
TABLE 1
ASSESSMENT CRITERIA

Interpretasi Geologi

Kepadatan (density) data

Akurasi dari lokasi titik-titik sampling

EXPLANATION
Bisa berdasarkan data yang cukup atau dari asumsiasumsi hipotesis, bisa terlimitasi oleh satu model
atau konsiderasi diberikan untuk interpretasi
alternatif yang masuk akal.
Bilamana kepadatan (density) dari sample cukup
untuk menciptakan kontinuitas dan juga untuk
menyediakan data base yang cukup untuk prosedur
estimasi yang dipakai.
Seberapa bagus lokasi dari posisi-posisi sampling
diketahui dan efeknya ke estimasi Mineral
Resources dan Ore Reserves

Teknik Drilling / pengeboran

Bilamana core, rotary, percussion atau auger dan


kalau non-core, bilamana open hole atau reverse
circulation.

Teknik Sampling

Bila core, bilamana di potong (cut) atau dipecahkan


(chisel broken) dan bilamana seperempat, setengah
atau semua core diambil. Bila non-core, bilamana
riffled, bagian terpotong, tube yang di sample dsb
atau bilamana di sample dalam keadaan kering atau
basah. Bila basah, ukuran apa yang dipakai untuk
memaksimalkan recovery dan meminimalkan
kehilangan bagian-bagian kecil (fines loss).
Bila sample chip bawah tanah, bilamana channel
dipotong (cut) atau di pecahkan (chipped) dengan
linear atau diambil dengan random dari permukaan
(face)

Recovery sample bor

Estimasi, dalam bentuk persen, dari kuantitas


sample yang di-recovered sebagai bagian dari
quantitas teori yang seharusnya bisa di-recovered.

Bilamana diasumsikan atau ditentukan dan, bila


_______________________________________________________________________
ditentukan, dengan metode apa dan seberapa sering.
_
Bila diasumsikan, basis dari asumsi tersebut harus
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 5
dijelaskan.

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Tonnage Factor (Specific Gravity)
Qualitas dari Assay Data
Qualitas dari Deskripsi Data

Teknik Estimasi
Cut-off Grades

Bilamana bisa diproduksikan ulang dan bilamana


bisa dijadikan representasi, prosedur quality control
apa yang dipakai.
Bilamana core di log dengan detail, bilamana semua
lithologi, struktur, mineralogi, alterasi yang
signifikan dan semua karakteristik dan properti
geologi dan geoteknik yang lain juga diikutsertakan.
Deskripsi jelas dari teknik estimasi dan asumsiasumsi utama.
Asumsi-asumsi menyangkut cut-off grades

25. Ore Reserve adalah bagian dari Measured dan Indicated Mineral Resources yang
bisa dieksploitasi, termasuk konsiderasi dari dilution, dan dimana mineral yang
berharga atau berguna dapat di-recovered secara ekonomis dalam kondisi yang
realistis pada saat laporan. Ore Reserves dapat dikategorikan sebagai berikut:

Probable Ore Reserves (Kemungkinan cadangan deposit)


Proved Ore Reserves (cadangan deposit terbukti)

Estimasi Ore Reserve didasarkan dari estimasi Mineral Resources yang


dimodifikasi dengan faktor-faktor ekonomis, eksploitasi, metalurgi, marketing,
hukum, environmental, sosial dan faktor kepemerintahan.
26. Estimasi Ore Reserves bukanlah kalkulasi dengan presisi yang sangat tinggi dan
nilai atau figur tonnage / volume dan grade di laporan harus diekspresikan sedemikian
rupa sehingga membawa dan menunjukkan keakuratan dari estimasi dengan
membulatkan menjadi figur-figur yang signifikan.
27. Istilah Probable Ore Reserves berarti Ore Reserve yang dijelaskan di dalam istilah
mineable (bisa dieksploitasi) tonnes / volume dan grade dimana Identified Mineral
Resourcesyang bersangkutan telah didefinisikan dengan pengeboran, sampling atau
eksploitasi (termasuk tambahan diluar pembukaan dan lubang bor), dan dimana
faktor-faktor geologi yang mengkontrol orebody telah diketahui dengan keyakinan
yang cukup sehingga Mineral Resource itu dapat dikategorikan sebagai Indicated.
28. Istilah Proved Ore Reserves berarti Ore Reserve yang dijelaskan dalam istilah
mineable tonnes / volume dan grade dimana Identified Mineral Resources yang
bersangkutan telah didefinisikan dalam tiga dimensi dengan eksploitasi atau
pengeboran (termasuk perluasan minor diluar pembukaan yang riil dan lubang bor),
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 6

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
dan dimana faktor geologi yang melimitasi orebody telah diketahui dengan keyakinan
yang cukup bahwa Mineral Resource dikategorikan sebagai Measured.
29. Pilihan dari kategori yang pantas untuk Ore Reserve ditentukan dari klasifikasi
Mineral Resource yang bersangkutan dan arus dibuat oleh Competent Person(s).
30. Laporan Ore Reserves harus menspesifikasikan satu atau kategori yang lain dari
laporan Proved dan Probable. Laporan tidak boleh mengandung perpaduan dari
figur-figur Proved dan Probable Ore Reserves kecuali figure-figure dari tiap
kategori tersebut juga disediakan.
31. Setiap edaran ke publik tentang Ore Reserve perusahaan harus mengikutsertakan
natur (asal muasal) dari data yang menjadi basis laporan itu dan mengandung
kualifikasi yang mengundang kriteria penilaian dimana data yang tersedia yang tidak
cukup atau tidak jelas. Faktor ekonomi dan politik sendiri bisa menjadi basis untuk
pergantian-pergantian signifikan di Ore Reserves dan harus dilaporkan berdasarkan
hal-hal tersebut.
LAPORAN CADANGAN BATUBARA (COAL RESOURCES)
32. Ketika laporan publik cadangan dan kandungan batubara (Coal Reserves and
Resources) dibuat, rekomendasi yang diperlihatkan di Austalasian Code for
Reporting Identified Coal Resources and Reserves (February 1986) yang diedarkan
sebagai Appendix 1 harus dipatuhi.
LAPORAN HASIL EKSPLORASI DIAMOND, IDENTIFIED MINERAL
RESOURCES DAN ORE RESERVES
33. Bab ini (Clauses 33 to 39) dari Kode menjelaskan aspek-aspek dari eksplorasi dan
industri tambang yang berhubungan secara spesifik ke public reporting dari hasil
eksplorasi diamond, Identified Mineral Resources dan Ore Reserves.
34. Kegunaan bab ini muncul dari karakteristik-karakteristik yang khusus mengacu ke
eksplorasi dan eksploitasi diamond seperti yang dibawah ini:

Kandungan diamond dari kandungan ore yang paling komersial sangat rendah,
biasanya di antara 0.05 2 karat/tonne (atau 0.01 0.4 ppm). Grade diamond
yang paling tinggi di dunia, Argyle, mempunyai grade 6 karat/tonne (1.2 ppm).

Faktor yang sama dan juga lebih penting dari grade adalah nilai diamond yang
mencerminkan total qualitas, termasuk distribusi ukuran, dari kandungan diamond
di deposit. Nilai ini dapat berkisar dari beberapa sen ke beberapa ribu dollar per
karat.

