Anda di halaman 1dari 2

1.

Geologi
rekayasa atau Geologi
Teknik adalah
penerapan
ilmu geologi dalam
praktik rekayasa untuk tujuan menjamin faktor-faktor geologi yang memengaruhi lokasi, disain, konstruksi,
operasi dan perawatan pekerjaan rekayasa telah dikenali dan diperhitungkan dengan matang.
Didalamnya
mempelajari
antara
lain: Mekanika
Tanah
dan
Batuan Teknik
Pondasi . Struktur Bawah Tanah
Pemakaian,ilmu,geologi,untuk,bidang, t e k n i k , s i p i l d i l a k u k a n o l e h a h l i t e k n i k s i p
i l i n g g r i s b e r n a m a W i l l i a m S m i t h ( 1 8 3 9 ) d i k e n a l sebagai
bapak
geologi
inggris.
Dengan pembuatan terowongan kereta api swiss, bendungan di c a l i f o r n i a , ( 1 9 2 8 ) .
2. Air tanah adalah air yang tersimpan/terperangkap di dalam lapisan batuan
yangmengalami pengisian/penambahan secara terus menerus oleh alam
Proses Terbentuknya Air Tanah
Air hujan sebagian besar akan mengalir di permukaan sebagai air permukaan seperti sungai, danau, atau
rawa. Sebagian kecil akan meresap ke dalam tanah, yang bila meresap terus hingga zona jenuh akan menjadi
air tanah. Bagian yang meresap dekat permukaan akan diuapkan kembali lewat tanaman yang kita kenal
dengan evapotranspiration. Penguapan evaporation terjadi langsung pada tubuh air yang terbuka.
1. Aquifer, adalah lapisan yag dapat menyipan dan mengalirkan air dalam jumlah besar. Lapisan
batuan ini bersifat permeable seperti kerikil, pasir, batugamping dan lava yang berlubang-lubang.
2. Aquiclude, adalah lapisan yang dapat menyimpan air tetapi tidak dapat mengalirkan air dalam
jumlah besar. Lapisan batuan ini bersifat semi permeabel seperti lempung, tuff halus dan silt.
3. Aquifuge, adalah lapisan yang tidak dapat menyimpan dan mengalirkan air. Dengan demikian
batuan ini bersifat kebal air, contohnya batuan granit dan batuan beku yang kompak dan padat
4...Aquifard, adalah lapisan atau ormasi batuan yang dapat menyimpan air tetapi hanya
dapat
......meloloskan air dalam jumlah yang terbatas
3. JENIS TANAH
1.Tanah andosol merupakan salah satu jenis tanah vulkanik dimana terbentuk karena
adanya proses vulkanisme pada gunung berapi. Proses terbentuknya : dari abu vulkanis yang
telah mengalami proses pelapukan
2.Tanah aluvial merupakan jenis tanah yang terjadi karena endapan lumpur biasanya yang terbawa karena
aliran sungai. Proses terbentuknya : tanah hasil erosi (lumpur dan pasir halus) di daerah-daerah dataran
rendah
3.Tanah Organosol(Tanah humus) merupakan tanah yang terbentuk dari pelapukan tumbuh-tumbuhan.
Mengandung banyak unsur hara dan mineral dan sangat subur. Proses terbentuknya : dari hasil pembusukan
bahan-bahan organik.
Tanah Bistosol (Tanah Gambut)adalah tanah yang bahan induknya berupa sisa-sisa tanaman dari
binatang kemudian bercampur dengan lapisan mineral yang diendapkan. Proses terbentuknya : dari
hasil pembusukan tumbuhan / bahan organik di daerah yang selalu tergenang air (rawa-rawa)
Tanah Litosol (tanah berbatu-batu) Proses terbentuknya : dari pelapukan batuan beku dan sedimen
yang masih baru (belum sempurna) sehingga butirannya besar / kasar.
Tanah podsol Proses terbentuknya : di daerah yang memiliki suhu rendah dan curah hujan tinggi.
Tanah margel Proses terbentuknya : dari hasil campuran pelarutan kapur, pasir dan tanah liat karena
peristiwa air hujan.
Tanah laterit memiliki warna merah bata karena mengandung banyak zat besi dan alumunium.
Proses terbentuknya : Tanah yang tercuci air hujan, sehingga unsur hara telah hilang meresap dan
mengalir ke dalam tanah
4. Angin adalah udara yang bergerak dari suatu tempat yang bertekanan udara tinggi ketempat lain yang
bertekanan uadara rendah. Permukaan bumi senantiasa mendapatkan pemanasan yang berbeda disetiap
tempat, karena tekanan udara disetiap tempat berbeda pula, kondisi ini menimbulkan gerakan angin yang
berbeda-beda arah dan kecepatannya.
1. Angin pasat
Adalah angin yang berhembus tetap sepanjang tahun dan bergerak dari daerah yang bertekanan maksimum
(subtropik) ke daerah bertekanan minimum (ekuator).
2.
Angin musom

