Anda di halaman 1dari 34

PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG

INSPEKTORAT
Jl. RAYA SOREANG KM. 17 TELP. (022) 589 1583 -589 2171 SOREANG

PERNYATAAN REVIU ATAS LAPORAN KINERJA INSTANSI


PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG
TAHUN ANGGARAN 2014
Kami telah mereviu Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten
Bandung untuk Tahun Anggaran 2014 sesuai Pedoman Reviu atas
Laporan Kinerja. Substansi informasi yang dimuat dalam Laporan
Kinerja menjadi tanggungjawab manajemen Pemerintah Kabupaten
Bandung.
Reviu bertujuan untuk memberikan keyakinan terbatas laporan
kinerja telah disajikan secara akurat, andal, dan valid.
Berdasarkan reviu kami, tidak terdapat kondisi atau hal-hal yang
menimbulkan perbedaan dalam meyakini keandalan informasi yang
disajikan di dalam laporan kinerja ini.

Soreang, 31 Maret 2015


INSPEKTUR

H.YAYAN SUBARNA, SH.M.Si.


Pembina Utama Muda
NIP.19600520 198603 1 017

PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG

INSPEKTORAT
Jl. RAYA SOREANG KM. 17 TELP. (022) 589 1583 -589 2171 SOREANG

Nomor

700/27/Inspektorat

Sifat

Penting

Lampiran :

1 (satu) berkas

Hal

Laporan Hasil Reviu atas Laporan

Kinerja

Soreang, 31 Maret 2015


Kepada
Yth. Bupati Bandung

Instansi

di

Pemerintah

Soreang

Kabupaten Bandung untuk Tahun


Anggaran 2014

Dengan ini kami sampaikan Laporan Hasil Reviu atas Laporan


Kinerja

Instansi

Pemerintah

Kabupaten

Bandung

untuk

Tahun

Anggaran 2014, sebagai berikut :

1. Pernyataan Reviu
Kami telah mereviu Laporan Kinerja Instansi Pemerintah
Kabupaten

Bandung

untuk

Tahun

Anggaran

2014

sesuai

Pedoman Reviu atas Laporan Kinerja. Substansi informasi yang


dimuat

dalam

Laporan

Kinerja

menjadi

tanggungjawab

manajemen Pemerintah Kabupaten Bandung.


Reviu bertujuan untuk memberikan keyakinan terbatas
laporan kinerja telah disajikan secara akurat, andal, dan valid.
Berdasarkan reviu kami, tidak terdapat kondisi atau hal-hal
yang

menimbulkan

perbedaan

dalam

meyakini

keandalan

informasi yang disajikan di dalam laporan kinerja ini.

2. Dasar Reviu
a.

Peraturan Menteri

Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014


tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja
dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;
b.

Surat Perintah Inspektur Kabupaten Bandung, Nomor:700/63/


Inspektorat tanggal 23 Maret 2015.

3. Pelaksanaan Reviu
Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten
Bandung untuk Tahun Anggaran 2014 dilaksanakan mulai tanggal
24 Maret sampai dengan 31 Maret 2015.

4. Tujuan dan Sasaran Reviu


Tujuan reviu adalah untuk memberikan keyakinan terbatas
laporan kinerja telah disajikan secara akurat, andal, dan valid.
Sasaran reviu adalah Laporan Kinerja Akuntabilitas Instansi
Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2014.

5. Ruang Lingkup Reviu


Ruang lingkup reviu adalah penelaahan terhadap format,
mekanisme penyusunan dan substansi atas Laporan Kinerja
Instansi Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2014.

6. Simpulan dan Rekomendasi


6.1. Simpulan
6.1.1.

Format
Kesimpulan terhadap format Laporan Kinerja Pemerintah
(Laporan Kinerja /LKj) Kabupaten Bandung Tahun 2014
adalah sebagai berikut :
6.1.1.1.

Laporan Kinerja belum seluruhnya menampilkan


data penting IP;

6.1.1.2.

Laporan Kinerja belum menyajikan informasi


target kinerja yang sesuai dengan Penetapan
Kinerja, yaitu antara lain untuk:

Indeks Kepuasan Masyarakat

Jumlah Dokumen Kestatistikan penunjang


capaian kinerja Kabupaten Bandung

Prosentase menata arsip sesuai peraturan


yang berlaku

6.1.1.3.

Dll;

Laporan Kinerja belum menyajikan capaian


kinerja

IP yang memadai, masih terdapat

indikator yang belum diukur, antara lain:

Indeks Kepuasan Masyarakat

Frekuensi Pertemuan Ulama/Umaro

Jumlah sarana pendidikan keagamaan yang


dikelola masyarakat

6.1.1.4.

Jumlah pengunjung perpustakaan

Jumlah koleksi buku perpustakaan

Dll;

Laporan

Kinerja

belum

disajikan

dengan

lampiran yang mendukung informasi pada badan


laporan;
6.1.1.5.

Laporan

Kinerja

belum

menyajikan

upaya

perbaikan ke depan;
6.1.1.6.

Laporan Kinerja belum seluruhnya menyajikan


akuntablitas keuangan.

6.1.2

Mekanisme Penyusunan
Kesimpulan terhadap Mekanisme penyusunan laporan
kinerja Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2014
adalah sebagai berikut :
6.1.2.1.

Laporan Kinerja IP telah disusun oleh unit kerja


yang memiliki tugas fungsi untuk itu;

6.1.2.2.

Informasi yang disampaikan dalam Laporan


Kinerja belum didukung dengan data yang
memadai;

6.1.2.3.

Mekanisme penyampaian data dan informasi dari


unit kerja ke unit penyusun Laporan Kinerja
belum memadai karena belum adanya SOP atau
surat

edaran

yang

berisi

mekanisme

penyampaian data dan informasi dari unit kerja


ke unit penyusun Laporan Kinerja (LKj);
6.1.2.4.

Penanggungjawab pengumpulan data/informasi


belum ditetapkan di setiap SKPD terkait/unit
kerja;

6.1.2.5.

Data/informasi kinerja yang disampaikan dalam


Laporan Kinerja (LKj) belum diyakini keandalan
nya;

6.1.2.6.

Analisis/penjelasan dalam Laporan Kinerja (LKj)


belum diketahui oleh unit kerja terkait.

6.1.3 Subtansi
Kesimpulan terhadap Substansi laporan kinerja Pemerintah
Kabupaten Bandung Tahun 2014 adalah sebagai berikut :
6.1.3.1.

Tujuan/sasaran dalam Laporan Kinerja (LKj)


telah

sesuai

dengan

tujuan/sasaran

dalam

perjanjian kinerja;
6.1.3.2.

Tujuan/sasaran dalam Laporan Kinerja (LKj)


telah selaras dengan RPJMD;

6.1.3.3.

Indikator Kinerja Tujuan/sasaran dalam Laporan


Kinerja (LKj) telah sesuai dengan tujuan/sasaran
dalam RPJMD;

6.1.3.4.

Indikator Kinerja Utama belum dibuat secara


formal;

6.1.3.5.

Terdapat perbandingan data kinerja dengan


tahun lalu, standar nasional dan sebagainya
yang bermanfaat;

6.1.3.6.

Indikator Kinerja Sasaran strategis secara umum


telah memenuhi syarat SMART dan cukup
namun masih terdapat pernyataan indikator
Kinerja sasaran yang masih belum berorientasi
outcome yaitu antara lain:

Jumlah Dokumen Kestatistikan penunjang


capaian kinerja Kabupaten Bandung

Jumlah Perda yang diterbitkan

Prosentase Penyelesaian Kasus-Kasus


Pelanggaran Disiplin

Prosentase dokumen perencanaan yang


tepat waktu

Jumlah aplikasi yang bisa diakses oleh


seluruh SKPD

Jumlah SKPD yang terhubung dengan


jaringan komunikasi data pemerintah
Kabupaten Bandung

Jumlah berita daerah yang diterbitkan


(release)

Jumlah fasilitasi pertemuan KDH/WKDH


dengan masyarakat dan stakeholder lainnya
(kali)

Presentase guru berpendidikan min. S1/D4

Frekuensi Pertemuan Ulama/Umaro

Jumlah sarana pendidikan keagamaan yang


dikelola masyarakat

Jumlah

benda

cagar

budaya

yang

dilestarikan

Jumlah koleksi buku perpustakaan

Rasio jumlah polisi pamong praja per 10.000


penduduk.

Cakupan Patroli Petugas Satpol PP (kali/


minggu)

Jumlah Anggota Linmas

Persentase terbinanya anggota linmas siaga


bencana dengan 60 orang linmas

persentase kendaraan wajib uji yang


melaksanakan pengujian kendaraan
bermotor

Jumlah Koperasi

Jumlah perusahaan yang terdaftar yang


bergerak di bidang usaha perdagangan

Jumlah tenaga kerja terlatih

Jumlah kebijakan pengelolaan lingkungan


hidup;

6.1.3.7.

