Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

SISTEM PEMERINTAHAN SINGAPURA


Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran PKN

Disusun Oleh :
Ana Fitria Dewi
Ade Nita Purwati
Pira Saparinda
Nopi Apriani

KELAS XII IPA 1


SMA NEGERI 1 BANTARUJEG
2016

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
hidayahnya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah
tentang Sistem Pemerintahan Singapura.
Sholawat beserta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan
kita nabi Muhammad SAW, beserta keluarganya dan para shahabatnya semoga kita
mendapat syafaatnya kelak di hari kiamat, amin.!
Selanjutnya kami ucapkan terimakasih kepada pembina dan teman-teman
yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini dengan baik, dan kami
sangat menyadari bahwa pembuatan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,
maka dari itu kami membutuhkan keritik dan saran yang bersifat membangun untuk
kelancaran tugas-tugas selanjutnya.
Demikian yang dapat kami sampaikan dan kami berharap semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi kami dan bagi pembaca khususnya.

Bantarujeg,
Penyusun

Oktober 2016

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................................i
DAFTAR ISI................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................1
1.1

Latar Belakang................................................................................................1

1.2

Rumusan Masalah...........................................................................................2

1.3

Tujuan.............................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................3
2.1

Sistem Pemerintahan Singapura.....................................................................3

2.2

Letak Geografis dan Batas Wilayah Negara Singapura..................................4

2.3

Bentuk Negara Singapura..............................................................................4

2.4

Menteri dan Presiden/Raja yang Menjabat.....................................................6

BAB III PENUTUP.....................................................................................................9


3.1

Kesimpulan.....................................................................................................9

3.2

Saran...............................................................................................................9

DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................10

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Singapura (nama resmi: Republik Singapura) adalah sebuah negara
pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer (85 mi) di
utara khatulistiwa di Asia Tenggara. Negara ini terpisah dari Malaysia oleh Selat
Johor di utara, dan dari Kepulauan Riau, Indonesia oleh Selat Singapura di
selatan. Singapura adalah pusat keuangan terdepan keempat di dunia dan
sebuah kota dunia kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam
perdagangan dan keuangan internasional. Pelabuhan Singapura adalah satu dari
lima pelabuhan tersibuk di dunia.
Singapura memiliki sejarah imigrasi yang panjang. Penduduknya yang
beragam berjumlah 5 juta jiwa, terdiri dari Cina, Melayu, India, berbagai
keturunan Asia, dan Kaukasoid. 42% penduduk Singapura adalah orang asing
yang bekerja dan menuntut ilmu di sana. Pekerja asing membentuk 50% dari
sektor jasa. Negara ini adalah yang terpadat kedua di dunia setelah Monako. A.T.
Kearney menyebut Singapura sebagai negara paling terglobalisasi di dunia dalam
Indeks Globalisasi tahun 2006.
Sebelum merdeka tahun 1965, Singapura adalah pelabuhan dagang yang
beragam dengan PDB per kapita $511, tertinggi ketiga di Asia Timur pada saat
itu.

Setelah

merdeka, investasi

asing

langsung dan

usaha

pemerintah

untuk industrialisasi berdasarkan rencana bekas Deputi Perdana Menteri Dr. Goh
Keng Swee membentuk ekonomi Singapura saat ini.
Economist Intelligence Unit dalam "Indeks

Kualitas

Hidup"

menempatkan Singapura pada peringkat satu kualitas hidup terbaik di Asia dan
kesebelas di dunia. Singapura memiliki cadangan devisa terbesar kesembilan di
dunia. Negara ini juga memiliki angkatan bersenjata yang maju.

Setelah PDB-nya berkurang -6.8% pada kuartal ke-4 tahun 2009,


Singapura mendapatkan gelar pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, dengan
pertumbuhan PDB 17.9% pada pertengahan pertama 2010.
1.2 Rumusan Masalah
1.
2.
3.
4.
5.

Bagaimana Sistem Pemerintahan Singapura?


Bagaimana Letak Geografis Singapura?
Bagaimana bentuk Negara singapura?
Apa saja keunggulan dan kelebihan Negara Singapura?
Siapa saja Menteri dan presiden/Raja yang menjabat sampai dengan sekarang?