Adalah angin yang terjadi akibat perbedaan pemanasan daratan dan lautan yang terjadi didaerah tropis dan
daerah yang berdekatan dengan daerah tropis. Angin musom di Indonesia berganti arah setiap 6 bulan sekali
dari benua Asia ke benua Australia dan sebaliknya.
Angin musom di Indonesia ada 2 macam:
a.
Angin musom barat
Adalah angin yang bertiup dari arah timur laut (Benua Asia dan Laut Cina Selatan) yang berlangsung sekitar
bulan Oktober sampai April yang menimbulkan terjadinya musim hujan di Indonesia.
b.
3.
4.
5.
6.

Angin musom timur


Adalah angin yang bertiup dari arah tenggara (Benua Australia) yang berlangsung sekitar bulan April sampai
Oktober yang menimbulkan terjadinya musim kemarau.
Angin laut dan angin darat
Angin laut adalah angin yang bertiup dari laut ke darat pada siang hari. Sedangkan angin darat adalah angin
yang bertiup dari darat ke laut pada malam hari.
Angin lembah dan angin gunung
Angin lembah adalah angin yang bertiup dari lembah ke lereng gunung pada siang hari. Sedangkan angin
gunung adalah angin yang bertiup dari lereng gunung ke lembah pada malam hari.
Angin jatuh/angin fohn
Angin fohn adalah angin panas dan kering yang turun dari puncak pegunungan melewati lereng pegunungan.
Angin siklan
Adalah angin yang bergerak memutar ke pusat angin.
5. 1. Batuan beku merupakan batuan keras yang terbentuk dari magma yang keluar dari perut bumi dan
membeku karena mengalami proses pendinginan
o
o
o

Batuan beku dalam atau batuan beku plutonik terbentuk karena proses pembekuan magma
di bawah permukaan bumi
Batuan beku luar atau batuan beku vulkanik terbentuk karena adanya proses pembekuan
magma pada permukaan bumi
Batuan beku korok terbentuk karena proses penyusupan magma pada celah-celah litosfer
bagian atas dan kemudian membeku

2. Batuan sedimen terbentuk dari batuan beku atau zat padat yang mengalami erosi di tempat tertentu
kemudian mengendap dan menjadi keras.

Batuan sedimen klastis terbentuk karena pelapukan atau erosi pada pecahan batuan atau mineral,
sehingga batuan menjadi hancur atau pecah dan kemudian mengendap di tempat tertentu dan
menjadi keras.
Batuan sedimen kimiawi terbentuk karena pengendapan melalui proses kimia pada mineral-mineral
tertentu
Batuan sedimen organik atau batuan sedimen biogenik terbentuk karena adanya sisa-sisa makhluk
hidup yang mengalami pengendapan di tempat tertentu.

3. Batuan malihan terbentuk dari batuan beku atau batuan sedimen yang telah berubah wujud. Karena itu,
batuan malihan disebut juga batuan metamorfosis.

Batuan malihan kontak atau thermal terbentuk karena adanya pemanasan atau peningkatan suhu
dan perubahan kimia karena intrusi magma
Batuan malihan dinamo, merupakan batuan yang terbentuk karena adanya tekanan yang besar
disertai pemanasan dan tumbukan.
Batuan malihan thermal-pneumatolik, merupakan batuan yang terbentuk karena adanya zat-zat
tertentu yang memasuki batuan yang sedang mengalami metamorfosis.