Belum

seluruh

sasaran

strategis

disajikan

perbandingan capaian kinerjanya dan analisa


atas capaian kinerjanya yang dianggap memadai
sesuai

dengan

Peraturan

Menteri

Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi


Birokrasi

Nomor

53

Tahun

2014

tentang

Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan


Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan
Kinerja Instansi Pemerintah.

6.2. Rekomendasi
Berdasarkan hal tersebut di atas, kami rekomendasikan
kepada Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah dan
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah melalui Sekretaris
Daerah Kabupaten Bandung:
1. Dalam hal Format Laporan Kinerja, agar:

Laporan Kinerja seluruhnya menampilkan data penting


IP;

Laporan Kinerja menyajikan informasi target kinerja


sesuai dengan target di Penetapan Kinerja;

Laporan Kinerja menyajikan capaian kinerja IP yang


memadai;

Laporan Kinerja disajikan dengan lampiran yang


mendukung informasi pada badan laporan;

Laporan Kinerja menyajikan upaya perbaikan ke


depan;

Laporan Kinerja menyajikan akuntablitas keuangan.

2. Dalam hal Mekanisme Penyusunan, agar:

Informasi yang disampaikan dalam Laporan Kinerja


didukung dengan data yang memadai;

Mekanisme penyampaian data dan informasi dari unit


kerja ke unit penyusun Laporan Kinerja didukung
dengan adanya SOP atau surat edaran yang berisi
mekanisme penyampaian data dan informasi dari unit
kerja ke unit penyusun Laporan Kinerja (LKj);

Penanggungjawab

pengumpulan

data/informasi

ditetapkan di setiap SKPD terkait/unit kerja;

Data/informasi

kinerja

yang

disampaikan

dalam

Laporan Kinerja (LKj) dapat diyakini keandalannya;

Analisis/penjelasan

dalam

Laporan

diketahui oleh unit kerja terkait

Kinerja

(LKj)

3. Dalam hal Subtansi, agar:

Indikator Kinerja Utama dibuat secara formal;

Terhadap Indikator Kinerja Sasaran Strategis yang


masih

berorientasi

ouput,

agar

diubah

menjadi

berorientasi outcome;

Sasaran Strategis disajikan perbandingan capaian


kinerjanya dan analisa atas capaian kinerjanya yang
dianggap memadai sesuai dengan Peraturan Menteri
Pendayagunaan

Aparatur

Negara

dan

Reformasi

Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk


teknis perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata
Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

7. Tindak Lanjut Hasil Reviu Sebelumnya.


Belum ada reviu terhadap laporan kinerja Pemerintah
Kabupaten Bandung pada tahun sebelumnya.
Demikian laporan hasil reviu ini kami sampaikan sebagai
bahan lebih lanjut.

INSPEKTUR,

H.YAYAN SUBARNA, SH.M.Si.


Pembina Utama Muda
NIP.19600520 198603 1 017

FORMULIR CHECKLIST REVIU


LAPORAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG
TAHUN 2014
Pernyataan

No

Format

II

Mekanisme
Penyusunan

LKj telah menyajikan


capaian kinerja IP yang
memadai

- Untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis tersebut


dilakukan analisis capaian kinerja yang memadai (kriteria
lihat tempelate).

- menyajikan pembandingan data kinerja yang memadai


antara realisasi tahun ini dengan realisasi tahun sebelumnya
dan pembandingan lain yang diperlukan

Telah menyajikan
akuntablitas keuangan

LAKIP menyajikan informasi keuangan yang terkait dengan


pencapaian kinerja

LKj IP disusun oleh unit


kerja yang memiliki tugas
fungsi untuk itu

LKj disusun sesuai Tupoksi Organisasi penyusun atau Tim


yang dibentuk dengan SK KDH

Informasi yang
disampaikan dalam LKj
telah didukung dengan
data yang memadai

Untuk setiap sasaran yang disajikan didukung dengan data


resmi dari masing-masing SKPD pelaksana

Telah terdapat mekanisme Adanya SOP atau Surat Edaran yang berisi mekanisme
penyampaian data dan
penyampaian data dan informasi dari unit kerja ke unit
informasi dari unit kerja
penyusun LKj
ke unit penyusun LKj

Data/informasi kinerja
yang disampaikan dalam
LKj telah diyakini
keandalannya

Data yang disajikan dalam LKj telah didukung dengan data


resmi dari SKPD terkait

Analisis/penjelasan dalam Analisis/penjelasan dalam LKj bersumber dari data kinerja


LKj telah diketahui oleh
unit kerja terkait
unit kerja terkait
LKj IP bulanan merupakan
gabungan partisipasi dari
dibawahnya.
KKR -1

Tujuan/ sasaran dalam.


LKj telah sesuai dengan
tujuan/ sasaran dalam
perjanjian kinerja

Tujuan/sasaran dalam LKj


telah selaras dengan
rencana strategis

Jika butir 1 dan 2


jawabannya . tidak, maka
terdapat penjelasan yang
memadai

Tujuan/sasaran dalam
LKj telah sesuai dengan
tujuan/sasaran dalam
Indikator Kinerja

Tujuan/sasaran dalam
LKj telah sesuai dengan
tujuan/sasaran ,dalam
Indikator Kinerja Utama

KKR - 1

Jika butir 4 dan 5


jawabannya tidak, maka
terdapat penjelasan yang
memadai

KKR - 1

Telah terdapat
perbandingan data kinerja
dengan tahun lalu,
KKR - 2
standar nasional dan
sebagainya yang
bermanfaat

KKR -1

KKR -1

N/A

IKU dan IK

10

KKR -3

terdapat penjelasan yang


memadai
IKU dan IK

telah SMART

- LKj telah menyajikan capaian kinerja organisasi untuk


setiap pernyataan kinerja sasaran strategis organisasi sesuai
dengan hasil pengukuran kinerja organisasi.

Telah menyajikan dengan


lampiran yang mendukung Minimal telah menyajikan form Pengukuran Kinerja dan
informasi pada badan
lainnya yang terkait
laporan
Dalam Bab IV sudah diuraikan ringkasan tentang upaya
Telah menyajikan upaya
perbaikan ke depan khususnya terhadap sasaran yang tidak
perbaikan ke depan
berhasil mencapai target

telah cukup
mengukur tujuan/
sasaran
Jika "tidak" telah

y
y
y

Y/T

LKJ telah menyajikan ringkasan/ikhtisar PK tahun yang


bersangkutan

Adanya Surat Keputusan KDH tentang penanggung jawab


pengumpulan data/informasi di setiap unit kerja khususnya
berkaitan dengan penyusunan LKj

Substansi

LKj telah menyajikan


informasi target kinerja

Telah ditetapkan
penanggung jawab
pengumpulan data/
informasi di setiap unit
kerja

III

Penjelasan

LKj sudah menyajikan :


- Uraian singkat organisasi;
Laporan Kinerja (LKj) telah - Rencana & target kinerja yg ditetapkan;
menampilkan data penting - Pengukuran kinerja;
IP
- Evaluasi & analisis kinerja untuk setiap sasaran strategis
atau hasil program/kegiatan & kondisi terakhir yang
seharusnya terwujud

KKR - 3

KKR 1 KKR 2 KKR 3

KERTAS KERJA REVIU LKj


SASARAN

KKR 1

KESESUAIAN SASARAN
NO

bab 2 dan bab 3 Lkj

SASARAN

INDIKATOR KINERJA

DENGAN PERJANJIAN
KINERJA

KESESUAIAN INDIKATOR SASARAN

DENGAN RENSTRA/ RPJMD

DENGAN PERJANJIAN
KINERJA

DENGAN RENSTRA/ RPJMD

SASARAN DALAM LKj


belum diukur

Indeks Kepuasan Masyarakat


Jumlah Dokumen Kestatistikan penunjang
capaian kinerja Kabupaten Bandung

Prosentase menata arsip sesuai peraturan yang


berlaku
Cakupan keluarga yang memiliki KK
Cakupan penduduk wajib KTP yang memiliki
KTP
Cakupan penduduk yang memiliki akta
kelahiran

Meningkatnya kualitas dan kuantitas pelayanan

Terwujudnya regulasi penyelengaraan pemerintahan daerah

Jumlah Perda Yang Diterbitkan


Presentase Peningkatan Kapasitas Aparatur
tidak ada di
Tapkin

Meningkatnya SDM aparatur yang professional


tidak ada di
Tapkin

Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah

Meningkatnya pemanfaatan teknologi, informasi, dan


komunikasi

Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah

Persentase penyelesaian administrasi


kepegawaian
Prosentase Penyelesaian Kasus-Kasus
Pelanggaran Disiplin
Prosentase Pegawai yang memenuhi nilai
minimal sasaran penilaian prestasi kerja
minimal >50
Prosentase dokumen perencanaan yang tepat
waktu
Prosentase kesesuaian program yang
direncanakan terhadap program yang
dianggarkan
Jumlah aplikasi yang bisa diakses oleh seluruh
SKPD
Jumlah SKPD yang terhubung dengan jaringan
komunikasi data pemerintah Kabupaten
Bandung
Prosentase temuan pemeriksaan yang telah di
tindaklanjuti.
Persentase kontribui PAD terhadap
Pendapatan

