Anda di halaman 1dari 60

DAFTAR ISI

Bacaan
Sholat ....................................................................................
..
2
Rukun Iman
o Iman
kepada
Allah ..................................................................... 6
o Iman
kepada
Malaikat ............................................................... 8
o Iman
kepada
Kitab-kitab
Allah ...................................................
11
o Iman
kepada
Para
Nabi
dan
Rasul .............................................. 13
o Iman
kepada
Hari
Akhir ............................................................. 14
o Iman
kepada
Takdir ................................................................... 18
Rukun Islam
o Syahadat .......................................................................
............. 19
o Sholat ............................................................................
............. 20
o Puasa ............................................................................
............. 25
o Zakat ............................................................................
.............. 26
o Haji ...............................................................................
.............. 27
Hafalan
Suratsurat .............................................................................. 28
Hafalan
Doadoa .................................................................................. 35
--//--

DOA IFTITAH

Ya Alloh ! Jauhkanlah antara aku dengan kesalahan-kesalahan


sebagaimana Engkau telah jauhkan antara arah timur dan arah barat.
- Ya Alloh! Bersihkan aku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana
dibersihknnya pakaian putih dari kekotoran!
- Ya Alloh! Cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air dengan salju dan
embun/es!
(HR. Jamaah)
-

SURAT AL-FATIHAH
1. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang[1].
2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
4. Yang menguasai di hari Pembalasan.
5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan Hanya kepada Engkaulah kami
meminta pertolongan.
6. Tunjukilah. kami jalan yang lurus,
7. (yaitu) jalan orang-orang yang Telah Engkau beri nikmat kepada mereka;
bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang
sesat.
DOA RUKU

Maha Suci Engkau ya Allah Pemelihara kami dan dengan memuji-Mu ya


Allah, berilah ampun untukku.
(HR. Jamaah)
-

DOA ITIDAL
Jika imam membaca:

Semoga Allah mendengar pujian orang yang memujiNya


Kita membaca:

Wahai Tuhan kami, bagiMu segala puji,


2 | Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala
seperti pahala orang yang mengajarkannya. (HR. Muslim)

DOA SUJUD

Maha Suci Engkau ya Allah Pemelihara kami dan dengan memuji-Mu ya


Allah, berilah ampun untukku.
(HR. Jamaah)

DOA DUDUK DI ANTARA DUA SUJUD

Wahai pemeliharaku, berilah ampun untukku!


Wahai pemeliharaku, berilah ampun untukku!
(HR. Turmudzi dan Ibnu Majah)
Atau

Ya Allah! Berilah ampun untukku dan belas kasihanilah aku dan cukupilah
aku dan tunjukilah aku dan berilah rizqi aku.
(HR. Tirmidzi)
DOA TASYAHUD

Segala kehormatan itu kepunyaan Allah dan (kepunyaan Allah) sekalian


sholawat dan sekalian kebaikan.
Kiranya keselamatan tetap atasmu wahai Nabi, dan juga rohmat Allah
dan barokah-Nya.
Kiranya keselamatan tetaplah atas kami dan atas hamba-hamba Allah
yang sholih;
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi
bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan Rosul-Nya.
(HR. Bukhari)
Ya Allah! Berikanlah sholawat atas (Nabi) Muhammad dan atas keluarga
(Nabi) Muhammad. Sebagaimana Engkau telah berikan sholawat atas
keluarga (Nabi) Ibrahim! Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji, Maha
Agung!
Ya Allah! Barokahilah (Nabi) Muhammad dan keluarga (Nabi)
Muhammad sebagaimana engkau telah barokahi keluarga (Nabi)
Ibrahim! Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji, Maha Agung!

Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya. (HR.AlBukhari) | 3

(HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya)


DOA SEBELUM SALAM




















.


















Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam,


dan dari siksa kubur, dan dari fitnah hidup dan mati, dan dari keburukan
fitnah al-masih ad-dajjal.
(HR. Muslim)
BACAAN SETELAH SALAM
- Membaca istighfar 3x

) (



Aku minta ampun kepada Allah, (dibaca tiga kali). (HR. Muslim)
-

Membaca:














.

Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha


Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan. (HR.
Muslim)
-

Membaca subhanallah 33x


Maha suci Allah (HR. Muslim)

Membaca alhamdulillah 33x


Segala puji bagi Allah (HR. Muslim)

Membaca allahu akbar 33x


Allah Maha Besar (HR. Muslim)

Membaca:




( 33)

.

Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah. Dan Allah Maha Besar. (Tiga
puluh tiga kali). Tidak ada Tuhan (yang hak disembah) kecuali Allah
Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan. BagiNya
pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. (HR. Muslim)

4 | Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala


seperti pahala orang yang mengajarkannya. (HR. Muslim)

~Iman kepada Allah~


ALLAH ESA DALAM DZATNYA
Kita lihat makhluk yang ada disekitar kita, tidak ada yang bersendiri, atau
tunggal. Kita lihat manusia, manusia tidak satu. Kalau tidak ada ditempat
ini, tentu di tempat lainnya ada. Kalau tidak di waktu ini, di waktu lain lagi.
Tumbuh-tumbuhan juga banyak dan beraneka ragam, binatang juga banyak
tidak tunggal. Kita lihat matahari di langit tidak bersendiri. Para ahli
perbintangan tahu bahwa nun jauh di sana, ada galaksi (buruj/gugus bima
sakti) lain, terdapat juga matahari lain, bukan yang kita lihat sehari-hari
terbit di timur dan terbenam di barat. Tetapi Allah, dia itu dzat yang satu,
tidak ada duanya. Dialah Allah yang di langit dan Dia juga Allah yang di
bumi. Tidak ada kembaran atau tandingan baginya. Sebagaimana
firmanNya :


Artinya :
Katakanlah! Dia Allah itu hanya satu. Dia tempat segala makhluk
bergantung. Tidak berputra dan tidak diputrakan. Dan tidak ada satupun
bandingan bagiNya! (QS. Al Ikhlas (112) ;1 4)
ALLAH ESA DALAM SIFAT-SIFATNYA
Kalau kita membaca asmaul husna, kita menyebut nama-nama sifat Allah.
Misalnya : As-Sami (Yang Mendengar), Al-Bashir (Yang Melihat) dan lainnya
lagi. Kalau dikatakan bahwa Alla itu Melihat, maka melihatnya Allah tidak
sama dengan melihatnya manusia, atau yang liannya lagi. Walaupun
manusia bisa melihat, tetapi terbatas dan amat tergantung kepada banyak
syarat : sinar, jarak pandang, bebas dari penghalang dan lain-lainnya. Allah
melihat tidak seperti manusia melihat. Allah melihat dan untuk itu tidak
tergantung kepada sesuatu apapun serta tidak bisa terhalang oleh apapun
juga. Selain Allah, tidak ada yang melihat sebagaimana Allah Melihat.
Dalam Al Quran tersebut :

Artinya :
Sesungguhnya Dia melihat segala sesuatu! (QS. Al Mulk (67) : 19)
ALLAH SATU-SATUNYA PENCIPTA
Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya. (HR.AlBukhari) | 5

Manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan segala makhluk serta benda yang


ada di langit ataupun di bumi ini, adalah ciptaan Allah. Allah menciptakan
manusia, maka tidak ada sesuatu apapun yang menciptakan manusia.
Allah menciptakan binatang. Manusia hanya bisa menternakkan dan
mengembang-biakkan tetapi tidak bisa menciptakan. Allah menciptakan
tumbuh-tumbuhan, manusia hanya bisa mengambil manfaat dan
menanam, serta mengembangkan jenis-jenisnya. Manusia, menciptakan
kapal terbang tetapi sebenarnya hanya meniru burung yang terbang
dengan sayapnya. Allah yang pertama kali menciptakan burung, dan
seterusnya Dia pula yang membuatnya. Burung tiruan, yang dibuat
manusia (kapal terbang) hanya bisa meniru sebagian sifat burung, tidak
seperti burung yang sebenarnya.
Allah berfirman :




Artinya :
Allah yang pertama menciptakan langit-langit dan bumi. Bagaimana
mungkin Dia mempunyai anak, sedang Dia tidak mempunyai istri? Dan Dia
menciptakan segala sesuatu dan Dia itu terhadap segala sesuatu amat
mengetahui. Yang demikian itu adalah Allah, Pemelihara kamu sekalian.
Tidak ada tuhan selain Dia, Pencipta segala sesuatu, maka kalian
mengabdilah kepadaNya. Dan Dia itu menguasai segala sesuatu. Segala
penglihatan tidak bisa sampai kepadaNya, sedang Dia sampai kepada
segala penglihatan itu; dan Dia itu yang Maha Lembut yang banyak
khobarnya. (QS. Al Anam (6) : 101 103)
ALLAH SATU-SATUNYA YANG BERHAK DIIBADAHI
Orang-orang musyrik Quraisy yang memusuhi Nab saw. percaya bahwa
Allah itu ada dan Allah itu satu. Tetapi bersamaan dengan itu mereka
menyembah dan mengagungkan berhala-berhala. Perbuatan mereka itu
perbuatan syirik, mempersekutukan Allah dengan selainnya. Allah
berfirman :

Artinya :
Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia itu melainkan supaya mereka
mengabdi kepadaku. (QS. Ad-Dhariyyat (51) : 56)
Ayat ini menegaskan bahwa diciptakannya jin dan manusia adalah untuk
mengabdi kepada Allah, mengikuti aturan yang ditentukan Allah dan bukan
untuk lainnya. Artinya, bukan untuk mengabdi kepada selain Allah dan
bukan untuk tugas lainnya di luar pengabdian kepada Allah; maka segala
6 | Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala
seperti pahala orang yang mengajarkannya. (HR. Muslim)

perintah Allah serta tuntunan Rasulullah saw.


merupakan petunjuk pelaksanaan mengabdi itu.

itu

pada

pokoknya

Dalam ayat lain :



Artinya :
Hanya kepada Engkau Kami mengabdi dan hanya kepada Engkau Kami
memohon pertolongan. (QS. Al-Fatihah (1) : 4)
Menurut aturan Allah ini, tidak ada yang diperbolehkan mengabdikan diri
kepada selain Allah dan tidak ada yang berhak untuk menerima
pengabdian selain Allah. Jadilah Allah satu-satunya yang berhak diibadahi.
Pengertian ini biasa disebut dengan tauhid uluhiyya.
ALLAH SATU-SATUNYA YANG BERHAK DITAATI
Allah satu-satunya yang berhak ditaati sedang ketaatan kepada selainNya
tergantung kepadaNya.


Artinya :
Itu adalah batas-batas Allah. Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan
taat kepada RasulNya, Dia akan memasukkannya ke dalam kebun-kebun
yang mengalir padanya beberapa sungai, dalam keadaan kekal padanya;
Dan itu merupakan satu kebahagiaan yang besar. (QS. An-Nisa (4) :
13)
Sebaliknya bagi mereka yang durhaka, yang tidak taat adalah :


Artinya :
Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan mendurhakai RasulNya
serta melewati batas-batasNya, Dia akan memasukkannya ke dalam
neraka. Dalam keadaan kekal padanya. Dan baginya itu ada siksaan yang
menghina. (QS. An-Nisa (4) : 14)
Pada pokoknya dua ayat itu menunjukkan bahwa orang yang taat
akandimasukkan jannah. Sebaliknya, orang yang durhaka akan dimasukkan
neraka; semua dalam keadaan kekal.
Secara tidak langsung, 2 ayat itu juga menunjukkan wajibnya manusia taat
kepada Allah dan kepada RasulNya, serta haram bagi manusia
mendurhakai Allah atau mendurhakai RasulNya.

