Anda di halaman 1dari 13

DI SUSUN

BAHAYA MEROKOK BAGI KESEHATAN

Oleh

: YUDI AGUSTIN SAPUTRA

Kelas

: XII

Jurusan

: IPA

SMA KARYA KASIH PARINDU


2014/2015

i.

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang
telah memberikan rahmatnya, sehingga kami dapat menyelesaikan
karya ilmiah ini.
Dengan demikian kami dapat menyelesaikan karya ilmiah ini untuk
mengetahui dampak dari rokok dan zat yang terkandung dalam rokok.
Dalam pembuatan makalah ini kami mengucapkan terima kasih
kepada seluruh pihak yang telah membantu kami, khusus nya Ibu
Maria Sartini selaku guru Bahasa Indonesia yang telah membantu
menyelesaikan karya ilmiah ini yang betemakan Bahaya Rokok Bagi
Kesehatan.
Seperti kata pepatah , Tak ada gading yang tak retak , hasil
karya ilmiah ini tidaklah sempurna sepeti yang di ingini guru. Namun,
kami sudah berusaha semaksimal mungkin.
Untuk itu kritik dan saran sangat kami butuhkan untuk memperbaiki
karya ilmiah ini.
Kami berharap semoga karya ilmiah ini dapat menjadi bacaan yang
bermanfaat bagi kita semua.

ii.

DAFTAR ISI
BAB
1.1
1.2
1.3
1.4

I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Perumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Metode Penelitian

BAB II KERANGKA TEORI


2.1 Pengertian Rokok
2.2 Dampak Dari Merokok
2.3 Faktor Penyebab Merokok Pada Remaja
2.4 Upaya Untuk Mengatasi Merokok
BAB III ZAT YANG TERKANDUNG DALAM ROKOK
3.1 Reaksi Pembakaran Rokok
3.2 Tar dan Asap Rokok
3.3 Gas CO (Karbon monoksida)
3.4 Nikotin dan Cara Kerja Nikotin
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang

Sangat sedih sekali melihat keadaan bumi kita saat ini dimana semakin
hari semakin rusak oleh proses pembakaran bahan bakar industri yang
mengeluarkan polusi, seperti alat transportasi yang setiap hari selalu
digunakan, dan itu semua dapat mencemari udara yang akan kita hirup
akibatnya dapat merusak paru - paru. Tapi dilain pihak banyak orang yang
dengan sengaja memasukan zat beracun kedalam paru - paru, seperti
dengan menghisap gas pembakaran rokok ke paru - paru.
Kebiasan merokok telah menjadi budaya diberbagai bangsa dibelahan
dunia. Kebanyakan perokok diseluruh dunia ini, 47% adalah pria
sedangkan 12% adalah wanita dengan berbagai kategori umur. Latar
belakang orang merokok bermacam ragam dikalangan remaja dan
dewasa. Namun yang paling sering kita dengar adalah faktor gengsi agar
disebut jagoan, malahan ada pepatah yang menarik untuk mendukung
pernyataan tersebut yaitu ada ayam jago diatas genteng, ngga merokok
ngga ganteng. Sedangkan dikalangan orang dewasa stres dan ketagihan
adalah faktor terbesar yang menyebabkan timbul keinginan untuk
merokok.
Sudah banyak yang telah dilakukan oleh produsen rokok maupun
organisasi anti rokok untuk memperingatkan bahaya mengkonsumsi rokok
seperti, kompanye anti rokok, sosialisasi, bahkan dibungkus rokok pun
ditulis peringatan bahaya rokok bagi kesehatan. Namun itu semua
dianggap seperti angin lewat saja oleh para perokok, itu terlihat masih
banyak masyarakat yang masih merokok.
1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas yang telah saya tuliskan maka saya akan
membahas tentang:
1. Apa dampak dari rokok
2. Zat apa yang terkandung didalam rokok
3. Upaya apa yang dapat dilakukan bagi perokok di sekolah
4. Apa faktor perilaku merokok pada remaja
1.3 Tujuan penelitian
1. Untuk mengetahui bahaya merokok
2. Untuk mengetahui penyebab merokok pada remaja
3. Untuk mengetahui apa itu rokok

1.4 Metode Penelitian


Dengan cara mencari informasi di internet dan buku buku.