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah

Persentase serapan belanja daerah


Jumlah berita daerah yang diterbitkan (release)

Meningkatnya angka melek huruf

Meningkatnya penduduk bersekolah

Meningkatknya kualitas Tenaga Pendidik

Jumlah fasilitasi pertemuan KDH/WKDH


dengan masyarakat dan stakeholder lainnya
(kali)
Angka Melek Huruf (AMH)
Rata-rata lama sekolah (RLS)
Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan usia
dini
APM SD /Sederajat
APM SMP /Sederajat
APM SMA /Sederajat
Presentase guru berpendidikan min. S1/D4
Jumlah atlet yang berprestasi di tingkat
nasional

Meningkatnya prestasi olahraga dan peran pemuda dalam


pembangunan

Jumlah klub olahraga per 10.000 penduduk


Jumlah Gedung olah raga per 10.000 penduduk
Angka Kematian Bayi (AKB)
Indeks Kesehatan
Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan
Proporsi rumah tangga dengan akses
berkelanjutan trerhadap air minum layak
(perkotaan dan pedesaan)

Meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat

Persentase Puskesmas, Puskesmas pembantu


dan jaringannya yang dibangun sesuai standar
Cakupan desa/kelurahan UCI (Universal Child
Imunisasi)
Cakupan Ketersediaan dan pemerataan obat
yang bermutu perkapita
Persentase tempat-tempat umum sehat

Meningkatnya Perilaku Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat


serta menggunakan fasilitas kesehatan.

Meningkatnya keberfungsian sosial bagi PMKS

Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien


masyarakat miskin
Cakupan pelayanan kesehatan gawat darurat
level 1 yang harus diberikan sarkes (RS) di
Kab/Kota
Cakupan pelayanan kesehatan dasar rujukan
pasien masyarakat miskin
Rata-rata Prosentase PMKS yang mampu
memiliki kemandirian
Persentase Lembaga kesejahteraan sosial yang
aktif melayani PMKS

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

Meningkatnya keberfungsian sosial bagi PMKS


Rata Rata PMKS yang ditangani mampu
berintegrasi sosial.
laju pertumbuhan penduduk (LPP)

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

belum diukur Rasio jumlah sarana ibadah menurut


pemeluknya
belum diukur
1. Islam

belum diukur

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Prosentase capaian peningkatan peran serta


masyarakat dalam program KB disetiap desa

Pengendalian jumlah penduduk

Cakupan pasangan usia subur peserta KB aktif


belum diukur

Meningkatnya kegiatan keagamaan

belum diukur
belum diukur

Frekuensi Pertemuan Ulama/Umaro

2. Kristen
3.Hindu
4.Budha

belum diukur Jumlah sarana pendidikan keagamaan yang


dikelola masyarakat
Jumlah Nilai-nilai budaya yang dilestariakan
Jumlah keragaman budaya yang dilestarikan
Jumlah benda cagar budaya yang dilestarikan
belum diukur
Meningkatnya minat baca masyarakat

belum diukur

Jumlah pengunjung perpustakaan


Jumlah koleksi buku perpustakaan
Persentase layanan air bersih di pedesaan

`
2

Meningkatnya infrastruktur desa

belum diukur
belum diukur
Meningkatnya perkembangan kemandirian desa

Presentase rumah layak huni


Presentase rumah tangga yang mengakses
MCK
Presentase jalan desa kondisi baik
Persentase desa yang mengangkut sampah dari
sumber ke TPS
Jumlah Desa Swasembada
Jumlah Desa Swakarya

Meningkatnya perkembangan kemandirian desa

belum diukur

Meningkatnya kuantitas, dan kualitas aparat penegak perda

Meningkatnya kesadaran wawasan kebangsaan bagi masyarakat

Meningkatnya kewaspadaan dini/deteksi dini di masyarakat

belum diukur Rasio jumlah polisi pamong praja per 10.000


penduduk.
tidak ada di
Cakupan Patroli Petugas Satpol PP
Tapkin
(kali/minggu)
tidak ada di
Cakupan Penegakan Perda
Tapkin
belum diukur
Jumlah Anggota Linmas

belum diukur Rasio peningkatan jumlah masyarakat yang


mengikuti sosialisasi tentang wawasan
kebangsaan
belum diukur Rasio peningkatan jumlah masyarakat yang
mengikuti pendidikan politik
belum diukur Persentase terbinanya anggota linmas siaga
bencana dengan 60 orang linmas
belum diukur
Rasio peningkatan masyarakat yang mengikuti
sosialisasi kewaspadaan dini/deteksi dini

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Presentase penanganan drainase skala


kawasan dan skala kota

rasio elektrifitas rumah tangga miskin

Persentase jumlah konsumsi pangan utama


terhadap ketersediaan pangan utama (ton)skor PPH (pola pangan harapan) dan skor PPH
konsumsi pangan

Persentase penambahan panjang jalan


kabupaten
Prosentase Pembangunan saluran
drainase/gorong-gorong
Prosentase jalan yang menjamin kendaraan
dapat berjalan dengan selamat dan nyaman
Meningkatnya pemenuhan insfrastruktur dasar wilayah

Presentase kondisi jalan Kabupaten sedang dan


baik
Presentase kondisi jembatan baik
Presentase ketersediaan air irigasi untuk
pertanian rakyat pada sistem irigasi
kewenangan kabupaten yang sudah ada

belum diukur
3

Terwujudnya kawasan perumahan yang sehat dan layak huni

cakupan ketersediaan rumah layak huni


persentase luas permukiman yang tertata
Akses aman terhadap air bersih di kawasan
perdesaan
Akses aman terhadap sanitasi

Rasio daya tampung tempat pemakaman per


satuan jumlah penduduk
Terwujudnya Pola dan struktur ruang yang sesuai dengan tata
ruang wilayah

Tersedianya informasi mengenai Rencana Tata


Ruang (RTR) wilayah Kabupaten/ Kota beserta
rencana rincinya melalui peta analog dan peta
digital
Persentase bangunan ber IMB
rasio jumlah pelayanan angkutan terhadap
penumpang
Persentase rata-rata ketersediaan fasilitas
perlengkapan jalan a. Rambu b. Marka c.
guardril
VCR (volume Capacity Service) dan LoS (Level
of Service)

Terwujudnya system transportasi yang tertib dan lancar

persentase kendaraan wajib uji yang


melaksanakan pengujian kendaraan bermotor
Persentase PJU kondisi baik
Jumlah pelaku UMKM
belum diukur

Nila Investasi
jumlah sertifikasi produk Industri Rumah
Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal

Jumlah Koperasi

Meningkatnya pelaku KUMKM dan pelaku usaha modal besar

Jumlah Pasar tradisional yang sudah ditata


tidak ada di
Nilai Ekspor ($*)
Tapkin
belum diukur
Jumlah perusahaan yang terdaftar yang
bergerak di bidang usaha perdagangan
Prosentase kasus yang diselesaikan dengan
perjanjian bersama (PB)
belum
diukur/tidak
ada ditapkin
belum
diukur/tidak
ada ditapkin
Meningkatnya kualitas tenaga kerja yang berdaya saing.

belum
diukur/tidak
ada ditapkin

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Jumlah tenaga kerja yang memperoleh jaminan


sosial dan kesejahteraan tenaga kerja

Jumlah tenaga kerja terlatih

Jumlah pencari kerja yang terdaftar yang di


tempatkan

Meningkatnya kualitas tenaga kerja yang berdaya saing.

belum diukur

Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan


pelatihan berbasis kewirausahaan

belum diukur Prosentase pencari kerja yang terdaftar yang di


tempatkan
belum diukur
Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan
pelatihan berbasis masyarakat
Persentase peningkatan produksi ikan
konsumsi (%)
Jumlah Petani Ikan Pembudidaya
belum diukur

Berkembangnya usaha agrobisnis berbasis ekonomi local dan


mampu berdaya saing

jumlah kelompok usaha yang bermitra

produktivitas komoditas Padi


produktivitas komoditas Palawija
Jumlah peternak pembudidaya (Klp)
belum diukur Prosentase kehilangan/kerusakan hasil
tanaman pangan

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

belum diukur

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Jumlah daya tarik wisata


Jumlah mitra kerja pariwisata
Prosentase luasan pertambangan berijin

Terciptanya lingkungan yang bersih

belum diukur

Meningkatnya pengawasan dan pengendalian terhadap


pencemaran dan kerusakan lingkungan

belum diukur Jumlah Kelompok tani yang memiliki registrasi


kebun hortikultura
belum diukur
Jumlah kunjungan wisata

Jumlah pencapaian indeks pertanaman (IP)

Mengembangkan kawasan wisata terpadu dalam tatanan


integrasi ekonomi lokal

Cakupan pelayanan sampah


belum diukur Prosentase pengambilan air bawah tanah
berijin
Prosentase ketersediaan peta zonasi
kerentanaan
Rasio Tempat Pembuangan Sampah Terpadu
(TPST) per Satuan Penduduk
Presentase luas RTH perkotaan
belum diukur
Persentase peningkatan kualitas air
Persentase penataan usaha/kegiatan dalam
pengendalian pencemaran lingkungan
Perolehan Nilai Adipura
Jumlah kebijakan pengelolaan lingkungan
hidup

