Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Belajar tidak hanya merupakan kewajiban asasi seseorang,
hingga ditegaskan dalam Undang-undang R.I. Nomor 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,

BAB VIII

Pasal 34

ayat 1 sampai ayat 3 sebagai berikut :


Pasal 34 ayat : 1) Setiap warga Negara yang berusia 6 tahun
dapat mengikuti Program Wajib Belajar,
Pemerintah Daerah

2)

Pemerintah dan

menjamin terselenggaranya wajib belajar

minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya,


3)

Wajib belajar merupakan tanggung jawab Negara yang

diselenggarakan

oleh

Lembaga

Pendidikan

Pemerintah,

Pemerintah Daerah, dan masyarakat.


Akan tetapi belajar juga merupakan hak setiap individu dalam
kehidupan, hal tersebut ditegaskan dalam UUD 1945, yang
kemudian dijabarkan dalam

Undang-undang R.I. No 20 Tahun

2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Bab IV pasal 5


ayat 1 dan ayat 5 yaitu, 1) setiap warga Negara mempunyai hak
yang sama
setiap

untuk memperoleh pendidikan yang bermutu, 5)

warga

Negara

berhak

mendapat

kesempatan

meningkatkan pendidikan sepanjang hayat. 1


Mengingat begitu sangat pentingnya pendidikan

dalam

kehidupan, maka setiap penyelenggaraan pendidikan baik formal


maupun nonformal diatur dalam peraturan dan perundangundangan yang berlaku di negeri ini.
Dalam penyelenggaraan pendidikan,

ada

pendidikan

setiap

pendidikan

yang
agar

harus

diperhatikan

tercapainya

cita-cita

delapan

standar

penyelenggara
bangsa

yaitu,

mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia


1 Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang system Pendidikan Nasional,
cet 1, Bandung, Citra Umbara, 2014, hlm 7
1

yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,


berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan
menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
Untuk mencapai tujuan atau cita-cita bangsa tersebut, salah satu
faktor

yang

pendidikan

turut

berpengaruh

dalam

penyelenggaraan

yaitu standar sarana dan prasarana. Penyediaan

sarana dan prasarana yang memadai sangat berpengruh pada


pencapaian tujuan pendidikan.
Oleh karena itu penulis mencoba mengkaji kebijakan Pemerintah
yang berkaitan dengan penyediaan sarana prasarana, dan
penulis lebih terfokus pada penyediaan buku pegangan guru dan
siswa dalam kegiatan pembelajaran, dengan judul makalah
Analisis Kritis Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Tentang
Standar Buku.
B. Rumusan Masalah
Sesuai dengan judul makalah di atas, maka penulis merumuskan
beberapa masalah sebagai berikut :
1. Apakah yang dimaksudkan dengan Analisis Kritis Terhadap
Permendiknas Tentang Buku ?
2. Apakah problematika yang dihadapi ketika diterapkannya
Permendiknas tentang buku ?
3. Sejauh
manakah
tingkat

efisiensi

dan

efektifitas

diterapkannya Permendiknas tentang standar buku.


C. Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
1. Menjelaskan apakah yang dimaksudkan dengan analisis kritis
terhadap Permendiknas Tentang Standar Buku.
2. Untuk mengetahui sejauh mana efisiensi dan efektifitas
diterapkannya Permendiknas Tentang Standar Buku.
3. Untuk mengetahui problematika apa yang dihadapi ketika
diterapkannya Permendiknas Tentang Standar Buku.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Analisis Kritis Permendiknas Tentang Standar Buku
1. Pengertian Analisis kritis Permendiknas tentang standar
buku.
Menurut etimologi analisis kritis terdiri dari dua kata yaitu
analisis dan

kritis .

