Anda di halaman 1dari 14

SILABUS MATA KULIAH

A. Identitas Mata Kuliah


Nama Mata Kuliah
Kode Mata Kuliah
Jumlah SKS
Semester
Kelompok Mata Kuliah
Dosen/Kode Dosen/NIDN

: Interpreting
:
:2
:V
: MKP/MKF/Matrikulasi
: Dr. Andang Saehu/2015077901

B. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini meliputi: (1) pengetahuan teori dasar dan praktek pelaksanaan jasa
interpreter baik simultan maupun konsekutif dalam berbagai konteks dan kasus dalam
kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks dimana bahasa Indonesia dan bahasa
Inggris dipakai; (2) kemampuan/keterampilan yang diperlukan dalam bertindak
sebagai interpreter simultan dan konsekutif yang dipraktekkan dalam berbagai
konteks; (3) kemampuan membangun koordinasi yang baik antara listening skill,
speaking skill, dan note-taking skill; dan (4) sikap profesional interpreter melalui
pembahasan praktek interpreting dalam berbagai konteks, baik yang menggunakan
simultan maupun konsekutif.
C. Capaian Perkuliahan
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memiliki: (a)
pemahaman yang lebih kuat mengenai praktek penggunaan jasa interpreter, terutama
dalam masyarakat multilingual dimana bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
khususnya, dipakai (b) kemampuan/keterampilan yang memadai yang diperlukan oleh
seorang interpreter sehingga mereka bisa siap untuk bertindak sebagai interpreter
dalam berbagai setting atau konteks; (c) kemampuan yang disertai pemahaman
terhadap keterampilan menyimak, berbicara, dan mencatat dapat dibangun dengan
koordinasi yang baik; dan (d) sikap profesional interpreter melalui berbagai
pembahasan dan diskusi yang berkaitan dengan kode etik interpreter melalui role play
tentang berbagai kasus dimana seorang interpreter bisa berperan dalam mode
consecutif juga dalam simultan.
D. Kemampuan yang direncanakan pada tiap tahap perkuliahan
Sebagian besar pelaksanaan perkuliahan menerapkan pendekatan praktik menjadi
interpreter dalam berbagai konteks dimana jasa interpreting sering dipakai, mulai dari
seting sekolah, kantor pos, medical centre, dan sebagainya. Mode of interpreting yang
dipakai sebagaian besar consecutive, tetapi pada beberapa pertemuan terakhir
mahasiswa juga didorong untuk mempunyai pengalaman melakukan simultaneous
interpreting.
E. Waktu Perkuliahan
- 1JP x 50 menit x jumlah sks
- 14 x pertemuan/semester
- 1 x UTS
- 1 x UAS
-

F. Bahan Pembelajaran/Bahan Kajian


Pertemuan
1

Topic
Overview of basic principles of
interpreting

Introduction to interpreting;
Definition; Translation vs
Interpreting;
Setting of Interpreting;
Mode of interpreting:
consecutive and simultaneous

Code of ethics of interpreter and


memory training

Building good coordination of


listening skills and
comprehension, speaking skills
and note taking skills
Note taking in consecutive
interpreting: General principles

5-6

8
9

10

11

12

13

Practice of mode of consecutive


interpreting: speech of Islamic
religion
Mid Term
Practice of mode of consecutive
interpreting: interview of school
enrolment
Practice of mode of consecutive
interpreting: interview with a
teacher of teaching methodology
Practice of mode of consecutive
interpreting: speech of President
SBY: International Relations.
Practice of mode of consecutive
interpreting: speech of President
SBY in Michigan University
Practice of mode of
simultaneous interpreting:

Sumber
Hand out yang berisi ringkasan
mengenai prinsip-prinsip dasar
interpreting
- Hand out oleh Saehu (2014)
mengenai note taking for
consecutive interpreting.
- Introduction to Interpreting:
Chapter 8
- Interpreting: Getting it Right
- Hand out oleh Notowidigdo (2014)
mengenai Penerjemah sebagai
Profesi yang Menjanjikan.
- Introduction to Interpreting: P. 120121
- Interpreting: Getting it Right
- Introduction to Interpreting: P. 122123
- Interpreting: Getting it Right
-

