Anda di halaman 1dari 29

Orthogonal Array dan

Matriks Eksperimen
Pertemuan - 4
28 Oktober 2015

Todays Outline
Review
Matriks Eksperimen
Interaksi antar Faktor
Memilih karakteristik kualitas

Review
Mereduksi loss melalui reduksi variansi
dapat dilakukan dengan 4 cara :
1. ?
2. ?
3. ?
4. Mengaplikasikan desain kokoh ( robust
design ) Desain Eksperimen (DOE)

Review

DOE is an experimental strategy in which


effects of multiple factors are studied
simultaneously by running tests at various
levels of the factors. What levels should we
take, how to combine them, and how many
experiments should we run, are subjects of
discussions in DOE.

Review

Factors are variables (also think of as ingredients or


parameters) that have direct influence on the
performance of the product or process under
investigation.
Factors are of two types:

Discrete - assumes known values or status for the level.


Example: Container, Vendor, Type of materials, etc.
Continuous - can assume any workable value for the
factor levels.
Example: Temperature, Pressure, Thickness, etc.

Review
Noise Factors ( X )

Signal
Factors
(M)

Y=
f(X,M,Z,R)

Control
Factors ( Z )

Scaling
Factors ( R )

Response ( Y )

Review

Levels are the values or descriptions that


define the condition of the factor held while
performing the experiments.
Examples:
Type of Container, Supplier, Material, etc.
for discrete factor
200 Deg., 15 Seconds, etc. when the
factors are of continuous type.

Review

Eksperimen yang didasarkan pada rancangan faktorial,


dimaksudkan untuk menentukan faktor mana diantara
sejumlah faktor yang secara potensial memberikan efek
pada respon.
Namun, pada rancangan faktorial dengan jumlah faktor
yang besar dan diikuti oleh jumlah kombinasi perlakuan
yang besar, eksperimen menjadi tidak efisien untuk
dilakukan.
Hal ini akan berakibat pada peningkatan biaya dan
waktu.

Review

Untuk menurunkan jumlah kombinasi perlakuan, maka


digunakan rancangan faktorial fraksional.
Rancangan faktorial sebagian (faktorial fraksional )
digunakan apabila pengamatan terdiri dari sejumlah
faktor utama dan hanya beberapa pengaruh interaksi
faktor yang diinginkan (terpilih).
Dengan demikian ada suatu kepercayaan nantinya akan
terpilih sejumlah faktor yang mempengaruhi hasil
eksperimen

Review

Dengan rancangan ini akan dibutuhkan jumlah amatan


yang lebih sedikit dibandingkan dengan rancangan
faktorial 2k, namun mampu menghasilkan informasi yang
sama, dalam hal ini adalah informasi yang menyatakan
pengaruh faktor faktor yang ada dalam percobaan
terhdapa respon baik bersama sama maupun secara
terpisah.
Orthogonal Array merupakan rancangan faktorial
fraksional

Review
Contoh Faktorial Eskperimen
3 Faktor (A , B dan C ) dengan 2 level (1 dan 2 ) , jika
dilakukan eksperimen secara penuh, maka ada 23 = 8
eksperimen yaitu
Eksp. A B C
1
1 1 1
2
1 1 2
3
1 2 1
4
1 2 2
5
2 1 1
6
2 1 2
7
2 2 1
8
2 2 2

Review
Contoh Fraksional Faktorial Eksperimen
3 Faktor (A , B dan C ) dengan 2 level (1 dan 2 ) , jika
dilakukan secara fraksional faktorial eksperimen, maka ada
23-1 = 4 eksperimen yaitu ( Baca Hick, hal 303 346 )
Eksp.
1
2
3
4
5
6
7
8

