Anda di halaman 1dari 5

PILIH dan JAWABLAH 4 NOMOR BERIKUT INI

1. Tidak semua ide bisnis adalah sebuah peluang bisnis. Jelaskan bagaimana cara
menjadikan ide bisnis menjadi peluang bisnis!
2. Jelaskan 4 aspek perbedaan antara rencana bisnis (business plan) dan perencanaan
bisnis (business planning)! Jelaskan kriteria rencana bisnis yang baik! Jelaskan bagian
utama dalam rencana bisnis!
3. Suatu bisnis akan lebih besar peluangnya untuk sukses jika bisnis itu sesuai dengan
karakter, bakat, keterampilan dan hobi pelakunya. Jelaskan jenis bisnis yang cocok
untuk orang yang bertipe introvert! Jelaskan jenis bisnis yang cocok untuk orang yang
bertipe extrovert! Sebutkan dan jelaskan beberapa hal praktis agar dapat sukses
memulai usaha!
4. Jelaskan urgensi kepemimpinan dalam sustainability dan kesuksesan suatu bisnis!
Berikan contoh bisnis yang memiliki kepemimpinan yang kuat! Sebutkan perilaku
pemimpin bisnis yang efektif!
5. Jelaskan perbedaan antara usaha spekulatif dan usaha riil! Sebutkan 1 contoh usaha
spekulatif yang anda ketahui! Analisislah secara lengkap, dimana letak spekulatifnya
dan kenapa? Analisislah usaha yang anda sebutkan tersebut dari sisi teori bisnis Islam!
6. Tulis kembali rencana bisnis anda (bersama kelompok) yang dikumpulkan dalam
bentuk RENCANA BISNIS FINAL, yang memuat tiga hal utama, yaitu konsep bisnis,
pasar, dan rencana keuangan!

JAWABAN
1. Ide-ide sering sekali muncul dalam bentuk untuk menghasilkan suatu barang dan jasa baru. Ide itu
sendiri bukan peluang dan tidak akan muncul bila wirausaha tidak mengadakan evaluasi dan
pengamatan secara terus-menerus. Banyak ide yang betul-betul asli, tetapi sebagian besar peluang
tercipta ketika wirausaha memiliki cara pandang baru terhadap ide yang lama. Menurut Suryana
(2003) Sumber peluang potensial bisnis dapat digali dengan cara :
a. Menciptakan produk baru yang berbeda.
Tahapan-tahapan penting dalam pengembangan produk baru yaitu : pemunculan ide, Pemilihan ide,
Pengembangan konsep dan pengujian, strategi pemasaran, analisa bisnis, pengembangan produk,
pengujian pasar, komersialisasi
b. Mengamati pintu peluang.
Beberapa keadaan dapat diamati dan dapat diciptakan peluang, yaitu :

Produk baru harus segera dipasarkan dalam jangka waktu yang relatif singkat.
Kerugian teknik harus rendahBila pesaing tidak begitu agresif untuk mengembangkan

strategiproduknya .
Pesaing tidak memiliki teknologi canggih.
Pesaing sejak awal tidak memiliki strategi dalam memperhatikan posisi pasarnya.
Perusahaan baru memiliki kemampuan dan sumber-sumber untuk menghasilkan produk

barunya.
c. Menganalisis produk dan proses secara mendalam.
Analisis ini penting untuk menciptakan peluang yang baik dalam menjalankan usahanya secara efektif
dan efisien antara lain :

Menganalisa produk dan jasa yang telah ada dan yang akan ada
Menganalisa daerah pasar yang dapat dilayani secara menguntungkan
Mengakses kebutuhan dan keinginan konsumen yang sekarang maupun yang potensial dalam

berbagai daerah pasar untuk dilayani


Menganalisa kemampuan organisasi untuk melayani permintaan konsumen pada basis setelah

penjualan.
Menggerakkan sumber-sumber organisasi untuk memuaskan kebutuhan konsumen.
Menganalisis struktur harga yang sesuai dengan penerimaan konsumen dan juga menyediakan
pengoperasian bisnis yang aktif dalam hal keuntungan dan penghargaan pada pemilik.

2. Ada 4 aspek perbedaan rencana bisnis dan perencanaan bisnis. 4 aspek tersebut diantara lain:
waktu, kompleksitas, struktur, dan jangka waktu. Berdasarkan dimensi waktu, rencana bisnis
cenderung untuk membentuk organisasi baru (organisasi, produk, ataupun jasa) sedangkan pada
perencanaan bisnis, cenderung untuk pengembangan organisasi, produk, ataupun jasa yang dimiliki.
Pada aspek kompleksitas, rencana bisnis lebih sederhana sedangkan perencanaan bisnis cenderung
sangat kompleks dan holistic. pada dimensi struktur, rencana bisnis mencakup 3 hal utama yaitu ide
bisnis, pemasaran dan keuangan (sumber modal) ,sedangakan perencanaan bisnis bersifat menyeluruh,
mencakup pengembangan semua struktur dan fungsi organisasi. Dan pada aspek jangka waktu,
rencana bisnis adalah perencanaan jangka pendek (3-7 tahun) sedangkan perencanaan bisnis adalah
perencanaan strategis jangka panjang (lebih dari 10 tahun) .
Rencana bisnis yang baik :