1.3 Tujuan
1.
2.
3.
4.
5.

Untuk mengetahui bagaimana Sistem Pemerintahan Singapura.


Untuk mengetahui letak Geografis Negara Singapura
Untuk mengetahui bentuk Negara Singapura
Untuk mengetahui keunggulan dan kelebihan Negara Singapura
Untuk mengetahui Menteri dan Presiden/Raja yang pernah menjabat.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sistem Pemerintahan Singapura


Politik di Singapura sudah didominasi oleh Peoples Action Party (PAP)
mulai sejak penentuan umum 1959 saat Lee Kuan Yew jadi perdana menteri
pertama Singapura (saat Singapura mempunyai pemerintahan sendiri dalam
Kerajaan Inggris). PAP sudah kuasai pemerintahan serta memenangkan tiap-tiap
pemilu mulai sejak itu. Singapura meninggalkan Persemakmuran Inggris pada th.
1963 untuk berhimpun dengan Federasi Malaysia, tetapi diusir dari Federasi pada
th. 1965 sesudah Lee Kuan Yew tak sepakat dengan pemerintah federal di Kuala
Lumpur. Analisis dari politik luar negeri serta sebagian partai oposisi termasuk
juga Workers Party of Singapore serta Singapore Democratic Party (SDP)
memiliki pendapat bahwa Singapura dengan cara de facto adalah negara dengan
satu partai.
Economist Intelligence Unit mengklasifikasikan Singapura juga sebagai
negara hybrid, dengan elemen otoriter serta demokratis. Freedon House tak
berasumsi Singapura juga sebagai negara demokrasi elektoral serta
mengkategorikan Singapura juga sebagai tidak seutuhnya bebas. Reporters
Without Borders meletakkan Singapura di peringkat 140 dari 167 negara dalam
Indeks Kebebasan Pers 2005.
Hal

itu

bikin

PAP dituduh

sudah

memperkerjakan

penyensor,

persengkongkolan, serta ajukan tuntutan perdata pada oposisi atas pencemaran


nama baik atau fitnah untuk menghalangi kesuksesan mereka. Sebagian bekas
serta anggota oposisi, seperti Francis Seow, JB Jeyaretnam, serta Chee Soon Juan
berasumsi pengadilan Singapura untungkan pemerintah serta PAP lantaran

kurangnya pembelahan kekuasaan. Tetapi ada tiga masalah di mana pemimpin


oposisi Chiam See Tong menuntut menteri PAP atas pencemaran nama baik.
Sistem pemerintahan di Singapura serupa dengan Inggris. Presiden
ibaratkan ratu Inggris yang cuma untuk jabatan seremonial (normalitas). Tetapi,
presiden di beri kehormatan juga sebagai pemegang ketentuan kunci di
Singapura. Dalam sistem politik Singapura, perdana menteri yaitu pemegang
kekuasaan pemerintahan. Sama persis dengan apa yang berlangsung pada sistem
pemerintahan Inggris.

2.2 Letak Geografis dan Batas Wilayah Negara Singapura


Negara Singapura Secara astronomis, wilayah Singapura terletak antara
115LU 130LU dan 10338BT 104BT. Adapun secara geografis wilayah
Negara Singapura memiliki batas batas wilayah sebagai berikut :
1. Sebelah Utara berbatasan dengan negara Malaysia (Selat Johor)
2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Pulau Bintan dan Pulau Batam
3. Sebelah Timur berbatasan dengan Pulau Bintan dan Pulau Batam
4. Sebelah Barat berbatasan dengan negara Malaysia (Selat Johor)

