Anda di halaman 1dari 2

CAPTURE THEORY

Pada perspektif ini, pihak yang diatur berusaha untuk


menguasai pihak yang membuat aturan dengan maksud
aturan yang dikeluarkan setelah dikuasai akan
menguntungkan mereka. Dalam suatu industri dengan
aturan yang ketat, penguasaan terhadap badan pembuat
aturan akan memberikan kekuatan ekonomi dan politik.
Penguasaan terhadap pemerintah sebagai pembuat
aturan adalah bentuk kegagalan pemerintah karena
akan menimbulkan eksternalitas negatif
Mitnick (dalam Deegan,2000) memberikan deskripsi
bahwa capture dikatakan terjadi :
a. jika kepentingan pihak-yang-diatur mengendalikan
regulasi dan badan regulator; atau
b. jika pihak-yang-diatur berhasil dalam
mengkoordinasikan aktivitas badan regulator dengan
aktivitas mereka sehingga kepentingan pribadi mereka
pun terpuaskan; atau
c. jika pihak-yang-diatur dengan cara tertentu
menjadikan badan regulator netral atau dipastikan tidak
aktif kinerjanya (kinerjanya sedang2 saja); atau
d. jika dalam suatu proses interaksi yang halus dengan
pihak regulator, pihak-yang-diatur berhasil (meski tidak
selalu disengaja) dalam mengajak regulator untuk
melihat suatu hal dari perspektif mereka dan hal ini
menjadikan regulasi tersebut sesuai dengan yang

mereka inginkan;
Walaupun pengenalan regulasi dijelaskan sebagai
melindungi kepentingan publik, sulit bagi regulator
untuk tetap independen terhadap mereka yang diatur.
Pada berbagai waktu dan dalam berbagai yuridiksi, telah
dikemukakan pendapat bahwa perusahaan akuntansi
besar telah mengendalikan proses penyusunan standar
akuntansi. Misalnya di Australia, Walker (Dalam
Deegan,2000) memberikan analisis yang menarik
tentang awal-awal keberadaan Accounting Standards
Review Board (yang kemudian digantikan oleh
Australian Accounting Standards Board). Dia
mengatakan bahwa selama 1984-1985, profesi telah
memastikan tidak bekerjanya ASRB dan pada awal 1986
profesi berupaya untuk mempengaruhi prosedur,
prioritas dan output dari Badan ini. Mereka
mengendalikan baik regulasi maupun badan
regulatornya; juga mengatur untuk dapat berkoordinasi
dengan aktivitas ASRB; dan hal ini tampaknya
mempengaruhi kesepakatan baru sehingga semua
anggota badan ini memiliki kesamaan kepentingan
dengan asosiasi profesional.