~Iman kepada Malaikat~


Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya. (HR.AlBukhari) | 7

MALAIKAT TAAT KEPADA ALLAH




Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan
semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para ma]aikat, sedang
mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. Mereka takut kepada Tuhan
mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan
(kepada mereka). (QS. An-Nahl (16): 49-50)
MALAIKAT DICIPTAKAN DARI CAHAYA
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Malaikat diciptakan dari
cahaya, jin diciptakan dari bara api, dan Adam diciptakan dari apa yang
telah dijelaskan kepada kalian. (HR. Muslim)
MALAIKAT MENAMPAKKAN DIRI BERWUJUD MANUSIA
Dari Umar rodhiyallohuanhu juga, beliau berkata: Pada suatu hari ketika
kami duduk di dekat Rosululloh shollallohu alaihi wasallam, tiba-tiba
muncul seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih dan rambutnya
sangat hitam. Pada dirinya tidak tampak bekas dari perjalanan jauh dan
tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Kemudian ia
duduk di hadapan Nabi shollallohu alaihi wasallam, lalu mendempetkan
kedua lututnya ke lutut Nabi, dan meletakkan kedua tangannya di atas
kedua pahanya, kemudian berkata: Wahai Muhammad, terangkanlah
kepadaku tentang Islam.
Kemudian Rosululloh shollallohualaihi wasallam menjawab: Islam yaitu:
hendaklah engkau bersaksi tiada sesembahan yang haq disembah kecuali
Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Alloh. Hendaklah
engkau mendirikan sholat, membayar zakat, berpuasa pada bulan
Romadhon, dan mengerjakan haji ke rumah Alloh jika engkau mampu
mengerjakannya. Orang itu berkata: Engkau benar. Kami menjadi heran,
karena dia yang bertanya dan dia pula yang membenarkannya.
Orang itu bertanya lagi: Lalu terangkanlah kepadaku tentang iman.
(Rosululloh) menjawab: Hendaklah engkau beriman kepada Alloh, beriman
kepada para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para utusan-Nya, hari akhir,
dan hendaklah engkau beriman kepada taqdir yang baik dan yang
buruk.Orang tadi berkata: Engkau benar.
Lalu orang itu bertanya lagi: Lalu terangkanlah kepadaku tentang ihsan.
(Beliau) menjawab: Hendaklah engkau beribadah kepada Alloh seolaholah engkau melihat-Nya. Namun jika engkau tidak dapat (beribadah
seolah-olah) melihat-Nya, sesungguhnya Ia melihat engkau. Orang itu
berkata lagi: Beritahukanlah kepadaku tentang hari kiamat. (Beliau)
mejawab: Orang yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya.

8 | Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala


seperti pahala orang yang mengajarkannya. (HR. Muslim)

Orang itu selanjutnya berkata: Beritahukanlah kepadaku tanda-tandanya.


(Beliau) menjawab: Apabila budak melahirkan tuannya, dan engkau
melihat orang-orang Badui yang bertelanjang kaki, yang miskin lagi
penggembala domba berlomba-lomba dalam mendirikan bangunan.
Kemudian orang itu pergi, sedangkan aku tetap tinggal beberapa saat
lamanya. Lalu Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda: Wahai Umar,
tahukah engkau siapa orang yang bertanya itu ?. Aku menjawab: Alloh
dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui. Lalu beliau bersabda: Dia itu
adalah malaikat Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan
agama kalian. (HR. Muslim).
MALAIKAT MEMILIKI TUGAS-TUGAS
- Menyampaikan wahyu

Dia (Al-Quran) dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu
(Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang
yang memberi peringatan. (QS. Asy-Syuraa (26):193-194)
Mencabut nyawa

Katakanlah: "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu
akan mematikanmu, Kemudian Hanya kepada Tuhanmulah kamu akan
dikembalikan." (QS. As-Sajdah (32):11)
-

- Menjaga neraka




Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan.
sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintupintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Apakah
belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang
membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan
kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" mereka menjawab: "Benar
(telah datang)". tetapi Telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orangorang yang kafir. (QS. Az-Zumar (39):71)
-

Menjaga surga




Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam syurga
berombong-rombongan (pula). sehingga apabila mereka sampai ke syurga
itu sedang pintu-pintunya Telah terbuka dan berkatalah kepada mereka
penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah
kamu! Maka masukilah syurga ini, sedang kamu kekal di dalamnya". (QS.
Az-Zumar (69):73)
-

Meniup sangkakala (di hari akhir)



Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya. (HR.AlBukhari) | 9

Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup. (QS. Al-Haaqqah (69):13)


-

Mencatat Amal



(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang
duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu
ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat
Pengawas yang selalu hadir. (QS. Qaaf (50): 17-18).
Iman Kepada Kitab-kitab
Kita mengimani seluruh kitab yang diturunkan oleh Allah kepada para rasulNya secara keseluruhan. Kita meyakini secara khusus beberap kitab yag
disebutkan di dalam Al-Quran, yaitu:
1. Taurat, yang diturunkan kepada Nabi Musa alaihissalam
2. Zabur, yang diturunkan kepada Nabi Dawud alaihissalam
3. Injil, yang diturunkan kepada Nabi Isa alaihissalam
4. Al-Quran,
yang
diturunkan
kepada
Nabi
Muhammad
shallallahu alaihi wa sallam
Juga lembaran-lembaran yang diturunkan
alaihissalam dan Nabi Musa alaihissalam.

kepada

Nabi

Ibrahim


(yaitu) lembaran-lembaran Ibrahim dan Musa. (QS. Al-Alaa (87): 19).

~Iman kepada Kitab-kitab Allah~


AL-QURAN
AL-QURAN MENGHAPUS DAN MENGGANTIKAN KITAB SAMAWI
TERDAHULU
Kita meyakini bahwa Al-Quran telah menghapus seluruh kitab terdahulu
yang sebelumnya telah dipalsukan oleh tangan-tangan manusia.
AL-QURAN ADALAH KALAMULLAH YANG DIWAHYUKAN KEPADA
RASULULLAH SAW

Dan kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang
kami beri wahyu kepada mereka; Maka bertanyalah kepada ahli dzikr jika
kamu tidak mengetahui keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab.
dan kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan kepada
manusia apa yang Telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka
berfikir. (QS. An-Nahl (16): 49-50)

10 | Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia mendapatkan


pahala seperti pahala orang yang mengajarkannya. (HR. Muslim)

Allah menurunkan Al-Quran yang di sini disebut Adz-Dzikr kepada Nabi


saw. agar beliau menerangkan kepada manusia. Jadi Al-Quran itu dari Allah
bukan dari diri Nabi saw. sendiri atau dari manusia lainnya; yang kedua,
Nabi saw. bertugas untuk menerangkan Al-Quran jadi sebgai penerima,
kemudian menyampaikan dan menerangkan. Al-Quran datang dari Allah,
jadi dia itu firman Allah, kalam Allah.
AL-QURAN BERLAKU UNTUK SEMUA MANUSIA

Dan kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang
kami beri wahyu kepada mereka; Maka bertanyalah kepada ahli dzikr jika
kamu tidak mengetahui keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab.
dan kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan kepada
manusia apa yang Telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka
berfikir. (QS. An-Nahl (16): 49-50)
AL-QURAN TERPELIHARA


Sesungguhnya Kami menurunkan Adz-Dzikr ini dan sesungguhnya Kami
sungguh yang menjaga baginya. (QS. Al-Hijr (15) : 9)
Ayat ini menerangkan bahwa Al-Quran itu Allah-lah yang menurun-kannya,
kemudian Dia pula yang menjaganya, artinya Allah-lah yang menjaga AlQuran dari segala sesuatu yang bisa merusaknya, baik berupa
penambahan, pengurangan, perubahan, ataupun pencampuran. Firman
Allah ini merupakan jaminan bagi kemurnian dan keutuhan Al-Quran dari
gangguan tangan-tangan kotor yang hendak mencemarkan-nya.
AL-QURAN BERLAKU DI SEGALA TEMPAT DAN WAKTU

Sesungguhnya Kami menurunkan kitab ini dengan benar kepadamu untuk


kepentingan semua manusia. Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk
itu untuk kepentingan dirinya sendiri; dan barang siapa yang sesat maka
hanyalah dia menyesatkan dirinya pula; dan bukanlah engkau sebagai
pengawal atas mereka itu! (QS. Az-Zumar (39) : 41)
KEWAJIBAN MEMPELAJARI AL-QURAN


Kitab itu (Al-Quran) tidak ada keraguan padanya sebagai petunjuk bagi
orang-orang yang bertaqwa. (QS. Al-Baqarah (2) : 2)

Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya. (HR.AlBukhari) | 11

Kalau Al-Quran dijadikan sebagai petunjuk bagi orang bertaqwa, maka


setiap orang bertaqwa mesti menjadikannya sebagai petunjuk; sebab kalau
tidak menjadikannya sebagai petunjuk, dia tidak bertaqwa. Untuk
menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk, orang harus memahaminya dan
untuk dapat memahaminya orang harus mempelajari. Karena itu tidak
boleh tidak, setiap orang beriman harus mempelajari Al-Quran. Ini
kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi.



Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya
baginyalah penghidupan yang sempit dan Kami akan mengumpulkannya
pada hari kiamat dalam keadaan buta. Dia akan berkata, Ya Tuhan,
kenapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta sedang aku dulu bisa
melihat? Dia (Allah) berfirman, Begitulah dulu telah datang kepadamu
ayat-ayat Kami, sedang kamu melalaikannya! Maka seperti itu jugalah
pada hari ini kamu dilupakan. (QS. Thaahaa (20) : 124 126)
Yang dimaksud dengan peringatan-Ku dalam ayat di atas adalah ajaran
Islam atau Al-Quran. Maka maksud ayat-ayat itu adalah : siapapun yang
tidak mau mempedulikan Al-Quran/Al-Islam, maka dia akan diganjar
dengan dua perkara :
Pertama, berupa kesempitan hidup di dunia.
Kedua, buta di hari kiamat.
Keduanya merupakan balasan bagi sikap tidak mempedulikan dan
melupakan Al-Quran/Al-Islam. Lalu, siapakah yang lebih patut dikatakan
sebagai orang yang melalaikan Al-Quran dari pada orang yang hidup di
dunia dengan kenikmatan dari Allah sampai belasan bahkan puluhan tahun,
tetapi tidak sempat mempelajari dan tidak memahami Al-Quran?!