Menurut kamus besar bahasa

Indonesia, analisis artinya penyelidikan terhadap suatu


peristiwa untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.
Sedangkan kata kritis artinya tajam dalam menganalisa,
suka melontarkan kritikan-kritikan. 2
Menurut Pius Partanto dan M. Dahlan Al Barri, analisis
artinya sifat uraian, penguraian, kupasan.
Sedangkan kritis artinya tajam/tegas,

teliti

dalam

menanggapi atau memberikan penilaian. 3


Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa analisis
kritis Permendiknas tentang buku artinya kajian mendalam,
penilaian

yang

tajam

terhadap

Peraturan

Menteri

Pendidikan Nasional tentang buku pegangan guru dan buku


siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Buku sebagai salah satu sumber belajar merupakan suatu
unsur

sarana

pendidikan

prestasi belajar siswa.

yang

turut

mempengaruhi

Oleh karena itu dalam Undang-

Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, pada bab XII pasal 45


ayat 1 disebutkan bahwa : setiap satuan pendidikan formal
2 Tim Pustaka Poenix, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet. 6, Jakarta, Media
Pustaka Poenix, 2012, hlm 44 dan 500.
3 Pius A. Partanto, M. Dahlan Al Barry, cet 1, Surabaya, Arkola, 2001, hlm 35
dan 384
3

dan nonformal menyediakan sarana dan prasarana yang


memenuhi

keperluan

pendidikan

sesuai

dengan

pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan


intelektual, social, emosional dan kejiwaan peserta didik.
2. Permendikbud dalam kajian .
Untuk menindak lanjuti UU RI Nomor 20 Tahun 2003, maka
Pemerintah menetapkan peraturan menteri sebagai berikut
:
a. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 tentang Buku Teks
Pelajaran

dan Buku Panduan Guru Untuk Pendidikan

Dasar dan Menengah.


b. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 34 Tahun 2014

tentang Pembelian

Buku Kurikulum 2013 Oleh Sekolah.


c. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 78 Tahun 2014 tentang Pembayaran
Buku Kurikulum 2013 Oleh Sekolah Yang dibiayai dari
Dana Bantuan Operasional Sekolah dan Bantuan Sosial
Buku.
B. Problematika

dalam

merealisasikan

Permendikbud

tentang standar buku.


Meskipun Mendikbud Muhammad Nuh mengatakan bahwa
distribusi kurikulum 2013 selesai paling lambat 15 Agustus
2014, namun kenyataannya tidak demikian. 4
Untuk mempermudah pendistribusian buku Kurikulum 2013,
maka PT POS Indonesia (Persero) bekerja sama dengan
beberapa percetakan mengelola distribusi buku Kurikulum
2013 untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia baik tingkat
SD, SMP maupun SMA/SMK. Pengelolaan distribusi Buku
Kurikulum 2013 meliputi beberapa layanan yaitu :
- Pick up buku
4

m.tempo.co/re 3 -8-2014
4

Pengangkutan buku
Penyerahan buku ke sekolah-sekolah
Pengelolaan berita acara serah terima buku
Pengelolaan setoran biaya pembelian buku dari sekolah-

sekolah.
Progress distribusi buku melalui monitoring website.

Langkah kerja sama ini dilakukan untuk memudakhkan dan


mempercepat proses pendistribusian buku ke sekolah-sekolah
di seluruh Indonesia. Tetapi kenyataan di lapangan tidak
sesuai dengan apa yang diharapkan.
Banyak permasalahan yang dihadapi dalam merealisasikan
Permendikbud tentang standar buku, di antaranya penulis
mengutip beberapa informasi melalui media cetak dan media
elektronik, baik kendala yang dihadapi di kota-kota besar
maupun daerah-daerah yang jauh dan terisolir, diantaranya :
1. Radar Pena
Deputi Bidang Hukum Penyelesaian Sanggah LPP, Ikak
Gayuh

Patriastomo

mengakui

keterlambatan

cetak

buku, hal itu karena jadwal pencetakan buku sengaja


karena

terkait

masalah

dana

modal

awal

yang

memberatkan perusahaan percetakan.


