Anda di halaman 1dari 2

Contoh Langkah-langkah Penyusunan Instrumen yang baik dan benar

Kemampuan berpikir kritis

Pemikiran yang masuk akal


dan reflektif yang berfokus
untuk memutuskan apa
yang mesti dipercaya atau
dilakukan.
(Robert Ennis, dalam
Fisher, 2009)

Kemampuan untuk
mengevaluasi secara
sistematis bobot pendapat
pribadi dan pendapat orang
lain.
(Johnson, 2007:183)

Berpikir disiplin yang


dikendalikan oleh kesadaran, cara
berpikir ini merupakan cara
berpikir yang terarah, terencana,
mengikuti alur logis sesuai fakta
yang diketahui
(Tapilouw, dalam Amir, 2010)

Kognitif siswa

Pemikiran yang masuk akal, terarah, terencana, logis dan reflektif tentang masalah-masalah untuk
meningkatkan kualitas pemikirannya terhadap permasalahan

Skor yang diperoleh siswa berdasarkan tes uraian kemampuan berpikir kritis

1.

Memfokuskan pertanyaan

2.

Mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak

3.

Menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi

4.

Mengidentifikasi asumsi

5.

Memutuskan suatu tindakan

tes tertulis berbentuk uraian

Kisi-kisi instrumen

Rini akan membuat sebuah teropong panggung dengan menggunakan dua


buah lensa untuk menghasilkan bayangan bersifat maya, tegak, dan
diperbesar. Teropong ini akan digunakan untuk menunjukkan sandiwara atau
opera dalam suatu acara. Namun saat teropong buatan Rini diujicobakan,
bayangan yang dihasilkan bersifat terbalik dan diperbesar. Kesalahan apa
yang dibuat Rini? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? (sebelum revisi)

Validitas
konstruk

Validitas
konten

Reliabilitas instrumen

Revisi instrumen

Finalisasi instrumen

Rini akan membuat sebuah teropong


panggung dengan menggunakan dua buah
lensa untuk menghasilkan bayangan bersifat
maya, tegak, dan diperbesar. Teropong ini
akan digunakan untuk menunjukkan
sandiwara atau opera dalam suatu acara.
Namun saat teropong buatan Rini
diujicobakan, bayangan yang dihasilkan
bersifat terbalik dan diperbesar. Kesalahan
apa yang dibuat Rini? Mengapa hal tersebut
dapat terjadi? (sebelum revisi)

Rini membuat sebuah teropong panggung


menggunakan dua buah lensa untuk menghasilkan
bayangan bersifat maya, tegak, dan diperbesar. Namun
saat diujicoba bayangan yang dihasilkan bersifat
terbalik dan diperbesar. Kesalahan apa yang dibuat
Rini? Mengapa hal tersebut dapat terjadi?
(setelah revisi)