~Iman kepada Para Nabi dan Rasul~


Kita beriman dan kepada semua nabi dan rasul Allah, baik yang kita ketahui
maupun tidak. Kita meyakini secara khusus para nabi yang disebutkan di
dalam Al-Quran.
PERBEDAAN NABI DAN RASUL
- Nabi : mendapatkan wahyu tanpa membawa syariat baru
- Rasul : mendapatkan wahyu dengan membawa syariat baru
SEBAGIAN NABI TIDAK DISEBUTKAN DI DALAM AL-QURAN MAUPUN
HADITS

12 | Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia mendapatkan


pahala seperti pahala orang yang mengajarkannya. (HR. Muslim)

Dan (Kami Telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh Telah kami kisahkan
tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak kami
kisahkan tentang mereka kepadamu. dan Allah Telah berbicara kepada
Musa dengan langsung. (QS. An-Nisaa (4): 164)
TIDAK BOLEH MENGINGKARI SEORANG NABI ATAU SEORANG RASUL
PUN



Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya dan tidak
membeda-bedakan seorangpun di antara mereka, kelak Allah akan
memberikan kepada mereka pahalanya. dan adalah Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nisaa (4): 152)
WAJIB TAAT
SALLAM

KEPADA

RASULULLAH

SHALLALLAHU

ALAIHIWA



apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang
dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya. (QS. Al-Hasyr (59):7)
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa
mentaatiku, berarti ia telah mentaati Allah dan barangsiapa menentangku
berarti ia telah menentang Allah. (HR. Al-Bukhari)
NAMA-NAMA NABI DAN RASUL YANG DISEBUTKAN DI DALAM ALQURAN
- Adam
- Musa
- Idris
- Harun
- Nuh
- Dzulkifli
- Hud
- Dawud
- Sholeh
- Sulaiman
- Ibrohim
- Ilyas
- Luth
- Ilyasa
- Ismail
- Yunus
- Ishaq
- Zakariya
- Yaqub
- Yahya
- Yusuf
- Isa
- Ayyub
- Muhammad
- Syuaib

Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya. (HR.AlBukhari) | 13

~Iman Kepada Hari Akhir~


TIDAK ADA
KIAMAT

MAKHLUK

YANG

MENGETAHUI

KAPAN

TERJADINYA





Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?"
Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada
sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu
kedatangannya selain Dia. kiamat itu amat berat (huru haranya bagi
makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itu tidak akan datang kepadamu
melainkan dengan tiba-tiba". mereka bertanya kepadamu seakan-akan
kamu
benar-benar
mengetahuinya.
Katakanlah:
"Sesungguhnya
pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan
manusia tidak Mengetahui". (QS. Al-Araaf (7):187)
TANDA-TANDA KECIL DATANGNYA HARI KIAMAT
Di antara tanda-tanda kecil datangnya hari kiamat:
- hilangnya ilmu dengan diwafatkannya para ulama
- tersebarnya fitnah
- meratanya kemunkaran
- banyak pembunuhan dan gempa
- pendeknya jarak waktu
- banyak pengakuan menjadi nabi oleh para dajjal (para
pendusta)
- adanya persaingan mempertinggi bangunan oleh oleh
orang-orang yang asalnya tidak beralas kaki, telanjang, dan
miskin
- kemenangan muslimin atas Yahudi hingga bebatuan dan
pepohonan berbicara memberitahukan keberadaan orang
Yahudi
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya di antara
tanda-tanda kiamat yaitu dihapuskannya ilmu, munculnya kebodohan,
menjamurnya perzinaan, diminumnya khamr, sedikitnya jumlah orang lakilaki, banyaknya jumlah wanita, hingga lima puluh orang wanita berbanding
satu laki-laki. (Muttafaqun alaih)
TANDA-TANDA BESAR DATANGNYA HARI KIAMAT
1. Keluarnya Al-Mahdi

Al-Mahdi adalah seseorng yang diutus Allah (bukan nabi) di akhir zaman
saat manusia saling bertikai. Saat itu manusia saling berbuat kecurangan
dan kedzaliman, maka Al-Mahdi mengisi dunnia ini dengan keadilan dan
kejujuran dengan menjadi seorang khalifah yang bijaksana dan adil;
mengurusi umat ini dan menerapkan syariat Islam.
2. Keluarnya Al-Masih Ad-Dajjal
- Al-Masih Ad-Dajjal adalah seorang yang kejam lagi biangnya pendusta
- Dajjal akan mengaku sebagai tuhan
- Setiap nabi telah memperingatkan umatnya tentang Dajjal
- Dajjal memiliki tanda di mukanya
Tidak ada seorang nabi pun kecuali telah memperingatkan umatnya
tentang orang yang buta lagi pendusta. Ketahuilah bahwa orang
tersebut buta, dan sesungguhnya Rabb kalian tidaklah buta. Di antara
kedua mata orang tersebut tertulis ka fa ra. (HR. Muslim dari Anas
bin Malik)
- Dajjal akan dibunuh oleh Isa alaihissalam (HR. Muslim dari An-Nawas
bin Saman)
- Ajaran meminta perlindungan kepada Allah dari Dajjal
a. Doa sebelum salam




















.

Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari


siksa jahannam, dan dari siksa kubur, dan dari fitnah hidup
dan mati, dan dari keburukan fitnah al-masih ad-dajjal.
(HR. Muslim)
b. Hafal Sepuluh ayat pertama surat Al-Kahfi
Siapapun hafal sepuluh ayat pertama dari surah Al-Kahfi,
niscaya ia dijaga dari fitnah dajjal. (HR. Muslim)
3. Turunnya Isa bin Maryam
Rasulullah saw. bersabda, Demi Zat yang menguasai diriku. Sungguh,
telah dekat waktunya Isa bin Maryam turun kepada kalian untuk menjadi
hakim yang adil. Dia akan mematahkan salib, membunuh babi dan tidak
menerima upeti. Harta akan melimpah, sehingga tak seorang pun mau
menerimanya. (HR. Muslim)
KEHIDUPAN DI ALAM KUBUR
- Pertanyaan di alam kubur
- Adanya siksa kubur
Dua keterangan di atas berdasar hadits berikut.

Dari Anas radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam


bersabda, Sesungguhnya seorang hamba apabila telah diletakkan di dalam
kuburnya dan ditinggalkan oleh teman-temannya, ia pasti mendengar
hentakan sandal mereka. Lalu didatangi oleh malaikat kemudian
mendudukkannya, kemudian keduanya bertanya,
Apa pernah engkau katakan tentang laki-laki ini? Yakni Muhammad
shallallahu alaihi wa sallam. Orang yang beriman akan mengatakan, Aku
bersaksi bahwa ia adalah hamba Allah dan utusan-Nya. Lalu dikatakan
kepadanya,
'Lihatlah
tempat
dudukmu
di
neraka,
Allah
telah
menggantikannya untukmu dengan tempat duduk di surga.' Lalu ia melihat
keduanya (surga dan neraka). (Qatadah berkata, 'Dan diterangkan kepada
kami bahwa orang itu dilapangkan di dalam kuburnya.')
Adapun orang kafir atau munafik maka ditanyakan kepadanya, 'Apa yang
engkau katakan mengenai Muhammad ini?' Ia menjawab, 'Aku tidak tahu.
Aku dulu mengatakan apa yang dikatakan oleh orang-orang.' Maka,
dikatakan kepadanya, 'Kamu tidak tahu dan tidak mau membaca.' Kemudian
ia dipukul dengan palu dari besi di antara kedua telinganya. Lalu, ia
berteriak sekeras-kerasnya yang didengar oleh apa yang didekatnya selain
jin dan manusia." (HR. Muslim)
- Berlindung dari siksa kubur
Salah satu doa yang diajarkan adalah doa berikut ini yang dibaca sebelum
salam.




















.


















Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa


jahannam, dan dari siksa kubur, dan dari fitnah hidup dan mati, dan
dari keburukan fitnah al-masih ad-dajjal. (HR. Muslim)

Perjalanan Ruh
Setelah manusia dibangkitkan di padang Mahsyar, (Padang pengumpulan)
mulailah dilakukan penghitungan (hisab) atas amalan yang telah dilakukan
masing-masing pribadi waktu hidup didunia. Menurut nas (dalil Al Quran / As
Sunnah) kepada manusia ini akan:
-

Dihadapkan / diserahkan kitab catatan amalan masing-masing.


Maka adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya
(7) Maka dia akan di hisab dengan hisab yang mudah (8) Dan akan
kembali kepada ahlinya dengan senang (9) Dan adapun orang yang
diberikan kitabnya dari belakang punggungnya (10) Maka dia akan
menyerukan kecelakaan (11) Dan akan masuk ke dalam neraka Sa'ir
(12). (QS. Al Insyiqaq 84 : 7-12)

Disuruh membaca sendiri isi kitabnya sebagai penegasan kebenaran


tuduhan.
Bacalah kitabmu! Pada hari ini cukuplah dirimu untuk menghitung
kitabnya sendiri. (QS. Al Isra 17 :14)

Disuruh melihat / menyaksikan pertunjukan amalnya waktu di dunia.


Dan ditaruhkan kitab (catatan amalan mereka) maka engkau akan
melihat orang-orang berdosa ketakutan disebabkan apa yang ada
padanya dan mereka mengatakan: Mengapalah kitab ini tidak
meninggalkan barang kecil atau besar melainkan mesti menghitungnya?
Dan mereka pun mendapat-kan apa yang mereka telah perbuat itu
terpam-pang di depan mereka, padahal Allah tidak menganiaya seorang
pun. (QS. Al Kahfi 18 : 49)

Dipanggil orang lain sebagai saksi atas kejahatannya.


Maka bagaimana apabila Kami datangkan dari tiap-tiap ummat
dengan seorang saksi dan Kami datangkan engkau sebagai saksi atas
mereka itu? (QS. An Nisa 4 : 41)

Anggota tubuhnya dibuat bicara, juga sebagai saksi atasnya.


Pada hari ini, Kami segel atas mulut-mulut mereka, sedang tangantangan mereka berbicara dan kaki-kaki merekapun menyaksikan dengan
apa yang dahulu mereka usahakan. (QS. Yasin 36 : 65) [ayat lain: QS.
Fushilat 41:19-22]

Dihadapkan / dijodohkan dengan orang-orang lain yang pernah di dholimi


atau mendholimi untuk dipertukar tambahkan.
Dan tatkala diri-diri itu dijodohkan (7) Dan tatkala anak perempuan
yang dikuburkan hidup-hidup itu ditanyai (8) Dengan sebab dosa apa dia
dibunuh (9). (QS. At Takwir 81 : 7-9)

Dimintai pertanggung jawaban amalan dan segala nikmat yang telah


diberikan di dunia.
Disinilah manusia ditanya: bertanya untuk apa umurnya, kesehatannya,
dan nikmat-nikmat disukuri atau tidak.
Maka demi Pemeliharanmu! Benar-benar Kami akan menanyai
mereka semuanya dari apa-apa yang mereka duhulu sama perbuat. (QS.
Al Hijr 15 : 92-93) [ayat lain: QS. Al A'raf 7:6, QS. Al Isra' 17 :36, QS. Al
Ahzab 33 :15, QS. As Shaffat 37 : 24]