Penilaian diamond adalah proses yang sangat spesial dan hanya bisa dilakukan di
parsel-parsel yang mengandung jumlah Macrodiamonds yang tepat. Secara
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 7

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________

tradisional penilaian-penilaian hanya bisa dianggap reliabel (bisa dipercaya)


dalam parsel paling kecil 2000 karat diamond dari satu unit deposit. Reabilitas
dari penilaian parsel yang lebih kecil dari 2000 karat juga berkurang dikarenakan
ukuran parsel berkurang sampai ke titik dimana penilaian-penilaian terhadap
diamond yang berjumlah sedikit dari sample eksplorasi menjadi tidak berarti dan
malahan bisa menjerumuskan.
Kandungan diamond yang kecil di Ore Reserves dan Mineral Resources dan
fakta kalau mineral ini bersifat partikel in nature merumitkan teknik sampling,
assaying dan penilaian (valuasi) yang dipakai oleh indutri dan juga akan
merumitkan evaluasi dan interpretasi dari hasil eksplorasi. Adanya sejumlah kecil
diamond yang berukuran besar akan memberi efek yang jauh lebih besar ke
evaluasi deposit diamond dibandingkan kasus dimana ada beberapa partikel emas
yang kasar di dalam evaluasi dari deposit emas.
Ketangguhan diamond in nature telah mengacu ke quantitas residual (sisa) dari
mineral ini dan muncul dalam level background (sekitar) di deposit yang rendah
dan sedimen-sedimen di aliran air di seluruh Australia. Ini adalah penambahan
kerumitan ke interpretasi objektif dari hasil eksplorasi.
KOMPETENSI (COMPETECE) DAN TANGGUNG JAWAB

35. Yang dibutuhkan untuk dan definisi dari kompetensi (competence) dan tanggung
jawab (responsibility) seperti yang dijelaskan di Clauses 8 dan 13 harus
diapplikasikan secara penuh ke laporan-laporan yang berhubungan ke mineralisasi
diamond dan dengan tambahan apabila penilaian (valuation) tentang satu parsel
diamond itu dilaporkan, nama orang atau organisasi yang menilai parsel harus
dicantumkan di laporan ini termasuk pengalaman penilaian (valuation) professional,
kompetensi dan keberdikarian mereka.
PELAPORAN HASIL EKSPLORASI
36. Pelaporan dari eksplorasi sampling atau hasil geofisikal tidak boleh dibuat
sedemikian rupa untuk secara tidak beralasan menekankan bahwa mineralisasi yang
potensial secara ekonomis telah ditemukan.
37. Yang dibutuhkan untuk melaporkan hasil eksplorasi seperti yang dijelaskan di
Clauses 14 dan 15 berlaku secara penuh ke laporan publik yang berhubungan dengan
diamonds dengan kondisi-kondisi tsb:

Laporan-laporan tentang diamons yang di-recover dari program sampling harus


menspesifikasikan nomor dan total berat (dalam karat) dari diamonds yang direcover. Detail dari tipe dan ukuran samples yang menghasilkan diamonds harus
dispesifikasikan pula dan termasuk: ukuran lower cut-off sieve yang dikapai
dalam recovery.

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 8

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________

Berat diamonds yang di-recover hanya bisa dikeluarkan dari laporan bila ukuran
diamonds itu lebih kecil dari 0.4 mm (yaiut bila diamond yang di-recover adalah
Microdiamonds).

PELAPORAN IDENTIFIED MINERAL RESOURCES


38. Yang dibutuhkan untuk melaporkan Identified Mineral Resources seperti yang
dijelaskan di Clauses 16 ke 24 harus diaplikasikan secara penuh ketika melaporkan
Identified Diamond Mineral Resources dengan tambahan-tambahan sebagai berikut:

Setiap edaran dari informasi di dalam suatu laporan yang mengandung Identified
Mineral Resources dari suatu perusahaan harus menjelaskan data yang relevan
dan asumsi-asumsi yang menjadi basis laporan ini dan juga mengandung
kualifikasi yang dapat mengacu ke kriteria penilaian (assessment criteria) dari
Tables 1 dan 2 dimana tidak cukup data tersedia.

Ketika figur / nilai grade dari Resource berbasis dari korelasi / hubungan antara
grade Macrodiamonds dan grade microdiamonds, hal ini harus dijelaskan dan
diterangkan reabilitasnya (tingkat keyakinannya).
PELAPORAN ORE RESERVES

39. Yang dibutuhkan untuk pelaporan Ore Reserves seperti yang dijelaskan di clauses
25 ke 31 harus diaplikasikan secara penuh ketika melaporkan diamond Ore
Reserves dengan tambahan-tambahan sebagai berikut:

Setiap edaran informasi yang terkandung di suatu laporan yang


mengandung Ore Reserves dari satu perusahaan harus menjelaskan data
yang relevan dan asumsi-asumsi yang menjadi basis laporan ini dan
mengandung kualifikasi yang dapat mengacu kepada kriteria penilaian
(assessment criteria ) dari Tables 1 dan 2 dimana tidak cukup data tersedia.

Ketika nilai / figur grade Reserves telah diestimasikan di satu bagian


sebagai basis dari korelasi / hubungan grade Macrodiamonds dan grade
Microdiamonds, ini harus dijelaskan dan diterangkan reabilitasnya (tingkat
keyakinannya).

Apabila valuasi satu parsel diamonds dilaporkan, batas-batas berat karat


dan ukuran dari yang mengandung diamonds harus dijelaskan dan nilai / value
dari diamonds harus diberikan dalam US Dollar per karat.

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 9

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________

TABLE 2
DEFINISI DAN KRITERIA PENILAIAN (ASSESSMENT CRITERIA)

Asal batuan primer

Asal primer dari diamonds in nature cukup kompleks dan variabel. Oleh
karena itu, informasi yang berhubungan ke asal primer harus mengandung
detail tentang nature dari tipe batuan dan juga rupa, bentuk dan ukurannya.

Asal batuan sekunder

Asal sekunder dari diamonds in nature cukup kompleks dan variabel. Oleh
karena itu, informasi yang berhubungan dengan asal sekondari harus
mengandung detail tentang nature dari tipe batuan dan juga rupa, ukuran
dan umurnya.

Parameter samplings

Pelaporan penemuan diamonds atau


mineral indikator (Indicator
Minerals) dari semua samples harus mengikutsertakan detail dari
parameter sampling yang dipakai. Tipe samples (sedimen aliran air, tanah,
batuan dsb) dan juga ukuran sample, frekuensi sample dan pemisahan
parameter (parameter screening) juga dibutuhkan.

Microdiamonds

Metode yang umum di Australia saat ini menjelaskan bahwa


Microdiamonds adalah diamonds yang akan melewati screen dengan besar
lubang 0.4mm, yaitu diamonds dengan berat lebih kecil dari 0.001 karat.
Laporan dari Microdiamonds recovery harus menspesifikasikan jumlah
batu yang di-recover dan bagian atas dan bawah dari screen atau ukuran
crushing yang dipakai di proses recovery.

Macrodiamonds

Macrodiamonds adalah diamonds dengan ukuran lebih besar dari 0.4 mm.
Laporan dari recovery Macrodiamonds harus menspesifikasikan jumlah
batu dan total berat karat yang di-recover di atas ukuran screen yang
dispesifikasikan.

Mineral Indikator

Mineral Indikator (Indicator Minerals) yang konvensional adalah: Garnet,


ilmenite, chrome spinel dan chrome diopsides yang memiliki atribut kimia
dan fisikal yang diperlukan sehingga dapat membedakan mereka dari
mineral-mineral yang mirip dan ditemukan di tipe batuan non-diamond.
Laporan dari Indicator mInerals harus disediakan oleh orang yang mampu
qualified person).