BAB II
KERANGKA TEORI
2.1 Pengertian Rokok
Rokok adalah kertas berbentuk silinder berukuran panjang antara 70
sampai 120mm (bervariasi tergantung Negara) dengan diameter
sekitar 10mm yang berisi daun daun tembakau yang telah diproses.
Rokok dibakar disalah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar
asapnya dapat dihirup melalui ujung yang lainnya. Ada dua jenis rokok
yakni, yang belfilter dan tidak belfilter. Filter pada rokok terbuat dari
bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau
kemasan kotak yag dapat dimasukan dengan mudah kedalam kantong.
Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan bungkusan tersebut juga
di sertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya
kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru
paru dan serangan jantung.
Manusia didunia yang pertama merokok adalah suku bangsa Indian di
Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada
abad ke 16 bangsa eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari
penjelajah eropa itu ikut mencoba coba menghisap rokok dan
kemudian membawa tembakau ke eropa. Kemudian mulai muncul
kebiasaan merokok di kalangan bangsawan eropa. Tapi berbeda
dengan bangsa Indian yang hanya digunakan untuk melaksanakan
ritual, di eropa orang merokok hanya untuk mencari kesenangan
semata.
Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai. Disamping
kegunaan rokok yang sangat kecil atau mungkin tidak ada, terkandung
bahaya yang sangat besar bagi perokok maupun orang yang ada di
sekitarnya yang bukan perokok.

2.2 Dampak dari Rokok


Menurut hasil penelitian badan kesehatan dunia (WHO), jumlah
kematian setiap satu jam, tembakau rokok membunuh 560 orang di
seluruh dunia. Kalau dihitung pertahunnya terdapat 4,9 juta kematian

yang di sebabkan oleh tembakau rokok diseluruh dunia. Kematian


tersebut tidak etrlepas dari 3800 zat kimia, yang sebagian besar
merupakan racun dan karsinogen (zat pemicu kanker).
Bahaya lain yang di timbulkan dari rokok yaitu bisa mengakibatkan
kanker paru paru, impotensi dan gangguan pada janin. Sedangkan
bagi lingkungan dapat menyebabkan polusi udara yang di sebabkan
oleh asap yang dikeluarkan dari rokok.
2.3 Faktor Penyebab Merokok pada Remaja
Ada beberapa faktor yang menyebabkan remaja ingin merokok, yaitu:
a. Faktor orang tua dan keluarga
Salah satu temuan remaja perokok adalah anak anak muda yang
berasal dari rumah tangganya yang kurang bahagia, dimana orang
tuanya tidak begitu memprihatikan anak anaknya dan member
hukuman fisik yang keras lebih mudah menjadi perokok di bandingkan
anak anak muda yang berasal dari keluarga yang bahagia. Selain itu,
anak anak yang mempunyai orang tua yang perokok, lebih rentan
untuk terpengaruh dan meniru tingkah oreng tuanya.(Bear dan Corado
dalam Atkinson, pengantar pisikologi, 1999 : 294)
b. Teman
Banyak fakta yang membuktiakn bahwa remaja perokok, kemungkinan
teman temannya juga perokok, atau sebaliknya.(Albachri, 1991)
c. Keinginan Pribadi
Ada yang ingin merokok karena hanya ingin tahu. Mungkin juga karena
ingin mengobati rasa sakit fisik, jiwa, dan menghilangkan kebosanan.
(Atkinson, 1999)
d. Iklan rokok
Iklan iklan yang ada di berbagai media yang memberikan gambaran
bahwa perokok adalah lambang cowok banget, memicu remaja untuk
ikut berpelilaku seperti itu. Dan jika kita telah terperangkap dalam
status perokok saat ini, tenang saja. Ada berbagai cara pencegahan
jika kamu ingin berubah.
2.4 Upaya mengatasi rokok

