Anda di halaman 1dari 28

HEMODIALYSIS PADA ANAK

Tatik Dwi Wahyuni, SKep Ns


RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Pendahuluan

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan masalah


kesehatan dengan insidensi yang terus meningkat saat ini
1-3 anak per 1 juta penduduk pertahun terkena gagal ginjal
terminal
Terapi yang diberikan akan memperpanjang hidup, tapi
tidak menyembuhkan. Pasien akan selalu tergantung pada
terapi pengganti

Penyebab gagal ginjal

Anak usia <5 tahun penyebab yang paling sering


adalah kelainan kongenital (hipoplasia
ginjal,atau uropati obstruktif, atau displasia)
Usia >5 tahun penyebab penyakit terbanyak
adalah genetik (ginjal polikistik), penyakit
karena infeksi (glomerulonefritis)

Faktor Resiko

Riwayat keluarga: penyakit polikistik ginjal


Riwayat gagal ginjal akut
Hipoplasia atau displasia ginjal
Penyakit saluran kemih terutama obstruksi
Riwayat menderita sindrom nefrotik
Hipertensi
Riwayat lupus eritematosus sistemik.

Penatalaksanaan

Merawat anak dengan ESRD membutuhkan


sebuah tim yang terdiri dari dokter, perawat, ahli
gizi, psikolog, guru sekolah, terapis bermain, dan
pekerja sosial. Tim ini adalah "keluarga kedua
atau tim dukungan" yang harus multidisiplin
untuk merangsang kehidupan keluarga secara
normal.
anak yang mengalami GGK mendapat terapi
hemodialisis, tetapi transplantasi ginjal merupakan
terapi terbaik

Lanjutan.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Study di Eropa (The European Pediatric Dialysis) , anak >5 th lebih memilih

CAPD dengan alasan:


Usia (30%)
Pilihan orang tua (27%)
Jarak tempat tinggal ke rumah sakit (14%)
Pilihan pasien (11%)
Kondisi sosial (7%)
Tidak ada pilihan lain (6%)
Memilih HD atau CAPD, harus dipertimbangkan
kemungkinan dampaknya

Perbandingan Peritoneal Dialisis dan


Hemodialisis
Peritoneal dialisis

Secara teknik, lebih mudah dikerjakan


Menghindari pemindahan cairan,
elektrolit dan metabolit lain secara
mendadak
Tidak perlu pembatasan cairan dan
diet secara ketat
Membutuhkan tanggung jawab
yang lebih dari orangtua/pengasuh
Mengurangi terjadinya komplikasi
anemia, mengontrol hipertensi lebih
baik
Membosankan karena menjadi
rutinitas harian (4 kali Excange/hari)

Hemodialisis

Secara teknik sulit karena diperlukan


akses vaskuler
Pemindahan metabolit dapat
dilalui molekul yang lebih kecil

Membutuhkan pengaturan restriksi


cairan secara ketat
Hanya tersedia di beberapa fasilitas
pelayanan kesehatan
Dapat dilakukan 3x/minggu dengan
lama hemodialisis 3-5 jam tergantung
dengan kondisi

Lanjutan.

Pada pasien anak-anak, hemdialisis secara klinis


tidak menguntungkan, karena teknisnya sulit ,
dan kehadirannya di sekolah tidak kondusif
Akses vaskular masih menjadi hambatan utama
untuk HD, terutama pada pasien bayi.

AKSES VASKULER

Akses vaskular merupakan bagian yang penting dalam


sistem hemodialisis
Akses vaskular dibedakan menjadi akses sementara
(temporary access) dan akses tetap (permanent access).
Pemilihan akses vascular tergantung pada kedaruratan
melakukan dialisis, waktu yang tersedia untuk
mempersiapkan akses vaskuler, serta keadaan pembuluh
darah pasien.

Lanjutan.

Pada anak dengan BB <20 kg, kateter double


lumen menjadi pilihan akses yang tepat
Pada anak dengan BB >20 Kg, digunakan akses
fistula arteriovenosa
Akses kateter femoralis digunakan hanya untuk
"penyelamatan dan sementara" jika perawatan
intensif dibutuhkan
Di Amerika Serikat, pasien sering menggunakan
central kateter untuk akses vaskular

Di Eropa fistula arteriovenosa adalah vaskular akses yang


paling umum untuk hemodialisis jangka panjang
K Doqi, pemakaian fistula vaskular akses lebih disukai
untuk hemodialisis jangka panjang
Aaliran darah extracorporeal rate (QB) dari 150-200 ml /
menit / m atau 5-7 ml / menit / kg
QB ditentukan dengan menggunakan BB (BB dalam kg):
(BW + 10) x 2,5 = QB (ml / menit).

Kateter duoble lumen menjadi pilihan bagi anakanak dan telah dilaporkan memiliki tingkat
kelangsungan bertahan baik (berfungsi) mencapai
60 sampai 85%
Ukuran jarum 17 in untuk inisiasi dialisis anak-anak,
dan fistula ukuran jarum 16 atau 14 terutama pada
remaja

DIALIZER

Biokompatibilitas tinggi
Permeabilitas (KUF)
Priming volume, Flow rate dan surface area sesuai dengan
anak-anak dan dengan urea clearence
antara 3-5
ml/kg/mnt
Reuse membran dialyzer tidak dilakukan untuk anakanak.
Di India, Dializer digunakan untuk 4 (empat ) kali sesi HD,
dgn ketentuan dialyzer 75 100% dari luas permukaan
tubuh anak

DIALISAT

Bikarbonat
Kalsium karbonat 1,5 mmol / L
Glukosa sesuai konsentrasi fisiologis
Kalium 2-2.5 mmol / L
Konsentrasi natrium 138-144 mmol / l.

