Anda di halaman 1dari 8

BAB III

DATA HASIL PENGAMATAN

3.1. Data Kuantitatif


A. Profil Bidan
Nama

: Ni Putu Withari, S.KM.

Tempat, Tanggal Lahir

: Singaraja, 11 februari 1974

Alamat

: BTN. Kerobokan, Br. Dinas Bale Agung,


Ds. Kerobokan, Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

Status

: Sudah Menikah, dengan 2 anak

Kontak

: Hp.
Tlp.

Agama

: Hindu

Riwayat Pendidikan

: SD
SMP
SPK Dep. Kes. Denpasar

Pengalaman Kerja

: 1. Bekerja di Puskesmas Buleleng 3 (8


bulan tahun 2002)
2. Dinas kesehatan (2002 s/d sekarang)
3. Tenaga Pengajar di SKM (2003 s/d
2005)

B. Penghargaan dan Sanksi yang Pernah Didapat


Penghargaan :
Menjadi Bidan Teladan Desa Tingkat Kabupaten Buleleng (1996)
Sanki :
Tidak Ada
C. Upaya Pengembangan Karier yang Dilakukan

Mengikuti pelatihan tentang resusitasi neonatus.

3.2. Data Kualitatif


a) Filosofi Kebidanan yang Dianut
Berdasarkan observasi yang kami lakukan, adapun filosofi kebidanan yang
dianut :
1. Bidan meyakini bahwa setiap kliennya berhak memperoleh pelayanan
kesehatan yang aman dan memuaskan sesuai dengan kebutuhan klien.
2. Bidan meyakini bahwa menstruasi, kehamilan, persalinan, menopause
adalah proses yang fisiologis yang hanya sebagian kecil memerlukan
intervensi.
3. Bidan meyakini bahwa persalinan adalah proses yang normal, namun
apabila tidak dikelola dengan tepat maka akan menjadi abnormal.
4. Bidan meyakini bahwa kesehatan ibu dipengaruhi oleh perilaku ibu,
lingkungan, dan pelayanan kesehatan.
5. Dalam

memberikan

pelayanan

bidan

memberi

asuhan

yang

komprehensif.
6. Bidan menerapkan manajemen kebidanan pada setiap asuhan yang
diberikan.
b) Peran dan Fungsi yang Dilaksanakan
Peran:
-

Sebagai Pelaksana, Bidan memberikan pelayanan dan asuhan


kebidanan sesuai dengan kebutuhan klien di BPS, baik secara mandiri,
kolaborasi, maupun rujukan

Sebagai Pengelola, Bidan yang juga memberikan pelayanan di rumah


sakit dengan mengelola kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan
Kesehatan Ibu dan Anak, misalnya dengan terlebih dahulu menyusun
rencana kerja.

Sebagai Pendidik, Bidan juga memberikan bimbingan pada kader


kesehatan, misalnya mahasiswi Kebidanan, baik yang melakukan
observasi maupun yang sedang dalam proses berlatih dalam
menerapkan asuhan kebidanan di BPS tersebut.

Sebagai Peneliti, peran ini belum dapat kami pastikan, karena tidak ada
data terkait penelitian yang kami peroleh dalam observasi kami selama
lima hari di BPS.

Fungsi:
-

Sebagai Pelaksana, Bidan memberikan asuhan kebidanan kepada


komunitas dalam pelayanannya di rumah sakit sesuai dengan
kewenangannya berdasarkan aturan yang ada.

Sebagai Pengelola, Bidan memimpin koordinasi kegiatan pelayanan


kebidanan di RSUD Kabupaten Buleleng.

Sebagai Pendidik, Bidan memberi penyuluhan kepada individu,


keluarga, dan kelompok masyarakat terkait dengan pelayanan dalam
lingkup kesehatan serta keluarga berencana. Contohnya adalah ketika
pemberian konseling mengenai KB kepada PUS (Pasangan Usia
Subur) sesuai dengan kewenangan dan etika profesinya.

Sebagai Peneliti, fungsi ini belum dapat kami pastikan, karena tidak
ada data terkait penelitian yang kami peroleh dalam observasi kami
selama lima hari di BPS.

c) Lingkup Pelayanan yang Diberikan di BPS


Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada klien yaitu :

Asuhan kebidanan secara mandiri :


Ibu hamil
Pengamatan kami dihari pertama :
-

Pasien ANC

Ibu KN (24 th), Pendidikan SMP, suami DA


(35 th), Pendidikan SMA, Penarukan

HPHT :

UK : 36 Minggu

G2P1001

Dari hasil observasi kami, adapun asuhan


yang dilakukan oleh bidan : pengukuran
berat badan ibu (53 kg), TD (110/70mmHg),

kaki

ditekuk,

liat

konjungtiva

mata,

pemeriksaan putting susu, palpasi, suntik


vitamin.

Pemberian obat Novabien, Calk

KIE pada ibu dalam minum obat dan


pemenuhan nutrisi.

Pengamatan kami dihari ketiga :


-

Pasien ANC

Ibu KP (28 th), pendidikan SMU, suami PS


(30 th), pendidikan SMP, Jinang Dalem

HPHT : 2 10 2012

UK : 3 bulan

TP : 9 7 2013

G2P1001

Dari hasil observasi kami, adapun asuhan


yang dilakukan oleh bidan : pengukuran BB
(56 kg), TD (120/80mmHg), palpasi, lila (32
cm)

Keluhan : mual, muntah, dan pusing.

