Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR

OLEH :
ELFRIDA SILABAN
4143341011

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2016

BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber
belajar pada suatu lingkungan belajar. Lingkungan belajar merupakan suatu sistem yang
terdiri dari unsur tujuan, bahan pelajaran, alat, siswa dan guru. Semua unsur atau komponen
tersebut saling berkaitan, saling mempengaruhi dan semuanya berfungsi dengan berorientasi
pada tujuan. Seperti telah kita ketahui bahwa tugas utama guru ialah mengajar yang berarti
membelajarkan siswa untuk mencapai tujuan tertentu atau kompetensi. Tujuan atau
kompetensi itu telah dirumuskan dalam kurikulum yang berfungsi sebagai pedoman
pelaksanaan proses pembelajaran.
Dalam proses pembelajaran yang menjadi persoalan pokok ialah bagaimana memilih
dan menentukan strategi pembelajaran atau strategi belajar mengajar (SBM). Strategi belajar
mengajar menentukan jenis interaksi di dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran
yang di gunakan harus menimbulkan aktivitas belajar yang baik, aktif, kreatif, efektif dan
efesien, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal.
Berkenaan dengan hal itu diperlukan strategi belajar mengajar. Dalam mengajar
diperlukan suatu variasi. Dalam pengembangan variasi mengajar tentu saja tidak
sembarangan tetapi ada tujuan yang hendak dicapai. Selain itu metode mengajar juga
diperlukan dalam kegiatan belajar mengajar. Metode mengajar adalah suatu cara atau jalan
yang harus dilalui di dalam mengajar. Metode mengajar mempengaruhi belajar, metode
mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa yang tidak baik pula.
Dalam mengajar hendaknya guru menggunakan lebih dari satu metode. Dengan
menguasai teori belajar mengajar peserta didik dapat mengikuti pelajaran dengan baik bahkan
dapat memotivasi anak didik untuk berminat belajar matematika. Teori belajar mengajar
matematika yang dikuasai para tenaga pendidik akan dapat diterapkan pada peserta didik jika
dapat memilih strategi belajar mengajar yang tepat.
B. Rumusan Masalah
1.

Apakah pengertian strategi belajar mengajar ?

2.

Bagaimana kedudukan SBM dalam sistem pengajaran?

3.

Apakah perbedaan antara strategi,metode dan teknik pembelajaran.

C. Tujuan Makalah
Pembuatan makalah ini bertujuan agar mampu memahami apa itu strategi belajar
mengajar, memahami pula tentang bagaimana kedudukan strategi belajar mengajar (SBM)
dalam proses pembelajaran serta mengetahui perbedaan antara strategi,metode dan teknik
pembelajaran dalam proses pembelajaraN.

BAB 2
PEMBAHASAN
A. Pengertian Strategi Belajar Mengajar (SBM)
Jika kita simak istilah strategi berasal dari bahasa yunani yaitu strategos yang artinya
suatu usaha untuk mencapai kemenangan dalam suatu peperangan awalnya digunakan
dalam lingkungan militer namun isilah strategi digunakan dalam berbagai bidang yang
memiliki esensi yang relatif sama termasuk diadopsi dalam konteks pembelajaran yang
dikenal dengan istilah strategi pembelajaran.
Secara umum strategi mempunyai pengertian suatu garis-garis besar haluan untuk
bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. Dihubungkan dengan
belajar mengajar, strategi bisa diartikan sebagai pola-pola umum kegitan guru dan anak
didik dalam perwujudan kegitan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah
digariskan. Atau bisa dikatakan strategi belajar mengajar merupakan suatu serangkaian
rencana kegiatan yang termasuk dalamnya penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai
sumber daya atau kekuatan dalam suatu pembelajaran. Agar Anda memperoleh
pemahaman yang medalam tentang makna dan hakikat strategi pembelajaran cermatilah
pengertian strategi pembelajaran ( SBM ) sebagai berikut :
Adapun beberapa pengertian strategi belajar mengajar menurut para ahli adalah
sebagai berikut :
a.

Hamzah B. Uno ( 2008:45)


Strategi pembelajaran adalah merupakan hal yang perlu diperhatikan guru dalam

proses pembelajaran.
b.