Ditimbang semua amalannya, antara kebaikan dengan keburukan /


kejahatannya

Dan Kami taruhkan alat-alat timbangan dengan adil untuk hari


kiamat itu; maka tidaklah dianiaya satu diri itu akan sesuatu apapun.
Maka jika ada (kebaikan), seberat biji sawi sekalipun, Kami akan
datangkan dengannya: Dan cukuplah Kami ini sebagai penghitung. (QS.
Al Anbiya 21 : 47) [ayat lain: QS. Al A'raf 7: 8-9, QS. Al Mu'minun 23 : 102103, QS. Al Qoriah 101 : 6-11, QS. Al Kahfi 18 : 105]
Ringkasan Tahap-tahap Perjalanan Hidup di Akhirat
1. Kebangkitan (al-bats) (lihat Al-Hajj ayat 5-7)
2. Pengumpulan (al-hasyr) (lihat Maryam ayat 85-86)
3. Penghadapan kepada Allah (al-ardh) dan penghitung amal (alhisab) (lihat Al-Haaqqah ayat 18 dan Al-Zalzalah ayat 6-8)
4. Didatangkannya
kitab
amal
dan
saksi-saksi
serta
dibukakannya lembaran-lembaran catatan amal (lihat Al-Kahfi
ayat 49 dan Qaf ayat 21)
5. Timbangan amal (mizan) (lihat Al-Anbiya ayat 47)
6. Melewati jembatan titian (lihat Maryam ayat 71-72)
7. Telaga kautsar (lihat Al-Kautsar ayat 1-2)
8. Syafaat (lihat An-Najm ayat 26)
9. Surga dan neraka (lihat Al-Bayyinah ayat 6-8)

~Iman Kepada Takdir~


Adik-adik, kita beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk dari
Allah subhaanahu wa taaala yaitu dengan mengimani bahwa
- ilmu Allah meliputi segala sesuatu
- Allah telah menuliskan segala sesuatu di lauh mahfuzh
- Kehendak-Nya terlaksana pada segala sesuatu
- Dialah satu-satunya pencipta segala sesuatu

Rukun Islam adalah pokok-pokok utama dalam agama Islam. Kita semua
sebagai manusia yang beragama Islam harus berpegang teguh kepada
ajaran Alloh Swt. Dengan berpegang teguh kepada Islam maka hidup kita
akan selamat dan bahagia di dunia dan akhirat.
Untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia, harus rajin belajar dan bekerja
agar menjadi orang pandai dan berkecukupan. Untuk mendapatkan
kebahagiaan di alam akhirat kita wajib melaksanakan perintah-perintah Alloh
dan ajaran Rosululloh.
Adapun Islam dibangun atas 5 landasan yang kuat (rukun Islam) yaitu :
1. Membaca dua kalimat syahadat
2. Mendirikan Sholat
3. Membayar Zakat
4. Mengerjakan puasa Ramadhan
5. Menunaikan Ibadah Haji
Adapun gambaran umum mengenai rukun Islam adalah sebagai berikut :
1. Membaca dua kalimat syahadat
Rukun Islam yang pertama adalah: Membaca dua kalimat syahadat.
Syahadat artinya pengakuan atau kesaksian. Dua kalimat syahadat berarti
dua kalimat pengakuan/kesaksian.
Adapun lafal syahadat adalah :














Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrosululloh
Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Alloh dan aku bersaksi
Muhammad itu utusan Alloh.
Syahadatain atau dua kalimat syahadat terdiri dari 2 macam yaitu
syahadat tauhid dan syhadat rosul.
a. Syahadat Tauhid
Adapun lafadznya adalah : Asyhadu alla ilaha illallah.

Dinamakan syahadat tauhid karena isinya adalah suatu pernyataan


kesaksian setiap umat Islam yang menyatakan bahwa Alloh itu Maha
Esa, Alloh itu maha kuasa.
b. Syahadat Rosul
Adapun
lafadznya
adalah
:
Wa
asyhadu
anna
muhammadarosululloh.
Dinamakan syahadat Rosul karena isinya adalah suatu pernyataan
kesaksian setiap umat Islam yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad
adalah utusan Alloh. Kandunagan isinya adalah mencakup suatu
pernyataan sikap setiap setiap orang bahwa Alloh telah mengutus para
Rosul. Adapun Rosul yang terakhir adalah Nabi Muhammad Saw
sebagai penetup para Nabi.
2. Sholat
Rukun Islam yang kedua adalah mendirikan Sholat. Sholat adalah tiang
agama. Sholat berarti doa/pengabdiankepada Alloh. Sholat tersusun dari
gerakan gerakan dimulai dari takbirotul ikhrom dan diakhiri dengan salam.
Sholat wajib ada 5 : Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya
3. Puasa
Rukun Islam yang ketiga adalah mengerjakan puasa dibulan Ramadhan.
Orang Islam diwajibkan untuk berpuasa dibulan Ramadhan, karena dengan
puasa ia bisa menahan diri dari hawa nafsu. Puasa dikerjakan dari terbit
fajar sampai terbenam matahari.
4. Zakat
Rukun Islam yang ke empat adalah membayar zakat. Zakat adalah
membayar sebagian harta kita yang lebih dan kemudian diberikan kepada
orang yang berhak menerimanya. Zakat berfungsi untuk mensucikat
harta.
5. Mengerjakan Haji
Rukun Islam yang kelima adalah mengerjakan ibadah haji ke tanah suci
mekkah. Ibadah haji dilakukan dengan dengan cara-cara dan aturan
aturan yang telah ditetapkan dalam agama Islam. Waktu pelaksanaannya
antara bulan syawal sampai tanggal 10 dzulhijah pada setiap tahunnya

~SHOLAT~
Rukun Islam yang kedua adalah mendirikan Sholat. Sholat adalah tiang
agama. Sholat berarti doa/pengabdiankepada Alloh. Sholat tersusun dari
gerakan gerakan dimulai dari takbirotul ikhrom dan diakhiri dengan salam.

Sholat ada 2 macam yaitu :


1. Sholat wajib : contohnya adalah sholat 5 waktu (Subuh, Dzuhur, Ashar,
Maghrib, Isyak = 17 rokaat dalam sehari semalam).
2. Sholat sunnah : contohnya: sholat taraweh, solat tahajud, solat dhuha,
dsb.
A. Syarat Wajib Sholat :
Orang yang diwajibkan mengerjakan sholat adalah :
1. Orang yang bergama Islam
2. Berakal /tdak gila
3. Baligh/dewasa
B. Syarat Sah Sholat
Syarat-Syarat Shalat
Syarat-syarat yang mendahului shalat dan wajib dipenuhi oleh orang
yang hendak mengerjakannya, dengan ketentuan bila ketinggalan salah
satu diantaranya, maka shalatnya batal, ialah:
1. Mengetahui tentang masuknya waktu.
Bila telah yakin waktu shalat telah tiba maka diperbolehkan untuk shalat,
baik itu diperoleh dari pemberitaan orang-orang yang dipercaya, atau
seruan adzan dari muadzdzin yang jujur, atau ijtihad yakni usaha pribadi,
atau salah satu sebab apa juga yang bisa menghasilkan ilmu dan
keyakinan.
2. Suci dari hadats kecil dan hadats besar.
Dalam hal ini, kita dianjurkan untuk bersuci dulu, yakni bisa dengan
wudhu ataupun tayamum.
3. Suci badan, pakaian dan tempat shalat dari najis yang kelihatan, bila
itu mungkin.
Jika tak dapat dihilangkan, boleh shalat dengannya, dan tidak wajib
mengulang.
Mengenai suci badan misal dari air kencing, madzi darah (bagi wanita).
Suci pakaian yang dimaksud adalah bahwa pakaian yang dipakai untuk
shalat harus bersih dari najis.
4. Menutup aurat.
Batas Aurat Laki-Laki

Aurat yang wajib ditutupi oleh laki-laki sewaktu shalat, ialah kemaluan
dan pinggul. Mengenai yang lain yakni paha, pusat dan lutut, maka
terdapat pertikaian disebabkan bertentangannya hadits-hadits tentang
hal itu. Ada yang mengatakan bahwa itu tidaklah aurat, dan ada pula
yang mengatakan aurat. Namun, alangkah baiknya kita untuk berhatihati sehingga ketika mengerjakan shalat sebisa mungkin menutupi pusar
dan lutut.
Batas Aurat Wanita
Seluruh tubuh perempuan itu aurat yang wajib bagi mereka untuk
menutupinya, kecuali muka dan kedua telapak tangan.
Pakaian yang wajib dikenakan itu ialah yang menutupi aurat walaupun
sempit dan hanya cukup menutupi aurat. Jika tipis dan terbayang warna
kulit maka tidak boleh shalat dengan itu. Dan disunatkan shalat dengan
memakai dua macam pakaian atau lebih dan sedapat mungkin agar
berhias atau bersolek.
5. Menghadap kiblat.
Para ulama telah sepakat bahwa orang yang mengerjakan shalat itu
menghadap Masjidil Haram, karena firman Allah dalam Qs. Al Baqarah :
144.Bagi orang yang tidak mengetahui arah kiblat, wajib bertanya
kepada orang yang tahu. Dan seandainya tidak ada, hendaklah ia
berijtihad dan mengerjakan shalat menurut arah yang dihasilkan oleh
ijtihadnya itu. Shalatnya sah dan tidak wajib diulangi, bahkan walaupun
ternyata salah setelah selesai shalat. Jika kekeliruan itu diketahui
sementara shalat, hendaklah ia berputar ke arah kiblat tanpa memutus
shalatnya.
Gugurnya kewajiban menghadap kiblat bila:
Shalat bagi orang yang berkendaraan.
Shalat bagi orang yang dipaksa, dalam keadaan sakit dan ketakutan.
C. Rukun Sholat
Yang dimaksud rukun sholat adalah suatu yang harus dikerjakan dalam
melakukan sholat.
Adapun rukun sholat adalah sebagai berikut :
1. Niat
2. Berdiri bila mampu
3. Takbirotul Ikhrom
4. Membaca AL-Fatikhah pada setiap rokaat sebelum ruku
5. Ruku dengan tumaninnah
6. Itidal dengan thumaninnah
7. Sujud dengan thumaninnah
8. Duduk diantara dua sujud dengan thumaninnah
9. Duduk untuk takhiyat akhir

10.
11.
12.
13.

Membaca Takhiyat akhir


Membaca sholawat nabi ketika takhiyat akhir
Salam
Tertib

D. Hal Hal yang Membatalkan Sholat

Sholat itu dianggap tidak sah apabila kurang salah satu diantara rukunrukun sholat atau apabila tidak melaksanakan salah satu dari syarat
syahnya sholat atau karena sebab sebab lain.
Adapun hal hal yang dapat membatalkan sholat adalah:
1. Berhadast, baik hadast besar maupun kecil
2. Sengaja berbicara atau berkata
3. Tertawa
4. Banyak bergerak yang tidak diperlukan
5. Makan dan minum walaupun sedikit
6. Mendahului imam
7. Meninggalkan salah satu rukun sholat
Manfaat sholat adalah:
1. Dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar
2. Meningkatkan Iman dan takwa
3. Menegakkan agama Islam
4. Hati merasa tenang dan tentram, dsb
SHOLAT JAMAAH
A. Hukum
Sebagian ulama berpendapat, shalat berjamaah itu adalah fardhuain.
Sebagian lagi berpendapat bahwa shalat berjamaah itu adalah fardhu
kifayah dan sebagian lagi berpendapat sunnat muakkad (sunat yang
diutamakan).
Shalat lima waktu bagi laki-laki , berjamaah di masjid lebih baik daripada
di rumah, kecuali shalat sunnat, maka di rumah lebih baik. Bagi
perempuan shalat di rumah lebih baik karena lebih aman bagi mereka.
Sabda Rasulullah SAW. : Hai Manusia shalatlah kamu di rumah masingmasing, sesungguhnya sebaik-baik shalat adalah shalat seseorang di
rumahnya, terkecuali shalat lima waktu maka di masjid lebih baik (HR.
Bukhari
dan
Muslim).
Sabda Rasulullah SAW. : Janganlah kamu larang perempuan-perempuan
ke masjid, walaupun rumah mereka lebih baik bagi mereka buat
beribadah (HR. Abu Daud).
Susunan Makmum
Kalau makmum hanya seorang, hendaklah ia berdiri di sebelah kanan
imam. Sedangkan jika dua orang atau lebih supaya di belakang imam.