Irjen Kemendikbut Haryono Umar mengatakan, masalah
pengadaan dan distribusi buku kurikulum 2013 cukup
komplek. Misalnya dari tiga puluh lebih percetakan
pemenang tender, enam di antaranya mengundurkan
diri karena biaya cetak lebih dahulu ditanggung pihak
perusahaan, sementara kementerian kerap terlambat
menerima pembayaran pesanan

buku

dari pihak

sekolah yang mengandalkan dana BOS cair. Disamping


itu keterlambatan juga disebabkan oleh
5

lambatnya

www posindonesia. co. id, 25-7-2015

sekolah
panjang,

memberikan
pemilu

data

dan

jumlah

mobil

pesanan,

ekspedisi

libur

yang

tidak

menjangkau lokasi sekolah karena jalannya sempit. 6


2. Majalah Republika
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar
Kasim mengakui pendistribusian buku paket kurikulum
2013 baru mencapai 70% ada percetakaqn yang belum

menyelesaikannya.
Kepala Dinas Pendidikan
mengatakan

distribusi

kota

buku

di

Tangerang,

Luthfi

wilayahnya

belum

mencapai 5%. Baru tiga sekolah yang mendapat buku


kurikulum 2013, masih jauh dari cukup (Ahad, 10/8

2014).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri
Suasana

mengemukakan

bahwa

baru

dua

belas

sekolah dari 192 SD di kota Yogyakarta yang menerima


buku kurikulum 2013, sedangkan SMP dan SMA belum
satupun yang menerima buku tersebut. 7
3. Pos Kota
Ketua Umum PB Persatuan Guru RI,
mengemukakan

bahwa

PGRI

mendapat

Sulistyo

laporan

dari

daerah bahwa persoalan buku kurikulum 2013 hingga


tahun ajaran baru dimulai

belum juga tuntas, masih

banyak yang belum terima buku.


C.

Efektifitas

dan

Efisiensi

Peraturan

Pemerintah

Tentang Standar Buku.

radarpena. Com 23-4-2015

7 m republika. co. id, 1-8-2014


8 poskotanews.com, 17-7- 2014
6

1. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik


Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 tentang Buku Teks
Pelajaran dan Buku Panduan Guru Untuk Pendidikan Dasar
dan Menengah.
Pasal 1 ayat 1 : Menetapkan buku teks pelajaran sebagai
buku siswa yang layak digunakan dalam pembelajaran
tercantum dalam lampiran I yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari peraturan menteri ini.
Pasal 1 ayat 2 : Menetapkan buku panduan guru sebagai
buku guru yang layak

digunakan dalam pembelajaran

tercantum dalam lampiran II yang merupakan bagian yang


tidak terpisahkan dari peraturan menteri ini.
2. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pembelian Buku
Kurikulum 2013 Oleh Sekolah.
Pasal 1 : ayat 3 ; penyedia buku adalah pemenang lelang
buku kurikulum 2013
kontrak

dengan

yang melakukan
lembaga

kebijakan

pengadaan barang/jasa pemerintah.


ayat 4 ; e-katalog adalah system informasi
elektronik

yang

memuat

daftar,

jenis,

spesifikasi teknis, nama penyedia dan harga


buku.
Pasal 6 : ayat 1; dana pembelian buku-buku kurikulum
2013 untuk SD dan SMP pada semester I
Tahun Pelajaran 2014/2015 bersumber dari
Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
dan Dana Bantuan Sosial

Buku di Provinsi

yang telah dikirim ke sekolah.


Ayat 2; dana pembelian buku-buku kurikulum
2013 untuk SMA dan SMK pada semester I
Tahun Pelajaran 2014/2015 bersumber dari
Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
7

3. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik


Indonesia Nomor 78 Tahun 2014
Pembayaran
Dibiayai

tentang Tata Cara

Buku Kurikulum 2013 Oleh Sekolah Yang

Dari Dana Bantuan Operasional Sekola dan

Bantuan Sosial Buku.


Pasal 2 bagian d; sekolah menyetorkan/mentransfer uang
pembayaran buku ke rekening bank yang ditetapkan
penyedia

atau sekolah membayar secara tunai

pihak penyedia

kepada

bagi penyedia buku yang menyediakan

pembayaran secara tunai.