Singkat dan padat


Terorganisir rapi dengan penampilan menarik
Rencana yang menjanjikan
Hindari melebih-lebihkan proyeksi
Kemukakan risiko-risiko bisnis yang signifikan

Fokus

Target pasar

Realistis

Spesifik

Rencana bisnis mencakup 3 hal utama yaitu :


1) Konsep Bisnis

bidang industri, struktur bisnis, penawaran produk/jasa, cara mensukseskan bisnis

2) Pasar (Market)

konsumen potensial, alasan pembelian, kondisi persaingan, posisi dalam persaingan

3) Rencana Keuangan

estimasi pendapatan, analisis break even

3. Jelaskan jenis bisnis yang cocok untuk orang yang bertipe introvert! Jelaskan jenis bisnis
yang cocok untuk orang yang bertipe extrovert!
A. Jenis bisnis untuk introvert
Introvert cenderung pemalu dan pendiam sehingga perlu tempat yang tenang agar dapat
produktif. Usaha yang cocok untuk intovert salah satunya adalah sebagai blogger. Seseorang

yang introvert bisa menyuarakannya dengan cara lain, misalnya kegiatan blogging. Selain
meluapkan isi pikiran atau perasaan, blog juga bisa menjadi sumber penghasilan. Dengan
kemudahan teknologi internet, membuka seseorang untuk berbisnis tiket secara online. Selain
itu, bisa juga membuka Online Shop.
B. Jenis bisnis untuk ekstrovert
Orang ekstrovert senang bergaul, sehingga bekerja dengan bertemu banyak orang akan
membuatnya semakin produktif dan menekuni bisnisnya. Usaha bisnis yang cocok untuk
ekstrovert adalah mengelola toko offline karena orang ekstrovert suka bergaul. Suka bertemu
dengan banyak orang. Mempunyai toko offline akan memungkinkan pembeli untuk datang
ke

toko

melihat

produk

secara

langsung.

Keahlian

untuk

berkomunikasi

dan

mempromosikan produk akan sangat efektif bila bertemu langsung dengan para pembeli.
Anda bisa dengan detail mengemukakan kelebihan-kelebihan produk dan kemampuan
mempengaruhi orang akan sangat diuji disini. Kemudian bisa juga menjadi Event Planner.
Kemampuan untuk selalu enjoy saat bekerja dengan banyak orang akan sangat bermanfaat.

Hal praktis agar sukses memulai usaha adalah dengan nekat dan berani mengambil
risiko.

4. Urgensi kepemimpinan dalam sustainability dan kesuksesan suatu bisnis


Konsep Sustainability Business sebenarnya adalah sebuah konsep yang menunjukan
keberhasilan sebuah perusahaan untuk dapat tetap eksis dan memiliki daya saing yang kuat.
Sehingga tahan terhadap goncangan yang mempengaruhi kinerjanya. Agar dapat seperti itu,
diperlukan kepemimpinan yang baik.
Kepemimpinan berperan penting dalam bisnis karena berpengaruh dalam perkembangan
bisnis tersebut dan harus mampu menyelesaikan masalah. Pemimpin yang baik memiliki
kriteria seperti berikut :

Mampu memberikan inspirasi dan memberikan motivasi kepada orang lain misalnya

kepada bawahan.
Memiliki kemampuan yang membuat orang lain merasa segan sehingga ketika
berada dalam sebuah organisasi maupun perusahaan ia pun disegani baik oleh rekan
kerja maupun rekan bisnis.

Memiliki kewibawaan dan kebijaksanaan sehingga selain mampu menyelesaikan


masalah juga tetap disegani oleh para bawahan.

5. Perbedaan usaha spekulatif dan usaha riil


Usaha Yang Riil

Didasarkan motif untuk melayani dan memperoleh kemandirian


Dengan ketulusan, kerjakeras dan inovasi
Bukan jalan pintas, cara cepat menjadi kaya
Membangun secara bertahap
Menjaga nama baik, membangun reputasi
Bukan sekedar passive income, tetapi riil
Pendidikan, persahabatan, spiritualitas sangat penting.
Usaha Spekulatif

Didasarkan motif ingin cepat kaya


Mengedepankan cara-cara instant
Mendewa-dewakan passive income
Tidak peduli kerugian pihak lain, yang penting, saya untung
Pendidikan dan kehidupan spiritual tidak dianggap penting

Contoh dari usaha spekulatif adalah MLM palsu yang bermain dengan money game atau
online shop palsu yang menipu dengan tidak mengirim barangnya ke alamat yang dituju
padahal pembeli sudah melakukan pembayaran.