Anda di halaman 1dari 4

Kurva Philips yaitu Menggambarkan

Hubungan Negatif antara


Pengangguran dan Inflasi
07:21 Pendidikan No comments

PengertianPengangguran
Apayangdimaksuddenganpengangguran?Pengangguranatautunakaryaadalahistilahuntuk
orangyangtidakbekerjasamasekali,sedangmencarikerja,bekerjakurangdariduahariselama
seminggu, atau seseorang yang sedangberusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.
Pengangguranumumnyadisebabkankarenajumlahangkatankerjaatauparapencarikerjatidak
sebandingdenganjumlahlapangankerjayangadayangmampumenyerapnya.
Pengangguran tidak hanya disebabkan karena kurang nya lowongan pekerjaan, tetapi juga
disebabkan oleh kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja. Persyaratan
persyaratanyangdibutuhkanolehduniakerja,tidakdapatdipenuhiolehpencarikerja.
Pengangguran seringkali menjadi masalah dalamperekonomian karena dengan adanya
pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakatakan berkurang sehingga dapat
menyebabkantimbulnyakemiskinandanmasalahmasalahsosiallainnya.
Sebabberlakunyapengangguran
Faktorutamayangmenimbulkanpengangguranadalahkekuranganpengeluaranagregat.Para
pengusaha memproduksi barang dan jasa dengan maksud untuk mencari keuntungan.
Keuntungantersebuthanyaakandapatdiperolehapabilaparapengusahadapatmenjualbarang
yangmerekaproduksikan.Semakinbesarpermintaan,semakinbanyakbarangdanjasayang
akanmerekawujudkan.Kenaikanproduksiyangdilakukanakanmenambahpenggunaantenaga
kerja.Dengandemikianterdapathubunganyangeratantartingkatpendapatannasionalyang
dicapaidenganpenggunaantenagakerjayangdilakukan;semakintinggipendapatannasional,
semakinbanyakpenggunaantenagakerjadalamperekonomian.
Faktorfaktorlainyangmenmbulkanpengangguran(i)menganggurkarenainginmencarikerja
lainyanglebihbaik,(ii)pengusahamenggunakanperalatanproduksimodernyangmengurangi
penggunaan tenaga kerja, dan (iii) ketidak sesuaian di antara keterampilan pekerja yang
sebenarnyadenganketerampilanyangdiperlukandalamindustriindustri.
Jumlahkesempatankerja
Jumlahtenagaburuhburuhyangsedangbekerjauntukoranglainatauperusahaanlaindanuntuk
usahamiliksendirisecarasepenuhwaktu.Tenagaburuhyangtidakbekerjaatausedangbekerja
tetapijumlahjamkerjanyaterbatasdigolongkansebagaipengangguran.
Tenagaburuhatauangkatankerja
Jumlahpendudukyangtergolongdalamumurantara15tahunhingga64tahun,yangsedang
bekerjaatausecaraaktifsedangmencaripekerjaan.
INFLASI

PengertianInflasi
Apayangdimakuddenganinflasi?Inflasiadalahsuatukeadaandimanahargabarangbarang
secara umum mengalami kenaikan dan berlangsung dalam waktu yang lama terusmenerus.
Hargabarangyangadamengalamikenaikannilaidariwaktuwaktusebelumnyadanberlakudi
manamanadandalamrentangwaktuyangcukuplama
Inflasi dapat menyebabkan gangguan pada stabilitas ekonomi di mana para pelaku ekonomi
enggan untuk melakukan spekulasi dalam perekonomian. Di samping itu inflasi juga bisa
memperburuktingkatkesejahteraanmasyarakatakibatmenurunnyadayabelimasyarakatsecara
umumakibattidaksemuaorangdapatmenyesuaikandiridenganinflasiyangterjadi.
Inflasidapatdisebabkanolehduahal,yaitutarikanpermintaan(kelebihanlikuiditas/uang/alat
tukar)danyangkeduaadalahdesakan(tekanan)produksidan/ataudistribusi(kurangnyaproduksi
(productorservice)dan/ataujugatermasukkurangnyadistribusi).Untuksebabpertamalebih
dipengaruhidariperannegaradalamkebijakanmoneter(BankSentral),sedangkanuntuksebab
kedua lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan eksekutor yang dalam hal ini
dipegang

oleh

Pemerintah

(Government)