Dengan melihat problematika dalam proses pengadaan buku
standar kurikulum 2013 yang dikaitkan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku, penulis menyimpulkan bahwa penetapan
peraturan menteri tentang Pengadaan Buku Pegangan Guru dan Siswa
Kurikulum 2013 serta realisasinya efektif dan efisien, karena dengan
ditetapkannya Peraturan Pemerintah Tentang Standar Buku akan
terjadi pemerataan buku pegangan guru dan siswa yang ditetapkan
oleh Badan Standar Nasional Pendidikan.
Pengadaan buku siswa dan buku pegangan bagi guru bila
pendistribusiannya merata keseluruh pelosok tanah air, maka hal
tersebut sudah merupakan suatu upaya pemerataan pendidikan di
Nusantara. Hal tersebut menunjukkan juga bahwa pemerintah telah
berupaya meningkatkan pendidikan bangsa untuk mencapai cita-cita
dan tujuan yang diinginkan yaitu yaitu pendidikan nasional harus
mampu mengantarkan peserta didik menjadi manusia yang beriman
dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang
demokratis.
Untuk lebih jelasnya coba perhatikan table pembelian buku berikut ini :
SALINAN
LAMPIRAN II
8

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK


INDONESIA
NOMOR 34 TAHUN 2014
TENTANG PEMBELIAN BUKU KURIKULUM 2013 OLEH SEKOLAH
A. SEKOLAH DASAR
PERUNTUKKAN
SISW GUR KEPS GUR PERPU
KL NO
JUDUL BUKU
A
U
EK
U
SS
.
PJOK TAKAA
N
Tematik

Diriku

2
3
4

Kegemaranku
Kegiatanku
Keluargaku
Agama

v
v
v

v
v
v

v
v
v

v
v
v

v
v
v

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi Pekerti

Agama Katolik dan Budi Pekerti

Agama Hindu dan Budi Pekerti

Agama Budha dan Budi Pekerti

10

Agama Khonghucu dan Budi

Pekerti
Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

KL

NO

JUDUL BUKU

PERUNTUKKAN
SISW GUR KEPS GUR

PERPU

S-

PJOK

TAKAA

EK

N
Tematik (Guru)

Diriku

2
3
4

Kegemaranku
Kegiatanku
Keluargaku
Agama(Guru)

v
v
v

v
v
v

v
v
v

v
v
v

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi Pekerti

Agama Katolik dan Budi Pekerti

Agama Hindu dan Budi Pekerti

Agama Budha dan Budi Pekerti

10

Agama Khonghucu dan Budi

Pekerti
Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

PERUNTUKKAN

10

KL

NO

JUDUL BUKU

SISWA GUR
U

KEPSE GUR

PERPU

S-

PJOK

TAKAA
N

Tematik (Siswa)

II

Hidup Rukun

2
3
4

Bermain di Lingkunganku
Tugasku Sehari-hari
Aku dan Sekolahku
Agama

v
v
v

v
v
v

v
v
v

v
v
v

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi

Pekerti
Agama Katolik dan Budi

Pekerti
Agama Hindu dan Budi

Pekerti
Agama Budha dan Budi

10

Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi

Pekerti

Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

11

KL

NO

JUDUL BUKU

PERUNTUKKAN
SISWA GUR
KEPSE GUR
U

PERPU

S-

PJOK

TAKAA
N

Tematik (Guru)

II

Hidup Rukun

2
3
4

Bermain di Lingkunganku
Tugasku Sehari-hari
Aku dan Sekolahku
Agama(Guru)