Nilai / value Diamond

Valuasi / penilaian diamond adalah proses yang sangat spesial / butuh


keahlian tinggi dan hanya bisa di parsel yang mengandung jumlah
Macrodiamonds yang tepat. Tidak mustahil untuk mengevaluasi kualitas
diamonds dari Microdiamonds. Klasifikasi diamonds sebagai contohnya,
gems, mendekati gems (near gems) dan industrial harus dilakukan oleh
ahli yang dikenal dan harus dicantumkan ke Laporan valuasi termasuk
independensinya.

Pengacuan ke kerjaan terdahulu oleh pihak lain harus direferensikan


_______________________________________________________________________
dengan cukup dan dengan metode normal.
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 10

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Kerjaan terdahulu
Cut-off Grades

Asumsi-Asumsi tentang cut-off grade harus menspesifikasikan minimum


ukuran screen.

Karat

Seperlima gram (sering didefinisikan sebagai Metric Carat / MC)

Grades

Di peraturan internasional, grade diamond untuk deposit primer telah


dijelaskan di karat per ton dan karat per 100 ton. The Joint Ore Reserves
Committee menganjurkan penggunaan karat per ton. Untuk deposit
alluvial, metode
industri 1yang umum adalah menggunakan grade dalam
APPENDIX
karat per ton atau karat per meter kubik.

APPENDIX 1
KODE AUSTRALIA UNTUK MELAPORKAN RESOURCE BATUBARA (COAL
RESOURCES) DAN CADANGAN (RESERVES): FEBRUARY 1986
Setelah berdasarkan permintaan dari Australian Minerals and Energy Council (AMEC)
untuk pengembangan dari pendekatan nasional untuk pelaporan resource batubara (Coal
Resources) dan cadangan (Reserves), konferensi dari geologist-geologist pemerintahan
(Government Geologists Conference) di 1984 menciptakan satu subkomite untuk meneksaminasi / mengecek hal ini dan melaporkan kembali penemuan-penemuan baru ke
konferensi. Subkomite ini terdiri dari A.G. Gilligan (Cief Coal Geologist), D C Mengel
(Director dari Fossil Fuels, Geological Survey of Queensland).
Subkomite memakai Kode untuk men-kalkulasi Coal Resources dan Reserves (Edisi 5,
Juni 1984) dari Standing Committee on Coalfield Geology of New South Wales sebagai
dokumen basis, dan memodifikasi Kode ini untuk mencapai kebutuhan-kebutuhan dari
industri dan pemerintah di negara bagian lain, dan the Bureau of Mineral Resources.
Kode baru ini telah disahkan oleh konferensi geologist-geologist pemerintahan
(Government Geologists Conference) di April 1986 dan telah dipakai oleh Standing
Committee on Colafield Geology of New South Wales. Kode ini diedarkan secara
keseluruhan seperti berikut:

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 11

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
PEMBUKAAN
Kode ini menerangkan konsep-konsep dasar untuk pelaporan Coal Resources dan
Reserves. Kode ini sangat makro in nature sehingga bisa mencakup banyak variasi dari
deposit batubara, dalam takaran kelas (rank), kualitas, dan environment geologi yang ada
di Australia.
Di Kode ini, istilah Resources dipakai untuk merepresentasikan semua in-situ batubara
yang mungkin mempunyai potensi untuk dipakai, dan juga beberapa kategori yang mengindikasi-kan level keyakinan dari penilaian (assessment). Reserves adalah resources
yang telah direncanakan untuk ditambang dan dimana perencanaan itu telah digunakan.
Set Kode ini hanyalah petunjuk minimum untuk meng-evaluasi Resources dan
Reserves dan estimator akan diperlukan untuk menerangkan dengan jelas kteria yang
dipakai dalam assessment ini.
Tambahan petunjuk (guidelines) dan parameter mungkin akan diperlukan untuk
pelaporan Coal Resources dan Reserves dari basin dan daerah (regions) tertentu.
DEFINISI
COAL RESOURCES
Coal Resources adalah semua batubara yang mempunyai potensi untuk digunakan di
suatu daerah yang telah didefinisikan, dan berbasis dari titik-titik observasi (points of
observations) dan ekstrapolasi (extrapolation) dari titik-titik ini. Batubara yang
mempunyai potensi (Potentially usable coal) untuk digunakan adalah batubara yang
telah ,atau ada kemungkinan bisa memberi keuntungan dengan memberikan qualitas yang
cukup untuk dipakai secara komersial di masa depan yang telah ter-visi-kan dan tidak
termasuk kemunculan batubara minor.
Estimator harus menjelaskan batas-batas kualitas dan ketebalan untuk mendefinisikan
Potentially usable coal di dalam setiap evaluasi resource.
COAL RESERVES
Coal Reserves adalah bagian dari Coal Resources dimana informasi yang cukup
tersedia untuk membuat rencana pertambangan detail atau konseptual dan dimana
rencana itu telah dicanangkan.
TITIK-TITIK OBSERVASI (POINTS OF OBSERVATION)
Point of Observation adalah sebuah pertemuan, di tempat yang diketahui, Dari strata
yang mengandung batubara (coal-bearing strata), yang memberi informasi tentang strata
oleh satu atau lebih dari metode-metode di bawah ini:
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 12

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________

Observasi, perhitungan dan testing pertemuan kontak permukaan tanah atau bawah
tanah.
Observasi, perhitungan dan testing dari bore core.
Observasi, testing dari potongan (cuttings), dan pemakaian dari log geofisikal
kebawah-lubang (downhole geophysical logs) dari non-core lubang bor (non-core
boreholes).

Point of Observation untuk quantitas batubara tidak selalu perlu dipakai untuk qualitas
batubara. Informasi Qualitas yang paling reliabel adalah dengan testing kontak
permukaan tanah atau bawah tanah atau dengan testing bore core.
Teknik geofisikal seperti survey seismic bukanlah Point of Observation yang langsung
tapi bisa menambah keyakinan (confidence) si kontinuitas dari seams (layer) di antara
titik-titik observasi, terutama di kategori Resources yang lebih makro.
Jarak antara titik-titik observasi dan ekstrapolasi dari Points of Observation yang tertulis
untuk tiap kategori Resources adalah maksimum secara normal di bawah kondisi
geologis yang diharapkan. Points of Observation yang berjarak lebih dekat satu sama
lain akan diperlukan di daerah-daerah dimana faulting, intrusi, pemisahan layer (seam
splitting) dan pecahan-pecahan lain di kontinuitas seam muncul, atau dimana seam itu
berciri-ciri mempunyai variasi di ketebalan dan qualitas.
KATEGORI RESOURCES
Measured Resources adalah Resources dimana kepadatan (density) dan qualitas dari
Points of Observation cukup untuk membuat estimasi yang reliabel tentang ketebalan,
qualitas, kedalaman dan in-situ tonnage dari batubara.
Points of Observation harus menyediakan level keyakinan yang cukup sebagai basis
untuk memulai perencanaan detail, pengeluaran / cost dari eksploitasi, dan spesifikasi
material yang bisa dijual.
Jarak antara Points of Observations secara umum sebaiknya tidak lebih dari 1 km.
Ketika kondisi geologis bagus dan sesuai dengan yang dikehendaki, trend yang diketahui
bisa di ekstrapolasi dengan jarak maksimum 0.5 km dari Points of Observation.
Indicated Resources adalah Resources dimana kepadatan dan qualitas dari Points of
Observation cukup untuk membuat estimasi realistik tentang ketebalan, qualitas,
kedalaman dan in-situ tonnage batubara dan dimana ada ekspektasi / harapan yang masuk
akal kalau estimasi Resources tidak akan berubah-ubah dengan signifikan dengan
eksplorasi yang lebih detail.
Points of Observation harus menjelaskan level keyakinan yang cukup untuk
menciptakan perencanaan konseptual dari eksploitasi dan untuk menentukan qualitas dari
produk batubara.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 13

