Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME atas limpahan rahmat dan karuniaNya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Osteokinematik Pada Wrist
dan Hand Kompleks ini dengan lancar. Penulisan ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas
yang diberikan oleh dosen pengampu matakuliah Biomekanik.
Makalah ini ditulis dari hasil penyusunan data-data sekunder yang kami peroleh dari
buku panduan, serta informasi dari media massa yang berhubungan dengan Osteokinematik
Pada Wrist dan Hand Kompleks.
Kami harap makalah ini dapat memberi manfaat bagi kita semua. Memang makalah ini
masih jauh dari sempurna, maka kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi
perbaikan menuju arah yang lebih baik.

Makassar,24 April 2016

Daftar Isi

Kata Pengantar.............................................................................................1
Daftar isi.......................................................................................................2

BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang..........................................................................................3
B.Rumusan Masalah.....................................................................................3
C.Tujuan Masalah.........................................................................................3

BAB II PEMBAHASAN
A.Pengertian Osreokinematika.....4
B.Anatomi Wrist and Hand..4
C.Wrist Kompleks...............................................................4
D. Hand Kompleks.. ...................................5

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan.................................................................................8
B. Saran............................................................................................8

Daftar Pustaka.......................................................................................9

BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Wrist adalah sendi bagian distal dari extremitas superior. Pada dasarnya sendi wrist mempunyai dua
derajat kebebasan yaitu parmal-dorsal fleksi serta radial dan ulnar deviasi. Pergelangan tangan, tangan
dan jari-jari tangan tersusun dalam kesatuan fungsi yang kompleks. Tangan mempunyai kemampuan
untuk melakukan gerakan-gerakan halus (hine movement) yang terkoordinir dan otomatis. Banyak orang
yang menggantungkan produktivitas pada kemampuan fungsi tangan yang tiada batasnya. Dalam
melakukan aktivitas ditunjang oleh stabilitas dan gerakan dasar dari bahu dan siku.
Untuk melakukan gerakan sendi ini juga diperlukan antara lain otot- otot yang membantu menggerakkan
pergelangan tangan dan jari-jari, ligament-ligament yang ada di sekitar sendi yang merupakan
penghubung kedua buah tulang atau lebih sehingga tulang menjadi kuat untuk melakukan sebuah
gerakan, dan yang terakhir adalah persyarafan yang berperan menggerakkan otot-otot pada pergelangan
tangan sehingga dapat menghasilkan sebuah gerakan.

B.Rumusan Masalah
1.Apa pengertian Osteokinematika ?
2.Bagaimana Anatomi dari Wrist and Hand ?
3.Bagaimana itu Wrist Complex ?
4.Bagaimana itu Hand Complex ?

C.Tujuan Masalah
1.Mengetahui pengertian Osteokinematika
2.Mengetahui Bagaimana Anatomi dari Wrist and Hand
3.Mengetahui Bagaimana itu Wrist Complex
4. Mengetahui Bagaimana itu Hand Complex

BAB II
PEMBAHASAN

A.PENGERTIAN OSTEOKINEMATIKA
Osteokinematik adalah gerakan yang terjadi diantara kedua tulang. Ini meliputi: swing ( suatu gerakan
ayunan sehingga terjadi perubahan sudut diantara axis panjang tulang tulang pembentuknya ). Spin /
conjunction rotasi ( suatu gerakan dimana tulang bergerak tetapi axis mekanik sendi tidak bergerak ).
Osteokinematik berfokus pada gerakan tulang yang mencolok/besar.
Contoh: flexi, extensi, dan lain-lain. Aturan osteokinematik digunakan untuk menamai gerakan yang
terjadi di sekitar pusat rotasi yang disebut joint axis.
B.ANATOMI WRIST AND HAND
Wrist kompleks terdiri atas : radiocarpal joint, midcarpal joint, dan intercarpal joint.
Tulang-tulang yang membentuk wrist kompleks adalah : distal radius, scaphoi-deum (S), lunatum (L),
triquetrum (Tri), pisiform (P), trapezium (Tm), trapezoi-deum (Tz), capitatum (C), dan hamatum (H).
Hand komplek terdiri atas : carpometa-carpal I V, metacarpophalangeal I V, dan interphalangel I V.
Tulang-tulang pembentuk hand kompleks adalah : barisan distal carpal, 5 tulang metacarpal, dan 14
tulang phalangeal.
Wrist kompleks adalah multiartikular dengan 2 sendi utama yaitu : radiocarpal joint (wrist joint),
midcarpal joint.
Wrist kompleks merupakan biaxial joint yang menghasilkan gerak palmar fleksi, dorsofleksi, radial
deviasi & ulnar deviasi