Sabda Rasulullah SAW.: Dari Jabir bin Abdullah berkata bahwa pada
suatu ketika Nabi Muhammad SAW shalat maghrib, maka saya datang
lalu berdiri di sebelah kirinya, maka beliau mencegah aku dan
menjadikan aku di sebelah kanannya, kemudian datang temanku, maka
kami berbaris di belakangnya. (HR. Abu Dawud).
Masbuq
Masbuq yaitu orang yang mengikuti kemudian, ia tidak sempat membaca
fatihah bersama imam pada rakaat pertama.
Hukumnya, jika ia takbir sewaktu imam belum ruku , hendaklah ia
membaca Al Fatihah seberapa mungkin. Apabila imam ruku sebelum
habis Fatihahnya, maka hendaklah ia ruku pula mengikuti imam. Atau di
dapatinya imam sedang ruku , maka hendaklah ia ruku pula.
Apabila masbuq mendapati imam sebelum ruku atau sedang ruku dan ia
dapat ruku yang sempurna bersama imam, maka ia mendapat satu
rakaat, berarti shalatnya itu terhitung satu rakaat. Kemudian ditambah
kekurangan rakaatnya jika belum cukup, sesudah imam memberi salam.
Sabda Rosulullah SAW.: Jika seseorang diantara kamu datang shalat
sewaktu kami sujud, maka hendaklah kamu sujud, dan janganlah kamu
hitung itu satu rakaat, dan barang siapa yang mendapati ruku beserta
imam, maka ia telah mendapati satu rakaat. (HR. Abu Daud)
B. Syarat Sholat jamaah
1. Makmum berniat mengikuti imam
2. Makmum mengetahui gerakan imam, meskipun melalui perantara
3. Makmum tidak boleh berada di depan imam
4. Makmum berada didekat imam
5. Antara makmum dan imam tidak ada penghalang
6. Makmum selalu mengikuti Imam
7. Tidak bermakmum kepada orang lain yang wajib mengulang sholatnya
C. Hikmah Sholat Jamaah :
1. Pahala yang berlipat menjadi 27 x
2. Meningkatkan Persaudaraan diantara umat muslim
3. Menghilangkan perbedaan kasta
4. Membiasakan disiplin waktu
5.
Menambah semarak masjid yang berarti menunjukan syiar Islam
D. Waktu Shalat Fardhu
1. Shalat Shubuh
Shalat Shubuh ada 2 rakaat. Waktu mengerjakannya yaitu saat terbit
fajar shadik dan berlangsung hingga terbitnya matahari. Disunatkan
untuk menyegerakannya di awal waktu.

2. Shalat Dhuhur
Shalat Dhuhur ada 4 rakaat. Waktu mengerjakannya bermula dari
tergelincirnya matahari dari tengah-tengah langit dan berlangsung
sampai bayangan sesuatu itu sama panjang dengan selain bayangan
sewaktu tergelincir.
Disunatkan takhir atau mengundurkan shalat Dhuhur itu dari awalnya
waktu hari amat panas hingga tiada mengganggu kekhusyukan,
sebaliknya disunatkan tajil atau menyegerakan pada saat-saat lain dari
demikian.
3. Shalat Ashar
Shalat Ashar ada 4 rakaat. Waktu mengerjakannya bermula bila bayangbayang suatu benda itu telah sama panjang dengan benda itu sendiri,
yakni setelah bayangan waktu tergelincir, dan berlangsung sampai
terbenamnya matahari.
Waktu fadhilah/utama ialah pada awal
menyegerakannya pada hari mendung.

waktunya,

dan

penting

Shalat Ashar merupakan shalat Wustha, artinya pertengahan.


4. Shalat Maghrib
Shalat Maghrib ada 3 rakaat. Waktu mengerjakannya bila matahari telah
terbenam dan tersembunyi di balik tirai, dan berlangsung sampai
terbenam syafak, atau awan merah.
5. Shalat Isya
Shalat Isya ada 4 rakaat. Waktu mengerjakannya bermula di waktu
lenyapnya syafak merah dan berlangsung hingga seperdua malam.
Disunatkan
mentakhirkan
shalat
Isya
dari
awal
waktunya
(mengundurkan shalat Isya sampai waktu ikhtiar yakni separuh malam).
E. Hal-hal yang Dimakruhkan Dalam Shalat
Seseorang yang sedang shalat dimakruhkan meninggalkan salah satu
sunat diantara sunat-sunat shalat yang telah disebutkan di muka. Selain
itu dimakruhkan pula hal-hal berikut:
1. Mempermainkan baju atau anggota badan, kecuali bila ada keperluan.
2. Bertolak pinggang.
3. Menengadah ke atas.
4. Melihat sesuatu yang dapat melalaikan.
5. Memejamkan mata. Tetapi kalau dengan membuka mata jadi
terganggu, misalnya di depannya ada ukiran, lukisan dll., maka

memejamkan mata itu tidak saja diperbolehkan, bahkan jika ditinjau


dari kehendak syara, lebih kuatlah dikatakan sunat daripada makruh.
6. Memberi isyarat dengan tangan ketika salam.
7. Menutup mulut dan menurunkan kain ke bawah.
8. Shalat di depan makanan yang telah terhidang. Berkata jumhur:
Sunat mendahulukan makan daripada shalat, jika waktunya cukup
lapang. Jika waktu sempit, maka haruslah mendahulukan shalat.
Menurut Ibnu Hazmin dan sebagian golongan Syafii, hendaklah
didahulukan makan, walau waktu sempit sekalipun.
9. Menahan kencing atau buang air besar atau hal-hal lain yang
mengganggu ketentraman.
10. Shalat di waktu sedang mengantuk.
11. Menetapkan tempat shalat yang khusus di mesjid kecuali imam.
F. Menjama Dua Shalat
Dibolehkan seseorang itu merangkap shalat Dhuhur dengan Ashar dan
menjama shalat Maghrib dengan Isya, baik secara taqdim (mengerjakan
dua buah shalat pada waktu shalat pertama) maupun tafkhir
(mengerjakannya pada waktu shalat kedua/diundurkan).
Alasan-alasan menjama shalat:
1. Menjama di Arafah dan Muzdalifah.
Para ulama sependapat bahwa menjamashalat Dhuhur dan Ashar
secara taqdim pada waktu Dhuhur di Arafah, begitupun antara shalat
Maghrib dan Isya secara takhir di waktu Isya di Muzdalifah,
hukumnya sunat, berpedoman pada apa yang dilakukan oleh
Rasulullah SAW.
2.
3.
4.
5.

Menjama
Menjama
Menjama
Menjama

dalam bepergian.
di waktu hujan.
sebab sakit atau udzur.
sebab ada keperluan.

G. Shalat Dalam Kendaraan


Mengerjakan shalat dalam kendaraan, menurut cara yang mungkin
dilakukan hukumnya sah tanpa makruh sama sekali. Boleh dilakukan
dengan berdiri (misal di dalam kapal) maupun duduk (misal di dalam bus
atau kereta). Dan arah kiblatnya menurut arah jalannya kendaraan itu.
Diterima dari Ibnu Umar, katanya: Nabi SAW. ditanya perihal shalat di
atas kapal, maka ujar beliau: Shalatlah di sana dengan berdiri, kecuali
bila engkau takut tenggelam!. (Diriwayatkan oleh Daruquthni dan Hakim
menurut syarat Bukhari dan Muslim)

~PUASA~
Puasa dalam agama Islam (aum) artinya menahan diri dari makan dan
minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari
terbit fajar hinggalah terbenam matahari, untuk meningkatkan ketakwaan
seorang muslim. Perintah puasa difirmankan oleh Allah pada Al-Quran surat
Al-Baqarah ayat 183. Yang artinya :
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu untuk berpuasa
dimana telah diwajibkan kepada orang sebelum kamu, supaya kamu
bertakwa. (Q.s Al-Baqarah 183)
A. Jenis-jenis Puasa

Puasa yang hukumnya wajib


Puasa Ramadhan

Puasa karena nazar

Puasa kifarat atau denda

Puasa yang hukumnya sunah

Puasa 6 hari di bulan Syawal

Puasa Arafah

Puasa Senin-Kamis

Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak)

Puasa Asyura (pada bulan muharam)

B. Syarat wajib puasa


1. Beragama Islam
2. Berakal sehat
3. Baligh (sudah cukup umur)
4. Mampu melaksanakannya
5. Orang yang sedang berada di tempat (tidak sedang safar)
C. Syarat sah puasa
1. Islam (tidak murtad)
2. Mumayyiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk)
3. Suci dari haid dan nifas
4. Mengetahui waktu diterimanya puasa

D. Rukun puasa


1. Niat
2. Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar
hingga terbenam matahari
E. Waktu haram puasa
Waktu haram puasa adalah waktu di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Hikmahnya adalah ketika semua orang bergembira, seseorang itu perlu
turut bersama merayakannya.
1. Berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri ( 1 Syawal )
2. Berpuasa pada Hari Raya Idul Adha ( 10 Zulhijjah )
3. Berpuasa pada hari-hari Tasyrik ( 11, 12, dan 13 Zulhijjah )
F. Hal hal yang dapat membatalkan Puasa :
1. Memasukan sesuatu ke dalam rongga tubuh secara disengaja
2. Muntah dengan sengaja
3. Haid dan Nifas
4. Bersetubuh dengan istri ketika berpuasa
5. Keluar mani dengan sengaja
6. Keluar dari agama Islam
7. Gila
G. Manfaat Puasa :
1. Meningkatkan Iman dan takwa
2. Melatih manusia untuk sabar dalam menjalani hidup
3. Menjaga kesehatan
4. Melatih kedisiplinan
5. Berlatih mengendalikan /menahan hawa nafsu

~ZAKAT~
Zakat adalah mengeluarkan/memberikan sebagian harta kemudian
diberikan kepada orang yang berhak menerimanya.Zakat fitrah hukumnya
wajib bagi setiap muslim yang merdeka dan memiliki kelebihan makanan
pokok untuk diri dan keluarganya. Adapun orang yang berhak menerima
zakat/ 8 golongan yang berhak menerima.zakat adalah :
1. Fakir adalah orang yang tidak memiliki harta dan pekerjaan yang
cukup untuk memenuhi kebutuhan pokoknya
2. Miskin adalah orang yang memiliki harta dan pekerjaan tapi tidak
mencukupi kebutuhan pokoknya
3. Amil adalah orang yang ditunjuk oleh pemerintah Islam untuk
mengambil zakat
4. Muallaf adalah orang yang baru masuk Islam

5. Riqob adalah budak yang dijanjikan untuk dimerdekakan jika mampu


menebus dirinya
6. Ghorim adalah orang yang memiliki banyak hutang dan tidak sanggup
membayarnya
7. Sabilillah adalah orang yang berjuang untuk agama Alloh
8. Ibnu sabil/Musafir adalah orang yang kehabisan bekal dalam
melakukan perjalanan jauh.
Alloh berfirman dalam surat At Taubah :60)
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, miskin,
Pengurus Zakat, Para mualallaf yang dibujuk hatinya, untuk(memerdekakan)
Budak, Orang-orang yang berhutang, Untuk jalan Aloh dan orang-orang yang
dalam perjalanan. (Q.S At Taubah : 60).