Prosentase luas lahan kritis yang ditanami

Terselenggaranya konservasi sumber daya alam

Luas hutan rakyat/agroforesty


Cakupan pelayanan bencana kebakaran
tidak ada di
Tapkin

Berkurangnya tingkat resiko akibat bencana/kebakaran

Persentase wilayah tanggap darurat dan pasca


bencana yang bisa di tanggulangi

tidak ada di
Jumlah kecamatan siaga bencana di Kabupaten
Tapkin
Bandung
belum diukur
Jumlah berkurangnya korban bencana di
daerah rawan bencana, persentase fasilitas
publik yang memiliki jalur evakuasi
Peningkatan capaian tingkat waktu tanggap
(respon time) daerah layanan wilayah
manajemen kebakaran (WMK)
belum diukur Prosentase fasilitas publik yang memiliki jalur
evakuasi bencana
% KESESUAIAN

Tapkin 2014

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

92,81%

92,81%

92,81%

92,81%

SASARAN DALAM PERJANJIAN KINERJA

Meningkatnya kualitas dan kuantitas pelayanan

Terwujudnya regulasi penyelengaraan pemerintahan daerah

1
2

Indeks Kepuasan Masyarakat

Jumlah lembaga yang sudah melaksanakan


penataan kearsipan sesuai peraturan yang
berlaku
Cakupan Penertiban KK
Cakupan penertiban KTP
Cakupan penertiban akta kelahiran

4
5
6
7

Jumlah Dokumen Kestatistikan penunjang


capaian kinerja Kabupaten Bandung

Jumlah Perda Yang Diterbitkan

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

8
Meningkatnya SDM aparatur yang professional

9
10

Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah

11

12
Meningkatnya pemanfaatan teknologi, informasi, dan
komunikasi

14

15
16
Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah

17
18
19

Meningkatnya IPM Pendidikan


Meningkatnya penduduk melek huruf

Meningkatnya penduduk bersekolah

Meningkatknya kualitas Tenaga Pendidik

1
2
3
4
5
6
7
8

Meningkatnya prestasi olahraga dan peran pemuda dalam


pembangunan

9
10

Meningkatnya IPM Kesehatan


11
12
13
14

Meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat

Presentase Peningkatan Kapasitas Aparatur


Persentase penyelesaian administrasi
kepegawaian
Prosentase dokumen perencanaan yang tepat
waktu
Prosentase kesesuaian program yang
direncanakan terhadap program yang
dianggarkan
Jumlah aplikasi yang bisa diakses oleh seluruh
SKPD
Jumlah SKPD yang terhubung dengan jaringan
komunikasi data pemerintah Kabupaten
Bandung
Prosentase temuan pemeriksaan yang telah di
tindaklanjuti.
Persentase kontribui PAD terhadap
Pendapatan
Persentase serapan belanja daerah
Jumlah berita daerah yang diterbitkan (release)
Jumlah fasilitasi pertemuan KDH/WKDH
dengan masyarakat dan stakeholder lainnya
(kali)
Nilai IPM Bidang Pendidikan
Angka Melek Huruf (AMH)
Rata-rata lama sekolah (RLS)
Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan usia
dini
APM SD /Sederajat
APM SMP /Sederajat
APM SMA /Sederajat
Presentase guru berpendidikan min. S1/D4
Jumlah atlet yang berprestasi di tingkat
nasional
Jumlah klub olahraga per 10.000 penduduk
Jumlah Gedung olah raga per 10.000 penduduk
Nilai IPM Bidang Kesehatan/AHH
Angka Kematian Bayi (AKB)
Indeks Kesehatan
Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan
Proporsi rumah tangga dengan akses
berkelanjutan trerhadap air minum layak
(perkotaan dan pedesaan)

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

15
Meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat
16
17

18
19
Meningkatnya Perilaku Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat
serta menggunakan fasilitas kesehatan.

20

21
22
Meningkatnya keberfungsian sosial bagi PMKS

23
24
25
26

Pengendalian jumlah penduduk


27
28
29

Meningkatnya kegiatan keagamaan

30
31
Terwujudnya Pelestarian Budaya Sunda

32
33
35

Meningkatnya minat baca masyarakat

36

Persentase Puskesmas, Puskesmas pembantu


dan jaringannya yang dibangun sesuai standar
Cakupan desa/kelurahan UCI (Universal Child
Imunisasi)
Cakupan Ketersediaan dan pemerataan obat
yang bermutu perkapita
Persentase tempat-tempat umum sehat
Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien
masyarakat miskin
Cakupan pelayanan kesehatan gawat darurat
level 1 yang harus diberikan sarkes (RS) di
Kab/Kota
Cakupan pelayanan kesehatan dasar rujukan
pasien masyarakat miskin
Rata-rata Prosentase PMKS yang mampu
memiliki kemandirian
Persentase Lembaga kesejahteraan sosial yang
aktif melayani PMKS
Rata Rata PMKS yang ditangani mampu
berintegrasi sosial.
laju pertumbuhan penduduk (LPP)
Prosentase capaian peningkatan peran serta
masyarakat dalam program KB disetiap desa
Cakupan pasangan usia subur peserta KB aktif
Frekuensi Pertemuan Ulama/Umaro
Rasio jumlah sarana ibadah menurut
pemeluknya
1. Islam
2. Kristen
3.Hindu
4.Budha
Jumlah sarana pendidikan keagamaan yang
dikelola masyarakat
Jumlah Nilai-nilai budaya yang dilestariakan
Jumlah keragaman budaya yang dilestarikan
Jumlah benda cagar budaya yang dilestarikan
Jumlah pemustaka (pengunjung, pengguna,
anggota dan non anggota) yang terlayani oleh
Jumlah koleksi buku/bahan perpustakaan

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Meningkatnya infrastruktur desa

2
3
4
5
6
7
8

Meningkatnya perkembangan kemandirian desa

1
Meningkatnya kuantitas, dan kualitas aparat penegak perda
2
3
Meningkatnya kesadaran wawasan kebangsaan bagi
masyarakat.

4
5

Meningkatnya kewaspadaan dini/deteksi dini di masyarakat

1
2
3

Meningkatnya pemenuhan insfrastruktur dasar wilayah

Presentase rumah layak huni


Presentase rumah tangga yang mengakses
MCK
Presentase jalan desa kondisi baik
Persentase desa yang mengangkut sampah
dari sumber ke TPS
Jumlah Desa Swasembada
Jumlah Desa Swakarya
Persentase jumlah konsumsi pangan utama
terhadap ketersediaan pangan utama (ton)skor PPH (pola pangan harapan) dan skor PPH
konsumsi pangan
Rasio jumlah polisi pamong praja per 10.000
penduduk.
Jumlah Anggota Linmas
Rasio peningkatan jumlah masyarakat yang
mengikuti sosialisasi tentang wawasan
kebangsaan
Rasio peningkatan jumlah masyarakat yang
mengikuti pendidikan politik
Persentase terbinanya anggota linmas siaga
bencana dengan 60 orang linmas
Rasio peningkatan masyarakat yang mengikuti
sosialisasi kewaspadaan dini/deteksi dini
Persentase penambahan panjang jalan
kabupaten
Prosentase Pembangunan saluran
drainase/gorong-gorong
Prosentase jalan yang menjamin kendaraan
dapat berjalan dengan selamat dan nyaman

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Presentase kondisi jalan Kabupaten sedang dan


baik

Presentase kondisi jembatan baik

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

7
8
9
10
Terwujudnya kawasan perumahan yang sehat dan layak huni
11
12
13

Terwujudnya Pola dan struktur ruang yang sesuai dengan tata


ruang wilayah

Persentase layanan air bersih di pedesaan

14

15
16
17
Terwujudnya system transportasi yang tertib dan lancar
18
19

Presentase ketersediaan air irigasi untuk


pertanian rakyat pada sistem irigasi
kewenangan kabupaten yang sudah ada
Presentase penanganan drainase skala
kawasan dan skala kota
rasio elektrifitas rumah tangga miskin
Jumlah perbaikan rumah layak huni
persentase luas permukiman yang tertata
Akses aman terhadap air bersih di kawasan
perdesaan
Akses aman terhadap sanitasi
Rasio daya tampung tempat pemakaman per
satuan jumlah penduduk
Tersedianya informasi mengenai Rencana Tata
Ruang (RTR) wilayah Kabupaten/ Kota beserta
rencana rincinya melalui peta analog dan peta
digital
Persentase bangunan ber IMB
rasio jumlah pelayanan angkutan terhadap
penumpang
Persentase rata-rata fasilitas perlengkapan
jalan a. Rambu b. Marka c. guardril
Persentase PJU kondisi baik
persentase kendaraan wajib uji yang
melaksanakan pengujian kendaraan bermotor

