Anda di halaman 1dari 2

CHAPTER 4

PREVENTING FRAUD
A. Creating a Culture of Honesty, Openness, and Assistance
B. Eliminating Opportunities for Fraud to Occur
1. Memiliki pengendalian internal yang baik
2. Mematahkan kolusi antara karyawan dan pelanggan atau vendor, dan
menginformasikan secara jelas kepada vendor dan pihak luar tentang kebijakan
perusahaan terhadap fraud
3. Pemantauan karyawan dan penyediaan hotline (sistem whistle-blowing) secara
anonym.
4. Menciptakan ekspektasi dari hukum
Peluang penipuan adalah penciptaan harapan bahwa ketidakjujuran akan
memperoleh hukuman.
5. Melakukan audit proaktif
C. A Comprehensive Approach to Fighting Fraud
Hasil penelitian terhadap responden yang beranekaragam jabatan di tempat kerja,
dikombinasikan dengan komentar lainnya menyatakan bahwa tidak ada orang dalam
organisasi tersebut yang bertanggung jawab secara utama untuk mencegah fraud.
D. Organizations and Fraud The Current Model
Sejak pencegahan fraud kurang ditekankan di banyak perusahaan, ada kebingungan yang
signifikan tentang siapa yang bertanggung jawab untuk mendeteksi, mencegah, dan
menginvestigasi fraud.
Berikut ini model yang digunakan oleh sebagian besar organisasi untuk menangani fraud.

Berikut ini pendekatan yang lebih baik untuk menangani fraud dengan model sound
organizations minimal fraud.