v
v
v

v
v
v

v
v
v

v
v
v

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi

Pekerti
Agama Katolik dan Budi

Pekerti
Agama Hindu dan Budi

Pekerti
Agama Budha dan Budi

10

Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi

Pekerti
Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

PERUNTUKKAN
12

KL

NO

JUDUL BUKU

SISWA GUR
U

KEPSE GUR

PERPU

S-

PJOK

TAKAA
N

Tematik
1

Indahnya Kebersamaan

2
3

Selalu Berhemat Energi


V
Peduli
Terhadap
Makhluk V

v
v

v
v

v
v

v
v

4
5

Hidup
Berbagai Pekerjaan
Pahlawanku
Agama

v
v

v
v

v
v

v
v

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi

Pekerti
Agama Katolik dan Budi

Pekerti
Agama Hindu dan Budi

Pekerti
Agama Budha dan Budi

10

Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi

IV

V
V

Pekerti

Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

KL

NO

JUDUL BUKU

PERUNTUKKAN
SISWA GUR
KEPSE GUR
U

PERPU
S-

13

PJOK

TAKAA
N

Tematik (Guru)
1

Indahnya Kebersamaan

2
3

Selalu Berhemat Energi


Peduli
Terhadap
Makhluk

v
v

v
v

v
v

v
v

4
5

Hidup
Berbagai Pekerjaan
Pahlawanku
Agama(Guru)

v
v

v
v

v
v

v
v

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi

Pekerti
Agama Katolik dan Budi

Pekerti
Agama Hindu dan Budi

10

Pekerti
Agama Budha dan Budi

11

Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi

IV

Pekerti
Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama
KL

NO

JUDUL BUKU

PERUNTUKKAN
SISWA GUR
KEPSE GUR
U

PERPU

S-

PJOK

TAKAA
N

Tematik (Siswa)
1

Benda-benda

di

lingkungan v

sekitar kita
14

2
3

Peristiwa Dalam Kehidupan


V
Kerukunan
Dalam V

v
v

v
v

v
v

v
v

4
5

Bermasyarakat
Sehat Itu Penting
Bangga
Sebagai

v
v

v
v

v
v

v
v

V
Bangsa V

Indonesia
Agama
5

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi

Pekerti
Agama Katolik dan Budi

Pekerti
Agama Hindu dan Budi

Pekerti
Agama Budha dan Budi

10

Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi

Pekerti
Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

KL

NO

JUDUL BUKU

PERUNTUKKAN
SISWA GUR
KEPSE GUR
U

PERPU

S-

PJOK

TAKAA
N

Tematik (Guru)
1

Benda-benda

di

lingkungan

2
3

sekitar kita
Peristiwa Dalam Kehidupan
Kerukunan
Dalam

v
v

v
v

v
v

v
v
15

4
5

Bermasyarakat
Sehat Itu Penting
Bangga
Sebagai

Bangsa

v
v

v
v

v
v

v
v

Indonesia
Agama(Guru)
5

Agama Islam dan Budi Pekerti

Agama Kristen dan Budi

Pekerti
Agama Katolik dan Budi

Pekerti
Agama Hindu dan Budi

Pekerti
Agama Budha dan Budi

10

Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi

Pekerti
Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

B. SEKOLAH MENENGAH PERTAMA


KELAS

NO.

JUDUL BUKU/
MATA PELAJARAN

PERUNTUKKAN
SISWA GURU PERPUSTAKAAN

Siswa
16

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

VII

PPKn
Bahasa Indonesia
Matematika Semester I
IPA Semester I
IPS
Bahasa Inggris
Penjaskes Semester I
Seni Budaya Semester I
Prakarya Semester I
Agama Islam dan Budi Pekerti
Agama Kristen dan Budi Pekerti
Agama Katolik dan Budi Pekerti
Agama Hindu dan Budi Pekerti
Agama Budha dan Budi Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

v
v
v
v
v
v
v
v
v

v
v
v
v
v
v
v
v
v

v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v

Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

KELAS

NO.

JUDUL BUKU/
MATA PELAJARAN

PERUNTUKKAN
SISWA GURU PERPUSTAKAAN

GURU
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

PPKn
Bahasa Indonesia
Matematika
IPA
IPS
Bahasa Inggris
Penjaskes
Seni Budaya
Prakarya
Agama Islam dan Budi Pekerti

v
v
v
v
v
v
v
v
v

v
v
v
v
v
v
v
v
v

v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
17

11
12
13
14
15

VII

Agama
Agama
Agama
Agama
Agama

Kristen dan Budi Pekerti


Katolik dan Budi Pekerti
Hindu dan Budi Pekerti
Budha dan Budi Pekerti
Khonghucu dan Budi Pekerti

v
v
v
v
v

Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

KELAS

NO.