Meningkatnya IPM Daya Beli


1
2
3

Meningkatnya pelaku KUMKM dan pelaku usaha modal besar

4
5
6

7
8
Meningkatnya kualitas tenaga kerja

9
10

11
12
13
14
Berkembangnya usaha agrobisnis berbasis ekonomi local dan
mampu berdaya saing

15
16
17
18

Mengembangkat kawasan wisata terpadu dalam tatanan


integrasi ekonomi lokal

Meningkatnya pengawasan dan pengendalian terhadap


pencemaran dan kerusakan lingkungan

19
20
21
1
2
3
4
5
6
7
8

Terciptanya lingkungan yang bersih


9
10

Indeks Daya Beli


Jumlah pelaku UMKM
Nilai Investasi
jumlah sertifikasi produk Industri Rumah
Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal
Jumlah Koperasi
Jumlah Pasar tradisional yang sudah ditata
Jumlah perusahaan yang terdaftar yang
bergerak di bidang usaha perdagangan
Prosentase kasus yang diselesaikan dengan
perjanjian bersama (PB)
Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan
pelatihan berbasis kewirausahaan
Prosentase pencari kerja yang terdaftar yang di
tempatkan
Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan
pelatihan berbasis masyarakat
Persentase peningkatan produksi ikan
konsumsi (%)
jumlah kelompok usaha yang bermitra
produktivitas komoditas Padi
produktivitas komoditas Palawija
Jumlah peternak pembudidaya (Klp)
Prosentase kehilangan/kerusakan hasil
tanaman pangan
Jumlah pencapaian indeks pertanaman (IP)
Jumlah Kelompok tani yang memiliki registrasi
kebun hortikultura
Jumlah kunjungan wisata
Jumlah daya tarik wisata
Jumlah mitra kerja pariwisata
Prosentase luasan pertambangan berijin
Cakupan pelayanan sampah
Prosentase pengambilan air bawah tanah
berijin
Prosentase ketersediaan peta zonasi
kerentanaan
Rasio Tempat Pembuangan Sampah Terpadu
(TPST) per Satuan Penduduk
Presentase luas RTH perkotaan
Persentase peningkatan kualitas air

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Persentase penataan usaha/kegiatan dalam


pengendalian pencemaran lingkungan
Perolehan Nilai Adipura
Jumlah kebijakan pengelolaan lingkungan
hidup

11
Terselenggaranya konservasi sumber daya alam
12
13
14

Prosentase luas lahan kritis yang ditanami


Luas hutan rakyat/agroforesty
Cakupan pelayanan bencana kebakaran
Jumlah berkurangnya korban bencana di
daerah rawan bencana, persentase fasilitas
publik yang memiliki jalur evakuasi

y
y

1
1

y
y

1
1

Berkurangnya tingkat resiko akibat bencana/kebakaran


15

16

Peningkatan capaian tingkat waktu tanggap


(respon time) daerah layanan wilayah
manajemen kebakaran (WMK)
Prosentase fasilitas publik yang memiliki jalur
evakuasi bencana
#DIV/0!

100,00%

#DIV/0!

SASARAN DALAM RENSTRA/RPJMD


1
2

Sasaran 1 : Meningkatnya kualitas dan kuantitas pelayanan

4
5
6
7

Sasaran 2 : Terwujudnya regulasi penyelengaraan


pemerintahan daerah

8
Sasaran 3 : Meningkatnya SDM aparatur yang professional

9
10

Sasaran 4 : Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan


11
daerah
12
Sasaran 5 : Meningkatnya pemanfaatan teknologi, informasi,
dan komunikasi

13

14
15
Sasaran 6 : Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan 16
daerah
17
18

Indeks Kepuasan Masyarakat


Jumlah Dokumen Kestatistikan penunjang
capaian kinerja Kabupaten Bandung
Jumlah Lembaga yang sudah melaksanakan
penataan kearsipan sesuai peraturan yang
berlaku
Cakupan Penerbitan KK
Cakupan penerbitan KTP
Cakupan penerbitan akta kelahiran
Jumlah Perda Yang Diterbitkan buah perda
Prosentase Peningkatan Kapasitas Aparatur
Prosentase Penyelesaian Kasus-kasus
pelanggaran Disiplin
Prosentase dokumen perencanaan yang tepat
waktu
Prosentase kesesuaian program yang
direncanakan terhadap program yang
dianggarkan
Jumlah aplikasi yang bisa diakses oleh seluruh
SKPD
Jumlah SKPD yang terhubung dengan jaringan
komunikasi data pemerintah Kabupaten
Bandung
Prosentase temuan pemeriksaan yang telah di
tindaklanjuti.
Persentase kontribui PAD terhadap
Pendapatan
Persentase serapan belanja daerah
Jumlah berita daerah yang diterbitkan (release)
Jumlah fasilitasi pertemuan KDH/WKDH
dengan masyarakat dan stakeholder lainnya
(kali)

1
y

1
y

1
y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1

1
y
y
y
y
y
y
y

y
y
y

1
1
1
1
1

y
1

1
1
1

y
1

1
1
1
1

1
y
y
y
y

1
1
1
1

y
1

100,00%

Sasaran 1 : Meningkatnya penduduk melek huruf

1
2
3

Sasaran 2 : Meningkatnya penduduk bersekolah

4
5
6
7

Sasaran 3 : Meningkatknya kualitas Tenaga Pendidik


8

Sasaran 4 : Meningkatnya prestasi olahraga dan peran pemuda


dalam pembangunan
10

Angka Melek Huruf (AMH)


Rata-rata lama sekolah (RLS)
Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan usia
dini
APM SD /Sederajat
APM SMP /Sederajat
APM SMA /Sederajat
Presentase rata rata guru berpendidikan min.
S1/D4 semua jenjang
Jumlah atlet yang berprestasi di tingkat
nasional
9 Jumlah klub olahraga per
10.000 penduduk
Jumlah data potensi Pemuda berprestasi
11 Jumlah Gedung olah raga per
10.000 penduduk

12

Sasaran 5 : Meningkatnya status kesehatan dan gizi


masyarakat

13
14
15

16

17

18
Sasaran 6 : Meningkatnya Perilaku Masyarakat Hidup Bersih
dan Sehat serta menggunakan fasilitas kesehatan.

19
20
21

22
23

Sasaran 7 : Meningkatnya keberfungsian sosial bagi PMKS

24
25
26
27

Sasaran 8 : Pengendalian jumlah penduduk


28

Angka Kematian Bayi (AKB)


Indeks Kesehatan
Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan
Cakupan Ketersediaan dan pemerataan obat
yang bermutu perkapita
Proporsi rumah tangga dengan akses
berkelanjutan terhadap air minum layak
(perkotaan dan pedesaan)
Persentase Puskesmas, Puskesmas pembantu
dan jaringannya yang dibangun sesuai standar
Cakupan desa/kelurahan UCI (Universal Child
Imunisasi)
Persentase pelayanan kesehatan di Puskesmas
yang memenuhi standar
Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien
masyarakat miskin
Cakupan pelayanan kesehatan gawat darurat
level 1 yang harus diberikan sarkes (RS) di
Kab/Kota
Cakupan pelayanan kesehatan dasar rujukan
pasien masyarakat miskin
Rata-rata Prosentase PMKS yang mampu
memiliki kemandirian (ekonomi)
Persentase Lembaga kesejahteraan sosial yang
aktif melayani PMKS
Rata Rata PMKS yang ditangani mampu
berintegrasi sosial.
laju pertumbuhan penduduk (LPP)
Prosentase capaian peningkatan peran serta
masyarakat dalam program KB disetiap desa
Cakupan pasangan usia subur peserta KB aktif

y
y
y

1
1

y
y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1

y
y
y
y

1
1
1

1
y

y
y
y

1
1

y
y
y

1
1

y
y

1
y

1
1

y
y
y

1
1

y
y

1
y

1
1
1
1

1
y
y
y

y
y

1
1
1

1
y
y
y
y

1
y

1
y

y
1

y
y
y

1
1
1
1

29

Frekuensi Pertemuan Ulama/Umaro


30 Rasio jumlah sarana ibadah menurut
pemeluknya
1. Islam
2. Kristen 3.Hindu 4.Budha
Jumlah sarana pendidikan keagamaan yang
dikelola masyarakat

Sasaran 9 : Meningkatnya kegiatan keagamaan


31
32
Sasaran 10 : Terwujudnya Pelestarian Budaya Sunda

Jumlah Nilai-nilai budaya yang dilestariakan

33

Jumlah keragaman budaya yang dilestarikan

34
Sasaran 11 : Meningkatnya minat baca masyarakat

Jumlah benda cagar budaya yang dilestarikan

35
36
1
2

Sasaran 1 : Meningkatnya infrastruktur desa

3
4
5
8

Sasaran 2 : Meningkatnya perkembangan kemandirian desa

9
10

1
Sasaran 1 : Meningkatnya kuantitas, dan kualitas aparat
penegak perda

Sasaran 2 : Meningkatnya kesadaran wawasan kebangsaan


bagi masyarakat.

