Anda di halaman 1dari 1

5 KETRAMPILAN DASAR

Sedikitnya terdapat 5 ketrampilan dasar yang harus dikuasai seluruh pegawai Rumah Sakit.
Diantaranya:
1.
2.
3.
4.
5.

6 SASARAN KESELAMATAN PASIEN


LANGKAH-LANGKAH CUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR
FIVE MOMENT CUCI TANGAN
BANTUAN HIDUP DASAR (BHD)
PEMAKAIAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Lima pengetahuan dasar diatas merupakan ketrampilan wajib yang sangat penting. Sedangkan
poin-poin yang harus dikuasai adalah:
1. 6 SASARAN KESELAMATAN PASIEN
a. Identifikasi pasien
b. Komunikasi efektif
c. Peningkatan kewaspadaan obat-obat high alert
d. Tepat lokasi, prosedur dan pasien operasi
e. Pengurangan resiko infeksi
f. Pengurangan resiko pasien jatuh
2. 6 LANGKAH CUCI TANGAN
a. Aksesoris, cinci, termasuk cincin kawin, gelang, arloji harus dilepas.
b. Basahi tangan dengan alcohol base handrub/ cairan desinfektan.
c. Menggosok tangan dengan posisi telapak pada telapak dengan arah memutar.
d. Menggosok telapak tangan kanan diatas punggung tangan kiri denganjari-jari saling
menjalin dan sebaliknya.
e. Menggosok kedua telapak tangan jari-jari saling mengait.
f. Menggosok punggung jari-jari pada telapak tangan yang berlawanan dengan jarijari saling mengunci.
g. Gosok memutar ibu jari kiri dengan tangan kanan mengunci pada ibu jari tangan
kiri dan sebaliknya.
h. Gosok kuku jari-jari tangan kiri memutar kearah dalam, telapak tangan kanan dan
sebaliknya.
i. Dilakukan secara berurutan.
3. FIVE MOMENT CUCI TANGAN
a. Sebelum kontak dengan pasien
b. Sebelum melakukan tindakan aseptik
c. Setelah menyentuh cairan tubuh pasien
d. Setelah kontak dengan pasien
e. Setelah menyentuh permukaan lingkungan pasien
4. LANGKAH-LANGKAH BANTUAN HIDUP DASAR (BHD)
a. Mengamankan korban (aman diri, aman pasien, aman lingkungan).
b. Melakukan cek respon (look, listen, feel).
c. Bila tidak ada nafas, tidak ada nadi, panggil bantuan/ambulan.
d. Sambil menunggu bantuan datang, lakukan RJP dengan 30 kompresi: 2 ventilasi
selama maksimal 5 siklus.
e. Evaluasi, cek kembali nadi dan nafas.
f. Bila ada nadi tidak ada nafas, lakukan ventilasi/bagging.
g. Bila sudah ada nadi dan nafas, stabilkan dengan miring mantap.
5. CARA PENGGUNAAN APAR
a. Mengambil APAR dari posisi di dinding.
b. Mancabut pin pengaman (tarik).
c. Menarik keluar selang, dan arahkan corong pada sumber api (arahkan).
d. Posisi tubuh membelakangi arah angin saat melakukan pemadaman dengan jarak
lebih 3 meter dari arah api.
e. Menekan katup atau handle APAR dan melakukan pemadaman (tekan).
f. Menyapu pada titik api (sapukan).
g. Mengembalikan APAR ke posisi semula.