JUDUL BUKU/
MATA PELAJARAN

PERUNTUKKAN
SISWA GURU PERPUSTAKAAN

VIII

1
2
3
4

SISWA
PPKn
Bahasa Indonesia
Matematika Semester I
IPA Semester I

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

IPS I
Bahasa Inggris
Penjaskes Semester I
Seni Budaya Semester I
Prakarya Semester I
Agama Islam dan Budi Pekerti
Agama Kristen dan Budi Pekerti
Agama Katolik dan Budi Pekerti
Agama Hindu dan Budi Pekerti
Agama Budha dan Budi Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

v
v
v
v

v
v
v
v

v
v
v
v

v
v
v
v
v

v
v
v
v
v

v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v

18

Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

KELAS

NO.

JUDUL BUKU/
MATA PELAJARAN

PERUNTUKKAN
SISWA GURU PERPUSTAKAAN

VIII

1
2
3
4

SISWA
PPKn
Bahasa Indonesia
Matematika
IPA

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

IPS
Bahasa Inggris
Penjaskes
Seni Budaya
Prakarya
Agama Islam dan Budi Pekerti
Agama Kristen dan Budi Pekerti
Agama Katolik dan Budi Pekerti
Agama Hindu dan Budi Pekerti
Agama Budha dan Budi Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

v
v
v
v

v
v
v
v

v
v
v
v

v
v
v
v
v

v
v
v
v
v

v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v

Keterangan :
1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa
menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama
19

C. SEKOLAH MENENGAH ATAS DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


KELAS

NO.

JUDUL BUKU/
MATA PELAJARAN

PERUNTUKKAN
SISWA GURU PERPUSTAKAAN

1
2
3
4

SISWA
Bahasa Indonesia
Matematika Semester I
Sejarah Semester I
PPKn Semester I

v
v
v
v

v
v
v
v

v
v
v
v

5
6
7

Bahasa Inggris
v
Seni Budaya Semester I
v
Pendidikan jasm., oolah raga dan v

v
v
v

v
v
v

kesehatan
Prakarya

v
v
v
v
v
v

9
10
11
12
13
14
Keterangan :

dan

Kewirausahaan v

Semester I
Agama Islam dan Budi Pekerti
Agama Kristen dan Budi Pekerti
Agama Katolik dan Budi Pekerti
Agama Hindu dan Budi Pekerti
Agama Budha dan Budi Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa


menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

20

Sedangkan hal-hal lain yang merupakan kendala tekhnis dalam proses


peng adaan dan pendistribusian buku menjadi hal yang perlu
mendapat perhatian, seperti :

KELAS

NO.

JUDUL BUKU/
MATA PELAJARAN

PERUNTUKKAN
SISWA GURU PERPUSTAKAAN

1
2
3
4

GURU
Bahasa Indonesia
Matematika Semester I
Sejarah Semester I
PPKn Semester I

v
v
v
v

v
v
v
v

5
6
7

Bahasa Inggris
Seni Budaya Semester I
Pendidikan jasm., oolah raga dan

v
v
v

v
v
v

kesehatan
Prakarya

v
v
v
v
v
v

9
10
11
12
13
14
Keterangan :

dan

Kewirausahaan

Semester I
Agama Islam dan Budi Pekerti
Agama Kristen dan Budi Pekerti
Agama Katolik dan Budi Pekerti
Agama Hindu dan Budi Pekerti
Agama Budha dan Budi Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa


menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

21

KELAS

NO.

JUDUL BUKU/
MATA PELAJARAN

PERUNTUKKAN
SISWA GURU PERPUSTAKAAN

1
2
3
4

SISWA
Bahasa Indonesia
Matematika Semester I
Sejarah Semester I
PPKn Semester I

v
v
v
v

v
v
v
v

v
v
v
v

5
6
7

Bahasa Inggris Semester I


v
Seni Budaya Semester I
v
Pendidikan jasm., oolah raga dan v

v
v
v

v
v
v

kesehatan
Prakarya

v
v
v
v
v
v

XI

9
10
11
12
13
14
Keterangan :

dan

Kewirausahaan v

Semester I
Agama Islam dan Budi Pekerti
Agama Kristen dan Budi Pekerti
Agama Katolik dan Budi Pekerti
Agama Hindu dan Budi Pekerti
Agama Budha dan Budi Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa


menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

KELAS

NO.