Sasaran 3 : Meningkatnya kewaspadaan dini/deteksi dini di


masyarakat

2
3
4

6
7

1
2

3
Sasaran 1 : Meningkatnya pemenuhan infrastruktur dasar
wilayah
5
6

Jumlah pengunjung perpustakaan


Jumlah koleksi buku perpustakaan
Presentase layanan air bersih di pedesaan (pola
pemberdayaan)
Presentase rumah layak huni (pola
pemberdayaan)
Presentase rumah tangga yang mengakses
MCK
Presentase jalan desa kondisi baik
Persentase desa yang mengangkut sampah dari
sumber ke TPS
Jumlah Desa Swasembada
Jumlah Desa Swakarya
Persentase jumlah konsumsi pangan utama
terhadap ketersediaan pangan utama (ton)skor PPH (pola pangan harapan) dan skor PPH
konsumsi pangan
Cakupan patrol petugas (kali/minggu)
Jumlah Anggota Linmas
(Cakupan) Penegakan Perda
Persentase peningkatan jumlah masyarakat
yang mengikuti sosialisasi tentang wawasan
kebangsaan
Persentase peningkatan jumlah masyarakat
yang mengikuti pendidikan politik
Persentase terbinanya anggota linmas siaga
bencana dengan 60 orang linmas
Persentase peningkatan masyarakat yang
mengikuti sosialisasi kewaspadaan dini/deteksi
dini
Persentase penambahan panjang jalan
kabupaten
Persentase jalan yang menjamin kendaraan
dapat berjalan dengan selamat dan nyaman
dari banjir
Prosentase jalan yang menjamin kendaraan
dapat berjalan dengan selamat dan nyaman
dari longsor
4 Presentase kondisi jalan Kabupaten sedang dan
baik
Presentase kondisi jembatan baik
Presentase ketersediaan air irigasi untuk
pertanian rakyat pada sistem irigasi
kewenangan kabupaten yang sudah ada
Presentase penanganan drainase skala
kawasan dan skala kota

y
y

y
y
y

1
1

y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

y
y

y
y
y

1
1

y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y

y
y
y
y

1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1

1
1
1

1
y

1
1

1
1

y
1
1
1

1
y
y
y

1
y

1
1

y
y

1
y

y
1

1
y

1
1
1

8
9
Sasaran 2 : Terwujudnya kawasan perumahan yang sehat dan
layak huni

10

cakupan ketersediaan rumah layak huni


persentase luas permukiman yang tertata

11

Sasaran 3 : Terwujudnya Pola dan struktur ruang yang sesuai


dengan tata ruang wilayah

rasio elektrifikasi rumah tangga miskin

Akses aman terhadap air bersih di kawasan


perdesaan
Akses aman terhadap sanitasi

12
13

Rasio daya tampung tempat pemakaman per


satuan jumlah penduduk
Tersedianya informasi mengenai Rencana Tata
Ruang (RTR) wilayah Kabupaten/

14

Kota beserta rencana rincinya melalui peta


analog dan peta digital
15 Persentase bangunan ber IMB

16

Sasaran 4 : Terwujudnya system transportasi yang tertib dan


lancar

Persentase fasilitas perlengkapan jalan (% ratarata daripada rambu, marka, dan guardrill)

17

rasio jumlah pelayanan angkutan terhadap


penumpang
Presentase PJU terpelihara

18
19

persentase kendaraan wajib uji yang


melaksanakan pengujian kendaraan bermotor
1

Sasaran 1 : Meningkatnya pelaku KUMKM dan pelaku usaha


modal besar

Nilai Investasi

4
5

Jumlah Koperasi

7
8
9
Sasaran 2 : Meningkatnya kualitas tenaga kerja

10
11

12

13

Jumlah pelaku UMKM

2
3

jumlah sertifikasi produk Industri Rumah


Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal

Jumlah Pasar tradisional yang sudah ditata


Jumlah perusahaan yang terdaftar yang
bergerak di bidang usaha perdagangan
Jumlah Omzet kecil/menengah
Prosentase kasus yang diselesaikan dengan
perjanjian bersama (PB)
Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan
pelatihan berbasis kewirausahaan
Prosentase pencari kerja yang terdaftar yang di
tempatkan
Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan
pelatihan berbasis masyarakat
Meningkatnya pelaku usaha budidaya
perikanan
bersertifikat CBIB
jumlah kelompok usaha yang bermitra
produktivitas komoditas Padi

14
Sasaran 3 : Berkembangnya usaha agrobisnis berbasis ekonomi
lokal dan mampu berdaya saing

produktivitas komoditas Palawija


15
16
17

Jumlah pelaku usaha pengolahan hasil ternak


yang bersertifikat(unit usaha)
Jumlah pencapaian indeks pertanaman (IP)
Jumlah Kelompok tani yang memiliki registrasi
kebun hortikultura

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
y

y
y
y

y
y

y
y

1
1
1

y
y
y

1
1

1
1

1
1

y
y

y
y

1
1

1
1

1
1
1

y
y

1
1

1
y

y
1

y
y
y
y
y
y
y

1
y
y

1
1

1
y

1
y
y

1
y

1
y
y

1
y

1
y

1
y

y
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

Sasaran 4 : Mengembangkat kawasan wisata terpadu dalam


tatanan integrasi ekonomi lokal

18

Jumlah kunjungan wisata

19
20

Jumlah daya tarik wisata


Jumlah mitra kerja pariwisata
1

y
y
y
y

Prosentase luasan pertambangan berijin

Sasaran 1 : Meningkatnya pengawasan dan pengendalian


terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan

2
3

Cakupan pelayanan sampah

Prosentase ketersediaan peta zonasi


kerentanaan
Rasio Tempat Pembuangan Sampah Terpadu
(TPST) per Satuan Penduduk
Presentase luas RTH perkotaan
Persentase parameter kualitas udara ambien
yang memenuhi baku mutu

5
Sasaran 2 : Terciptanya lingkungan yang bersih

6
7
8

9
10
11
Sasaran 3 : Terselenggaranya konservasi sumber daya alam
12
13
14
Sasaran 4 : Berkurangnya tingkat resiko akibat
bencana/kebakaran

15

16

Rata-rata pemakaian air tanah per sumur setiap


bulan

Persentase penataan usaha/kegiatan dalam


pengendalian pencemaran lingkungan
Perolehan Nilai Adipura
Jumlah kebijakan pengelolaan lingkungan
hidup
Prosentase luas lahan kritis yang ditanami
Luas hutan rakyat/agroforesty
Cakupan pelayanan bencana kebakaran
Persentase wilayah tanggap darurat dan pasca
bencana yang bisa ditanggulangi
Peningkatan capaian tingkat waktu tanggap
(respon time) daerah layanan wilayah
manajemen kebakaran (WMK)
Jumlah Kecamatan yang siaga bencana di
Kabupaten Bandung

1
1
1

y
y
y

1
y
y
y
y
y
y

y
y

1
1

y
y

y
y

1
1
1
1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1
1
1
1

y
1

y
1

y
1

1
1
1

y
y

1
y

1
#DIV/0!

100,00%

1
#DIV/0!

100,00%

KERTAS KERJA REVIU


PENYAJIAN ANALISIS KINERJA DALAM BAB III LKj
KKR 2
NO

URAIAN

KEBERADAAN

1 Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini


2 Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini
dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir
3 Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target
jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis
organisasi
4 Membandingkan realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional (jika
ada)
5 Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan
kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan

y
y

1
1

6 Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya


7 Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun
kegagalan pencapaian pernyataan kinerja

t
t

0
0

Simpulan :

KERTAS KERJA REVIU


INDIKATOR KINERJA
KKR 3
SASARAN ( LKJ)
NO

belum
diukur

1.

Meningkatnya kualitas dan kuantitas pelayanan

y
y
t
y
y
y
y

1
1
0
1
1
1
1

y
y
t
y
y
y
y

1
1
0
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
t
y
y

1
1
1
1
0
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

t
y

0
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

t
y

0
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

t
t

0
0

y
y
y
y
t

1
1
1
1
0

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
t

1
1
1
1
0

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
t
t

1
1
1
0
0

y
y
y
y
y
y
y
t
y
y
t
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
0
1
1
0
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y
t
y
y
t
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
0
1
1
0
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y
t
y
t
t
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1
0
1
0
0
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y
y
y
y

1
1
1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
t

1
0

Jumlah Perda Yang Diterbitkan


Presentase Peningkatan Kapasitas Aparatur

Meningkatnya SDM aparatur yang professional


Prosentase Penyelesaian Kasus-Kasus Pelanggaran Disiplin
tidak ada
Prosentase Pegawai yang memenuhi nilai minimal sasaran penilaian prestasi
di Tapkin
kerja minimal >50
Prosentase dokumen perencanaan yang tepat waktu

5.

Meningkatnya pemanfaatan teknologi, informasi, dan komunikasi

Prosentase kesesuaian program yang direncanakan terhadap program yang


dianggarkan
Jumlah aplikasi yang bisa diakses oleh seluruh SKPD
Jumlah SKPD yang terhubung dengan jaringan komunikasi data pemerintah
Kabupaten Bandung
Prosentase temuan pemeriksaan yang telah di tindaklanjuti.
Persentase kontribui PAD terhadap Pendapatan

6.