A
1
1
1
1
2
2
2
2

B
1
1
2
2
1
1
2
2

C
1
2
1
2
1
2
1
2

Eksp.
1
2
3
4

A
1
1
2
2

B
1
2
1
2

C
1
2
2
1

Review
Contoh Orthgonal Array ( Taguchi )
Eksp.
1
2
3
4

A
1
1
2
2

B
1
2
1
2

C
1
2
2
1

L4( 2 3 )

Matriks Eksperimen

Derajat kebebasan untuk faktor dan level

v fl number of levels 1

Derajat kebebasan
X=A2-A3=(A1-A3)-(A1-A2)
A1
A1-A2
A2

A1-A3
X

A3

Orthogonal Arrays

Orthogonal array ( OA ) sebuah matriks yang


dimana faktornya seimbang dan efek antar
factor dapat dipisahkan dalam eksperimen
Notasi OA
Jumlah kolom
L8( 2 7 )
Jumlah level
Jumlah baris
Latin square

Orthogonal Arrays

Derajat kebebasan OA

vOA number of experiments 1

Derajat kebebasan factor dan level harus


sesuai dengan derajat kebebasan OA

Orthogonal Arrays
Characteristics of orthogonal array designs are:
Levels appear in equal numbers.
Combination of A1B1, A1B2, etc. appear in
equal numbers.
Effect of factor A can be separated from the
effects of B and C.

Memilih OA

Taguchi telah menyusun OA standar


Common Orthogonal Arrays

L4 (23), L8 (27 ), L12 (211), L16 (215), L32 (231 ), .. ==>

(2-level arrays)

L9 (34), L18 (21 37), L27 (313) . . ==>

(3-level arrays)

L16 (45), L32 (21 49), ..

(4-level arrays)

==>

Note: Arrays L18(21 37), L32(21 49), and L54(21 325) are for mixed level factors.

Memilih OA

Contoh : Seorang peneliti ingin mempelajari 1


faktor dengan 2 level dan 6 faktor dengan 3
level

v fl 1 x ( 2 1) 6 x (3 1) 13
Lihat hal. 90, maka yang dipilih L18 ( 2 1 x 37 )

Interaksi

Interaksi terjadi jika ada efek pada suatu factor


bergantung pada suatu factor lain
Faktor dan interaksinya dapat digambarkan dalam grafik
linier (contoh grafik linier L 8 ( 2 7 )

Derajat kebebasan interaksi

v AxBl n A nB 1 (n A 1) (nB 1)

Penugasan Faktor
Langkah-langkah penugasan factor
1. Hitung derajat kebebasan (df) eksperimen
2. Pilih OA yang sesuai dengan jumlah df
3. Gambar grafik linier
4. Pilih grafik linier standar
5. Sesuaikan antara OA dan grafik linier
6. Tugaskan efek utama dan interaksi pada
kolom yang sesuai

Contoh Penugasan Faktor


Seorang peneliti ingin mempelajari factor A , B ,
C , D dengan 2-level dan interaksi AxB , BxC
1. Total df :
4 factor dengan 2 level = 4 x ( 2- 1 ) = 4
2 interaksi = 2 x (2-1)x(2-1) = 2
2. L 8 ( 2 7 ) yang mempunyai df = 7 , cukup

Contoh Penugasan Faktor


3. Gambar grafik linier
A

AxB

BxC

Contoh Penugasan Faktor


4. Pilih linier graph standar
1
7
3

Contoh Penugasan Faktor


5. Penugasan
A 1 , B 2 , A x B3 , C 4 ,
e 5 , B x C 6 ,
D7 ( e = error )

Contoh Penugasan Faktor


6. Tugaskan dalam OA
1

Exp

AxB

BxC

Memilih karakteristik kualitas

Primary objective of robust design select


efficiency , robust condition which are
reproducible in manufacturing condition
Selection of Quality Characteristics is
prerequisite for efficient, reliable and
reproducible of experiment
Selection of Quality Characteristics
important stage in DOE

Diskusi

What is the mean by the term degrees of


freedom
Discuss the importance of selecting good
quality characteristic