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Jarak antara Points of Observation secara mendasar harus tidak boleh lebih dari 2 km.
Dimana kondisi geologis sesuai dengan yang diharapkan, trend yang diketahui bisa
diekstrapolasi dengan jarak maksimum 1 km dari Points of Observation.
Inferred Resources adalah Resources dimana jarak antara Points of Observation sangat
lebar sehingga penilaian (assessment) dari Resources ini menjadi tidak reliabel (tidak
begitu bisa dipercaya).
Points of Observation harus membuat kemunculan batubara bisa diukur dengan jelas.
Inferred Resources Class 1 adalah Resources dimana Points of Observation bisa
menyediakan pembuatan estimasi dari ketebalan batubara dan qualitas dasar batubara,
dan kondisi geologis bisa meng-indikasi-kan kontinuitas dari seams diantara Points of
Observation.
Jarak antaraPoints of Observation secara umum harus tidak lebih dari 4 km.
Ekstrapolasi trend tidak boleh menjurus lebih dari 2 km dari Points of Observation.
Inferred Resources Class 2 adalah Resources dimana hanya ada informasi yang terbatas
dan sebagai hasilnya penilaian (assessment) dari Resource tipe ini kemungkinana tidak
reliabel.
Apabila ketebalan batubara bisa ditentukan, urutan magnitudo dari Inferred Resources
Class 2 adalah dalam limit-limit sebagai berikut:
1-10
10-100
100-500
500-1000
greater than 1000

juta ton
juta ton
juta ton
juta ton
juta ton

Apabila estimasi quantitatif yang lebih spesifik telah dibuat untuk menentukan prioritas
eksplorasi dsb, maka seharusnya tidak diikutsertakan di laporan publik atau di prospek
manapun.
TIPE-TIPE RESERVES
Cadangan In-situ yang bisa dieksploitasi (Mineable In-Situ Reserves) adalah tonase
batubara in-situ yang terkandung di seams atau bagian dari seams dimana cukup
informasi tersedia untuk mem-fasilitasi perencanaan tambang detail atau konseptual dan
dimana perencanaan ini telah dipakai.
Mineable In-situ Reserves seharusknya dijelaskan secara terpisah dari tambang
permukaan atau tambang dalam dan penjelasan dari metode pertambangan yang
dianjurkan harus disediakan pula.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 14

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Cadangan yang bisa di-recover (Recoverable Reserves) adalah tonase dari Mineable Insitu Reserves yang diharapkan bisa di-recover, sebagai contohnya bagian dari seam(s)
yang akan dieksploitasi. Apabila dilusi (dilution) ditambah ke tonase Recoverable
Reserves, total nya akan sesuai dengan tonase run-of-mine (kehabisan lahan tambang).
Apabila ada pengecualian tertentu dibuat untuk dilution maka harus dicantumkan pula.
Dalam meng-kalkulasi kan Recoverable Reserves, Faktor recovery eksploitasi (Mining
Recovery Factor) harus diapplikasikan ke Mineable In-Situ Reserves. Faktor ini
bergantung pada metode penambangan yang akan dipakai. Kecuali spesifik faktor telah
ditentukan untuk studi konseptual, Mining Recovery Factor yang telah terbukti ecara
historis harus dipakai.Apabila informasi tersebut tidak tersedia, Mining Recovery
Factor sebesar 50 persen untuk cadangan bawah tanah (Underground Reserves) dan
sebesar 90 persen untuk cadangan permukaan tanah (Surface Reserves) bisa dipakai.
Penjelasan dari metode pertambangan yang dianjurkan harus mengikutsertakan setiap
penjelasan tentang Recoverable Reserves.
Cadangan yang bisa dipasarkan (Marketable Reserves) adalah tonase dari batubara yang
akan tersedia untuk penjualan.
Apabila batubara akan dipasarkan sebagai bahan mentah, Markettable Reserves akan
sama dengan Recoverable Reserves ditambah dilution, sebagai contohnya: Tonase runof-mine. Apabila batubara akan di buat profitable, Marketable Reserves seharusnya
dikalkulasi dengan meng-aplikasi-kan perkiraan keuntungan ke Recoverable Reserves.
Basis dari perkiraan keuntungan harus dijelaskan, sebagai contohnya, 200mm cores,
cores yang tipis(slim core), cores yang telah di-proses (pre-treated cores).
PELAPORAN RESOURCES DAN RESERVES
Semua faktor yang dikapaki untuk melimitasi Resources dan Reserves dan diperlukan
untuk mengetes kebenaran dari kalkulasi (termasuk tipe-tipe observasi, misalnya cored
hole, singkapan / outcrop) harus diterangkan dengan sangat jelas. Nilai kepadatan relatif
(Relative Density Value) yang dipakai dalam kalkulasi tonase batubara juga harus
dijelaskan, bersama dengan bukti-bukti yang menjadi basis nya. Estimsi tonase harus
selalu dibulatkan, proporsional dengan tingkat keakurasian estimasi.
Resources dan Reserves harus selalu dijelaskan:

Untuk tiap seam

Dalam basis kedalaman, dalam pertambahan kedalaman regular (Regular Depth


Increments) bila cukup informasi tersedia.

Dalam basis ketebalan seam, ketebalan minimum yang dipakai harus dijelaskan dan
tonase yang terpisah harus dijelaskan untuk seams dengan ketebalan dibawah 1.5m
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 15

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
dan seams dengan ketebalan sebesar atau lebih besar dari 1.5m (limit-limit ini bisa
lebih besar untuk batubara coklat misalnya: 3m). Ketebalan maksimum untuk strip
non-batubara (non-coal bands) yang diikutsertakan harus dijelaskan pula. Dalam
kondisi normal dimana satu seam mengandung non-coal band yang lebih tebal dari
0.3m, maka dua pecahan batubara (coal splits) harus di konsiderasikan sebagai seams
yang terpisah dan tonase harus dilaporkan untuk tiap seams (limit untuk non-coal
bands bisa lebih besar untuk seri batubara coklat, misalnya 1m).

Dalam basis qualitas, maksimum debu / residue batubara mentah harus dijelaskan dan
hanya batubara yang dapat digunakan atau dibuat profitable dengan profit yang bisa
diterima (harus dijelaskan) harus juga diikutsertakan dalam estimasi. Parameter
qualitas batubara mentah lain, terutama yang memiliki efek ke performa pengunaan
(utilisation behaviour), harus dijelaskan dan subdivisi Resources yang lain harus
dibuat apabila variasi yang signifikan muncul (contohnya batubara efek dari panas /
heat affected coal, batubara ter-oxidasi / oxidised coal).

Sebagai tambahan, untuk laporan Reserves, informasi-informasi di bawah ini


diperlukan sebagai minimum:

Penjelasan dari metode pertambangan yang dianjurkan.

Kriteria fisikal yang membatasi tambang seperti misalnya: minimum dan maksimum
bagian / lahan pekerjaan, ketebalan, minimum separasi / pecahan seam, maksimum
kemiringan deposit (maximum deposit dip), struktur geologis, daerah-daerah yang
terlarang dsb.

Kriteria qualitas yang membatasi tambang seperti kandungan debu / residue, material
yang tidak stabil, keuntungan dsb.

Untuk Recoverable Resefves, Mining Recovery Factor dipakai.

