Anda di halaman 1dari 3

CARA BUDIDAYA IKAN NILA YANG MUDAH BETERNAK DI

KOLAM TERBARU JUNI 2016


Cara budidaya ikan nila memang berbeda dengan budidaya ikan lele. Jika
ikan lele bisa Anda ternak di kolam yang dibuat dari terpal, ikan nila lebih baik
diternakkan di dalam sebuah kolam tanah. Soal gizi dari ikan, ikan nila
mengandung nutrisi yang dapat dikatakan cukup dengan kadar gizi yang
lengkap. Sementara Anda yang masih pemula dan ingin membudidayakan ikan
ini, tidak perlu khawatir. Karena peluang usaha ternak ikan ini sangat mudah,
dan bisa dijalani oleh pemula. Bagaimana cara ternak ikan nila yang benar dan
mudah? Langkah-langkahnya akan kami ulas dalam artikel ini.
Ini dia tips mudah beternak dan cara budidaya ikan nila di kolam bagi
pemula

Kolam yang baik untuk ikan nila dan persiapannya


Langkah pertama untuk membudidayakan ikan nila adalah dengan menyiapkan
tempat, yakni kolam tanah liat atau tanah liat berpasir. Buatlah kolam dengan
kedalaman mencapai 1 meter atau minimal setengah meter. Kedalaman kolam
menentukan kesuburan kolam Anda. Sebab kedalaman inilah yang nantinya
akan menentukan bagaimana sinar matahari akan masuk ke kolam dan
membantu proses fotosintesis dari tanaman yang ada di dalam air di kolam
Anda. Tanaman ini jugalah yang nantinya akan menjadi makanan bagi ikan nila
yang sedang Anda budi dayakan. Selain tanaman dan pencahayaan, Anda juga
bisa membuat sirkulasi air dengan melakukan pengaturan masuk dan keluarnya
air di dalam kolam.
Isikan air dalam kolam, caranya?
Ada beberapa langkah yang harus dilalui dalam tahap dan cara budidaya ikan
nila ini;

Pertama, pengeringan kolam


Hendaknya, kolam dikeringkan dulu hingga timbul retak-retak di tanah atau
bagian dasar kolam. Biasanya ini akan membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 7
hari dengan paparan sinar matahari yang cukup terik.
Kedua, pemberian kapur
Agar bibit penyakit di dasar kolam mati dan derajat keasamannya meningkat,
tambahkan kapur ke dasar kolam yang sudah kering dengan takaran 10 hingga
25 gram per meter persegi.
Ketiga, pemupukan
Langkah ketiga dalam cara budidaya ikan nila ini adalah dengan melakukan
pemupukan pada kolam agar tercipta lokasi yang disukai oleh plankton.
Keempat, pengisian air
Setelah semua tahap selesai, kini saatnya Anda mengisi kolam tersebut dengan
air. Pada awal pengisian, masukkan air dengan ketinggian 5 hingga 10 cm
terlebih dulu. Kemudian biarkan air ini di dalam kolam selama 3 sampai 4 hari
dengan tujuan untuk menumbuhkan plankton atau pakan alami lainnya yang
berguna untuk ikan nila. Baru setelah itu, Anda bisa mengisi kolam hingga
penuh kemudian dipupuk dengan pupuk anorganik. Simak juga
ulasan agribisnis kami tentang Cara Budidaya Jahe Merah
Bibit nila yang baik, penebaran dan pakan nila
Bibit yang baik memiliki ciri berikut ini;
1. Lincah gerakannya
2. Warnanya cerah
Bersihkan benih dengan ciri di atas dengan cara direndam dalam larutan kalium
Permana selama 1 hingga 2 hari. Kemudian tebarkan di sore atau pagi hari
dengan takaran 15 hingga 20 ekor/1 meter persegi.
Kemudian, beri pakan ikan nila dengan ketentuan berikut;
1.
2.
3.
4.

Pellet dengan kandungan 25% protein, atau


Ampas tahu, atau
Dedak halus, atau
Bahan sisa makanan

Kapan ikan nila dipanen?


Pemanenan ikan nila dilakukan setelah 3 hingga 6 bulan penebaran benih. Agar
mudah, keluarkan air dari kolam hingga seperti mau habis lalu ambil ikan nila
menggunakan jaring.