Dick dan Carey (2005:7)


Strategi pembelajaran adalah komponen-komponen dari suatu set materi termasuk

aktivitas sebelum pembelajaran, dan partisipasi peserta didik yang merupakan prosedur
pembelajaran yang digunakan kegiatan selanjutnya.
c. Suparman (1997:157)
Strategi pembelajaran adalah merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara
mengorganisasikan materi pelajaran peserta didik, peralatan dan bahan,dan waktu yang
digunakan dalam proses pembelajran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah
ditentukan.
d.

Gerlach dan Ely (1990)

Strategi pembelajaran adalah merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan


metode pembelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu.
e.

Kemp (1995)
Stategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru

dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.
f.

Hilda Taba
Strategi pembelajaran adalah pola atau urutan tongkah laku guru untuk menampung

semua variabel-variabel pembelajaran secara sadar dan sistematis.


g.

Moedjiono (1993)
Strategi Pembelajaran adalah kegiatan guru untuk memikirkan dan mengupayakan

terjadinya konsistensi antara aspek-aspek dari komponen pembentuk sistem pembelajaran,


dimana untuk itu guru menggunakan siasat tertentu
h.

J.R David (1976)


Strategi Pembelajaran adalah perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan

yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.


Ada 4 strategi dasar dalam belajar mengajar yang meliputi hal-hal berikut :
1.

Menidentifikasi serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubah.an tingkah laku dan

kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan.


2. Memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasidan pandangan hidup
masyarakat.
3. Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik belajar mengajar yang dianggap
paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan oleh guru dalam menunaikan
kegiatan mengajar.
4.

Norma-norma menetapkan dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar

keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan evaluasi hasil
kegitan belajar mengajar yang selanjutnya akan dijadikan umpan balikbuat penyempurnaan
yang bersangkutan secara keseluruhan.
Strategi pembelajaran diklasifikasikan menjadi lima, yaitu:
1. Strategi pembelajaran langsung
Strategi pembelajaran langsung merupakan pembelajaran yang banyak diarahkan oleh
guru. Bahan pelajaran disajikan dalam bentuk jadi dan siswa dituntut untuk menguasai bahan
tersebut. pembelajaran langsung biasanya bersifat deduktif.
2. Strategi pembelajaran tak langsung

Strategi ini sering disebut inkuiri, induktif, pemecahan masalah, pengambilan


keputusan, dan penemuan. Pembelajaran berpusat pada peserta didik, guru hanya sebagai
fasilitator, dan pengelola lingkungan belajar, peserta didik diberi kesempatan untuk terlibat
aktif dalam proses pembelajaran.
3. Strategi pembelajaran interaktif
Pembelajaran ini menekankan pada diskusi dan sharing diantara peserta didik. Diskusi
dan sharing memberi kesempatan peserta didik untuk bereaksi terhadap gagasan,
pengalaman, pendekatan, pengetahuan guru atau teman sebaya serta untuk membangun cara
berfikir dan merasakan.
4. Strategi pembelajaran empiric (experiential)
Pembelajaran empirik berorientasi pada kegiatan induktif, berpusat pada peserta
didik, dan berbasis aktivitas.
5. Strategi pembelajaran mandiri
Strategi pembelajaran mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk
membangun inisiatif individu, kemandirian, dan peningkatan diri.
B. KEDUDUKAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR ( SBM ) DALAM SISTEM
PENGAJARAN
Telah kita ketahui bahwa pembelajaran adalah sebuah kegiatan yang wajib kita
berikan kepada peserta didik. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan
menyenakngkan dan tidak membosankan Setiap strategi pembelajaran (SBM) memiliki
ranah pembelajaran tersebut ada 3, yaitu: Ranah kognitif atau ranah perubahan
pengetahuan; Ranah afektif atau rana perubahan sikap-perilaku dan Ranah psikomotorik
atau ranah perubahan/peningkatan keterampilan.
Oleh karena itu SBM merupakan komponen terpenting dalam sistem pembelajaran
yaitu suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang guru dalam mengajar untuk
memberikan pemahaman kepada peserta didik.