Ratio overburden di-ekspresi-kan sebagai BCM (Bank Cubic Metres) dari overburden
ke tonase batubara in-situ untuk cadangan (Reserves) yang bisa diprojeksikan ke
pertambangan permukaan tanah.

Kedalaman dari perencanaan tambang.

Persentase dari Resources yang adalah cadangan in-situ yang bisa tereksploitasi
(Mineable In-situ Reserves) di dalam daerah yang dianjurkan untuk dieksploitasi.
MAPS

Setiap laporan dari Resources dan / atau Reserves harus di presentasi kan ke
departemen pemerintahan yang relevan, dalam bentuk map dengan skala yang sesuai
dengan akurasi yang di tunjukkan untuk Resources dan Reserves, dan juga
menjelaskan semua data yang relevan termasuk daerah-daerah yang di-konsiderasi-kan
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 16

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
untuk tiap kategori Resources dan / atau Reserves, limit-limit yang di buat (misalnya
cover lines, seam isopachs, isoashes) dan ketebalan seam pada Points of Observation.
PERNYATAAN PUBLIK
Pernyataan publik tentang Resources dan / atau Reserves yang menunjukkan
kekuatan/ otoritas dari Kode harus dalam format yang dijelaskan dalam section Laporan
Resources dan Reserves. Kualifikasi dari orang yang pertanggung jawab untuk laporan
ini harus dilampirkan.
REFERENSI
Untuk pengarahan dalam menentukan qualitas batubara dari bore cores, referensi harus
dibuat ke Australian Standard 2519-1982: Guide to the Evaluation of Hard Coal
Deposits using borehole Techniques.

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 17

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
PENGARAHAN (GUIDELINES) KE KODE AUSTRALASIA UNTUK
PELAPORAN DARI IDENTIFIED MINERAL RESOURCES DAN ORE
RESERVES
(LAMPIRAN DARI KODE JULI 1996)
PEMBUKAAN
Pengarahan ini bertujuan untuk orang-orang teknikal dan non-teknikal dan dibuat
sedemikian rupa untuk membantu pemakaian dan aplikasi dari Kode dan untuk
menjelaskan beberapa hal yang penting. Pengarahan ini ditujukan untuk dibaca bersamasama dengan Kode, sehingga pengulangan dari isi Kode dapat ditanggulangi.
Walaupun banyak progres telah dicapai di dalam Kode dan di dalam pengarahan ini untuk
melingkupi hampir semua situasi yang akan dihadapi dalam pelaporan dari Mineral
Resources dan Ore Reserves, sekali-kali akan ada situasi dimana keraguan akan
muncul dalam prosedur-prosedur yang akan diikuti ini. Dalam kasus-kasus tersebut,
pengguna Kode dan mereka yang menciptakan laporan berbasis dari Kode harus
diarahkan dengan tujuannya yaitu untuk menyediakan standar untuk pelaporan dan
untuk memastikan kalau laporan tersebut mengandung informasi yang cukup dan relevan
sehingga orang yang diinformasikan bisa mengambil penilaian yang stabil dan masuk
akal menyangkut mineralisasi yang dilaporkan.
KODE
Australasian Code for Reporting of Identified Mineral Resources and Ore Reserves
pertama kali di edarkan oleh AusIMM dan AMIC di February 1989 dan edisi terdahulu
Reporting of Ore Reserves terakhir diedarkan di 1985. Tiada perubahan yang substansial
dalam revisi tahun 1996 dari Kode ini kecuali dalam semua referensi ke Pre-Resources
Mineralisation yang telah diubah menjadi Exploration Results dan istilah-istilah yang
relevan diperbaharui. Perubahan ini telah diperkenalkan sbagai kemajuan dalam
terminologi dan untuk memastikan bahwa estimasi dari Tonase/volume dan grade
dilaporkan ke publik hanya menyangkut ke mineralisasi yang telah terklasifikasi sebagai
Ore Resources dan Pre Reserve.
Kode tahun 1989 berbeda dengan laporan 1989 dalam hal-hal sbb:

Men-identifikasi kategori yang terpisah untuk Pre-Resource Mineralisation (di ganti


namanya menjadi exploratio results di revisi 1996).

Perkenalan konsep Identified Mineral Resources sebagai fondasi ke Ore Reserves


dan mendeskripsikan hubungan diantara kedua faktor tersebut.

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 18

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________

Menyediakan definisi untuk kategori-kategori Identified Mineral Resources.

Mendefinisikan Ore Reserves dalam istilah tonase dan grade yang bisa dieksploitasi
secara ekonomis (economically mineable tonnes and grades), atau didefinisikan
sebagai Recoverable Ore Reserves di laporan 1985).

Menghilangkan klasifikasi Possible Ore dan keperluan kualifikasi dari Ore


Reserves sebagai In-Situ atau Recoverable (Harus diingat juga kalau istilah umum
Geological Reserves tidak mempunyai arti dalam Kode ini).

Kriteria penilaian Resource (Resource Assessment Criteria) yang di-list dan


diterangkan.

Arena itu Kode ini dengan jelas membedakan antara Mineral Resources, yang dapat
diestimasi terutama oleh Geologist dalam basis informasi-informasi geoscientifik dan
Ore Reserves, yaitu sub-set dari Mineral Resources dan membutuhkan konsiderasi
menyangkut faktor-faktor yang mempengaruhi eksploitasi praktis dan ekonomis,
termasuk environmental, sosial dan faktor politik, dengan masukan yang diperlukan dari
berbagai disiplin yang berbeda.
Di July 1989, Kode ini dipakai seluruhnya oleh Australian Stock Exchange Limited, dan
dilampirkan ke Peraturan Listing nya.
Harus di canangkan kalau Kode ini tidak diperuntukkan sebagai alat untuk me-regulasi
metode-metode dimana Mineral Resources dan Ore Reserves di-estimasi-kan atau
untuk mengontrol prosedur-prosedur dalam / in-house untuk estimasi dan akuntansi.
Kegunaan Kode ini adalah untuk menyiapkan standar dimana informasi yang penting
dalam Ore Reserves, Mineral Resources dan mineralisasi yang signifikan dilaporkan
ke para pemegang saham, pihak-pihak lain yang bersangkutan (termasuk badan hukum)
dan publik.
HASIL EKSPLORASI
Perusahaan dapat memilih untuk melaporkan hasil eksplorasi untuk alasannya tersendiri,
atau diharuskan untuk melaporkannya sebagai aturan Listing dari Australian Stock
Exchange, terutama peraturan-peraturan tersebut berhubungan dengan mineralisasi yang
tidak ter-klasifikasi sebagai Mineral Resources atau Ore Reserves, Kode ini tidak
menizinkan estimasi dari Tonase/volume dan grade untuk diikutsertakan dalam laporan
publik. Perusahaan bisa, tentunya, untuk membuat estimasi tonase dan grade untuk
keperluan internal. Tetapi, laporan publik mengenai estimasi tersebut yang berhubungan
dengan mineralisasi yang tidak cukup dikenali untuk memulai klasifikasi biarpun sebagai
Inferred Resources bisa melenceng di mata pemegang saham atau investor potensial.
Apabila perusahaan memutuskan untuk melaporkan hasil eksplorasi, maka akan
dibutuhkan penyediaan informasi yang cukup agar orang yang di-informasi-kan dapat
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 19