Merokok disekolah yang dilakukan siswa kini semakin banyak, iyu


dikarenakan siswa yang satu mengajak yang lainnya atau dikarenakan
oleh pergaulan. Oleh karena itu para guru diharapkan agar lebih ketat
lagi dalam melakukan pengawasan dengan mengelilingi tempat
tempat yang sering dijadikan tempat merokok. Selain itu juga
melakukan peringatan yang lebih tegas agar para pelanggar
khususnya perokok jera dan tidak melakukan hal tersebut lagi baik
disekolah maupun diluar sekolah.
Jika karena kecanduan, maka tips yang harus dilakukan adalah:
a. Pikirkan lah hal hal yang menyenangkan yang akan terjadi pada
tubuh ketika masa krisis karena berhenti merokok (biasa nya 1,5
sampai 2 minggu)
b. Minumlah banyak air putih, makan banyak sayu dan buah buahan
setiap kali timbul keingginan untuk merokok
c. Berbicara dan berkomunikasilah dengan orang lain dan tetaplah
menyibukan diri
d. Berolahraga yang menyenangkan dan disukai secara teratur
e. Pijatlah daerah punggung dan leher, lalu tariklah napas dalam dalam
f. Jika ada keinginan untuk menyalakan rokok, jauhkan rokok dari
jangkauan dan buanglah korek api
g. Jika merokok disertai dengan minum kopi, maka gantilah kopi dengan
jus buah

BAB III
ZAT YANG TERKANDUNG DALAM ROKOK
3.1
Tar dan Asap Rokok
Zat berbahaya ini merupakan kotoran pekat yang dapat menyumbat
dan meniritasi paru paru dan system pernapasan, dan dalam
beberapa kasus memnyebabkan kanker paru paru. Racun kimia
dalam Tar juga dapat meresap kedalam aliran darah dan kemudian
dikeluarkan di urin. Tar yang tersisa di dalam kantong kemih juga dapat
menyebabkan penyakit kantong kemih. Selain itu Tar dapat meresap
dalam aliran tubuh dan mengurangi kemampuan sel sel darah merah
untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sehingga sangat besar
pengaruhnya terhadap sistem peredaran darah. Tar dan asap rokok
merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbu di saluran itu yang
menyebabkan batuk batuk atau sesak napas, dan Tar yang
menempel dijalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas lidah
atau bibir.
3.2
Gas CO ( Karbon monoksida)
Gas CO juga sangat berpengaruh negative terhadap jalan napas dari
pembuluh darah. CO lebih mudah terikat oleh hemoglobin daripada
oksigen. Oleh sebab itu darah orang yang kemasukan gas CO banyak,
akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat
meninggal karena keracunan gas CO. Pada seorang perokok tidak akan
sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh gas CO yang dihirup
perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat tapi pasti
berpengaruh negative pada jalan napas dan pada pembuluh darah.

3.3
Nikotin
Nikotin merupakan zat yang dapat membuat orang kecanduan dan
mempengaruhi sistem saraf, mempercepat detak (jantung melebihi
normal), sehingga menambah resiko terkena penyakit jantung. Selain
itu zat ini yang sering dibicarakan dan di teliti orang, karena dapat
meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan
penyempitan pembuluh darah tepid an dapat membuat orang
ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Nikotin juga dapat
merangsang adrenalin hormone dari anak ginjal yang menyebabkan
jantung berdebar debar, meningkatkan tekanan darah serta kadar

kolestrol dalam darah, berhubungan erat dengan terjadinya serangan


jantung.

BAB IV
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
Melihat dari yang telah di tulis sebelunya, dapat kita katakana bahwa
rokok itu lebih banyak dampak negatif dari pada dampak positifnya.
Apabila kebiasaan merokok masih terus berlangsung, maka akan
mengakibatkan permasalan yang serius pada kesehatan tubuh
manusia yang ada didunia ini. Dan seharusnya masyarakat sadar akan
bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka. Namun hal itu masih
sulit dilakukan di Indonesia.
4.2
Saran
Setelah membaca karya tulis ini, semoga masyarakat dapat
tersadarkan akan bahaya rokok bagi kesehatan mereka dan segera
meninggalkan kebiasaan merokoknya, supaya kesehatan mereka dapat
terjaga dan menjadikan tubuh mereka sehat bugar dan terhindar dari
penyakit yang mengancam jiwa mereka.