Anda di halaman 1dari 2

Bahasa Indonesia di Dunia Internasional

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia


juga merupakan bahasa kesatuan dan persatuan. Dilihat dari sejarahnya, banyak
ahli bahasa berpendapat bahwa bahasa Indonesia sangat berpotensi menjadi
bahasa internasional. Saat ini banyak ahli atau komunitas sarjana dari mancanegara
yang mengkhususkan diri mempelajari bahasa Indonesia/Melayu.
Sampai saat ini bahasa Indonesia masih terus diajarkan di dalam negeri,
hingga warga negara Indonesia sendiri pun merasa bosan. Lain halnya dengan
lingkungan yang ada di luar negeri, masyarakat disana menyambut hangat
pelajaran yang membosankan bagi masyarakat Indonesia ini. Terdapat sekitar 219
lembaga di dunia yang mengajarkan bahasa Indonesia untuk penutur di 73 negara.
Selain itu, di luar negeri bahasa Indonesia juga memiliki peranan khusus di
beberapa Negara. Terdapat beberapa fakta menarik mengenai bahasa Indonesia
yang sekiranya merupakan hal yang membanggakan kita sebagai bangsa
Indonesia.
Saat ini bahasa Indonesia di dunia menduduki peringkat 3 dalam Bahasa
tersulit di Asia dan peringkat ke 26 di dunia. Bahasa Indonesia juga mendunia di
dunia maya, buktinya wikipedia berbahasa Indonesia telah menduduki peringkat 26
dari 250 wikipedia berbahasa asing di dunia dan peringkat 3 di asia setelah bahasa
Jepang dan Mandarin, selain itu bahasa Indonesia termasuk dalam 3 bahasa
terbanyak digunakan dalam postingan di wordpress.
Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Departemen Luar
Negeri Andri Hadi pada rapat pleno Kongres IX Bahasa Indonesia. Saat ini terdapat
45 negara yang mengajarkan bahasa Indonesia, seperti Australia, Amerika, Kanada,
Vietnam, dan banyak negara lainnya. Di Australia bahasa Indonesia menjadi bahasa
populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia. Bahkan,
anak-anak sekolah dasar sudah banyak yang bisa berbahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua bagi penduduk Ho Chi Minh City yang
merupakan ibu kota Vietnam. Bahasa Indonesia juga menjadi salah satu mata kuliah
yang diajarkan di universitas-universitas di Vietnam seperti Universitas Hong Bang,
Universitas Nasional HCMC, dan Universitas Sosial dan Humaniora. Jumlah peminat
studi bahasa Indonesia di universitas-universitas tersebut cenderung meningkat.
Di Korea Selatan, minat warganya terhadap bahasa Indonesia juga menjadi
bukti bahwa bahasa ini telah diterima di sana. Setiap tahun, pihak KBRI Seoul Korea
Selatan menyelenggarakan lomba pidato menggunakan bahasa Indonesia khusus
bagi masyarakat Korea Selatan. Antusiasme mereka untuk mengikuti lomba
tersebut cukup tinggi.
Studi bahasa Indonesia juga diselenggarakan di Jepang. Di sana terdapat lebih
dari 20 perguruan tinggi yang mengajarkan Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah
pilihan. Di samping itu, ada pula universitas yang membuka jurusan bahasa
0110537811 | Aditya Darmawan

Indonesia seperti Universitas Kajian Asing Tokyo, Universitas Tenri, Universitas


Kajian Asing Osaka, Universitas Sango Kyoto, dan Universitas Setsunan.
Bahasa Indonesia tidak hanya dikenal di negara-negara Asia dan Australia
saja, di Afrika pun bahasa Indonesia cukup dikenal. Sejak terselenggaranya
Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955, terjalin hubungan yang harmonis
antara Indonesia dengan Negara-negara Afrika. Peristiwa tersebut telah mendorong
negara-negara di Afrika, untuk berusaha mencapai kemerdekaannya. Sehingga
hubungan antara Indonesia dengan negara-negara tersebut berjalan dengan baik
dalam segala bidang termasuk budaya dan bahasa.
Banyak penduduk Mesir yang mengenal bahasa Indonesia dan mampu
mengucapkannya hanya karena mereka terbiasa bergaul dengan mahasiswa
Indonesia yang kuliah di Al-Azhar. Minat masyarakat Mesir untuk belajar bahasa
Indonesia pun cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta kursus bahasa
Indonesia yang diselenggarakan pihak KBRI Kairo. Peserta kursus ini terdiri dari
berbagai kalangan, seperti praktisi wisata, pelaku ekonomi dan yang paling banyak
adalah kalangan mahasiswa.
Selain Mesir, di Maroko pengajaran bahasa Indonesia telah diresmikan, yaitu di
Universitas Mohammed V. Di universitas tersebut, Bahasa Indonesia menjadi salah
satu mata kuliah pilihan dengan 4 SKS di samping bahasa lainnya seperti bahasa
China, Jepang, Korea, Urdu, dan Turki. Dosen yang mengajar mata kuliah bahasa
Indonesia di sana adalah dosen dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pengajaran
bahasa Indonesia di Universitas Mohammed V Maroko merupakan salah satu upaya
peningkatan hubungan bilateral kedua negara tersebut, khususnya di bidang
pendidikan.
Perkembangan bahasa Indonesia di luar negeri tentunya tak lepas dari peran
para pekerja dan seniman Indonesia yang berkiprah di sana. Para musisi asal
Indonesia yang mengadakan konser di luar negeri dengan membawakan lagu-lagu
mereka dalam bahasa Indonesia mampu membangkitkan rasa ingin tahu bagi
masyarakat lokal untuk mengetahui artinya sehingga mereka tertarik untuk
mempelajari bahasa Indonesia. Perkembangan Bahasa Indonesia di beberapa
negara di dunia merupakan peluang yang besar bagi bahasa ini untuk menjadi
bahasa internasional.
Namun sangat disayangkan, di dalam negeri penggunaan bahasa Indonesia
dalam kegiatan keseharian mulai mengalami penurunan. Masyarakat saat ini lebih
banyak menggunakan bahasa asing, bahasa prokem, bahasa plesetan dan bahasa
lain yang tidak mendukung perkembangan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Hal inilah yang berpotensi untuk menghambat berkembangnya bahasa Indonesia
untuk menjadi bahasa internasional.
Sudah semestinya generasi penerus untuk menjaga dan melestarikan bahasa
Indonesia. Dimulai dengan mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik
dan benar dan tidak malu dalam menggunakan bahasa Indonesia. Kelestarian dan
masa depan bahasa Indonesia ada di tangan kita.

0110537811 | Aditya Darmawan