~HAJI~
Rukun Islam yang kelima adalah mengerjakan ibadah haji ke tanah suci
mekkah. Ibadah haji dilakukan dengan dengan cara-cara dan aturan aturan
yang telah ditetapkan dalam agama Islam. Waktu pelaksanaannya antara
bulan syawal sampai tanggal 10 dzulhijah pada setiap tahunnya.
Ibadah haji wajib dilakukan oleh orang yang mampu. Orang yang mampu
adalah yang bisa mencukupi biaya perjalanan dan untuk keluarga yang
ditinggalkan.
Rukun Haji ada 4:
1. Ikhrom beserta niat
2. Wuquf di Arofah
3. Thowaf (mengelilingi) kabah
4. Sai (berlari lar kecil) antara sofa dan marwah 7 kali
Perbuatan yang haram dilakukan ketika Haji adalah:
1. memakai pakaian berjahit
2. menutup kepala (bagi laki laki) dan menutup wajah (bagi perempuan)
3. menyisir Rambut
4. memotong rambut
5. memotong kuku
6. memakai wangian

7. membunuh hewan
8. nikah
9. jima
10. bersentuhan disertai syahwat






Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Hari kiamat,
2. Apakah hari kiamat itu?
3. Tahukah kamu apakah hari kiamat itu?
4. Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,
5. Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
6. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,
7. Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.
8. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,
9. Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
10.
Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?
11.
(yaitu) api yang sangat panas.
:





Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Bermegah-megahan Telah melalaikan kamu[1598],


Sampai kamu masuk ke dalam kubur.
Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),
Dan janganlah begitu, kelak kamu akan Mengetahui.
Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,
Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,

7.
Dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul
yaqin[1599].
8. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang
kamu megah-megahkan di dunia itu).
[1598] Maksudnya: Bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut,
kemuliaan, dan seumpamanya Telah melalaikan kamu dari ketaatan.
[1599]
'Ainul yaqin artinya melihat dengan mata kepala sendiri sehingga
menimbulkan keyakinan yang kuat.
:



Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Demi masa
2. Sungguh,manusia berada dalamkerugian
3. Kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh serta
saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk
kesabaran
:





Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,
2. Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung[1600],
3. Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya,
4. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke
dalam Huthamah.
5. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?
6. (yaitu) api (yang disediakan) Alloh yang dinyalakan,
7. Yang (membakar) sampai ke hati.
8. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,
9. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

[1600] maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya


dia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Alloh.




Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu Telah
bertindak terhadap tentara bergajah[1601]?
2. Bukankah dia Telah menjadikan tipu daya mereka (untuk
menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?
3. Dan dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondongbondong,
4. Yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang
terbakar,
5. Lalu dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).
[1601] yang dimaksud dengan tentara bergajah ialah tentara yang dipimpin
oleh Abrahah Gubernur Yaman yang hendak menghancurkan Ka'bah.
sebelum masuk ke kota Mekah tentara tersebut diserang burung-burung
yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah.
:



Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,
2. (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim
panas[1602].
3. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah Ini
(Ka'bah).
4. Yang Telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan
lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.
[1602] orang Quraisy biasa mengadakan perjalanan terutama untuk berdagang ke
negeri Syam pada musim panas dan ke negeri Yaman pada musim dingin. dalam
perjalanan itu mereka mendapat jaminan keamanan dari penguasa-penguasa dari
negeri-negeri yang dilaluinya. Ini adalah suatu nikmat yang amat besar dari Tuhan
mereka. oleh Karena itu sewajarnyalah mereka menyembah Alloh yang Telah
memberikan nikmat itu kepada mereka.




Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
6. Orang-orang yang berbuat riya[1603],
7. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna[1604].
[1603]
riya ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari
keridhaan Alloh akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.
[1604] sebagian Mufassirin mengartikan: enggan membayar zakat.
:



Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu nikmat yang
banyak.
2. Maka Dirikanlah shalat Karena Tuhanmu; dan berkorbanlah[1605].
3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang
terputus[1606].
[1605] yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan qurban dan
mensyukuri nikmat Alloh.
[1606] maksudnya terputus di sini ialah terputus dari rahmat Alloh.




Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah.
4. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku
sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."
:



Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Apabila Telah datang pertolongan Alloh dan kemenangan,
2. Dan kamu lihat manusia masuk agama Alloh dengan berbondongbondong,
3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun
kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat.
:




Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Binasalah kedua tangan abu Lahab dan Sesungguhnya dia akan
binasa[1607].
2. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia
usahakan.
3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
4. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar[1608].
5. Yang di lehernya ada tali dari sabut.
[1607] yang dimaksud dengan kedua tangan abu Lahab ialah abu Lahab
sendiri.

[1608]
Pembawa kayu bakar dalam bahasa Arab adalah kiasan bagi
penyebar fitnah. isteri abu Lahab disebut pembawa kayu bakar Karena dia
selalu menyebar-nyebarkan fitnah untuk memburuk-burukkan nabi
Muhammad s.a.w. dan kaum muslim. Biasanya tukang-tukang sihir dalam
melakukan sihirnya membikin buhul-buhul dari tali lalu membacakan jampijampi dengan menghembus-hembuskan nafasnya ke buhul tersebut.
:



Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Katakanlah: "Dia-lah Alloh, yang Maha Esa.
2. Alloh adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
:



Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,
2. Dari kejahatan makhluk-Nya,
3. Dan dari kejahatan malam apabila Telah gelap gulita,
4. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada
buhul-buhul[1609],
5. Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki."
[1609] Biasanya tukang-tukang sihir dalam melakukan sihirnya membikin buhulbuhul dari tali lalu membacakan jampi-jampi dengan menghembus-hembuskan
nafasnya ke buhul tersebut.




Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan
menguasai) manusia.
2. Raja manusia.
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan)
jin dan manusia.
6. Dari (golongan) jin dan manusia.

1. BACAAN SEBELUM TIDUR

Dengan namaMu, ya Allah! Aku mati dan hidup. (HR. Al-Bukhari 11/113 dengan
Fathul Baari dan Muslim 4/2083).

2. BACAAN KETIKA BANGUN DARI TIDUR

Segala puji bagi Allah, yang membangunkan kami setelah ditidurkanNya


dan kepadaNya kami dibangitkan. (HR. Al-Bukhari dalam Fathul Baari 11/113, Muslim
4/2083).

3. DOA SEBELUM MAKAN


Rasulullah Shallallahualaihi wasallam bersabda: Apabila seseorang di
antara kamu memakan makanan, hendaklah membaca:



(Dengan menyebut Asma Allah)
Apabila lupa pada permulaannya, hendaklah membaca:

HR. Abu Dawud 3/347, At-Tirmidzi 4/288, dan lihat kitab Shahih At-Tirmidzi 2/167.

4. DOA MASUK MASJID

Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmatMu untukku. (HR. Muslim 1/494. Dalam


Sunan Ibnu Majah, dari hadits Fathimah ra. Allahummagh fir li dzunubi waftahli abwaba
rahmatik, Al-Albani menshahihkannya karena beberapa shahid. Lihat Shahih Ibnu Majah
1/128-129).

5. DOA KELUAR DARI MASJID

Dengan nama Allah, semoga sha-lawat dan salam terlimpahkan kepada


Rasulullah. Ya Allah, sesungguhnya aku minta kepadaMu dari karuniaMu. Ya
Allah, peliharalah aku dari godaan setan yang terkutuk. (Tambahan:
Allaahummashimni minasy syai-thaanir rajim, adalah riwayat Ibnu Majah. Lihat Shahih Ibnu
Majah 129).

6. BACAAN SETELAH WUDHU

Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah, Yang Maha Esa dan
tiada sekutu bagiNya. Aku bersaksi, bahwa Muhammad adalah hamba dan
utusanNya. (HR. Muslim 1/209).




















Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan
jadikanlah aku termasuk orang-orang (yang senang) bersuci. (HR. At-Tirmidzi
1/78, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 1/18).

7. MENDOAKAN KEDUA ORANG TUA

Ya Alloh ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku. (QS.Nuh 28)











Kasihilah mereka berdua seperti mereka mengasihiku sewaktu kecil. (QS. AlIsro' 24)

8. BACAAN KETIKA MENDENGARKAN ADZAN

Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat
(wajib) yang didirikan. Berilah Al-Wasilah (derajat di Surga, yang tidak akan
diberikan selain kepada Nabi dan fadhilah kepada Muhammad. Dan
bangkitkan beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah
Engkau janjikan. (HR. Al-Bukhari 1/152).
9. DOA MASUK WC

Dengan nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari


godaan setan laki-laki dan perempuan. (HR. Al-Bukhari 1/45 dan Muslim 1/283).
10.DOA KELUAR DARI WC

Aku minta ampun kepadaMu. (HR. Seluruh penyusun kitab Sunan, kecuali An-Nasai
yang meriwayatkan dalam Amalul Yaumi wal Lailah, lihat Takhrij Zaadul Maaad 2/387)

11.DOA KELUAR RUMAH

Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepadaNya, dan tiada
daya dan upaya kecuali karena pertolongan Allah. (HR. Abu Dawud 4/325, AtTirmidzi 5/490, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/151).

12.DOA MEMOHON KEBAIKAN DUNIA DAN AKHIRAT

Ya Tuhan kami berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat


dan peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Al-Baqarah: 201).

MATERI PEMBELAJARAN/ TARGET HAFALAN


SANTRI AL-GHUFRON
I.

TAHUN AJARAN 2011-2012

TAUHID
Secara bahasa, tauhid berarti keesaan, maksudnya adalah
berikrar bahwa Allah SWT adalah Esa, Yaitu bersaksi bahwasanya
tidak ada yang berhak disembah dan menerima ibadah
kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala, menta'ati hal tersebut
dan mengamalkannya.
Makna kata adalah "Tidak ada sesembahan yang hak
selain Allah".
A. RUKUN SYAHADATAIN
Syahadat tauhid, Laa ilaaha illallah mempunyai dua rukun:
1. An-Nafyu atau ( peniadaan) : "Laa ilaha" ( ) membatalkan
syirik dengan segala bentuknya dan mewajibkan kekafiran
terhadap segala apa yang disembah selain Allah.
) menetapkan
2.
Al-Itsbat (penetapan): "illallah" (
bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah dan
mewajibkan pengamalan sesuai dengan konsekuensinya.
Rukun Syahadat "Muhammad Rasulullah" Yakni:
1. Tidak Ifrath (berlebih-lebihan) dan
2. Tidak Tafrith (meremehkan) pada sunnah,perintah dan hak
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam
B. SYARAT TAUHID
Tanpa syarat-syarat yang 7 ini, syahadat tidak akan bermanfaat
bagi yang mengucapkannya.

1. 'Ilmu, yang menafikan jahl (kebodohan).