seperti

fiskal
(perpajakan/pungutan/insentif/disinsentif),kebijakanpembangunaninfrastruktur,regulasi,dll.
Inflasidapatdigolongkanmenjadiempatgolonganyaitu:
1.Inflasiringan(kurangdari10%/tahun)
2.Inflasisedang(antara10%sampai30%/tahun)
3.Inflasiberat(antara30%sampai100%/tahun)
4.Hiperinflasi(lebihdari100%/tahun)
Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif tergantung parah atau tidaknya inflasi.
Apabilainflasiituringan,justrumempunyaipengaruhyangpositifdalamartidapatmendorong
perekonomianlebihbaik,yaitumeningkatkanpendapatannasionaldanmembuatorangbergairah
untukbekerja,menabungdanmengadakaninvestasi.Sebaliknya,dalammasainflasiyangparah,
yaitupadasaatterjadiinflasitakterkendali(hiperinflasi),keadaanperekonomianmenjadikacau
dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangatkerja, menabung, atau
mengadakaninvestasidanproduksikarena harga meningkat dengan cepat. Para penerima
pendapatan tetap seperti pegawai negeri ataukaryawanswasta serta kaumburuhjuga akan
kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin
merosotdanterpurukdariwaktukewaktu.
KETERKAITANANTARAINFLASIDENGANPENGANGGURAN
Bagaimanaketerkaitanantarainflasidenganpengangguran?
Teori inflasi, A.W. Phillips berhasil menemukanhubungan yang erat antara tingkat
pengangguran dengan tingkat perubahan upah nominal.Penemunannya ini diperolehnya dari
hasil pengolahan data empirik perekonomian inggris untuk periode 18611957.Kurva yang
menggambarkanhubungandiantaratingkatinflasidantingkatpenganggurandinamakankurva
Phillips.Kurva phillips yang menghubungkan persentase perubahan tingkat upah nominal
dengantingkatpengangguransepertidiuraikandiatasbiasadisebutdengankurvaphillipsdalam
bentukasli.Disampingitu,adajugakurvaphillipsdalambentukversibaruyangbiasadisebut
dengankurvaphillipsyangsudahdirevisiyangdigunakanuntukmengukurtingkatinflasi

Argumentasiuntukmenjelaskankurvaphillipsdiatasdirumuskandenganformulasisebagai
berikut:
Lajuinflasi=TingkatkenaikanupahTingkatkenaikanproduktivitas
Sifatketerkaitandiantarainflasihargadantingkatpengangguran:
Pada waktu pengangguran tinggi, kenaikan hargaharga relative lambat, akan tetapi semakin
rendahpengangguran,semakintinggitingkatinflasiyangberlaku.
Darikurvaphillipsdapatdiambilkesimpulanbahwasemakintinggitingkatpengangguran
semakincepatkenaikantingkatupahdanharga;dansemakintinggiharapaninflasiakansemakin
cepatpulakenaikantingkatupah.

Jadi,diteoriekonomi makro, adaperdebatanklasik masalahinflasi danpengangguran yang


dikenal luas dengan Kurva Phillips (yang sebetulnya belum terbukti salah dan benar secara
umumdisemuaekonomi/negara),.Kurvatersebutmenggambarkanadanyahubungannegatif
antaralajuinflasidenganpengangguran:Lajuinflasitinggi,pengangguranrendah(danoutput
tinggi).Akantetapikebalikannyajugajustrudapatterjadiyaknikenaikanhargahargasecara
umum,yangdilihatdarilajuinflasiakanmenurunkanoutput(produksinasional)dandengan
sendirinya

meningkatkan
pengangguran.Hubunganinflasi,outputdanpengangguran(tigahalyangsangatsentraldalam
kebijakanmakroekonomi)sangatditentukanolehaggregatpenawarandanpermintaanterhadap
barangbarang dan jasajasa. Apabila aggregat permintaan meningkat, permintaan terhadap
tenaga

kerja

akan

meningkat

(dengan

sendirinya
pengangguran berkurang) dan produksi nasional juga meningkat (dengan sendirinya
pertumbuhan ekonomi meningkat). Akan tetapi, sebaliknya kenaikan aggregat permintaan
tersebutakanmenaikkanhargaharga(meningkatkanlajuinflasi).Iniyangdinamakanhubungan
negatifinflasidanpengangguran.Ditahun50andan60an,hubungannegatifiniluasditemukan

di

negeri

maju

seperti

Inggris

dan

Amerika.
Bagaimanabilaterjadipenurunandalamaggregatpenawaranterhadapbarangbarangdanjasa
jasa? Penurunan penawaran dengan sendirinya berakibat pada seolah kenaikan dalam
permintaan. Akibatnya hargaharga meningkat (inflasi meningkat).
Akan tetapi karena penawaran menurun ini berarti permintaan terhadap tenaga kerja juga
menurunyangdengansendirinyamenurunkanproduksinasional.Akhirnyayangterjadiadalah
inflasi tinggi dan pengangguran tinggi (dan pertumbuhan ekonomi
rendah).Iniyangluasterjadiditahun70anketikaterjadiresesiekonomiglobal.