Persentase serapan belanja daerah

Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah

Jumlah berita daerah yang diterbitkan (release)


Jumlah fasilitasi pertemuan KDH/WKDH dengan masyarakat dan stakeholder
lainnya (kali)
7.

Meningkatnya angka melek huruf

Angka Melek Huruf (AMH)


Rata-rata lama sekolah (RLS)
Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan usia dini

8.

Meningkatnya penduduk bersekolah

APM SD /Sederajat
APM SMP /Sederajat
APM SMA /Sederajat

9.

Meningkatknya kualitas Tenaga Pendidik

10.

Meningkatnya prestasi olahraga dan peran pemuda dalam pembangunan

Presentase guru berpendidikan min. S1/D4


Jumlah atlet yang berprestasi di tingkat nasional
Jumlah klub olahraga per 10.000 penduduk
Jumlah Gedung olah raga per 10.000 penduduk
Angka Kematian Bayi (AKB)
Indeks Kesehatan
Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan

11.

Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum layak
(perkotaan dan pedesaan)
Persentase Puskesmas, Puskesmas pembantu dan jaringannya yang dibangun
sesuai standar

Meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat

Cakupan desa/kelurahan UCI (Universal Child Imunisasi)


Cakupan Ketersediaan dan pemerataan obat yang bermutu perkapita
Persentase tempat-tempat umum sehat
Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien masyarakat miskin
12.

Cakupan pelayanan kesehatan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarkes
(RS) di Kab/Kota

Meningkatnya Perilaku Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat serta


menggunakan fasilitas kesehatan.

Cakupan pelayanan kesehatan dasar rujukan pasien masyarakat miskin


Rata-rata Prosentase PMKS yang mampu memiliki kemandirian
13.

Meningkatnya keberfungsian sosial bagi PMKS

Persentase Lembaga kesejahteraan sosial yang aktif melayani PMKS


Rata Rata PMKS yang ditangani mampu berintegrasi sosial.
laju pertumbuhan penduduk (LPP)

14.

Prosentase capaian peningkatan peran serta masyarakat dalam program KB


disetiap desa

Pengendalian jumlah penduduk

Cakupan pasangan usia subur peserta KB aktif

15.

Meningkatnya kegiatan keagamaan

PENETAPAN TARGET IK

ORIENTASI
OUTCOME

TIME BOUND

tidak ada
di Tapkin Persentase penyelesaian administrasi kepegawaian

Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah

DAPAT DICAPAI

Cakupan penduduk yang memiliki akta kelahiran

4.

RELEVAN

Cakupan penduduk wajib KTP yang memiliki KTP

3.

MEASURABLE

Jumlah Dokumen Kestatistikan penunjang capaian kinerja Kabupaten Bandung


Prosentase menata arsip sesuai peraturan yang berlaku

Terwujudnya regulasi penyelengaraan pemerintahan daerah

KRITERIA
SPESIFIK

Indeks Kepuasan Masyarakat

Cakupan keluarga yang memiliki KK

2.

INDIKATOR
KINERJA
TERUKUR

INDIKATOR KINERJA/ IKU

belum
diukur

Frekuensi Pertemuan Ulama/Umaro

belum
diukur

Rasio jumlah sarana ibadah menurut pemeluknya

belum
diukur

1. Islam

belum
diukur

2. Kristen

belum
diukur

3.Hindu

belum
diukur

4.Budha

belum
diukur

Jumlah sarana pendidikan keagamaan yang dikelola masyarakat

CUKUP
Y

Y
Y

TAPKIN

LKj

SELISIH

73,5

74

-0,5

1
1

4
54
100
100
100
23
4.411

3
110
95,21
97,36
62
23
5038

1
-56
4,79
2,64
38
0
-627

100

5900

-5800
0

100

100

0
0

98.11
5 (2)

100 #VALUE!
6 -

51
100
13.7
94.04
180

62
-11
1218
-1118
13,75 #VALUE!
95,4 #VALUE!
240
-60

272
98.76
8.72
33.12
99.61
81.6
41.94
78.25
80
420
1640
33.7
75.65
100

289
98,86
8,71
31,97
99,65
82
42
78,5
85
482
390
33,81
75,83
100

77

80

-3

61
86
5000
78
100

71
88
5500
80
100

-10
-2
-500
-2
0

80

-20

100
4.53

100
0
4,9 #VALUE!

54
34.23
2.5

60
-6
50,34 #VALUE!
2 #VALUE!

Y
Y

1
1

60

87
67
Y

18

280
79

-17
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
-5
-62
1250
#VALUE!
#VALUE!
0

-193
-12
18
#VALUE!

0,211805556

0,211806

2,465972222

2,465972

1,697222222

1,697222

1,790277778

1,790278

8.381

8381

Jumlah pengunjung perpustakaan

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
t
y

1
1
0
1

Jumlah koleksi buku perpustakaan

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

Jumlah Nilai-nilai budaya yang dilestariakan


Jumlah keragaman budaya yang dilestarikan
Jumlah benda cagar budaya yang dilestarikan
16

Meningkatnya minat baca masyarakat

belum
diukur
belum
diukur

belum
diukur

Jumlah Desa Swasembada

y
y
y
y
y
y

belum
diukur

Jumlah Desa Swakarya

tidak ada
di Tapkin Cakupan Patroli Petugas Satpol PP (kali/minggu)

tidak ada
di Tapkin Cakupan Penegakan Perda

belum
diukur

Jumlah Anggota Linmas

belum
diukur

Rasio peningkatan jumlah masyarakat yang mengikuti sosialisasi tentang


wawasan kebangsaan

belum
diukur

Rasio peningkatan jumlah masyarakat yang mengikuti pendidikan politik

belum
diukur

Persentase terbinanya anggota linmas siaga bencana dengan 60 orang linmas

belum
diukur

Persentase layanan air bersih di pedesaan


Presentase rumah layak huni
17.

Meningkatnya infrastruktur desa

Presentase rumah tangga yang mengakses MCK


Presentase jalan desa kondisi baik
Persentase desa yang mengangkut sampah dari sumber ke TPS

18.

Meningkatnya perkembangan kemandirian desa

belum
diukur
belum
diukur

19.

Meningkatnya kuantitas, dan kualitas aparat penegak perda

Persentase jumlah konsumsi pangan utama terhadap ketersediaan pangan


utama (ton)- skor PPH (pola pangan harapan) dan skor PPH konsumsi pangan
Rasio jumlah polisi pamong praja per 10.000 penduduk.

y
1

y
1

y
1

y
1

20
20
20

25
50
25

-5
-30
-5

125

125

20.785
70
2.260
70
70
65

20
85,77
70
72
65

20785
50
2174,23
0
-2
0

70

70

84.3

#VALUE!

78

78

t
1

0
0

20.

21.

Meningkatnya kesadaran wawasan kebangsaan bagi masyarakat

Meningkatnya kewaspadaan dini/deteksi dini di masyarakat

Rasio peningkatan masyarakat yang mengikuti sosialisasi kewaspadaan


dini/deteksi dini

Persentase penambahan panjang jalan kabupaten

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

Prosentase Pembangunan saluran drainase/gorong-gorong


Prosentase jalan yang menjamin kendaraan dapat berjalan dengan selamat dan
nyaman
22.

Meningkatnya pemenuhan insfrastruktur dasar wilayah

Presentase kondisi jalan Kabupaten sedang dan baik


Presentase kondisi jembatan baik
Presentase ketersediaan air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi
kewenangan kabupaten yang sudah ada
Presentase penanganan drainase skala kawasan dan skala kota
rasio elektrifitas rumah tangga miskin

23.

Terwujudnya kawasan perumahan yang sehat dan layak huni

belum
diukur

cakupan ketersediaan rumah layak huni


persentase luas permukiman yang tertata
Akses aman terhadap air bersih di kawasan perdesaan
Akses aman terhadap sanitasi
Rasio daya tampung tempat pemakaman per satuan jumlah penduduk

24.

Tersedianya informasi mengenai Rencana Tata Ruang (RTR) wilayah Kabupaten/


Kota beserta rencana rincinya melalui peta analog dan peta digital

Terwujudnya Pola dan struktur ruang yang sesuai dengan tata ruang wilayah

Persentase bangunan ber IMB


rasio jumlah pelayanan angkutan terhadap penumpang
Persentase rata-rata ketersediaan fasilitas perlengkapan jalan a. Rambu b. Marka
c. guardril
VCR (volume Capacity Service) dan LoS (Level of Service)
25.

persentase kendaraan wajib uji yang melaksanakan pengujian kendaraan


bermotor

Terwujudnya sistem transportasi yang tertib dan lancar

5560
Y

sedang : 15,80

Jumlah pelaku UMKM


belum
diukur

Nila Investasi
jumlah sertifikasi produk Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal

26.