C.WRIST COMPLEX
Wrist adalah sendi distal dari anggota gerak atas yang memungkinkan tangan bergerak. Gerakan wrist
terdiri atas dorsofleksi, palmar fleksi, radial deviasi, dan ulnar deviasi. Ke empat gerakan tersebut
dihasilkan oleh sendi radiocarpal tetapi midcarpal joint juga memberikan kontribusi terhadap keempat
gerakan tersebut.
a. Dorsifleksi-palmar fleksi
Gerakan dorsofleksi biasa juga dikatakan ekstensi wrist dengan luas gerak sendi
sebesar 0o - 60o , sedangkan palmar fleksi juga bisa dikatakan fleksi wrist dengan luas
gerak sendi 0 o - 60 o. Midcarpal joint juga memberikan kontribusi terhadap luasnya
gerakan wrist joint. Pada saat dorsofleksi wrist, midcarpal joint memberikan

kontribusi sebesar 50 o sedangkan radiocarpal joint sebesar 35 o. Pada saat


palmarfleksi wrist, midcarpal joint memberikan kontribusi sebesar 35 o sedangkan
radiocarpal joint sebesar 50 o.
Gerakan dorsofleksi dan palmar fleksi wrist dihasilkan oleh kerja otot group
fleksor dan ekstensor wrist, yang akan dijelaskan dibawah ini:
Gerakan dorsofleksi dihasilkan oleh kerja otot ekstensor carpi radialis
longus at brevis, ekstensor carpi ulnaris dan ekstensor digitorum
kemudian dibantu oleh otot pollicis longus, ekstensor indicis dan
ekstensor digiti minimi.
Gerakan palmarfleksi dihasilkan oleh kerja otot fleksor carpi radialis,
fleksor carpi ulnaris, dan fleksor digitorum superficialis kemudian
dibantu oleh otot Palmaris longus, fleksor pollicic longus, dan fleksor
digitorum profundus.
b.Radial deviasi- ulnar deviasi
Gerakan radial deviasi biasa dikatakan gerakan abduksi wrist dengan luas gerak
sendi sebesar 0 o - 20 o, sedangkan ulnar deviasi biasa dikatakan gerakan adduksi
wrist dengan luas gerak sendi 0 o 30 o.
Gerakan radial deviasi dan ulnar deviasi juga dihasilkan oleh kerja otot fleksor
dan ekstensor wrist, yaitu sebagai berikut :
Gerakan radial deviasi dihasilkan oleh kerja otot ekstensor carpi radialis
longus et brevis dan fleksor carpi radialis, kemudian dibantu oleh
abductor pollicis longus dan ekstensor pollicis longus et brevis.
Gerakan ulnar deviasi dihasilkan oleh kerja otot ekstensor carpi ulnaris
dan fleksor carpi ulnaris.

