Anda di halaman 1dari 1

Status

Dokumen

Induk

Salinan

No.Distribusi

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


PENANGGANAN ASTMA BRONCHIALE

Puskesmas Cianjur
Kota

No Dokumen

PROTAP

Tanggal Terbit

No Revisi

Halaman

Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Cianjur Kota

03 Januari 2013

dr. Tjendrawati Pudjohartono


NIP. 19610923 198903 2004
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Unit terkait

Tatacara mendiagnosa dan memberikan terapi kepada penderita


asma
Sebagai pedoman dalam mendiagnosa dan memberikan terapi
asma
Pelaksanaan terapi dan tindakan terhadap penderita dilakukan
sesuai dengan protab dan apabila ada hal yang sulit perlu konsul
specialis paru.
PENATALAKSANAAN
1. Informed concern
2. posisi semi seluler atau 1/2duduk
3. Menegakkan diagnosa Astma Bronchiale antra lain :
- Anamnese : Riwayat sesak nafas sebelumnya
Riwayat ectopic pada keluarga
- Pemeriksaan : adanya Wheezing expiratoar pada
auskultasi
4. Berikan oksigen / O2 2 4 1/menit
5. Berikan bronckodilatataor antara lain :
Adrenalin 0,3 ml, bisa diulang tiap 15 menit maximal 3 kali
Kontra Indikasi : HT, tachyardi > 120 1/menit
Hati hati : pada pendnerita penyakit jantung usia tua ( 40
tahun keatas).
Aminopillin : diberikan secara i.v pelan ( 15 menit) atau
drip per infus. Dosis 5 6 mg/kg BB.
Dosis dewasa : 1 ampul (240 mg) diberikan tiap 6 jam.
Kontra indikasi : keadaan syok atau hipotensi.
Besolvon 2 tetes +Berolex 12 tetes + NaCL 4 cct dengan
Nebulizer.
6. Bila keadaan belum teratasi perlu dipertimbangkan :
Pemberian steroid antara lain : Dexamethason i.v 5 10
mg, Hidrocortison 100 200 mgg.
Pemberian Antibiotik, apabila curiga ada infeksi.
7. Berikan Hidrasi dengan infus D5 % atau NaCL 1 liter pada 2
jam pertama.
8. Bila ada Acidosis Respiratorik berikan Meylon (Bicaibona
Natricus) 1 ml / kg BB.
9. Penderita di MRS kan bila mengalami status Astmatikus atau
keadaan umumnya jelek.
10. Bila perlu konsulatasi dengan spesialis paru
RAWAT INAP, BP, PUSTU/POLINDES