Anda di halaman 1dari 3

Grafik Pertumbuhan dan Persentil

Apakah yang dimaksud dengan Persentil?


Ketika kita membuka grafik pertumbuhan, maka kita akan melihat 7 kurva dengan pola
yang sama. Tiap kurva tersebut mewakili persentil yang berbeda : 5th, 10th, 25th, 50th,
75th, 90th, dan 95th. Persentil 50th menunjukkan rata-rata nilai pada umur tersebut. Selain
itu ada juga grafik dengan tambahan persentil 10th, 25th, 50th, 75th, 90th, dan 97th.
Biasanya dokter menggunakan grafik ini jika angka yang di-plot berada di luar dari kurva yg
standar. Pertumbuhan seorang anak akan di-plot pada persentil tersebut. Untuk
mempelajari lebih jauh tentang bagaimana membaca atau menginterpretasikan grafik
tersebut, perhatikan contoh berikut.
Seorang bayi yang memiliki lingkar kepala persentil 90th akan di-plot disebelah kanan dari
kurva kedua dari atas pada grafik pertumbuhan. Jadi termasuk kurva persentil 90th. Artinya
lingkar kepala bayi tersebut termasuk >= 90% dari total populasi anak seusianya yang ada
di negara tersebut. Sedangkan 10% dari populasi anak memiliki ukuran lebih dari itu. Jika
berat badan seorang anak berumur 4 tahun berada pada persentil 20th, berarti ia berada
pada kurva di antara 10th dan 25th. Ini artinya juga 80% dari anak-anak sebayanya memiliki
berat di atas anak tersebut, dan 20% lainnya memiliki berat di bawah anak tersebut.
Kesimpulannya, besar atau rendahnya persentil tidak berarti menunjukkan adanya masalah.
Seorang bayi dengan lingkar kepala di persentil 90th dapat memiliki berat badan & tinggi
badan di persentil 90th. Ini artinya dia termasuk anak normal yang berperawakan besar.
Bisa jadi ia anak dari seorang atlet. Sebaliknya, anak yang memiliki berat badan di persentil
20th bisa jadi memiliki orang tua yang tinggi & beratnya juga di bawah rata-rata. Jadi sangat
normal jika sang anak berada pada persentil 20th.
Namun demikian, ada juga pola grafik yang naik tajam atau turun drastis atau grafik berada
pada kurva paling ekstrim (di luar dari semua kurva). Sebagai contoh, seorang anak
memiliki berat badan (BB) di bawah persentil 5th, maka ia dimasukkan dalam
kategori underweight (BB kurang). Sedangkan anak dg BB di persentil 85th akan
dimasukkan dalam kategori overweight (beresiko obesitas) dan mereka yang memiliki BB
di persentil di atas 95th digolongkan dalam obesitas.

Terkadang ada juga grafik dengan kurva melebihi persentil 95th atau saling silang antar
kurva persentil. Misalkan, awalnya ia berada di kurva persentil 40th kemudian langsung
loncat ke persentil 75th. Artinya tanpa melewati persentil 50th dan 75th. Jika hal ini terjadi,
maka perlu diperhatikan penyebab terjadinya kondisi tersebut.
Di lain pihak, dapat juga terjadi pengukuran atau pola grafik jatuh di bawah persentil 5th
atau saling silang antar kurva persentil. Misalkan, turun drastis dari persentil 50th ke 20th.
Jika hal itu terjadi, maka dokter akan mengevaluasi kemungkinan adanya gangguan
kesehatan yg mempengaruhi pertumbuhan sang anak.
Apa yang dapat pertumbuhan (growth chart) jelaskan tentang pertumbuhan anak kita ?
Meskipun grafik pertumbuhan adalah alat ukur yg sangat berharga, alangkah baiknya
dokter ataupun orang tua tidak terfokus pada angka-angka atau kurva yang terdapat dalam
grafik.
Sebaliknya, angka-angka tersebut seharusnya dilihat sebagai sebuah trend. Grafik
pertumbuhan dapat juga memberikan kesan yang salah tentang kondisi pertumbuhan anak
kita.
Contohnya, seorang anak memiliki tinggi badan (TB) di persentil 5th. Bukan berarti ia
memiliki masalah kesehatan. Apalagi jika pola grafik atau trend kurvanya menunjukkan
bahwa ia memang selalu berada di kurva persentil 5th (sejak bayi hingga kini, sang anak
selalu berada dalam kurva persentil 5th). Analisanya, bisa jadi sang anak mendapatkan gen
pendek dari sang orang tua yang juga pendek.
Jika dokter atau orangtua terpaku pada angka di grafik pertumbuhan (bukan trend grafik
pertumbuhan), maka bisa jadi kita akan salah menilai pertumbuhan anak kita. Khawatir
terhadap hal yg salah.
Ketika grafik pertumbuhan dibaca dan dianalisa berulang kali, maka grafik tersebut akan
mengungkapkan suatu pola pertumbuhan. Pola tersebut akan memberitahukan kita
bagaimana pertumbuhan anak kita dibandingkan dengan anak-anak sebayanya. Selain itu,
pola tersebut juga menunjukkan kepada kita bagaimana progress sang anak dari

pengukuran sebelumnya. Grafik pertumbuhan akan sangat bermanfaat jika dilihat sebagai
pola pertumbuhan anak dibandingkan dengan melihat angka per angka.