JUDUL BUKU/

PERUNTUKKAN
22

MATA PELAJARAN

SISWA

GURU

PERPUSTAKAAN

XI

1
2
3
4

GURU
Bahasa Indonesia
Matematika Semester I
Sejarah Semester I
PPKn Semester I

v
v
v
v

v
v
v
v

5
6
7

Bahasa Inggris
Seni Budaya Semester I
Pendidikan jasm., oolah raga dan

v
v
v

v
v
v

kesehatan
Prakarya

v
v
v
v
v
v

9
10
11
12
13
14
Keterangan :

dan

Kewirausahaan

Semester I
Agama Islam dan Budi Pekerti
Agama Kristen dan Budi Pekerti
Agama Katolik dan Budi Pekerti
Agama Hindu dan Budi Pekerti
Agama Budha dan Budi Pekerti
Agama Khonghucu dan Budi Pekerti

1) Buku agama untuk siswa dipesan sesuai dengan jumlah siswa


menurut agama
2) Buku guru untuk guru dipesan sesuai dengan jumlah guru yang
mengajar mata pelajaran agama

Buku-buku yang tercantum dalam table di atas adalah buku-buku yang


harus dibeli dengan dana BOS oleh sekolah, yang tekhnik dan system

23

pemesanan dan pembayarannya telah diatur dalam Peraturan Menteri


Pendidikan dan Kebudayaan.
Sedangkan hal-hal lain yang merupakan kendala tekhnis dalam proses
penggandaan dan pendistribusian buku menjadi hal yang perlu
mendapat perhatian, seperti :
1. Buku-buku yang dikirim ke sekolah tidak tepat waktu, sedangkan
waktu kegiatan Belajar Mengajar terus bergulir.
2. System informasi elektronik (e-katalog) yang memuat daftar,
jenis, spesifikasi teknis, nama penyedia dan harga buku hanya
dapat diakses oleh sekolah-sekolah yang memiliki jaringan
telekomunikasi, sedangkan tidak sedikit sekolah-sekolah di
daerah terpencil yang tidak menggunakan vasilitas tersebut.
3. Secara empiris banyak sekolah yang tidak dapat menggunakan
buku Kurikulum 2013, karena buku tersebut tiba di sekolah
setelah akhir tahun pelajaran, kemudian kurikulum 2013 ditinjau
kembali oleh Pemerintah.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari uraian isi

makalah

dapat

disimpulkan

bahwa

dalam

penetapan Peraturan Perundang-undangan terlebih dahulu harus


mengkaji berbagai aspek, baik aspek geografis, efektifitas dan
efisiensi,

dinamika

dan

kultur

masyarakat,

sumber

dana

(pendanaan) maupun aspek-aspek lainnya agar suatu produk


peraturan perundang-undangan itu dapat diimplementasikan
dengan baik sesuai dengan harapan.
B. Saran
Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini terdapat banyak
kekurangan dan kelemahan, oleh karena itu kami sangat
24

mengharapkan kritik konstruktif dan usul saran yang baik agar


kami dapat melengkapi makalah ini.
Semoga Allah senantiasa meridhoi amal ibadah kita, Amiin.

DAFTAR PUSTAKA

Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang system


Pendidikan Nasional, cet 1, Bandung, Citra Umbara, 2014
Tim Pustaka Poenix, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet. 6,

Jakarta, Media Pustaka Poenix, 2012,


Pius A. Partanto, M. Dahlan Al Barry, cet 1, Surabaya,

Arkola, 2001
m.tempo.co/re 3 -8-2014
www posindonesia. co. id, 25-7-2015
radarpena. com 23-4-2015
m republika. co. id, 1-8-2014
poskotanews.com, 17-7- 2014

25