BLOOD LINE

Blood line: bayi, remaja


Priming volume (extracorporeal), biasanya tidak
kurang 10% dari total blood volume
Biokompatible
Free etilena oksida

ANTICOAGULANTIA

Heparin 20 sampai 30 IU / kg / jam


Heparin berat molekul rendah 1 mg / kg sebagai
bolus di awal sesi dialisis
Jika hematokrit lebih dari 35%, risiko pembekuan
meningkat
Antikoagulan sitrat Regional kadang-kadang
digunakan terutama dalam kasus kebutuhan
dialisis akut.

Berat Badan Kering

Berat kering pasien didefinisikan sebagai berat pada saat


selesai sesi dialisis reguler
Estimasi yang salah BB kering akan menyebabkan
overload cairan atau dehidrasi kronis
Estimasi berat kering sangat sulit pada anak-anak:
a.kecenderungan hipotensi selama sesi dialisis adalah multi
faktor (ultrafiltrasi, kapasitas mengisi plasma) b.komposisi
tubuh:pertumbuhan yang cepat pengobatan hormon
pertumbuhan anabolik), anak yang sakit infeksi atau
asupan makanan menurun (katabolik)

Pencapaian berat kering dikaitkan dengan penurunan


hematokrit 10% volume darah selama sesi 3 jam
Pemantauan hematokrit (atau volume darah) dan
ultrafiltrasi harus menghindari kelebihan cairan dan
hipotensi sehingga pendekatan berat kering pasien
lebih tepat.

PRESCRIPTION INITIATION
HEMODIALISIS

Sesi pertama HD tidak lebih dari 2-3 jam, tetapi standar waktu
lama sesi HD selalu 4 jam
Semua anak akan dilakukan hemodialisis menggunakan mesin
dengan cairan bikarbonat
Blood pump rata-rata 6-7 ml/kg/mnt, atau 150-200 ml/mnt
tetapi juga tergantung pada kelancaran kateter dan ukuran
pasien
Target ultrafiltrasi tidak melebihi 0,2 ml/kg/mnt, untuk pasien
akut selalu di monitor hypovolemik dan hypotensi
Sodium di profiling
Antikoagulansianya 50-100 iu/kg per sesi HD termasuk initial
bolus

DOSIS DIALISIS

Kt/V yang optimal dibutuhkan adalah 1,2 1,4


Kt/v dan PCR sebagai parameter untuk
menentukan kebutuhan terapi dialisis pasien
(dosis dialisis ure)
Kombinasi peningkatan dosis dialisis dan gizi yang
cukup dapat mempengaruhi pertumbuhan yang
normal pada anak-anak dengan therapy
hemodialisis jangka panjang.

PERAN ORANG TUA SAAT ANAK


DILAKUKAN TERAPI HEMODIALISIS

Persiapan psikologis anak dan keluarga diperlukan


untuk mengurangi stress
dan kecemasan
Dukungan keluarga/orang tua sangat
mempengaruhi kondisi/ kualitas hidup pasien
Beberapa peran orang tua saat anaknya
menjalani hemodialisis:

Membacakan buku cerita


kesukaan anak-anak
Bermain music favoritnya
Katakan pada anak anda
tentang terapi dan aspek
lain dirinya atau tentang
sakitnya
Jaga beberapa aktivitas
favorit yang dilakukan
selama terapi hemodialisis
Beri beberapa film
favoritnya atau video game
untuk anak anda bermain
selama dialisis

GANGGUAN PERTUMBUHAN
Penyebab

Efek

Peran Orang
Tua/Keluarga

Peran Tim
Kesehatan

Ketika gagal ginjal, tubuh


tidak merespon baik
hormon pertumbuhan
injeksi hormon
pertumbuhan

Anak tidak
tumbuh cepat
seperti anak yg
lain dan sisa
waktu mungkin
pertumbuhan
berhenti

Beri hormon
pertumbuhan sesuai
resep dokter

Resepkan hormon
pertumbuhan, obat
harus
diberikan/siinjeksikan
setiap hari

Pastikan anak diberi


obat utk mencegah
phospat dalam
darah tidak naik

Dokter memberi resep


phospat binder

Phoepat yg tinggi dalam


darah menyebabkan
gangguan pertumbuhan
Ketidakseimbangan
hormone hormon pada
partikel PTH

Setiap bulan tes darah


untuk memonitor level
phospat danPTH

Berdasarkan data epidemiologi, prognosis penderita


CKD buruk sejalan dengan fungsi ginjal yang terus
menurun
Penyebab kematian utama pada CKD adalah
penyakit diovaskular
Renal replacement therapy dapat meningkatkan
angka harapan hidup
Transplantasi ginjal memerlukan dana yang mahal
Hemodialisis kronik menjadi pilihan yang
menjanjikan.

Kesimpulan

Kejadian gagal ginjal kronik (GGK ) pada anakanak terus meningkat


anak yang mengalami GGK mendapat therapi
hemodialisis
Penyediaan akses vaskular yang memadai tetap
menjadi hambatan utama untuk HD sukses
Pemililan Dalizer berdasarkan priming volume,
Flow rate dan surface area

Estimasi BB kering yang tepat sangat sulit pada


anak-anak
Dukungan keluarga/orang tua sangat
mempengaruhi kondisi/ kualitas hidup pasien
Ketika gagal ginjal, anak tidak tumbuh cepat
seperti anak yg lain
Renal replacement therapy dapat meningkatkan
angka harapan hidup pasien