Penyelenggaraan Pendidikan melalui Sekolah dan Pendidikan luar Sekolah. Apapun


namanya dan di manapun kegiatan belajar mengajar dilakukan, kegiatan itu harus dapat
memanfaatkan berbagai sumber belajar yang terdapat di mana-mana baik langsung
maupun tidak langsung dalam bentuk sarana ataupun prasarana. Kegiatan proses belajar
mengajar memerlukan interaksi dengan sumber belajar yang dapat digunakan untuk
menyediakan fasilitas belajar. Agar diperoleh hasil yang maksimal,maka kadar itu harus

tinggi.Untuk memperoleh interaksi yang tinggi, maka proses interaksi perlu


dikembangkan secara sistematik. Begitu pula sumber belajar perlu dikembangkan dan
dikelola secara baik dan fungsional. Dimana-mana orang dapat belajar, dapat memperoleh
pengetahuan, keterampilan dan sikap. Sebab sumberbelajar ada di mana-mana, baik
berupa manusia maupun bukan manusia, yang dapat dimanfaatkan untukmeningkatkan
efektivitas dan efisiensi kegiatan pembelajaran.
Dalam pembelajaran guru diharapkan mampu memilih model pembelajaran yang
sesuai dengan materi yang diajarkan. Dimana dalam pemilihan Model pembelajaran
meliputi pendekatan suatu model pembelajaran yang luas dan menyeluruh. Misalnya pada
model pembelajaran berdasarkan masalah, kelompok-kelompok kecil siswa bekerja sama
memecahkan suatu masalah yang telah disepakati oleh siswa dan guru. Ketika guru
sedang menerapkan model pembelajaran tersebut, seringkali siswa menggunakan
bermacam-macam keterampilan, prosedur pemecahan masalah dan berpikir kritis.
Model pembelajaran berdasarkan masalah dilandasi oleh teori belajar konstruktivis.
Pada model ini pembelajaran dimulai dengan menyajikan permasalahan nyata yang
penyelesaiannya

membutuhkan

kerjasama

diantara

siswa-siswa.

Dalam

model

pembelajaran ini guru memandusiswa menguraikan rencana pemecahan masalah menjadi


tahap-tahap kegiatan; guru memberi contohmengenai penggunaan keterampilan dan
strategi yang dibutuhkan supaya tugas-tugas tersebut dapatdiselesaikan.
Guru menciptakan suasana kelas yang fleksibel dan berorientasi pada upaya
penyelidikan olehsiswa. Model-model pembelajaran dapat diklasifikasikan berdasarkan
tujuan pembelajarannya, sintaks (polaurutannya) dan sifat lingkungan belajarnya.Sebagai
contoh pengklasifikasian berdasarkan tujuan adalah pembelajaran langsung,suatu model
pembelajaran yang baik untuk membantu siswa mempelajari keterampilandasar seperti
tabel perkalian atau untuk topik-topik yang banyak berkaitan dengan penggunaan alat.
C. PERBEDAAN

ANTARA

STRATEGI,

METODE,

DAN

TEKNIK

PEMBELAJARAN
Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru
dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Strategi
pembelajaran dapat dikelompokkan dalam dua bagaian:
1. Strategi pembelajaran induktif
2. Strategi pembelajaran deduktif

Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya dapat dilakukan dengan strategi
pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif.
Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir
yang disajikan secara khas oleh guru di kelas. Dalam model pembelajaran terdapat strategi
pencapaian kompetensi siswa dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.
Pendekatan adalah konsep dasar yang mewadahi,menginsipi rasi, menguatkan, dan melatari
metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Metode pembelajaran adalah
prosedur, urutan,langkah- langkah, dan cara yang digunakan guru dalam pencapaian tujuan
pembelajaran. Dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran merupakan jabaran dari
pendekatan. Satu pendekatan dapat dijabarkan ke dalam berbagai metode pembelajaran.
Dapat pula dikatakan bahwa metode adalah prosedur pembelajaran yang difokuskan ke
pencapaian tujuan.
Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana
yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan
pembelajaran. Beberapa Metode pembelajaran misalnya antaranya adalah:
1) Ceramah
2) Demonstrasi
3) Tanya jawab
4) Penampilan
5) Diskusi
6) Belajar Mandiri
7) Kegiatan Pembelajaran terprogram
8) Latihan bersama teman
9) Simulasi
10) Pemecahan masalah
1. Metode Ceramah
Pada metode ini guru memberikan penjelasan secara lisan kepada muridnya. Murid
mendengarkan apa yang dijelaskan oleh gurunya dan membuat catatan kecil yang dianggap
penting. Pada umumnya murid bersifat pasif, yaitu hanya menerima semua yang dijelaskan
oleh guru. Guru menggunakan alat pendukung alam kegiatan belajar-mengajarnya,yaitu
papan tulis, kapur/spidol, gambar-gambar, dan sebagainya.

