Anda di halaman 1dari 3

Nama : Faradina Dyah W S

NIM : F1315041
CHAPTER 6
PROCESS COSTING
Characteristic of Process Costing System
Process Costing merupakan perhitungan biaya yang mengakumulasikan biaya berdasarkan
berbagai proses atau departemen dan membebankannya ke sejumlah besar produk yang hampir
sama. Process costing bertujuan menghitung biaya per unit untuk melakukan proses tertentu
dalam waktu tertentu agar dapat mendapatkan biaya per unit gabungan untuk semua unit produk
yang diproses dalam periode terkait, termasuk untuk Barang Dalam Proses pada awal dan akhir
periode akuntansinya. Secara umum karakteristik Proses Costing sebagai berikut:
-

Aktivitas produksi bersifat terus-menerus


Produksi bersifat masa, dengan tujuan untuk mengisi persediaan yang siap untuk dijual
Produk yang dihasilkan dalam suatu departemen atau pusat biaya relatif homogen dan

berdasarkan standar
Biaya dibebankan kesetiap unit dengan membagi total biaya yang dibebankan ke pusat

biaya dengan total unit yang diproduksi


Pengumpulan biaya dilakukan berdasarkan periode waktu tertentu.
Equivalent Units
Equivalent Units Jumlah unit yang diselesaikan berdasarkan pada jumlah unit selesai
ditambah dengan perkiraan jumlah unit selesai berdasar persentase biaya dari biaya total.
Equivalent Units harus dihitung untuk BBB, BTKL, BOP karena unit ekivalen tidak sama
dengan unit fisiknya.
Converion Cost
Converion Cost merupakan biaya gabungan dari biaya bahan baku dan biaya overhead
dengan tujuan memformulasikan unit ekivalen tiap produk.
Direct Labour

Bahan baku langsung dapat ditambahkan pada titik-titik produksi yang berlainan atau
secara terus-menerus selama produksi. Jika bahan baku yang ditambahkan menggunakan
proporsi yang sama digunakan untuk menghitung unit setara dengan bahan langsung
adalah sama dengan proporsi biaya konversi.
Steps In Process Costing
Laporan biaya produksi meringkas jumlah unit fisik dan unit ekuivalen dari satu departemen,
biaya yang dikeluarkan selama periode bersangkutan, serta biaya yang dibebankan ke unit yang
selesai ditransfer maupun persediaan akhir barang dalam proses. Penyusunan laporan biaya
produksi meliputi lima tahapan yaitu :
1.
2.
3.
4.
5.

Menganalisis arus fisik dari unit produksi


Menghitung unit ekuivalen untuk setiap biaya produksi
Menentukan total biaya untuk setiap elemen biaya produksi
Menghitung biaya per unit ekuivalen untuk setiap elemen biaya produksi
Membedakan total biaya produksi ke unit yang telah selesai dan persediaan akhir
barang dalam proses

Process Costing Methods


Terdapat 2 metode perhitungan process costing:
1. Weighted Average
Semua biaya dalam menghitung biaya satuan, termasuk biaya yang terjadi selama periode
berjalan dan biaya yang dikeluarkan pada periode sebelumnya yang ditampilkan sebagai
persediaan barang dalam proses awal periode berjalan. Metode biaya sebelumnya dan biaya
periode saat ini dirata-ratakan untuk menghasilkan nilai rata rata tertimbang.
2. First In First Out
Pekerjaan pertama yang dilakukan adalah pekerjaan yang dibutuhkan untuk melengkapi
persediaan awal barang dalam proses. FIFO mengasumsikan bahwa pekerjaan pertama yang
dilakukan adalah untuk menyelesaikan persediaan dalam proses awal. Sehingga, semua
persediaan dalam proses awal diasumsikan akan selesai sebelum akhir periode berjalan.
Comparison of Weighted-Average and FIFO
Matode rata-rata tertimbang dan metode FIFO menghasilkan biaya total yang sama dicatat.
Perbedaan utama antara kedua metode adalah penanganan awal sebagian menyelesaikan unit

persediaan barang dalam proses awal. FIFO memisahkan unit dalam persediaan awal dari unit
dimulai dan diselesaikan selama periode. Sebaliknya, metode rata-rata tertimbang membuat ada
perlakuan terpisah dari unit persediaan barang dalam proses awal.
Process Costing with Multiple Department
Ketika produk dari satu departemen kedepartemen lainnya, biaya juga berpindah dari satu
departemen ke departemen lainnya. Biaya dari departemen sebelumnya disebut juga biaya yang
ditransfer masuk. Konsep biaya yang ditransfer masuk dan mendeskripsikan metode rata-rata
tertimbang dan metode FIFO dari asumsi arus biaya bagi perusahaan dengan berbagai
departemen.