Jumlah Koperasi

Meningkatnya pelaku KUMKM dan pelaku usaha modal besar

Jumlah Pasar tradisional yang sudah ditata


tidak ada
di Tapkin Nilai Ekspor ($*)
belum
diukur

Jumlah perusahaan yang terdaftar yang bergerak di bidang usaha perdagangan


Prosentase kasus yang diselesaikan dengan perjanjian bersama (PB)

belum
diukur/ti
Jumlah tenaga kerja yang memperoleh jaminan sosial dan kesejahteraan tenaga
dak ada
kerja
di tapkin

500

800

900

900

Meningkatnya kualitas tenaga kerja yang berdaya saing.

0
#VALUE!

1000.00
0
152 (85%)

#VALUE!
2,44
-2,44
160,364 #VALUE!

61 (88.64%)
11,27 #VALUE!
baik: 48,78 798,72 km (83,50%)
#VALUE!
59
641
-582
70% #VALUE!
2,18% #VALUE!
27,84% #VALUE!

2.260
88.22%
14%
56%

2260
89,22% #VALUE!
20%
-0,06
58%
-0,02

0.059027778

1:27 #VALUE!

35,48 (11 RDTR) atau (13,90 (9RDTR + 1 RTRW))


1
5 (22097 unit)
1
Y
1
1:15
1
4.24%
1
VCR 0,84
0
100

38,71% #VALUE!
6 #VALUE!
1:15
0

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
t

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

t
y
y

0
1
1

33,33%
78.86 (22,09 )
8109

5,99 #VALUE!
VCR 0,84 #VALUE!
100

100
1,613
3

33,33%
0
4.314
0
8672 #VALUE!

6,500,000,000,000

#VALUE!
159
1633
6

-59
-1631,39
-3
0

776,236,731
y

100 org/50 perusahaan

27.

-300

3.34 (66.67%)
0.81 (1.48)
1 6.19 atau 20,34

tidak ada
Tersedianya unit pengujian kendaraan bermotor per populasi kendaraan wajib
di Tapkin
uji 4000
Persentase PJU kondisi baik

5560

807.286.200 #VALUE!
0

#VALUE!

27.

belum
diukur/ti
dak ada
Jumlah tenaga kerja terlatih
di tapkin

belum
diukur/ti
dak ada Jumlah pencari kerja yang terdaftar yang di tempatkan
di tapkin

belum
diukur

Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis kewirausahaan

belum
diukur

Prosentase pencari kerja yang terdaftar yang di tempatkan

belum
diukur

Prosentase tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis masyarakat

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y
y
y

1
1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y
y

1
1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

y
y

1
1

Persentase penataan usaha/kegiatan dalam pengendalian pencemaran


lingkungan

Perolehan Nilai Adipura

t
t
t
t
t
t

0
0
0
0
0
0

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
y
y
y
y
y

1
1
1
1
1
1

y
t
y
y
y
y

1
0
1
1
1
1

tidak ada
di Tapkin Jumlah kecamatan siaga bencana di Kabupaten Bandung

belum
diukur

2.959

Meningkatnya kualitas tenaga kerja yang berdaya saing.

2959

Persentase peningkatan produksi ikan konsumsi (%)


Jumlah Petani Ikan Pembudidaya
belum
diukur

jumlah kelompok usaha yang bermitra


produktivitas komoditas Padi

28.

Berkembangnya usaha agrobisnis berbasis ekonomi local dan mampu


berdaya saing

produktivitas komoditas Palawija


Jumlah peternak pembudidaya (Klp)
belum
diukur

Prosentase kehilangan/kerusakan hasil tanaman pangan


Jumlah pencapaian indeks pertanaman (IP)

29.

belum
diukur

Jumlah Kelompok tani yang memiliki registrasi kebun hortikultura

belum
diukur

Jumlah kunjungan wisata

Mengembangkan kawasan wisata terpadu dalam tatanan integrasi ekonomi belum


diukur
lokal

Jumlah daya tarik wisata

belum
diukur

Jumlah mitra kerja pariwisata


Prosentase luasan pertambangan berijin
Cakupan pelayanan sampah

30.

Meningkatnya pengawasan dan pengendalian terhadap pencemaran dan


kerusakan lingkungan

belum
diukur

Prosentase pengambilan air bawah tanah berijin


Prosentase ketersediaan peta zonasi kerentanaan
Rasio Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) per Satuan Penduduk
Presentase luas RTH perkotaan

belum
diukur
31.

Terciptanya lingkungan yang bersih

Persentase peningkatan kualitas air

Jumlah kebijakan pengelolaan lingkungan hidup


32.

Prosentase luas lahan kritis yang ditanami

Terselenggaranya konservasi sumber daya alam

Luas hutan rakyat/agroforesty


Cakupan pelayanan bencana kebakaran
tidak ada
di Tapkin Persentase wilayah tanggap darurat dan pasca bencana yang bisa di tanggulangi

0
4.075

0
0
0

63.75
108.22
52

0
509,667 #VALUE!
199,093 #VALUE!
116
-64

0.2-1.5
2.1

#VALUE!
2,3 #VALUE!

20

20

6234555

6234555

50

50

1312
90,65
15.16

1312
91,56
-0,91
19,06 #VALUE!

56.96
12.5

#VALUE!
87,5 #VALUE!

01:25,6
0.117

01:17,6 9,26E-05
0,12 #VALUE!

40

Y
Y
Y

4075

1
1

61
74
tidak ada
40.22
4,745
50

75

-35
61
74

1 47,58 #VALUE!
7,91
-3,165
60
-10
0

33.

Berkurangnya tingkat resiko akibat bencana/kebakaran

belum
diukur

Jumlah berkurangnya korban bencana di daerah rawan bencana, persentase


fasilitas publik yang memiliki jalur evakuasi
Peningkatan capaian tingkat waktu tanggap (respon time) daerah layanan
wilayah manajemen kebakaran (WMK)
Prosentase fasilitas publik yang memiliki jalur evakuasi bencana

88,49%

99,28%

100,00%

97,12%

100,00%

100,00%

79,14%

3 kecamatan
30
100
100,00%

40

-10
100

5
5
5
5
4
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
4
5
5
5
5
5
5
5
4
5
5
4
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5

5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
4
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5

5
5
5
5
5
5
5
5
5

5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5

Kertas Kerja Reviu (KKR) LAKIP KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2014


KKR Pendukung Reviu Format LAKIP KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2014
Penyajian Capaian Kinerja Pemkab Bandung di LAKIP 2014

NO

Tujuan/Sasaran

Tujuan 1
1 Meningkatnya kualitas dan
kuantitas pelayanan

KKR NO:
Disusun oleh :
Tanggal
Direviu Oleh :
Tanggal

Anggota Tim
Maret 2015
Ketua Tim dan Penanggungjawab Teknis
Maret 2015

7 Analisis yang harus disajikan untuk setiap pernyataan strategis


Realisasi kinerja
Realisasi kinerja Penyebab
Analisis atas
sampai dengan
tahun ini
Keberhasilan /
efisiensi
tahun ini Vs target dengan standar kegagalan atau
penggunaan
jangka menengah
Nasional Jika
peningkatan /
sumber daya
ada )
penurunan kinerja
serta alternatif solusi
yang telah dilakukan

Target Vs Realisasi
kinerja tahun ini

Realisasi Kinerja
serta capaian kinerja
tahun ini Vs tahun
lalu dan beberapa
tahun terakhir

Dalam tabel
perbandingan ini
telah disajikan.
Namun belum ada
uraian analisis yang
memadai

Tidak ada uraian


Telah disajikan
analisis atau
dalam tabel
evaluasi, namun
angka perbandingan
dalam tabel sudah
disajikan

Telah disajikan
dalam tabel

Analisis
program/kegiatan yang
menunjang
keberhasilan atau
kegagalan

Belum ada analisis


Telah disajikan
Telah disajikan pada
penyebab kegagalan
pada Bab III hal III . Bab III hal III . 6
untuk 2 IK yang tidak 6
tercapai yaitu
Persentase cakupan
penerbitan KTP dan
Persentase cakupan
penerbitan akta
kelahiran, juga belum
ada analisis untuk
penyebab keberhasilan
untuk Persentase
cakupan penerbitan KK

2 Meningkatnya SDM aparatur


yang professional

Dalam tabel
perbandingan ini
telah disajikan.
Namun belum ada
uraian analisis yang
memadai

Telah disajikan

Telah disajikan

Standar nasional
tidak ada,
hingga tidak
disajikan

Belum ada analisis


Telah disajikan
Telah disajikan pada
penyebab kegagalan
pada Bab III hal III . Bab III hal III . 14
untuk Jumlah
14
Peningkatan Kapasitas
Aparatur dan
Penyebab keberhasilan
untuk Prosentase
Penyelesaian
Administrasi
Kepegawaian

Catatan :
1 Penilaian evaluasi/ analisis capaian kinerja atas 2 sasaran strategis di atas sebagai contoh untuk menggambarkan penyajian analisis capaian di Bab III LKj Kab Bandung Tahun 2014
2 Penilaian untuk evaluasi / analisis capaian kinerja atas sasaran strategis lain tidak dilakukan karena pengukuran yang disajikan di Bab III LKJ Kab Bandung Tahun 2014 sebagian besar tidak