Anda di halaman 1dari 1

STANDAR PROSEDUR

OPERASIONAL
PEMERIKSAAN TEKANAN
DARAH
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN SLEMAN

NO DOK.

: SPO-YMD-PUS-BPU-03

TGL TERBIT : 02 - 01-2015


NO REVISI

: 00

HALAMAN

: 1/2

Ditetapkan
Kepala Bidang Pelayanan Medis
Dinas Kesehatan
Dra. Dwi Andayani, Apt.
NIP 19631111 198911 2 001

RUANG LINGKUP

SPO ini mencakup penatalaksanaan pemeriksaan tekanan darah.

TUJUAN

Untuk mengetahui tekanan darah pasien.

KEBIJAKAN

Berlaku untuk semua pasien dewasa.

PETUGAS

Dokter
Perawat

PERALATAN
PROSEDUR

Bidan
Tensimeter
Stetoskop
1. Siapkan tensimeter dan stetoskop.
2. Penderita dapat dalam keadaan duduk atau berbaring.
3. Lengan dalam keadaan bebas dan rileks, bebaskan dari tekanan
oleh karena pakaian.
4. Pasang manset sedemikian rupa sehingga melingkari lengan atas

secara rapi dan tidak terlalu ketat, kira-kira 2,5 5 cm diatas siku.
5. Tempatkan lengan sedemikian rupa sehingga siku dalam keadaan
sedikit fleksi.
6. Carilah arteri brachialis, biasanya terletak di sebelah medial tendo

biseps.
7. Dengan 1 jari meraba arteri brachialis, pompa manset dengan
cepat sampai kira-kira 30 mmHg di atas tekanan ketika pulsasi
arteri brachialis meghilang.
8. Turunkan tekanan manset perlahan-lahan sampai denyutan arteri
brachialis teraba kembali inilah tekanan sistolik palpatoir.
9. Ambillah stetoskop, pasanglah corong stetoskop pada arteri

brachialis.
10. Pompa manset kembali sampai kurang lebih 30 mmHg diatas
tekanan sistolik palpatoir.
11. Turunkan tekanan manset perlahan-lahan, perhatikan saat dimana
denyutan arteri brachialis terdengar, inilah tekanan sistolik.
12. Lanjutkan penurunan tekanan manset sampai suara denyutan

melemah dan kemudian menghilang, tekanan pada saat itu adalah


tekanan diastolik.
13. Cacat hasil pengukuran.
REFERENSI

Skills Lab semester 1 FKUGM

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala Dinas Kesehatan