D.HAND COMPLEX
Regio hand memiliki beberapa sendi sehingga banyak gerakan yang dihasilkan. Gerakan yang dihasilkan
oleh carpometacarpal joint I berbeda dengan gerakan yang dihasilkan oleh carpometacarpal joint II-V.
begitu pula, berbeda dengan gerakan pada metacarpophalangeal joint dan interphalangeal joint.
a. Carpometacarpal I
Carpometacarpal I merupakan sendi biaxial saddle joint sehingga memiliki dua
pasang gerakan yaitu fleksi-ekstensi dan abduksi-adduksi.
1. Fleksi- Ekstensi
Gerakan fleksi ekstensi pada CMC I terjadi dalam bidang frontal axis
sagital, dimana luas gerak sendi pada fleksi CMC I sebesar 0 o - 40 o sedangkan
ekstensi CMC I sebesar 0 o - 13 o.
Fleksi CMC I dihasilkan oleh kontraksi otot fleksor pollicis brevis dan
adductor pollicis, sedangkan ekstensi CMC I dihasilkan oleh kontraksi otot abductor
pollicis longus yang dibantu oleh otot abductor pollicis brevis dan ekstensor pollicis
longus et brevis.
2. Abduksi adduksi

Gerakan abduksi adduksi pada CMC I terjadi dalam bidang sagital axis
frontal , dimana luas gerak sendi pada abduksi CMC I sebesar 0 o 25 o sedangkan
adduksi CMC I sebesar 0 o - 20 o.
Abduksi CMC I dihasilkan oleh kontraksi otot fleksor pollicic brevis dan
abductor pollicis longus, sedangkan adduksi CMC I dihasilkan oleh kontraksi otot
adductor pollicis dan fleksor pollicis brevis.
b. Carpometacarpal II V
Carpometacarpal II V merupakan sendi uniaxial plane joint yang
menghasilkan gerakan cupping atau fleksi ( membentuk arkus tangan) dan
flattening atau extensi (mendatarkan arkus tangan),sedangkan carpometacarpal V
merupakan sendi biaxial joint yang menghasilkan gerakan cupping/fleksi
flattening/extensi dan abduksi adduksi yang memberikan konstribusi terhadap
reposisi oposisi.
c.Metacarpophalangeal joint
metacarpophalangeal jint terdiri atas 5 sendi yang merupakan biaxial
condyloid joint dengan 2 pasang gerakan (2 DKG) yaitu fleksi extensi dan
abduksi - adduksi .
Luas gerak sendi pada kelima sendi tersebut adalah berbeda terutama
MCP I dengan MCP II IV dan MCP V.
1). Metacarpophalangeal I,memiliki ROM fleksi sebesar 0 -70 ,ROM extensi
sebesar 0-60 , ROM abduksi sebesar 0-50, ROM adduksi sebesar 0 - 40 .
2). Metacarpophalangeal I, memiliki ROM fleksi sebesar 0 - 90 ,ROM extensi
sebesar 0- 25 , ROM adduksi sebesar 0-20
3). Metacarpophalangeal V ,memiliki ROM fleksi sebesar0 - 110 ,ROM extensi
sebesar 0 - 30 ,ROM abduksi sebesar 0 - 25 , ROM adduksi sebesar 0 - 20 .
Sedangkan otot-otot yang bekerja atau berkontraksi pada setiap gerakan
MCP adalah sebagai berikut :
1) Fleksi MCP II V dihasilkan oleh kontraksi otot lumbricales seluruh jari
, interossei Palmaris , interossei dorsalis, flexor digiti minimi brevis dan
opponens digiti minimi.
2) Fleksi MCP I dihasilkan oleh kontraksi otot fleksor pollicis brevis dan
adductor pollicis.
3) Ekstensi MCP II V dihasilkan oleh kontraksi otot extensor digitorum ,
extensor indicis dan extensor digiti minimi.
4) Ekstensi MCP I dihasilkan oleh kontraksi abductor pollicis longus yang
di bantu oleh opponens pollicis , abductor pollicis brevis dan extensor
pollicis longus et brevis.
5) Abduksi MCP II V dihasilkan oleh kontraksi otot dorsal interossei dan
abductor digiti minimi.