2. Yaqin (yakin), yang menafikan syak (keraguan).
3. Qabul (menerima), yang menafikan radd (penolakan).
4. Inqiyad (patuh), yang menafikan tark (meninggalkan).
5. Ikhlash, yang menafikan syirik.
6. Shidq (jujur), yang menafikan kadzib (dusta).
7. Mahabbah (kecintaan), yang menafikan baghdha' (kebencian).
C. INTI TAUHID
Tauhid Rububiyah Maksudnya adalah kita meyakini keesaan
Alloh dalam memberi rezeki, memberikan manfaat, menolak
mudharat dan lainnya yang merupakan kekhususan bagi Alloh.
Tauhid Uluhiyah Yaitu kita mengesakan Alloh dalam segala
macam ibadah yang kita lakukan. Dimana kita harus
memaksudkan tujuan dari kesemua ibadah itu hanya kepada
Alloh semata.
Tauhid Asma Wa Sifat adalah kita beriman kepada namanama dan sifat-sifat Alloh yang diterangkan dalam Al-Quran dan
Sunnah Rosululloh serta meyakini bahwa hanya Alloh-lah yang
pantas untuk memiliki nama-nama dan sifat tersebut.
D. MENUNTUT ILMU
Salah satu kewajiban umat islam adalah menuntut ilmu,karena :
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu rumah Allah, mereka


membacakan kitabullah dan mempelajarinya, kecuali turun
kepada mereka ketenangan, dan rahmat menyelimuti mereka,
para malaikat mengelilingi mereka dan Allah memuji mereka di
hadapan makhluk yang ada didekatnya. Barangsiapa yang
kurang amalannya, maka nasabnya tidak mengangkatnya.



:
)
Artinya,Dari Anas r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda:
menuntut ilmu itu wajib atas setiap orang Islam, karena
sesungguhnya semua (makhluk) sampai binatang-binatang yang
ada di laut memohonkan ampun untuk orang yang menuntut
ilmu. (H.R. Ibnu Abdurrahman)

Di lain waktu,Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga pernah


bersabda :




Jika kalian melewati taman syurga maka berhentilah. Mereka
bertanya,Apakah taman syurga itu? Beliau menjawab,Halaqoh
dzikir (majlis Ilmu/tempat belajar).
[Riwayat At Tirmidzi dan dishahihkan Syeikh Salim bin Ied Al Hilali
dalam Shahih Kitabul Adzkar 4/4].
II. FIQIH
A. Sholat rukunnya ada 12 yakni :
1. Berdiri bagi yang mampu
2. Takbiratul ihram
3. Membaca Al Fatihah di Setiap Rakaat
4. Ruku dan thumaninah
5. Itidal setelah ruku dan thumaninah
6. Sujud dan thumaninah
7. Duduk di antara dua sujud dan thumaninah
8. duduk tasyahud
9. Tasyahud akhir
10. Shalawat kepada Nabi setelah mengucapkan tasyahud akhir
11. Salam
12. Urut dalam rukun-rukun yang ada
B. Puasa Rukunnya ada 2
1. Niat
2. Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit
fajar hingga terbenam matahari
III. AQIDAH AKHLAQ
A. Adab Makan
Rosulullah tak pernah mencela makanan atau
minuman,mengambil makanan yang dekat dan tak bangkit dari
makan sebelum yang lain selesai dalam jamuan,makan sebelum
lapar dan menyudahi sebelum kenyang namun tak pernah
membiarkan makanan atau minuman tersisa sia-sia walau hanya
sebutir atau setetes. Cuci tangan sebelum makan dan sesudah
makan. Mengawali makan selalu dengan bismillah, Tidak duduk
sambil bersandar&tengkurap
Beliau bila makan menggunakan 3 jari saja yaitu ibu jari,telunjuk
dan jari tengah pada saat makan makanan yang bisa dengan 3

jari. Bila selesai makan,sisa makanan yang menempel pada jari


beliau jilati.
B.
Adab dalam Majelis Ilmu(BELAJAR)
Ikhlas. Dan berniat untuk menimba ilmu dengan sungguhsungguh diawali dengan doa.
Bersemangat Menghadiri Majelis Ilmu.
Bersegera Datang Ke Majelis Ilmu Dan Tidak Terlambat, Bahkan
Harus Mendahuluinya Dari yang lain.
Mencari Dan Berusaha Mendapatkan Pelajaran Yang Ada Di
Majelis Ilmu Yang Tidak Dapat Dihadirinya.
Mencatat Fidah-Faidah Yang Didapatkan Dari Kitab.
Tenang Dan Tidak Sibuk Sendiri Dalam Majelis Ilmu.
Tidak Boleh Berputus Asa.
Jangan Memotong Pembicaraan Guru Atau Penceramah.
Beradab Dalam Bertanya.
Mengambil Akhlak Dan Budi Pekerti Gurunya.
IV. HAFALAN SURAT
An-naas
AlFalaq
AlIkhlas
AlLahab
AnNashr
AlKafirun
AlKautsar
Almaun
AlQuraisy
AlFil
AlHumazah
Al-Ashr
At-takastur
Alqoriah
Al-Adiyat
AlZalzalah
Al- Bayinah
Al- Qadr
Alalaq
Attin
AlInsyirah
AdDhuha
AlLail
ayat kursi

V. KALIMAT THOYYIBAH


Taawwudz

(Aku berlindung kepada Alloh
dari godaan syetan yang terkutuk)
Basmalah
( Dengan menyebut nama Alloh yang
Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)


Syahadatain

(Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Alloh dan aku bersaksi
bahwa Nabi Muhammad utusan Alloh)
Tasbih

(Maha Suci Alloh)

Tahmid

(Segala puji bagi Alloh)

Takbir

(Alloh Maha Besar)

Tahlil

(Tiada Tuhan selain Alloh)

Istighfar

(Aku mohon ampunanmu Ya Alloh)


Insya Alloh

(Apabila Alloh menghendaki )
Masya Alloh

(Semua ini kehendak Alloh)

Hauqolah
(Tiada daya dan kekuatan kecuali
dengan pertolongan Alloh)
Istirja ( Sesungguhnya kita milik Alloh dan
hanya kepada Alloh kita akan kembali)
VI. HAFALAN BACAAN SHOLAT
A. Doa Iftitah
.

.

Atau : Allaahu akbar kabiira, walhamdulillaahi katsiira, wa
subhanallaahi bukrataw, waashiila Innii wajjahtu wajhiya, lillazii
fatharassamaawaati walardha, haniifam, muslimaa, wamaa ana
minal musrykiin Innasshalaatii, wa nusukii, wa mahyaaya, wa
mamaati, lillaahi rabbil aalamiin Laa syariikalahu, wabidzaalika
umirtu, wa ana minal muslimiin
B. Rukuk
( Subha-na rabbiyal azhi-m) 3x
C. Itidal
( Samialla-hu liman hamidah rabbana
walakal hamdu)
D. Sujud

(Subha-naka rabbiyal ala) 3x

E. At-tahiyatul awal atau at-tahiyatul akhir



. .

.
. .
VII. HAFALAN DOA SEHARI-HARI
A. Doa Sebelum Makan

Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau
limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka.
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
)(HR. Ibnu as-Sani
B. Doa Sesudah Makan


Artinya :Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami
)makan&minum, serta menjadikan kami muslim(HRAbu Daud
C. Doa Sebelum Tidur

Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan aku mati. (HR.
)Bukhari dan Muslim
D. Doa Sesudah Bangun Tidur


Artinya : Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah
mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali
E. Doa Masuk Rumah

,
Dengan menyebut namaMu kami masuk dan dengan menyebut
nama-Mu kami keluar dan kepadaMu kuserahkan segalanya
F. Doa Keluar Rumah


Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku


pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah
)saja. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi
G. Doa Masuk Wc

Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki
dan betina.
H. Doa Masuk Pasar


I. Doa Ketika Takut




(dengan nama Allah, dengan nama-Nya tidak akan berbahaya
sesuatu yang ada di bumi maupun yang ada di langit, dan Dia
)Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui
J. Sayyidul Istighfar

DoaK.
Kebaikan
Dunia
&
Akhirat

L. Do'a Masuk Masjid


.(Ya Alloh bukalah bagiku pintu-pintu
)rohmatmu
M. Do'a Keluar Masjid
).(Ya Alloh, Aku mohon keutamaan darimu

VII. TSAQOFAH ISLAMIYAH


A. Rukun Islam adalah:ber syahadat, sholat,puasa, zakat, haji
bagi mereka yang mampu.

B. Rukun Iman yakni : Iman kepada Allah, malaikat 2Allah, Kitab2
Allh (Al-Qur'an, Injil, Taurat, Zabur), Iman kepada nabi dan rasul
Allah, Iman kepada hari kiamat, Iman kepada qada dan qadar
C. Malaikat.
1. Malaikat Jibril bertugas untuk menyampaikan Wahyu kepada
Nabi dan Rasul
2. Malaikat Mikail bertugas Memberi rizki kepada seluruh
makhluk ciptaan Allah SWT
3. Malaikat Israfil bertugas meniup terompet sangkakala sebagai
pertanda hari kiamat
4. Malaikat Izrail bertugas untuk mencabut nyawa
5. Malaikat Munkar bertugas menanyakan ketika seseorang
pertama kali masuk liang kubur
6. Malaikat Nakir bertugas sama seperti Malaikat Munkar
7. Malaikat Raqib bertugas mencatat segala amal baik manusia
ketika masih hidup di dunia
8. Malaikat Atid bertugas mencatat segala amal buruk manusia
ketika masih hidup di dunia
9. Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka
10. Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu surga
D. NABI & RASUL
1. Adam AS.
2. Idris AS.
3. Nuh AS.
4. Hud AS.
5. Soleh AS.
6. Ibrahim AS.
7. Luth AS.
8. Ismail AS.
9. Ishak AS.
10. Yakub AS.
11. Yusuf AS.
12. Ayub AS.
13. Sueb AS.
14. Musa AS.
15. Harun AS.

16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.