2. Metode Demonstrasi
Metode Demonstrasi adalah suatu proses atau kejadian yang diperagakan oleh guru
kepada siswa atau memperlihatkan cara kerja suatu alat kepada siswa. Metode ini tidak hanya
digunakan untuk dilihat saja, tetapi digunakan untuk mengembangkan suatu pengertian,
mengemukakan suatu masalah, memperlihatkan penggunaan suatu prinsip, menguji
kebenaran suatu hukum yang diperoleh secara teoritis dan untuk memperkuat suatu
pengertian (re-inforcement).
3. Metode Eksperimen
Ialah suatu pekerjaan yang menggunakan alat pengajaran dengan tujuan untuk
mengetahui sesuatu yang baru (setidak-tidaknya bagi siswa itu sendiri, meskipun tidak baru
bagi orang lain), atau untuk mengetahui bagaimana proses terjadinya sesuatu. Metode ini
mulai digunakan oleh sekolah-sekolah yang berstandar internasional. Setiap anak
mendapatkan satu set alat percobaan dan diberi petunjuk bagaimana cara pemakaiannya.
4. Metode proyek
Metode Proyek dipergunakan untuk menyalurkan minat siswa yang berbeda-beda. Baik
berhubungan langsung dengan pelajaran di sekolah, atau hal yang menyangkut penggunaan
IPTEK dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya, sekelompok anak yang tertarik dengan teknik radio dapat memilih proyek
pembuatan sebuah pesawat penerima sederhana. Sekelompok anak yang tertarik dengan caracara penetasan telur secara listrik dapat memilih proyek pembuatan alat penetas dan
sebagainya.
Teknik pembelajaran adalah cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan
suatu metode secara spesifik. Teknik pembelajaran merupakan gaya seseorang dalam
melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual.
Misalnya, terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin
akan sangat berbeda dalam teknik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu
cenderung banyak diselingi dengan dengan humor karena memang dia memiliki sense of
humor yang tinggi, sementara ang satunya lagi kurang memiliki sense of humor, tetapi lebih
banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dian sangat menguasai bidang tersebut.

BAB 3

PENUTUP

KESIMPULAN
Strategi merupakan kegiatan pembelajaran yang di harus dilakukan oleh seorang guru
dalam proses pembelajaran dan disertai oleh siswa agar tujuan pembelajaran dapat di capai
secara efektif dan efesien. Sebab itu kedudukan strategi dalam proses pendidikan khususnya
dalam dunia pendidikan dikatakan sangat penting . Oleh karena itu SBM merupakan
komponen terpenting dalam sistem pembelajaran yaitu suatu kegiatan yang dilakukan oleh
seorang guru dalam mengajar untuk memberi pemahaman peserta didik agar tujuan
pembelajaran itu bisa tercapai. Akan tanpa tetapi dalam kegiatan strategi bila tidak di
dampingi oleh komponen-komponen kurikulun seperti pendekatan, metode, model, tehnik,
dan lain sebagainya, proses pembelajaran yang di lakukan oleh guru terhadap siswanya tidak
akan berjalan efektif dan efesian. Oleh karena itu guru harus dan di wajibkan untuk
menguasai hal-hal tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

A,Dina,Purwaningrum.2013.Makalah

Pengertian

Strategi

Belajar

Mengajar(online),

(http://dinap92.wordpress.com/2013/01/12/makalah-pengertian-strategi-belajar- mengajarsbm/, diakses tanggal 3 Maret 2014).


Anonim.2013 . Pengertian Strategi Pembelajaran(online),( http://www.referensimak
alah.com/2013/01/pengertian-strategi-pembelajaran.html, diakses tanggal 3 Maret 2014.
Hani, Sri .2012.Kedudukan & Macam Strategi Belajar Mengajar(online), (http://shriyhanny.blogspot.com/2012/05/kedudukan-macam-strategi-belajar.html,

diakses

tanggal

Maret 2012).
Sibarani, Ahaddin Arhamda.2013.Perbedaan Pendekatan, Strategi , Metode, Teknik dan
Model Pembelajaran(online).( http://ahaddinarhamda.blogspot.com /2013/03 /perbedaan
-pendekatan-strategi-metode.html, diakses tanggal 4 Maret 2014).
Simanjutak, Lisnawati.dkk.1992.Metode Mengajar Matematika, Jakarta : Rineka Cipta.
Sulastri,Ayu.2012.Makalah

Strategi

Belajar

Mengajar(online),

(http://yueolala.blogspot.com/2012/10/makalah-strategi-belajar-mengajar.html,
tanggal 3 Maret 2014.

diakses