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
membuat penilaian yang masuk akal tentang prospek tersebut. Kde ini juga menyediakan
list dari Kriteria penilaian (Assessment Criteria): Table 1 dari Kode, dimana bila relevan,
harus diikutsertakan atau dikomentari dalam pelaporan hasil eksplorasi. Ketika hasil-hasil
tersebut menyangkut ke mineralisasi yang tidak dilaporkan sebagai Ore Reserves atau
Mineral Resources, maka diharuskan informasi sepenuhnya dalam faktor-faktor yang
terkandung dalam sampling dan assaying mineralisasi tersebut HARUS diikutsertakan.
IDENTIFIED MINERAL RESOURCES
Klasifikasi ini telah diperkenalkan sebagai pendahulu dari Ore Reserves, dan mencakup
in-situ mineralisasi yang telah ter-identifikasi dan ter-estimasi melalui eksplorasi dan
sampling dan dimana Ore Reserves mungkin bisa di definisikan dengan konsiderasi dan
aplikasi dari faktor-faktor teknikal, finansial, hukum, environmental, sosial dan politik.
Kode ini menjelaskan bahwa Identified Mineral Reseources (atau disebut juga Mineral
Resources) di quantifikasi berdasarkan basis data geologis dan cut-off grade asumsi saja.
Istilah selanjutnya Lower limiting grade berlaku sebelum limitasi-limitasi hasil dari
design tambang telah dikonsiderasikan. Kode ini juga menjelaskan bahwa dalam
pelaporan Mineral Resources ada implikasi bahawa ada prospek yang masuk akal untuk
eksploitasi ekonomis secara berkala. Ini meng-implikasi-kan penilaian (walaupun tahap
awal) oleh Competent Person dimana lower limiting grade akan dibutuhkan untuk
eksploitasi ekonomis.
Apabila pemotongan atau pengurangan dari grade tinggi akan dianggap sesuai dengan
mineralisasi yang dilaporkan, maka teknik ini harus di-aplikasi-kan ke estimasi grade
dalam tahap Mineral Resource dan tidak dibatasi ke estimasi grade dalam tahap Ore
Reserve.
Identified Mineral Resources dibagi ke tiga kategori yang mencerminkan tahap
keyakinan dari estimasi tersebut. Definisi dipersiapkan oleh Kode. Seleksi ke kategori
yang tepat adalah soal penilaian yang cermat sehingga hanya dapat dilakukan oleh
Competent Person.
INFERRED RESOURCES
Kategori ini dimaksudkan untuk mencakupi situasi-situasi dimana mineralisasi telah teridentifikasi dan beberapa pengukuran dan sampling telah selesai, tapi data-data masih
tidak cukup untuk memperbolehkan struktur geologis untuk di ketahui dengan keyakinan
yang tinggi dan kontinuitas dari mineralisasi dapat diperkirakan. Maka itu tidak selalu
dapat di-asumsi-kan bahwa semua atau bagian dari Inferred Resource bisa di upgrade ke
Indicated atau Measured Resources dengan eksplorasi yang berlanjut. Perhatian
khusus harus dicanangkan bila kategori ini akan dimasukkan ke konsiderasi di studi
ekonomis tahap awal.
INDICATED RESOURCES
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 20

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Mineralisasi bisa di-klasifikasi sebagai Indicated Reseoure ketika natur dan jumlah data
adalah sedemikian rupa sehingga memperbolehkan Competent Person untuk
menentukan Mineral Resources mengetahui dengan keyakinan yang tinggi: struktur
geologis dan untuk meng-asumsi-kan kontinuitas dari mineralisasi. Keyakinan akan
estimasi akan sampai dalam tahap dimana aplikasi dari parameter-parameter teknikal dan
finansial dapat dipakai keuntungan ekonomis dapat di-evaluasi-kan.
MEASURED RESOURCES
Mineralisasi bisa di-klasifikasi sebagai Measured Resource ketika nature dan jumlah
data adalah sedemikian rupa sehingga tidak meninggalkan keraguan yang masuk akal,
dalam opini Competent Person dalam penentuan Mineral Resource, yaitu tonase dan
grade dari in-situ mineralisasi dapat diestimasikan dalam limit-limit yang sangat dekat
dan kalau ada variasi dari estimasi tersebut tidak akan memberi efek secara signifikan ke
potensi peruntungan ekonomis. Level keyakinan ini sangat membutuhan pengetahuan
yang kuat dalam geologi dan kontrol mineralisasi.
ORE RESERVES
Definisi Ore Reserves dalam Kode ini berbeda dari edaran tahun 1985 yaitu karena Ore
Reserves sekarang dibatasi ke yang di kualifikasi sebagai Recoverable Reserves di
laporan sebelumnya. Karena iut, Ore Reserves juga termasuk diluting material yang
akan ditambang bersama dengan Reserves dan dikirim ke pabrik treatment.
Kode ini menyediakan hubungan langsung antara Indicated Mineral Reseources dan
Probable Ore Reserves dan antara Measured Ore Reserves dan Proved Ore Reserves.
Dengan kata lain, level dari keyakinan geoscientifik untuk Probable Reserves adalah
sama dengan yang dibutuhkan untuk penentuan in-situ Indicated Resources dan untuk
Proved Reserves adalah sama dengan yang dibutuhkan untuk penentuan in-situ
Measured Resources. Dalam masing-masing skenario ini Ore Reserve adalah bagian
dari Mineral Resource dimana setelah aplikasi dari semua faktor pertambangan,
menghasilkan estimasi tonase dan grade dimana, dalam pendapat Competent Person
atau orang-orang yang membuat estimasi, bisa menjadi basis dari suatu proyek yang
berprospek setelah memperhitungkan semua faktor metalurgi, marketing, environmental,
hukum, sosial dan pemerintahan yang relevan.
Hubungan langsung antara kategori-kategori Mineral Resources dan Ore Reserves
meng-implikasi-kan bahwa keputusan bilamana Ore Reserve dikategorikan sebagai
Proved atau Probable diatur oleh bilamana Mineral Resource itu telah
diklasifikasikan \sebagai Measured atau Indicated.
Harus dijelaskan bahwa Kode ini tidak selalu harus membutuhkan operasi ekonomik
untuk membuat Proved Ore Reserve dan situasi dapat muncul dimana Probable Ore
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 21