2.3 Bentuk Negara Singapura


1. Iklim Negara Singapura

Singapura terletak sekitar 130 km di utara garis khatulistiwa. Suhu


rata-rata 26C, dengan pergeseran hanya sekitar 1,4C. Faktor letak ini sangat
mempengaruhi keadaan iklimnya, yaitu iklim tropis yang basah dengan curah
hujan tinggi dan suhu udara yang tinggi pula. Curah hujan rata-rata 2.500 mm
per tahun dan kelembaban nisbi tinggi sekitar 80% sepanjang tahun.
Bulan Mei dan Juni merupakan bulan terpanas, sedangkan November
dan Desember merupakan musim monsun basah. Bulan Agustus hingga
Oktober, seringkali terdapat kabut, terkadang cukup mengganggu hingga
pemerintah mengeluarkan peringatan kesehatan kepada publik, hal ini
disebabkan oleh kebakaran semak-belukar di negara tetangganya, yakni
Indonesia. Singapura tidak menggunakan waktu musim panas atau perubahan
zona waktu musim panas. Jarak waktu hari hampir sama sepanjang tahun
dikarenakan letak Singapura yang berdekatan dengan garis khatulistiwa.
2. Bentang Alam Negara Singapura
Selat Johor memisahkan Negara Singapura dengan Semenanjung
Malaka. Pulau Singapura dihubungkan dengan tanah semenanjung itu oleh
jalan raya, jalan kereta api, dan saluran pipa sepanjang 1,5 km. Pulau
Singapura berbentuk seperti ketupat. Tanahnya rendah dan bergelombang,
dengan beberapa bukit si sebelah barat daya. Contoh bukit Mandai (422 m)
dan bukit Timah (581 m). Sungai Kranji yang mengalir dibukit tersebut.
3. Keadaan Penduduk Negara Singapura
a. Jumlah Penduduk Singapura
Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia. 85%
dari rakyat Singapura tinggal di rumah susun yang disediakan oleh

Dewan Pengembangan Perumahan (HDB). Penduduk Singapura terdiri


dari mayoritas etnis Tionghoa (77,3%), etnis Melayu yang merupakan
penduduk asli (14,1%), dan etnis India (7,3%), dan etnis lainnya (1,3% ).
Mayoritas rakyat Singapura menganut agama Buddha (31,9%) dan Tao
(21,9%).
b. Suku Penduduk Singapura
Singapura terdiri atas multietnis (Melayu, Cina, India, dan Eropa). Tata
kehidupan masyarakatnya merupakan perpaduan antara budaya Timur
dan budaya Barat.
c. Agama Penduduk Singapura
Sebesar 14,9% rakyat Singapura menganut agama Islam, 12,9%
menganut agama Kristen, 3,3% Hindu, dan lainnya 0,6%, sedangkan
sisanya (14,5%) tidak beragama.
4. Kegiatan Perekonomian Negara Singapura
Singapura memiliki ekonomi pasar yang sangat maju, yang secara
historis berputar di sekitar perdagangan entrept. Bersama Hong Kong,
Korea Selatan dan Taiwan, Singapura adalah satu dari Empat Macan Asia.
Ekonominya sangat bergantung pada ekspor dan pengolahan barang impor,
khususnya di bidang manufaktur yang mewakili 26% PDB Singapura tahun
2005 dan meliputi sektor elektronik, pengolahan minyak Bumi, bahan kimia,
teknik mekanik dan ilmu biomedis. Tahun 2006, Singapura memproduksi
sekitar 10% keluaran wafer yang di dunia.
Singapura memiliki salah satu pelabuhan tersibuk di dunia dan
merupakan pusat pertukaran mata uang asing terbesar keempat di dunia
6

setelah London, New York dan Tokyo. Bank Dunia menempatkan Singapura
pada peringkat hub logistik teratas dunia. Ekonomi Singapura termasuk di
antara sepuluh negara paling terbuka, kompetitif[68] dan inovatif di dunia.
Dianggap sebagai negara paling ramah bisnis di dunia, ratusan ribu ekspatriat
asing bekerja di Singapura di berbagai perusahaan multinasional. Terdapat
juga ratusan ribu pekerja manual yang berasal dari asing.
Letak Singapura yang sangat strategis membuat sektor perdagangan
dan jasa berkembang sangat cepat, bahkan terbesar di Asia Tenggara.
Singapura menyediakan berbagai fasilitas penerbangan dan pelabuhan laut
dengan lengkap, sehingga menjadikannya sebagai tempat singgah sementara
(transit) kapal- kapal atau pesawat dari berbagai maskapai yang hendak
melanjutkan perjalanannya. Kondisi politik dan keamanan yang stabil
menjadikan Singapura sebagai tujuan investasi, khususnya bagi negaranegara Barat yang hendak memperluas pasarnya di kawasan Asia.

