Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

(INDIVIDU)
KULIAH KERJA NYATA (KKN)
PERIODE ALIH SEMESTER GANJIL TAHUN 2015

UNIT

: DESA FULUR

KECAMATAN

: LAMAKNEN

KABUPATEN

: BELU

PROVINSI

: NUSA TENGGARA TIMUR

DISUSUN OLEH
YANDRI AGAPE SELAN
1106102042

LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG
2015

I.PEMBUAT LAPORAN
NO.

NAMA
YANDRI AGAPE SELAN

NIM
1106102042

FAKULTAS
SAINS DAN TEKNIK

Dengan ini saya akan melaporkan program individu yang telah


dilaksanakan selama kegiatan KKN

di Desa Fulur Kecamatan Lamaknen

Kabupaten Belu.
II.PERMASALAHAN
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Desa Fulur, maka
ditemukankan beberapa masalah yang berhubungan dengan bidang yang saya
tekuni ialah pertambangan. Ada sejumlah permasalahan yang berhubungan
dengan dunia pertambangan seperti Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang
kurang diperhatikan oleh masyarakat yang berprofesi sebagai penambang pasir di
sungai Liakai Desa Fulur saat melakukan kegiatan penambangan pasir. Saya
sebagai mahasiswa Teknik Pertambangan berusaha membantu masyarakat yang
bekerja sebagai penambang pasir dengan memberitahukan tentang pentingnya
Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam suatu penambangan agar tidak terjadi
hal hal yang tidak diinginkan.
III.RENCANA PROGRAM
Melihat dari masalah yang ada maka rencana kegiatan yang sesuai dengan
bidang Pendidikan. Adapun masalah yang telah dipilih adalah sebagai berikut :
1. Sosialisasi kepada masyarakat yang berprofesi sebagai penambang pasir di
seputaran sungai Liakai tentang K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
dan APD (Alat Pelindung Diri)

2. Penyumbangan Alat Pelindung Diri (APD) kepada beberapa masyarakat


yang berprofesi sebagai penambang pasir di seputaran Sungai Liakai serta
penjelasan singkat mengenai cara penggunaannya.
3. Mengajar jenis - jenis batuan pada siswa siswi SMPN 1 Lamaknen jarak
jauh Fulur.
IV.URAIAN PROGRAM DAN PEMBAHASAN PROGRAM
Berikut ini adalah uraian program individu yang telah saya laksanakan di desa
Fulur sebagai berikut :
1. Sosialisasi kepada masyarakat yang berprofesi sebagai penambang pasir
di seputaran sungai Liakai tentang K3 dan APD.
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan instrumen yang
memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup dan masyarakat sekitar dari
bahaya akibat kecelakaan kerja. Program ini ditujukan kepada masyarakat Desa
Fulur yang berprofesi sebagai penambang pasir karena kurangnya pemahaman
masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan tubuh pada
saat bekerja. Masyarakat yang berprofesi sebagai penambang pasir juga perlu
diingatkan tentang pentingnya penggunaan Alat pelindung diri pada saat bekerja
sehingga bisa menghindari kecelakaan kerja yang mungkin bisa terjadi. Sebelum
program ini berjalan mahasiswa menyampaikan imformasi kepada masyarakat
Dusun arlai dan holgotok yang berprofesi sebagai penambang pasir guna
menyampaikan materi. Kegiatan ini berlangsung pada Tanggal 4 Agustus 2015
pukul 13:37 14:28. Dari kegiatan ini masyarakat memberikan respon yang
sangat baik. Masyarakat juga memberikan berbagai pertanyaan tentang manfaat
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dan APD (Alat Pelindung Diri)

Gambar 41. Sosialisasi kepada masyarakat yang berprofesi sebagi penambang pasir
tentang APD dan K3 dilokasi penambangan

2. Penyumbangan Alat Pelindung Diri (APD) kepada beberapa masyarakat


serta penjelasan singkat mengenai cara penggunaannya.
Alat pelindung diri merupakan kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja
sesuai dengan bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan tenaga kerja itu
sendiri maupun orang lain di tempat kerja. Program ini ditujukan kepada
masyarakat Desa Fulur yang berprofesi sebagai penambang pasir karena
berdasarkan pengamatan mahasiswa dilokasi penambangan pasir di seputaran
Sungai Liakai masyarakat penambang pasir tidak menggunakan APD pada saat
melakukan penambangan. Sehingga dengan peyumbangan APD berupa Masker
dan sarung tangan maka diharapkan dapat digunakan oleh para penambang pasir
dengan baik dan benar pada saat melakukan penambangan untuk menghindari halhal yang menghambat proses penambangan pasir oleh masyarakat disungai
Liakai. Program ini disambut baik oleh masyarakat penambang pasir di sungai
Liakai karena dianggap sangat baik untuk melancarkan kegiatan penambangan.
Sebelum program tersebut berjalan mahasiswa memnyampaikan imformasi pada

masyarakat Dusun Arlai dan Holgotok yang berprofesi sebagai penambang pasir
guna melancarkan program tersebut. Kegiatan ini dilakukan pada Tanggal 5
Agustus 2015 pukul 10 :13 11:21.

Gambar
42. Penyumbangan APD kepda salah satu masyarakat yang berprofesi sebagai
penambang pasir dilokasi penambangan.

3. Pengenalan Jenis-jenis Batuan pada siswa siswi SMPN 1 Lamaknen


jarak jauh Fulur.
Berdasarkan pengamatan dilapangan Desa Fulur merupakan salah satu desa
yang memiliki banyak jenis batuan sehingga mahasiswa berniat untuk
menjelaskan tentang jenis jenis batuan yang ada di Desa Fulur pada siswa
siswi SMPN 1 Lamaknen jarak jauh Fulur agar siswa siswi bisa mengetahui
jenis jenis batuan yang terdapat di Desa Fulur. Program ini dapat berjalan
dengan baik karena beberapa siswa siswi yang memberikan pertanyaan tentang
bagaimana manfaat dari jenis jenis batuan yang dijelaskan oleh mahasiswa pada
saat kegiatan berlangsung. Untuk melaksanakan program ini terlebih dahulu
mahasiswa melapor diri kepada pimpinan sekolah dan Wali kelas SMPN 1
Lamaknen jarak jauh Fulur pada tanggal 09 september 2015 dan kegiatan berjalan

pada tangal 10-11 september 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah
pengetahuan bagi siswa siswi tentang batuan jenis jenisnya.

Gambar 43. Mengajar batuan pada siswa-siswi kelas I dan II SMPN 1 Lamaknen
jarak jauh Fuur