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Reserve sendiri sudah cukup untuk menimbang eksploitasi, misalnya dalam kasus
alluvial tin atau deposit emas.
Aplikasi dari kategori Proved Ore Reserves meng-implikasikan keyakinan level
tertinggi dalam estimasi dan denga menghasilkan ekspektasi dalam pikiran pembaca.
Ekspektasi / harapan ini harus ada di pikiran ketika meng-kategori-kan sebuah Mineral
Resource sebagai Measured.
Bila ada perubahan dalam parameter tertentu yang akan memberi efek ke hasil perkiraan
sehingga beberapa bagian atau seluruh Ore Reserves menjadi tidak layak untuk
dieksploitasi berdasarkan asumsi yang berlaku pada saat itu, maka Reserves tersebut
harus di-klasifikasi ulang sebagai Identified Mineral Resources.
Re-klasifikasi seperti yang disebut di atas tidak diharapkan untuk diterapkan sebagai hasil
dari perubahan sementara saja, atau ketika manajemen perusahaan telah membuat
keputusan yang disengaja untuk tetap ber-operasi walau tidak menghasilkan profit.
Contoh dari situasi tersebut adalah ketika harga komoditas jatuh dalam jangka waktu
yang singkat saja, banjir di tambang yang tidak permanen, demo buruh dsb.
ISI DARI LUBANG POST-PRODUKSI BAWAH TANAH YANG MENGANDUNG
MINERAL (MINERALISED STOPE FILL), STOCKPILES, SKALA KECIL
(REMNANTS) DAN PILLAR
Demi kegunaan Kode, Mineralised Stope Fill dan stockpile dari material yang
termineralisasi dapat dianggap serupa dengan in-situ mineralisasi ketika melaporkan
Identified Mineral Resources dan Ore Reserves. Sebagai hasilnya Competent Person
yang melakukan penilaian (assessment) dalam fill stockpiles harus menggunakan basis
dari klasifikasi yang dijelaskan di Kode.
Apabila ada prospek yang tidak beralasan untuk eksploitasi ekonomis dari bagian tertentu
dari fill atau stockpile, maka material ini tidak bisa di-klasifikasi-kan sebagai Identified
Mineral Resource. Stockpile material seperti ini bisa termasuk tailing dams atau dump
material lama.
Stockpile di-definisikan untuk termasuk stockpile permukaan tanah dan bawah tanah,
termasuk ore yang terpecah di lubang post-produksi (stopes), dan bisa termasuk ore yang
lagi berada di sistem mengumpulan ore. Material yang ter-mineralisasi yang dalam tahap
processing (termasuk leaching), bila dilaporkan, harus dijelaskan dengan tepat pula.
Sisa (remnants), pilar penyangga lift (shaft pillars) dan pilar penyangga di pertambangan
(mining pillars) yang mengandung mineral yang ber-potensial dieksploitasi adalah insitu mineralisation dan sebagai hasilnya diikutsertakan dalam definisi Kode Identified
Mineral esources dan Ore Reserves.

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 22

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Sisa (remnants), pilar penyangga lift (shaft pillars) dan pilar penyangga di pertambangan
(mining pillars) yang tidak potensial untuk ditambang akan dianggap sebagai Waste dan
tidak boleh diikutsertakan dalam Identified Mineral esources dan Ore Reserves.
PERNYATAAN MINERAL RESOURCE / ORE RESERVE
Dalam mempersiapkan pernyataan Ore Reserve tiap tahun, basis dari Mineral
Resource Statement yang relevan harus pertama kali dikembangkan. Ini dapat di crosscek dan dipadukan dengan Mineral Resources Statements yang dibuat tahun lalu dan
perbedaan-perbedaannya (yang berasalkan, sebagai contoh, di produksi tambang,
eksplorasi dsb) harus di-identifikasi. Aplikasi dari faktor-faktor yang tepat ke Mineral
Resources dapat dipakai untuk mengembangkan Ore Reserve Statement yang juga
dapat di cross-cek dengan statements yang sepadan edaran tahun sebelumnya.
Perusahaan-perusahaan tambang dianjurkan untuk meng cross-check estimasi-estimasi
sebisa mungkin dalam laporan mereka.
KRITERIA PENILAIAN (ASSESSMENT CRITERIA)
Ada parameter teknis yang sangat kritikal / penting dan harus diikutsertakan dalam
konsiderasi ketika melaporkan hasil eksplorasi atau membuat estimasi dari Mineral
Resource. Hal ini di tulis di Table 1 dari Kode dengan judul Assessment Criteria dan
setiap parameter disertai dengan deskripsi singkat. Competent Person dianggap akan
memakai secara keseluruhan parameter-parameter ini ketika mempersiapkan estimasi dan
tidak selalu perlu, ketika pelaporan, untuk memberi komentar untuk tiap parameter. Kode
ini juga memyediakan dua referensi yang penting ke Table 1

Ketika melaporkan hasil-hasil eksplorasi yang berhubungan ke mineralisasi yang


tidak terklasifikasi sebagai Mineral Resource atau Ore Reserve, informasi penuh
dari faktor-faktor yang menyangkut sampling dari mineralisasi tersebut harus
diikutsertakan. Pelaporan dari assay-assay yang terisolasi tanpa perpektif yang jelas
tidak akan diterima.

Ketika melaporkan Mineral Resources atau Ore Reserves, referensi harus dibuat
ke Table 1 dalam menjelaskan apabila tidak cukup data atau ketidakpastian data
mempengaruhi reabilitas atau keyakinan di suatu estimasi. Sebagai contoh, sample
recovery yang buruk, hasil assay tanpa pengulangan, informasi terbatas dalam
Tonnag Factor dsb. Guna dari kebutuhan ini adalah untuk membantu pembaca
dalam membuat penilaian yang bagus dan benar-benar berdasaran informasi yang
lengkap tentang prospek dari properti ini.

Apabila ada data yang menjadi basis estimasi Mineral Resource atau Ore Reserve di
modifikasi untuk membuat estimasi, ini harus secara jelas diterangkan di laporan
Mineral Resource dan Ore Reserv e dan natur dari modifikasi tersebut. Alterasi seperti
ini bisa termasuk pemotongan high grades, aplikasi faktor seperti mine or mill call
factors dsb.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 23

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
PRESISI
Estimasi Mineral Resources dan Ore Reserves bukanlah kalkulasi yang sangat akurat,
karena tergantung dari interpretasi geologis dan dalam samples yang mencerminkan
hanya sebagian kecil dari kandungan mineral tsb. Pernyataan / Statements dari tonase
(atau volume) dan grade harus dibulatkan agar mencerminkan ketidakpastian ini. Dalam
banyak situasi, membulatkan sampai dua nomor signifikan lebih dari cukup. Sebagai
contohnya 10,863,000 ton dengan 8.23 persen bisa dijasikan 11 juta tondengan 8.2
persen. Akan tetapi, kan ada beberapa situasi dimana pembulatan ke satu nomor
signifikan akan diperlukan untuk mempresentasikan ketidakpastian dari estimasi tsb. Ini
biasanya kasus di Inferred Resources.
PELAPORAN (REPORTING)
Kegunaan dari Kode ini adalah untuk mengembangkan dan menstandarisasi pembuatan
laporan di industri tambang.
Dalam penyediaan kategori-kategori yang berbeda dalam klasifikasiMineral Resources
dan Ore Reserves, Kode ini menganjurkan pelaporan yang mencerminkan keyakinan
estimator dalam figu-figur yang dijelaskan. Kegunaan ini berkurang apabila kategorikategori tsb tidak dilaporkan dengan terpisah dan praktisi dari pelaporan dengan hanya
figur gabungan Proved dan Probable Ore Reserves atau figur gabungan Measured
dan Indicated neral Resources sangat tidak dianjurkan. Bila suatu perusahaan tidak
dapat melaporkan sesuai dengan standar ini, alasan dibalik ketidaksesuaian ini harus
dengan jelas diterangkan di laporan.
Dalam situasi dimana figur-figur untuk Mineral Resources dan Ore Reserves
dilaporkan, adalah sangat konsisten dengan kegunaan Kode bila pernyataan dari
Measured dan Indicated Mineral Resources mengikutsertakan Resources yang bisa
dimodifikasi untuk membuat Ore Reserves, bukan hanya diikutsertakan sebagai
tambahan dari reserves. Ketika Joint Committee ada kecenderungan untuk memilih ke
mode pelaporan yang terdahulu, dianjurkan untuk menjelaskan pernyataan dalam
laporan. Sebagai contoh:
Measured dan Indicated Mineral Resources termasuk ke Mineral Resources yang
dimodifikasi untuk membuat Ore Reserves.
Atau
Measured dan Indicated Mineral Resources adalah tambahan ke Ore Reserves.
Dalam situasi sebelumnya, apabila Mineral Resources telah secara spesifik tidak
diikutsertakan dari estimasi Ore Reserve, detail yang relevan harus diikutsertakan
dalam laporan.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 24