Pemberian obat

KIE

tentang

cara

minum

obat

dan

pemenuhan nutrisi untuk meminimalisir


hiperemesis.
Ibu bersalin
Selama kami melakukan observasi, kami tidak
menemukan

pasien

bersalin.

Tetapi

bidan

mengatakan memberikan asuhan kebidanan kepada


pasien bersalin.
Ibu nifas

Selama kami melakukan observasi, kami tidak


menemukan pasien nifas. Tetapi bidan mengatakan
memberikan asuhan kebidanan kepada pasien nifas.
Bayi baru lahir
Selama kami melakukan observasi, kami tidak
menemukan

BBL.

Tetapi

bidan

mengatakan

memberikan asuhan kebidanan kepada BBL.


Balita
Pengamatan kami hari pertama
-

Balita imunisasi

Nama : MM

Umur : 2 Bln

BB

Suhu Badan : 36,6 0C

Tindakan : Pemberian DPT dan Polio yang

: 6 Kg

ketiga
Pengamatan kami hari kedua
-

Balita Batuk Pilek

Nama : SP

Umur : 6 Bulan

BB : 12 Kg

Suhu Tubuh : 36,8 0C

Tindakan : Pemberian Puyer dan Baby


Cought syr.

Gangguan reproduksi
Selama kami melakukan observasi, kami tidak
menemukan pasien dengan gangguan reproduksi.
Tetapi bidan mengatakan memberikan asuhan
kebidanan

kepada

reproduksi tersebut.
KB

pasien

dengan

gangguan

Pengamatan kami hari kedua


-

Pasien KB suntik 1 bulan

Nama : KR

Umur : 17 tahun

TD

: 110/80 mmHg

BB

: 50 Kg

Bidan mengatakan kepada klien untuk


kembali berkunjung ke BPS tersebut untuk
melakukan suntik KB lagi.

Asuhan kebidanan dengan kolaborasi :


Dalam memberikan asuhan kebidanan kepada klien, bidan
juga melakukan kolaborasi dengan petugas medis lainnya
yaitu : 1. dr. Putu Sudarsana, SpOG
2. dr. Made Swastika, SpOG

Asuhan kebidanan dengan rujukan :


Bidan melakukan rujukan dalam keadaan gawat darurat dan
patologis diluar kewenangan dengan instansi :
1. RSUD Kabupaten Buleleng

d) Penerapan Manajemen Kebidanan di BPS


Dari pengamatan kami, penerapan manajemen kebidanan di BPS tersebut
dapat kami jabarkan sebagai berikut :
Asuhan kebidanan pada ibu hamil (ANC) pada tanggal 17 Januari 2013
1. Pengumpulan Data
Dari segi tehnik pengumpulan data, kami mengamati bahwa bidan
tersebut telah melakukan tahap pengumpulan data sesuai dengan
konsep manajemen kebidanan. Dimana dalam melakukan tahap ini,
bidan mengumpulkan data subjektif, objektif, serta data penunjang.
-

Data subjektif :

Nama istri

: KN

Umur

: 24th

Pendidikan

: SMP

Pekerjaan

: Ibu Rumah Tangga

Nama suami

: DA

Umur

: 35 tahun

Pendidikan

: SMA

Pekerjaan

: Wiraswasta

Keluhan utama

: Nyeri

Riwayat menstruasi :

a. HPHT

:-

b. TP

Riwayat perkawinan

Riwayat hamil sekarang

Riwayat penyakit

Riwayat Ginekologi

Riwayat KB

Pola makan/minum/eliminasi/istirahat/psikososial

Data Objektif

Pemeriksaan Fisik
a. Keadaan umum

: Baik

b. TD

: 110/70 mmHg

c. BB

: kg

d. Pemeriksaan dada

: mamae simetris, puting


susu menonjol, areola
hiperpigmentasi.

e. Pemeriksaan ekstremitas : tungkai simetris, oedema.


f. Leopold I, II, III, IV sudah dilakukan.
g. DJJ : 140/menit, bayi sehat.
-

Pemeriksaan Penunjang :

USG

Protein Urine : +

2. Interpretasi data

: janin tunggal hidup dextra

Do : G2P1001 UK 36 minggu puki preskep U janin tunggal hidup


intra uteri dengan pre-eklamsi ringan.
3. Diagnosa dan masalah potensial
Dx

: pre-eklamsi sedang.

Masalah

: ibu mengeluh merasa nyeri dibagian


pinggang menjalar ke bawah.

Tindakan antisipasi

4. Tindakan segera (tidak ada)


5. Menyusun rencana asuhan

6.

Beri tahu ibu teknik perawatan payudara

Beri tahu ibu agar tidak mengkonsumsi jamu terlalu banyak

Anjurkan ibu untuk tidur dengan posisi miring kiri

Beri tahu ibu tentang tanda bahaya kehamilan.

Implementasi

Memberitahu ibu teknik perawatan payudara

Memberitahu ibu agar tidak mengkonsumsi jamu terlalu


banyak

7.

Menganjurkan ibu untuk tidur dengan posisi miring kiri

Memberitahu ibu tentang tanda bahaya kehamilan.

Evaluasi

Ibu tampak mengerti dan mampu mengulangi teknik yang


sudah diajarkan bidan

Ibu berjanji tidak akan mengkonsumsi jamu terlalu banyak

Ibu berjanji akan berusaha untuk tidur dengan posisi miring


kiri

Ibu berjanji akan segera menghubungi petugas kesehatan


apabila mengalami tanda-tanda tersebut.