Anda di halaman 1dari 4

NAMA

: FARADINA DYAH WS

NIM

: F1315041

RANGKUMAN MATA KULIAH SISTEM MANAJEMEN BIAYA


CHAPTER 3
BASIC COST MANAGEMENT CONCEPTS

Different Cost for Different Purpose


Biaya adalah penggunaan sumberdaya untuk tujuan tertentu. Biaya dikumpulkan ke dalam
kelompok kelompok tertentu , disebut dengan tempat penampungan biaya (cost pools). Cara
yang berbeda untuk mengelompokkan biaya , antara lain berdasarkan jenis biaya (biaya tenaga
kerja dalam satu tempat penampungan dan biaya bahan baku dalam tempat penampungan
lainnya , berdasarkan sumber asalnya (departemen 1 dan departemen 2). Pembiayaan barang
atau jasa harus sesuai dengan GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) atau Standar
Akuntansi yang Berterima Umum antara lain:
-

Cost Allocation (Pembebanan biaya):


o Biaya langsung
o Biaya tidak langsung

Konsep Pembiayaan Barang dan Jasa:


o Biaya produksi, terdiri atas biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan
biaya bahan penolong serta biaya tenaga kerja tidak langsung.
o Biaya Periodik, terdiri atas biaya pemasaran dan administrasi

Klasisfikasi biaya dilakukan sebagai perencanaan pembuatan kebijakan strategis yang dilakukan
melalui analisis Cost Driver juga sebagai bentuk pengendalian. Cost Driver merupakan pemicu
biaya yang menjadi suatu dasar alokasi yang berakibat terhadap perubahan tingkat biaya dari
jumlah keseluruhan biaya. Selain itu terdapat Cost Object yaitu suatu produk, jasa maupun unit
organisasi yang dibebani biaya untuk beberapa tujuan manajemen.

Pembebanan Dan Alokasi Biaya : Biaya Langsung Dan Tidak Langsung


Pembebanan biaya (cost assignment) merupakan proses pembebanan elemen biaya biaya
ke dalam tempat penampungan biaya atau dari tempat penampungan biaya ke objek biaya . Ada
dua jenis pembebanan penelusuran langsung dan alokasi . Penlusuran langsung digunakan
untuk membebankan biaya langsung , sedangkan alokasi digunakan untuk membebankan biaya
tidak langsung . Biaya langsung (direct cost), adalah biaya yang secara mudah dapat ditelusuri
secara langsung ke cost pools atau cost object secara langsung dan dapat dihubungkan dengan
secara ekonomi. Ini terdiri dari: (1) Direct Material (Bahan Langsung) dan (2) Direct Labor
(Tenaga Kerja Langsung). Biaya tidak langsung (indirect cost) adalah biaya yang tidak dapat
ditelusuri secara mudah dan sulit dihubungkan secara ekonomi dari biaya ke cost pool atau dari
cost pool ke cost object. Ini terdiri dari: (1) Indirect Material (Bahan penolong), (2) Indirect
Labor (Tenaga kerja tidak langsung), dan (3) Other Manufacturing Overhead (Biaya manufaktur
tidak langsung lainnya). Karena biaya tidak langsung tidak dapat ditelusuri ke tempat Cost Pool
atau cost object.

, pembebanan biaya untuk biaya tidak langsung dilakukan dengan

menggunakan penggerak biaya. Biaya tidak langsung lainnya juga diperlukan dalam
menghasilkan produk atau jasa. Antara lain adalah biaya fasilitas, peralatan yang digunakan
untuk menghasilkan produk atau jasa, dan peralatan pendukung lainnya seperti yang digunakan
untuk penanganan bahan baku.
Penggerak biaya (cost driver) merupakan faktor yang memberi implikasi pada perubahan tingkat
total biaya . Untuk perusahaan yang berkompetisi berdasarkan kepemimpinan biaya , manajemen
penggerak biaya utama merupakan hal yang paling penting. Cost Drivers ini terdiri dari 3 (tiga)
macam yaitu:

Activity-base Cost Drivers, ditentukan dengan menggunakan analisis aktivitas, yaitu


deskripsi terinci dari aktivitas aktivitas spesifik yang dilakukan dalam operasi
perusahaan.

Volume-based Cost Drivers, penggerak biaya berdasarkan jumlah produk atau jasa yang
dihasilkan.

Structural Cost Divers, keputusan strategis yang mempengaruhi hubungan antara pemicu
biaya ini dengan total biaya

Executional Cost Divers, termasuk keputusan operasional yang mempengaruhi hubungan


antara pemicu biaya ini dengan total biaya

Cost Concepts For Product And Service Costing


Biaya Produk dan Periodik
Biaya produk (product cost) bagi perusahaan manufaktur hanya meliputi biaya-biaya yang
diperlukan untuk menyelesaikan produk pada langkah proses produksi dalam rantai nilai, yaitu:
-

Bahan baku langsung


Tenaga kerja langsung
Overhead pabrik

Seluruh biaya lainnya untuk mengelola perusahaan dan menjual produk bukan merupakan biaya
produk, biaya ini disebut biaya periodik (periodic cost). Biaya periodik (biaya nonproduk)
meliputi biaya umum, penjualan, dan administrasi yang diperlukan untuk mengelola perusahaan
tetapi tidak termasuk biaya langsung maupun tidak langsung dalam proses produksi.
Pada perusahaan dagang, perusahaan membeli barang dagangan dan mencatatnya pada akun
persediaan barang dagang (product inventory). Perusahaan manufaktur menggunakan tiga akun
persediaan: (1) Persediaan Bahan Baku (materials inventory), dimana biaya dari pasokan bahan
baku yang digunakan dalam proses produksi akan disimpan; (2) Persediaan Barang dalam Proses
(work-in-process inventory), yang terdiri dari seluruh biaya yang dimasukkan ke dalam proses
produksi produk yang sudah berjalan tetapi belum selesai pada tanggal laporan keuangan; serta
(3) Persediaan Barang Jadi (finished goods inventory), yang terdiri dari biaya dari barang yang
siap untuk dijual.
Akun persediaan

Biaya yang Ditambahkan

Biaya
Keluar

Persediaan bahan baku

Pembelian bahan baku

Biaya bahan baku yang


digunakan
dalam
proses
produksi

Persediaan
proses

barang

yang

Dipindahkan

dalam 1. Biaya bahan baku yang Harga pokok produksi untuk


digunakan
produk yang selesai pada
periode ini
2. Biaya tenaga kerja
3. Biaya overhead

Persediaan barang jadi

Harga pokok produksi

Harga pokok penjualan

ATRIBUT-ATRIBUT DARI INFORMASI BIAYA


KEAKURATAN
Pengambilan keputusan yang berpengalaman tidak menggunakan informasi akuntansi tanpa
mempertimbangkan potensi ketidakakuratannya. Salah satu cara untuk memastikan data yang
akurat untuk pengambilan keputusan adalah mendesain dan memantau sistem yang efektif bagi
pengendalian akuntansi internal.
KETEPATAN WAKTU
Informasi manajemen biaya harus tersedia bagi pengambil keputusan pada waktu yang tepat
untuk membantu mengambil keputusan yang efektif.
BIAYA DAN NILAI INFORMASI BIAYA
Informasi yang disediakan profesi akuntan manajemen memerlukan biaya agar diperoleh
informasi yang akurat, tepat waktu dan lengkap agar keputusan yang dibuat merupakan pilihan
yang lebih baik.
DAPAT DIKENDALIKAN
Manajemen harus memiliki kemampuan mengendalikan biaya tersebut untuk memotivasi
terhadap tanggung jawabnya.