Anda di halaman 1dari 4

SP

PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

PEMERINTAH KOTA
GIANYAR
1. Pengertian

dr. Ni Luh Toni Parwati


Nip.197104162000122003
Pemeriksaan Laboratorium adalah : salah satu sarana
kesehatan yang melakukan kegiatan pemeriksaan
guna menunjang diagnosa suatu penyakit. Ruang
lingkup

dibatasi

pada

jenis

pemeriksaan

laboratorium yang dapat dilakukan di puskesmas


dan tenaga yang melakukan pemeriksaan tersedia
dan berkompeten sesuai dengan pendidikan dan
keterampilan.
Rangkaian kegiatan pelayanan ini meliputi :
1. HEMATOLOGI
Pemeriksaan laboratorium terhadap spesimen
darah untuk mengetahui adanya kelainan pada
komponen-komponen

darah.

Meliputi

Pemeriksaan Hb Sahli, pemeriksaan DL dan


2.

pemeriksaan golongan darah


KIMIA KLINIK
Pemeriksaan laboratorium terhadap spesimen
berupa darah, serum atau plasma meliputi

3.

pemeriksaan Asam urat, gula darah, Kolesterol.


MIKROBIOLOGI
Pemeriksaan laboratorium terhadap spesimen
yang terindikasi infeksi karena mikroorganisme
terutama

4.

bakteri

patogen

yang

pemeriksaan BTA dan malaria


IMUNOSEROLOGI
Pemeriksaan laboratorium pada

meliputi

spesimen

terindikasi penyakit tertentu yang didasarkan


adanya reaksi antara antigen dan anti body.
Meliputi : HBsAg, Anti HIV,VDRL, NS1, Widal
5.

dan Anti Dengue IgG/IgM


URINE
Pemeriksaan laboratorium pada spesimen berupa
urine. Pemeriksaan ini melipti : urine lengkap,
protein urine, reduksi urine dan Tes Kehamilan

2. Tujuan

pemeriksaan laboratorium untuk


menegakkan diagnosa suatu penyakit, Monitoring terapi suatu penyakit
Sebagai

pedoman

dalam

melaksanakan

.
3. Kebijakan
4. Referensi

5. Prosedur
6. Langkah-Langkah

7.

Bagan Alir

1. PerMenKes no 15 tahun 2015 tentang Pelayanan Laboratorium


Pemeriksaan HIV dan penyakit oportunisnya.
2. PerMenKes RI no 441/MenKes/RI/III/2010 tentang laboratorium Klinik
3. Kemenkes no 835/Menkes/SK/IX/2009 tentang pedoman keselamatan
dan keamanan laboratorium mikrobiologi dan biomedik
4. PerMenKes no 43 tahun 2013 tentang cara penyelenggaraan
laboratorium klinik yang benar.
1. Petugas laboratorium melakukan pemeriksaan terhadap spesimen yang
akan dianalisa dengan formulir permintaan pemeriksaan laboratorium
2. Petugas laboratorium akan mempersiapkan alat, reagent dan bahan
pendukung pemeriksaan lainnya.
3. Petugas laboratorium menganalisa spesimen sesuai dengan parameter
pemeriksaan berdasarkan instruksi kerja pemeriksaan yang ada.
4. Setelah selesai melakukan analisa terhadap spesimen pasien maka
petugas laboratorium menuliskan hasil pemeriksaan pada formulir hasil
pemeriksaan laboratorium.
5. Petugas laboratorium melakukan pengecekkan kembali formulir hasil
pemeriksaan.
6. Setelah dipastikan penulisan hasil pemeriksaan tepat maka formulir
hasil dikembalikan kembali ke pada unit yang meminta pemeriksaan
laboratorium.
Melakukan pemeriksaan terhadap
spesimen dengan formulir
permintaan pemeriksaan

Mempersiapkan
alat, reagen dan
bahan
pendukung
pemeriksaan

Menganalisa
spesimen
parameter
pemeriksaan

sesuai

Menuliskan hasil
pemeriksaan pada
formulir hasil
Mengecek kembali
hasil pemeriksaan

Menyerahkan hasil

8. Hal-hal yang perlu


diperhatikan
9.

Unit Terkait
10. Dokumen
terkait

11. Rekam histori


perubahan

Pemeriksaan dilkukan sesuai permintaan pemeriksaan


Unit Laboratorium

1. Rekam Medis pasien


2. Formulir permintaan pemeriksaan laboratorium
3. Pengantar pemeriksaan laboratorium dari dokter praktik swasta atau
klinik swasta.
4. Formulir hasil pemeriksaan laboratorium
5. Register Pasien laboratorium
No

;Yang diubah

Isi Perubahan

Tanggal mulai diberlakukant