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Inferred Resources adalah, dalam defini, selalau sebagai tambahan ke Ore Reserves.
Ore Reserves bisa mengikutsertakan material (dilution) yang bukan bagian dari
Mineral Resource yang original. Sangat penting bahwa perbedaan dasar diantara
Mineral Resources dan Ore Reserves selalu diingat dalam otak dan perhatian ekstra
untuk diterapkan bila hendak mengambil keputusan akhir berdasarkan perbandingan
kedua kategori ini.
Untuk alasan yang sama, figur Mineral Resources harus selalu ditambah ke figur Ore
Reserves. Hasil total bisa sangat menjerumuskan dalam segi ekonomis dan bisa disalah
mengertikan atau, dalam hal yang lebih buruk, disalahpergunakan untuk memberikan
impresi yang salah tentang prospek perusahaan.
Pernyataan Mineral Resources atau Ore Reserve harus selalu mengikutsertakan figur
tonase / volume dan figur grade (kecuali untuk Inferred Resources dimana estimasi
grades tidak selalu bisa dicapai). Di kosiderasikan bahwa praktisi penyediaan HANYA
figur kandungan metal saja mengucilkan publik dari informasi-informasi vital di tambang
atau prospektus dan laporan semacam ini tidak sesuai dengan Kode. Estimasi Mineral
Resources seharusknya tidak dilaporkan dalam bentuk figur kandungan metal (dengan
atau tanpa figur tonase/volume dan grade) karena ada kecenderungan dari figur-figur tsb
untuk mengacu ke kesalahpahaman dalam presentasi recoverable metal.
Dianjurkan bahwa laporan publik dari Mineral Resource suatu perusahaan atau posisi
Ore Reserve harus mereferensi ke figur-figur yang diedarkan di periode yang
sebelumnya. Rekonsiliasi (cross-check) detail dari dua set figur tidak penting, tapi
komentar yang cukup harus dibuat agar pembaca mengerti perbedaan-perbedaan yang
signifikan yang ada.
Dalam membuat informasi Mineral Resources dan / atau Ore Reserve untuk
diikutsertakan dlaam laporan publik, perusahaan mungkin akan perlu meng-edit laporan
yang disediakan oleh Competent Person. Dimana lisensi editorial diambil, Competent
Person harus menyetujui versi yang dimodifikasi agar juga merepresentasikan dengan
adil bagian yang dibuatnya.
COMPETENT PERSON
Kunci kualifikasi dalam definisi Competent Person adalah istilah relevan. Penentuan
dari apa yang menjadi pengalaman yang relevan adalah proses yang rumit dan akal sehat
yang baik harus dipergunakan.
Sebagai contohnya, dlaam meng-estimasikan mineralisasi urat emas (gold vein),
pengalaman di high-nugget, vein-type mineralisasi di uranium, tin dsb cukup relevan
sedangkan pengalaman di deposit berukuran besar (massive) tidak relevan.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 25

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Contoh kedua, lima tahun pengalaman di deposit pasir pantai tidak membuat orang itu
Competent untuk meng-evaluasi dan membuat pelaporan untuk sistem sungai atau
alluvial emas, dikarenakan perbedaan yang mencolok dalam grades, mekanisme
transportasi dan pendepositan.
Sebagai tambahan dari pengalaman di style mineralisasi, Competent erson diharuskan
mempunyai pengalaman yang cukup dalam teknik sampling dan assaying yang relevan
ke deposit yang ada dan mengetahui dari masalah-masalah yang bisa memberi efek ke
evaluasi. Pengesahan terhadap teknik prosessing dan eksploitasi yang sesuai dengan
deposit itu juga penting.
Sebagai pengarahan umum, orang yang dipanggil untuk ditunjuk sebagai Competent
Person harus dengan mempunyai keyakinan yang jelas kalau mereka sanggup
menghadapi rekan kerja mereka dan men-demonstrasi-kan kompetensi terhadap tipe
deposit yang ada. Bila ada keraguan, orang itu harus minta opini dari rekan lain ataupun
menolak penunjukkan dirinya sebagai Competent Person.
Estimasi Ore Reserves adalah hasil kerjasama team yang mencakup beberapa jurusan
yang berbeda dan lebih dari satu anggota team bisa di kualifikasikan sebagai Competent
Person. Orang atau Competent Person yang menandatangani laporan
bertanggungjawab terhadap semuja aspek dari laporan dalam Kode. Bila Competent
Person adalah anggota korporat dari AusIMM, dia juga bertanggung jawab ke AusIMM
Ethics Committee apabila Committee ikut serta. Bila Competent Person adalah anggota
korporat dari Australian Institute of Geoscientists (AIG) maka dia pertanggung jawab ke
AIG Ethics dan Standards Committee bila ikut serta.
Kesulitan bisa muncul ketika perusahaan dengan interest luar negeri mau melaporkan
estimasi Mineral Resources atau Ore Reserves luar negeri yang dipersiapkan oleh
orang yang mungkin bukan penduduk Australia dan mungkin bukan anggota The
AusIMM atau AIG. Dlaam situasi tersebut, perusahaan harus menominasikan Competent
Person atau orang-orang untuk menandatangani estimasi Mineral Resources atau Ore
Reserves.
PERATURAN LISTING ASX
Australian Stock Exchange Limited (ASX) melampirkan Kode ini ke peraturan listing nya
dimulai 1 July 1989. Laporan publik yang berhubungan ke periode setelah tanggal ini
harus disesuaikan dengan Kode.
Kode ini dibuat untuk menyediakan pengikutsertaan dari data / informasi yang cukup
sehingga orang yang terinformasikan bisa membuat penilaian yang masuk akal terhadap
mineralisasi yang dilaporkan. Pengedaran dari badan tersebut diharuskan untuk membuat
pernyataan tentang Mineral Resources atau Ore Reserves dan berbasis dari informasi
yang dikompilasi oleh Competent Person seperti yang didefinisikan di Kode.
_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 26

KODE AUSTRALASIAN UNTUK PELAPORAN DARI MINERAL RESOURCES


YANG TER-IDENTIFIKASI DAN ORE RESERVES_
___________
Bentuk pernyataan yang tepat adalah sebagai berikut:
Pernyataan ini berlaku dalam informasi di laporan ini yang bersangkutan terhadap
Ore Reserves atau Identified Mineral Resources:

Informasi berdasarkan dari, dan mencerminkan dengan akurat, informasi yang


dikompilasi oleh (tulis nama Competent Person), yang adalah anggota korporat
dari the Australian Institute of Mining and Metallurgy / The Australian Institute of
Geoscientists (pilih salah satu) atau,
Pernyataan yang ditandatangani dalam metode yang sama dengan laporan
mengikutsertakan informasi dan menyatakan bahwa informasi ini berdasarkan,
dan dengan akurat mencerminkan, informasi yang di kompilasi oleh (Tulis nama
Competent Person) yang merupakan member korporat dari the Australian
Institute of Mining and Metallurgy / The Australian Institute of Geoscientists
(Pilih salah satu) (Hapus bullet point 1 dan 2 seperti yang diperlukan)
(Tulis nama Competent Person) di perkerjakan oleh (tulis nama atasan
Competent Person).
(Tulis nama Competent Person) mempunyai pengalaman relevan yang
berhubungan ke mineralisasi yang dilaporkan dan mempunyai kualifikasi sebagai
Competent Person seperti yang dijelaskan di Australasian code for Reporting of
Identified Mineral Resources and Ore Reserves).

_______________________________________________________________________
_
Joint Ore Reserves Committee (JORC)
Page 27