6) Abduksi MCP I dihasilkan oleh kontraksi otot abductor pollicis longus ,


extensor pollicis longus , abductor pollicis brevis dan opponent pollicis.
7) Adduksi MCP II V dihasilkan oleh kontraksi otot interossei Palmaris.
8) Adduksi MCP I dihasilkan oleh kontraksi otot adductor pollicis yang di
bantu oleh fleksor pollicis brevis.
d. Interphalangeal joint
Interphalangeal joint merupakan bentuk sendi uniaxial hinge joint yang hanya menghasilkan 1
pasang gerakan (1 DKG) yaitu fleksi extensi .
Luas gerak sendi interphalangeal joint adalah bervariasi , dimana interphalangeal joint ibu jari
memeiliki ROM berbeda dengan proximal interphalangeal II V dan distal intephalangeal II V .
1) Interphalangeal joint ibu jari memiliki ROM fleksi extensi sebesar 0 - 90 .
2) Proximal interphalangeal joint ibu jari II IV memiliki ROM fleksi extensi sebesar 0 - 110 ,
dan jari V memiliki ROM fleksi extensi yang sedikit lebih besar yaitu 0 - 135 .
3) Distal intephalangeal joint jari II IV memiliki ROM fleksi extensi yang sedikit lebih besar
yaitu 0 - 80 , dan jari V memiliki ROM fleksi extensi yang sedikit lebih besar yaitu 0 - 90 .
Sedangkan otot otot yang bekerja atau berkontraksi pada setiap gerakan intephalangeal joint
adalah sebagai berikut:
1) Fleksi proksimal intephalangeal joint jari II V dihasilkan oleh kontraksi otot fleksor
digitorium suprficialis .
2) Fleksi distal interphalangeal joint jari II V dihasilkan oleh kontraksi otot digitorum
profundus .
3) Fleksi intephalangeal joint ibu jari dihasilkan oleh kontraksi otot fleksor pollicis brevis
dan adductor pollicis .
4) Ekstensi proksimal dan distal interphalangeal joint jari II V dihasilkan oleh kontraksi
otot limbicales dan interossei dorsalis , yang dibentuk oleh abductor digiti minimi dan
extensor digitorum .
5) Ekstensi interphalangeal joint ibu jari dihasilkan oleh kontraksi oto abductor pollicis
longus yang di bantu oleh opponens pollicis brevis & extensor pollicis longus et brevis .
e.Pola menggenggam dan memegang
a) Power grip yang terdiri atas cylindrical grip , spherical grip , hook grip ,dan fist grip.
b) Pola precesion yang terdiri dari pad-to-pad , ti to tap , pad to side prehension ,
lateral prehension.
c) Kombinasi pola atas.

BAB III
PENUTUP
A.KESIMPULAN
Wrist adalah sendi distal dari anggota gerak atas yang memungkinkan tangan bergerak. Gerakan wrist
terdiri atas dorsofleksi, palmar fleksi, radial deviasi, dan ulnar deviasi. Ke empat gerakan tersebut
dihasilkan oleh sendi radiocarpal tetapi midcarpal joint juga memberikan kontribusi terhadap keempat
gerakan yaitu Dorsifleksi-palmar fleksi, .Radial deviasi- ulnar deviasi. Regio hand memiliki beberapa
sendi sehingga banyak gerakan yang dihasilkan. Gerakan yang dihasilkan oleh carpometacarpal joint I
berbeda dengan gerakan yang dihasilkan oleh carpometacarpal joint II-V. begitu pula, berbeda dengan
gerakan pada metacarpophalangeal joint dan interphalangeal joint.

B.SARAN
Dari Makalah yang kami buat sekiranya masih banyak kekurangan mohon di maafkan dan sekian .

DAFTAR PUSTAKA
-Buku Diktat Biomekanik ( Osteokinematika dan Arthrokinematika )

- http://poenya-moe.blogspot.com/2011/01/sendi-wrist.html
- https://www.scribd.com/doc/80457880/108/BIOMEKANIK-WRIST-DAN-TANGAN

MAKALAH BIOMEKANIK
OSTEOKINEMATIKA PADA WRIST AND HAND

OLEH :
KELOMPOK III :
1.Noviyanti Samad
2.Nur Qalbiah
3.Nur Rezky Amalia Anwar
4.Nur Halisa
5.Nurul Hidayati
6.Putri Meilinda
7.Putri Rahmania
8.Randi Pratama