2.4 Menteri dan Presiden/Raja yang Menjabat


1. Daftar Perdana Menteri Singapura.
N
o

Perdana
Menteri

Mulai
Menjabat

Akhir Jabatan

Lee Kuan Yew

3 Juni 1959

28 Nov 1990

Goh Chok
Tong
Lee Hsien
Loong

28 Nov 1990

12 Agust 2004

12 Agust 2004

Masih
Menjabat

Dukungan
Mandat
1968 GE 94.34%
1972 GE 84.08%
1976 GE 89.03%
1980 GE 92.74%
1988 GE 81.60%
1991 GE 77.25%
1992 BE 72.94%
2006 GE 66.14%

Daerah
Pemilihan
PM
Tanjong
Pagar

Marine
Parade
Ang Mo
Kio

2. Daftar Presiden Singapura


Presiden Singapura merupakan kepala negara yang dipilih oleh
rakyat

menurut

pemilihan

umum

tahun

1993.

Sebelum

ini,

hanya Parlemen saja yang bertanggungjawab melantik Presiden.


Jabatan
Presiden
diciptakan
ketika Singapura berpisah
dari Malaysia pada tahun 1965. Ia menggantikan jabatan Yang di-Pertuan
Negara yang diciptakan ketika Singapura diberi hak untuk memerintah secara
sendiri pada tahun 1959. Encik Yusof Ishak, Yang di-Pertuan Negara yang
terakhir, sekaligus menjadi Presiden pada 9 Agustus 1965.
Presiden yang terkini adalah Tony Tan Keng Yam.
N
o
1

Yusof Ishak

LahirWafat
1910-1970

Awal
Akhir
Jabatan
Jabatan
9 Agust 1965 23 Nov 1970

Benjamin Sheares

1907-1981

2 Jan1971

12 Mei 1981

C. V. Devan Nair

1923-2005

23 Okt 1981

28 Maret
1985

Wee Kim Wee

1915-2005

2 Sept 1985

1 Sept 1993

Ong Teng Cheong

1936-2002

2 Sept 1993

31 Agust
1999

Gambar

Nama

Sellapan
Ramanathan

1924

1 Sept 1999

31 Agust
2011

Tony Tan Keng


Yam

1940

1 Sept 2011

Petahana

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Singapura terletak sekitar 130 km di utara garis khatulistiwa. Suhu ratarata 26C, dengan pergeseran hanya sekitar 1,4C. Faktor letak ini sangat
mempengaruhi keadaan iklimnya, yaitu iklim tropis yang basah dengan curah
hujan tinggi dan suhu udara yang tinggi pula. Curah hujan rata-rata 2.500 mm per
tahun dan kelembaban nisbi tinggi sekitar 80% sepanjang tahun.
Bulan Mei dan Juni merupakan bulan terpanas, sedangkan November dan
Desember merupakan musim monsun basah. Bulan Agustus hingga Oktober,
seringkali terdapat kabut, terkadang cukup mengganggu hingga pemerintah
mengeluarkan peringatan kesehatan kepada publik, hal ini disebabkan oleh
kebakaran semak-belukar di negara tetangganya, yakni Indonesia. Singapura
tidak menggunakan waktu musim panas atau perubahan zona waktu musim
panas. Jarak waktu hari hampir sama sepanjang tahun dikarenakan letak
Singapura yang berdekatan dengan garis khatulistiwa.
3.2 Saran
Ketika kita membuat sebuah makalah tentang identias sebuah negara di
dunia, sebaiknya kita membaca beberapa referensi dalam beberapa buku. Hal ini
bertujuan agar makalah yang kita buat terhindar dari kesalahan dengan pembaca.
Bisa saja pembaca sudah mengetahui hal tentang identitas dari negara yang akan
kita buat, sehingga tidak membuat pembaca bingung dengan makalah yang kita
buat ini. Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan
yang membacanya.

10

DAFTAR PUSTAKA
Achmad Chaldun, 1995. Atlas Pengetahuan Sosial Indonesia Wawasan Nusantara
dan Dunia, Surabaya: Karya Pembina Swajaya.
http://jaenulhumaedilah.blogspot.com/2015/01/makalah-negara-myanmar-danlaos.html

11