Anda di halaman 1dari 4

Ringkasan Materi Irisan Kerucut

RINGKASAN IRISAN KERUCUT


PARABOLA
Def:

Tempat kedudukan titik-titik yang jaraknya ke titik tertentu (fokus) sama dengan jaraknya ke
garis tertentu (garis arah / direktriks)
Dapat diperoleh dari irisan kerucut yang sejajar dengan garis pelukis

Persamaan baku:
-

( ) =
Parabola vertikal:
o Titik puncak (verteks)
( ,
o Titik fokus
( , + )
o Sumbu simetri
=
o Garis arah / Direktris
=
o Panjang latus rektum 4
o Garis singgung bergradien
o Terbuka ke
Atas bila > 0 (
Bawah bila < 0 (
( ) =
Parabola horizontal:
o Titik puncak (verteks)
( ,
o Titik fokus
( + , )
o Sumbu simetri
=
o Garis arah / Direktris
=
o Panjang latus rektum = 4
o Garis singgung bergradien

( )
)

( )

( )

)
)
( )
)

Terbuka ke
Kanan bila > 0 (
)
Kiri bila < 0 (
)
Jarak Puncak ke Fokus = Jarak Puncak ke garis arah = p, tapi berlawanan
(ke Fokus +p , ke Direktris p)
o

Latus
Rektum
Jf=jarak titik ke fokus
Jg=jarak titik ke garis
Untuk setiap titik pada parabola,
Jf = Jg

www.dmcprivate.com/e-learning

ELIPS
Def:

Tempat kedudukan titik-titik yang jumlah jaraknya ke dua titik tertentu (fokus) selalu sama.
Dapat diperoleh dari irisan kerucut yang tidak sejajar dengan garis pelukis

Persamaan baku:
-

Titik pusat:
( , )
Titik puncak:
o Kiri ( , ) dan kanan ( + , )
o Bawah ( , ) dan Atas ( , + )
Sumbu mayor adalah sumbu yang terpanjang, sedangkan sumbu minor adalah yang terpendek.
(Ingat! a dan b adalah panjang setengah sumbu / bukan panjang sumbu).
Elips Horizontal adalah elips yang memiliki nilai >
Jadi panjang semi mayor ( ) = a, dan semi minor ( ) = b
Elips Vertikal adalah elips yang memiliki nilai <
Jadi panjang semi mayor (M) = b, dan semi minor (m) = a

Jarak pusat ke fokus = =

Persamaan garis singgung bergradien

Panjang Latus Rektum =

Elips Horizontal:
o Titik Fokus : Kiri
o

=1

( , ) dan Kanan

Garis arah (direktris) :

Elips Vertikal:
o Titik Fokus: Bawah
o

adalah

( )

( + , )

( , ) dan Atas

G aris arah (direktris) :

( , + )

Untuk setiap titik pada


elips,
+
selalu sama

Latus Rektum

www.dmcprivate.com/e-learning

HIPERBOLA
Def:

Tempat kedudukan titik-titik yang selisih jaraknya ke dua titik tertentu (fokus) selalu sama.
Dapat diperoleh dari irisan tegak kerucut (sejajar dengan tinggi kerucut).

Hiperbola horizontal:
o
o
o
o
o

=1

Titik pusat ( , )
Tengah Sumbu utama = u = a, Tengah sumbu kedua = d = b
Titik puncak (verteks): Kiri ( , ) , Kanan ( + , )
Jarak Pusat ke Fokus = = +
Titik fokus : Kiri ( , ) dan Kanan ( + , )

Parabola horizontal:
o
o
o
o
o

=1

Titik puncak (verteks)


( , )
Tengah Sumbu utama = u = b, Tengah sumbu kedua = d = a
Titik puncak (verteks): Bawah ( , ) , Atas ( , + )
Jarak Pusat ke Fokus = = +
Titik fokus
Bawah ( , ) dan Atas ( + , )

Baik untuk hiperbola horizontal maupun vertikal berlaku:


=

Panjang latus rektum

Eksentrisitas :

Garis asimtot :

Garis singgung bergradien

= ( )

( )

Untuk setiap titik pada


elips, Selisih Jf1 dengan Jf2
selalu sama.

www.dmcprivate.com/e-learning

LINGKARAN
Def:

Tempat kedudukan titik-titik yang jaraknya (jari jari) sama terhadap titik tertentu (titik
pusat).
Dapat diperoleh dari irisan melintang / mendatar kerucut (sejajar dengan alas).
Lingkaran bisa dianggap sebagai elips yang panjang sumbu mayor dan sumbu minornya sama,
sehingga Pusat dan kedua fokusnya berimpit.

( ) +( ) =

Persamaan baku:
-

Titik pusat:
( , )
Panjang jari-jari =
Persamaan garis singgung bergradien
Untuk persamaan umum lingkaran:
+
+
+
+ = 0, maka
Pusat = (
=

( ) 1 +

Catatan:
Untuk menentukan persamaan garis singgung yang titik singgungnya diketahui, pergunakan
Rumus Pembagian Adil (berlaku untuk semua irisan kerucut).
Untuk mengubah persamaan umum ke persamaan baku, gunakan prosedur
melengkapi kuadrat sempurna.

Ingat : ( ) =
Jadi untuk melengkapkan bentuk
ditambah

. Contoh,

,
supaya menjadi kuadrat sempurna adalah dengan

8 ditambah

= 16 menjadi

+ 5 ditambah

menjadi

8 + 16 = ( 4)
+5 +

Ingat: yang dimaksud panjang sumbu mayor, sumbu minor pada elips atau pun sumbu utama
pada hiperbola adalah jarak dari puncak ke puncak. Jadi panjang sumbu = 2a atau 2b,
tergantung dari jenisnya.
Contoh :
pada elips

= 1, panjang sumbu mayor = 18 (bukan 9!),

sedangkan panjang sumbu minor = 10 (bukan 5!).

www.dmcprivate.com/e-learning