Zulkifli AS.
Daud AS.
Sulaiman .
Ilyas AS.
Ilyasa AS.
Yunus AS.
Zakaria AS.
Yahya AS.
Isa AS.
Muhammad SAW

Nabi dg julukan Ulul Azmi: 1. Nuh AS.2. Ibrahim AS.3. Musa AS.4.
Isa AS.5. Muhammad SAW.
E. URUTAN SURAT DALAM AL-QURAN
1 Pembukaan Al-Fatihah
2 Sapi Betina Al-Baqoroh
3 Keluarga Imran Ali Imron
4 An Nisa (Wanita) An Nisa
5 Hidangan Al Maidah
6 Binatang Ternak Al An Am
7 Tempat-Tempat Yang Tinggi Al A Rof
8 Harta Rampasan Perang Al Anfal
9 Taubat At Taubah
10 Yunus -Yunus
11 Hud Hud
12 Yusuf-Yusuf
13 Petir Ar Rad
14 Ibrahim -Ibrahim
15 Pegunungan Hijr Al Hijr
16 Lebah An Nahl
17 Perjalanan Malam Al Isro
18 Gua Al Kahfi
19 Maryam Maryam
20 Toha Toha
21 Para Nabi Al Anbiya
22 Haji Al Hajj
23 Orang Orang Beriman-Al Muminun
24 Cahaya An Nur
25 Pembeda Antara Yang Benar Dan Bathil Al Furqon

26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64

Para Penyair Asy Syu Aro


Semut-An Naml
Kisah-Kisah Al Qoshosh
Laba-Laba Al Ankabut
Bangsa Romawi Ar Rum
Lukman Luqman
Sujud As Sajdah
Golongan Yang Bersekutu Al Ahzab
Kaum Saba Saba
Pencipta Fathir
Yasin Yasin
Yang Bershaf-Shaf Ash Shooffat
Shod Shod
Rombongan-Rombongan Az Zumar
Yang Pengampun Ghofir
Yang Dijelaskan Fushshilat
Musyawarah Asy Syura
Perhiasan Az Zukhruf
Kabut Ad Dukhan
Yang Berlutut Al Jatsiyah
Bukit-Bukit Pasir Al Ahqof
Muhammad Muhammad
Kemenangan Al Fath
Kamar-Kamar Al Hujurat
Qof Qof
Angin Yang Menerbangkan Adz Dzariyat
Bukit Ath Thur
Bintang An Najm
Bulan Al Qomar
Yang Maha Pemurah Ar Rahman
Hari Kiamat Al Waqi Ah
Besi Al Hadid
Wanita Yang Mengajukan Gugatan Al Mujadilah
Pengusiran Al Hasyr
Perempuan Yang Diuji Al Mumtahanah
Barisan Ash Shof
Hari Jumat Al Jumuah
Orang-Orang Munafik Al Munafiqun
Hari Ditampakan Kesalahan-Kesalahan Al Taghobun

65 Talak Ath Tholaq


66 Mengharamkan At Tahrim
67 Kerajaan Al Mulk
68 Pena Al Qolam
69 Hari Kiamat Al Haaqqah
70 Tempat-Tempat Naik Al Ma Arij
71 Nuh Nuh
72 Jin Al Jinn
73 Orang Yang Berselimut Al Muzammil
74 Orang Yang Berkemul Al Mudatstsir
75 Kiamat Al Qiyamah
76 Manusia Al Insan
77 Malaikat Yang Diutus Al Mursalat
78 Berita Besar An Naba
79 Malaikat-Malaikat Yang Mencabut An Nazi At
80 Ia Bermuka Masam Abasa
81 Menggulung At Takwir
82 Terbelah Al Infithor
83 Orang-Orang Yang Curang Al Muthoffifin
84 Terbelah Al Insyiqoq
85 Gugusan Bintang Al Buruj
86 Yang Datang Di Malam Hari Ath Thoriq
87 Yang Paling Tinggi Al A La
88 Hari Pembalasan Al Ghosyiyah
89 Fajar Al Fajr
90 Negeri Al Balad
91 Matahari Asy Syams
92 Malam Al Lail
93 Waktu Dhuha Adh Dhuha
94 Melapangkan Al Insyiroh
95 Buah Tin At Tin
96 Segumpal Darah Al Alaq
97 Kemuliaan Al Qodr
98 Bukti Al Bayyinah
99 Kegoncangan Az Zalzalah
100 Kuda Perang Yang Berlari Kencang Al Adiyat
101 Hari Kiamat Al Qori Ah
102 Bermegah-Megahan At Takatsur
103 Masa Al Ashr

104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114

Pengumpat Al Humazah
Gajah Al Fi-L
Suku Quraisy Quraisy
Barang-Barang Yang Berguna Al Ma Un
Nimat Yang Banyak Al Kautsar
Orang-Orang Kafir Al Kafirun
Pertolongan An Nashr
Gejolak Api Al Lahab
Memurnikan Keesaan Allah Al Ikhlash
Waktu Subuh Al Falaq
Manusia An Naas

F. BAHASA ARAB & BAHASA INGGRIS


BAGIAN TUBUH MANUSIA
( )
INDO
Lengan
Tangan
Jari

ARAB

Jari kaki
Ibu jari

Telunjuk
Jari
manis
Jari
tengah
Kelingkin
g
Lutut

NO INDO
31 Rahang
32 Dagu
33 Otak

ARAB

34
Akal
35 Tengkor
ak
36 Tulang
37 Daging

38

Paha

Kaki
Kuku

NO INDO ARAB NO
16 Kepala
1


17 Rambut
2

18 Mata
3

19 Telinga
20 Hidung

4
5

21
22

Wajah
Pipi

6
7

Dada

23

mulut

39

Hati

24

Alis

40

Paruparu
Limpa

10

11

12
13

25 Kelopak
mata
41
26 Bulu

mata
42 Perut
27 Leher

43 Lambun / 28
Gigi

14
15

29 Kening
30 Bibir

g
Usus
Darah

44
45

Tumit
Mata
kaki

INDO
ARAB
Selamat sore
/
Pak/Bu

Selamat datang
Sampai

berjumpa
kembali

Sampai jumpa
! Sungguh


Terima kasih

banyak
Maaf

Ayo kita pergi ke


masjid
Ayo segera

rabbit
door
fox
apple
apples
olive
triangle
camel
)(male
tree

Kelinci
Pintu
Rubah
Apel
)apel (pl
Zaitun
segitiga
unta
jantan
Pohon

pohon
(pl)
Ayam
Kuda
mentimu
n
ayam
jago
Taman
Mawar
mawar
(pl)
Lengan
Kepala
Wortel
Bunga
bunga
(pl)
papan
tulis
Kursi
matahari
serangg
a
Kotak
bawang
merah
Gigi
Telur
telur (pl)
Dokter
Kereta
amplop/
situasi
payung
Anggur
Mainan

trees
chicken
horse
cucumbe
r
rooster
garden
rose
roses
arm
head
carrot
flower
flowers

board
chair
sun
insect
box
onion
tooth
egg
eggs
doctor
train
envelope
s/
situation
umbrella
grape
toy





deer
(google:
gazelle)
butterfly

Rusa
kupukupu
burung
pipit
Pena
Tas

sparrow

Lomba
buku
lemon
gajah
sekolah
pohon
kurma
telinga
sabit
(bulan,
bentuk)
buah
kipas
pedang
biri-biri

G.

pen
bag
race
(competit
ion)
book
lemon
elephant
school
palm tree
ear
crescent
fruit
fan
sword
sheep

HADITS

A. HADITS NIAT
( Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya) (HR.

Bukhori-Muslim)
B. JANGAN SUKA MARAH
Jangan marah, maka bagimu syurga
(HR.Thabrani)
C. SENYUM


Senyummu di hadapan saudaramu adalah
shodaqoh. (HR. Tirmidzi)
D. MUSLIM BESAUDARA

Muslim itu bersaudara bagi muslim yang lainnya, Jangan
menzaliminya dan jangan memasrahkannya
(HR. Bukhori-Muslim)
E. AGAMA
Agama adalah nasihat (HR Muslim, Abu Dawud dan
an-Nasaii)
F. KASIH SAYANG
Barang siapa tidak menyayangi tidak akan
disayangi. (HR.Muslim)
G. HADITS KEBERSIHAN
Kebersihan itu sebagian dari (cabang) keimanan. (H.R
( ) Muslim)
H. KEBAIKAN
Setiap kebaikan adalah shodaqoh. (HR. Muslim)
I. MENUNTUT ILMU


menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim (H.R. Ibnu

J.

Abdurrahman)
PAHAM AGAMA

Barangsiapa yang Alloh menginginkan kebaikan baginya, maka


akan dipahamkan akan agamanya.
(HR. Bukhory Muslim)

K. BERKATA BAIK/DIAM

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia
berkata yang baik atau diam(HR. Bukhory Muslim)

H.

10 SAHABAT NABI YANG DIJAMIN SYURGA

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq


2. Umar Bin Khatab
3. Usman Bin Affan
4. Ali Bin Abi Thalib
5. Thalhah Bin Abdullah
6. Zubair Bin Awaam
7. Saad bin Abi Waqqas
8. Said Bin Zaid
9. Abdurrahman Bin Auf
10. Abu Ubaidillah Bin Jarrah

TAJWID DASAR
TAJWID : Ilmu yang mempelajari tentang tata cara membaca Al
Quran yang baik dan benar.
HURUF HIJAYYAH :

MAD THOBII / MAD ASLI (PANJANG BIASA)
Bunyi huruf yang dibaca panjang 2 harakat karena huruf itu
berbaris :
- Fathah ( di atas ) bertemu alif ()
- Kasroh ( di bawah ) bertemu ya mati ()
- Dhomah ( seperti angka 9 ) bertemu wau mati ()
HUKUM NUN MATI DAN TANWIN
Ikhfa ( samar ) : Jika ada nun mati atau tanwin bertemu salah
satu huruf ihfa maka bunyi nun mati atau tanwinnya dibaca
samar, hurufnya :
Izhar ( jelas ) : Jika ada nun mati atau tanwin bertemu salah
satu huruf izhar maka bunyi nun mati atau tanwinnya dibaca
jelas, hurufnya :
Idgom ( memasukkan ) : Jika ada nun mati atau tanwin
bertemu salah satu huruf idgom maka bunyi nun mati atau
tanwinnya dimasukkan ke huruf di depannya, hurufnya :

Idgom ada dua :
(1) Idgom bigunnah ( bacanya ditahan ), hurufnya :
(2) idgom bilagunnah ( bacanya tak ditahan), hurufnya :
Iqlab ( menggantikan ) : Jika ada nun mati atau tanwin
bertemu huruf iqlab maka bunyi nun mati atau tanwinnya dibaca
dengan bunyi mim mati, hurufnya :
HUKUM QOLQOLAH
Bunyi huruf mati yang dibaca memantul atau me-ngeper,
hurufnya :
Qolqolah dibagi dua yaitu : Qolqolah sugro ( kecil ) : jika
hurufnya mati asli
Qolqolah qubro ( besar ) : jika hurufnya mati karena berhenti atau
waqof
LAM JALALAH ( KALIMAH ALLAH )

Bunyi huruf ( ) pada kalimah Allah, - Lam Jalalah Tafkhim ( tebal


) : Jika huruf sebelum kalimah Allah berbaris fathah atau dhomah
maka bunyi huruf la nya dibaca lo
- Lam Jalalah Tarqiq ( tipis ) : Jika huruf sebelum kalimah Allah
berbaris kasroh maka bunyi huruf la tetap dibaca la
HUKUM NUN DAN MIM SIDDAH ( BERTASYDID )
Jika ada huruf nun atau mim yang bertasydid maka bunyi bacaan
nun atau mim nya harus ditahan ( gunnah )
WAQAF

ASMAUL HUSNA
1) Ar-Rahman (Maha Pemurah)
2) Ar-Rahim (Maha Penyayang)
3) Al-Malik (Maha Merajai)
4) Al-Quddus (Maha Suci)
5) Al-Jabbar (Maha Kuasa)
6) As-Salaam (Maha Sejahtera)
7) Al-Khaaliq (Maha Menciptakan)
8) Al-Ghaffar (Maha Pengampun)
9) Al-Alim (Maha Mengetahui)
10) Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
11) Al-Wahhab (Maha Pemberi Kurnia)

12) Al-Latif (Maha Lemah Lembut)


13) Al-Qayyum (Maha Berdikari)
14) Al-Baasit (Maha Melapangkan)

NAMA NAMA BULAN HIJRIAH


1)
2)
3)
4)
5)
6)

7)
8)
9)
10)
11)
12)

Muharram ( )
Safar ()
Rabiulawal ()
Rabiulakhir ()
Jumadilawal ()
Jumadilakhir()
Raejab ()
Syaban ()
Ramadhan ()
Syawal ()
Dzulqoidah ()
Dzulhijah ()

Diposkan oleh Azizah Nur Wahidah di 10.26


Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!