Introduction to Interpreting: P. 124127


- Hand out oleh Saehu (2014)
mengenai note taking for
consecutive interpreting.
Introduction to Interpreting: P. 128-129

Introduction to Interpreting: P. 129-131

Introduction to Interpreting: P. 132-134

Introduction to Interpreting: P. 135-137

Speech

Speech

14-15

16

speech of President Joko


Widodo
Practice of mode of
simultaneous interpreting:
speech of President Barrack
Obama and Apple Founder:
Steven Job.
Final term

Speech

Catatan: Selain bahan yang diberikan setiap minggu, dalam matakuliah ini mahasiswa
diharapkan membaca dan meringkas dua artikel setiap hari dari Koran atau majalah
mengenai berbagai topik.
G. Kriteria/Indeks Penilaian
Kriteria dan Komponen Penilaian:
1. Kehadiran minimal 75% merupakan prasyarat sebagai kelulusan mata kuliah.
2. Komponen penilaian akan didasarkan pada partisipasi dan penampilan mahasiswa
dalam berbagai role play di kelas, terutama ketika mereka berperan sebagai
pembicara bahasa Inggris dan sebagai Interpreter, baik secara konsekutif maupun
simultan dalam berbagai konteks dengan topik yang diberikan. Selain itu,
penilaian juga didasarkan pada: (a) berbagai penugasan seperti membuat laporan
buku/jurnal/makalah; (b) penyajian dan diskusi kelas; (c) UTS; dan (d) UAS.
H. Bobot Penilaian
Ketuntasan belajar mahasiswa diukur berdasarkan bobot penilaian setiap komponen
pembelajaran sebagai berikut:
1. Partisipasi dalam role play:
a. Sebagai interpreter
: 20 poin
b. Sebagai pembicara
: 10 poin
2. Laporan buku/jurnal/makalah
: 10 poin
3. Partisipasi dalam penyajian dan diskusi kelas : 15 poin
4. UTS
: 20 poin
5. UAS
: 25 poin
I. Strategi Pembelajaran/Pengalaman Belajar Mahasiswa
Pendekatan
Metode
Tugas

Media

: Kolaboratif
: Ceramah, diskusi, Role Play
: Membuat role play dengan skenario dan
topik yang telah disediakan dimana jasa
interpreter dipakai dan membuat makalah
: Papan Tulis, Mini Video, In Focus

J. Daftar Referensi
A. Utama:
Interpreting: Getting it Right by American Translator Association. 2014.

Introduction to Interpreting by Luciano Ginori & Ezio Scimone. 2011. Sydney:


Lantern.
B. Penunjang:
Penerjemah sebagai Profesi yang Menjanjikan oleh Rahadi Notowidigdo. 2014.
Jakarta: Himpunan Penerjemah Indonesia.
Liaison Interpreting by Gentile, A., Ozolins, U., Vasilakakos, M (1996).Melbourne:
Melbourne University Press.
Handout: Speech by Rector of UIN in the Opening Ceremony of...
Handout: Speech by Rector of UIN in the Opening Ceremony of...
Handout: Speech by Rector of UIN in the Opening Ceremony of...
Mini video tentang ...
K. Rincian/Deskripsi Tugas yang Harus Dikerjakan Mahasiswa
Untuk mencapai tujuan Mata Kuliah ini, mahasiswa harus mengerjakan beberapa
tugas:
1. Laporan buku/jurnal
Mahasiswa secara individu harus melaporkan hasil review terhadap bab
buku/jurnal tentang interpreting. Tugas ini diberikan seminggu sebelum topik atau
pembahasan berikutnya dibahas. Tugas harus diketik menggunakan komputer dan
diprint untuk diserahkan kepada dosen yang bersangkutan pada hari dimana topik
tersebut dibahas.
2. Membuat makalah
Tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai bahan diskusi kelas yang akan
dilakukan oleh kelompok mahasiswa. Oleh karena itu tugas ini dikerjakan secara
berkelompok. Setiap kelompok harus menyerahkan makalahnya serentak pada
waktu yang bersamaan.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN


Nama Mata Kuliah
Kode Mata Kuliah
Jumlah SKS
Semester
Kelompok Mata Kuliah
Dosen/Kode Dosen/NIDN

: Interpreting
::2
: III
: MKP/MKF/Matrikulasi
: Dr. Andang Saehu, M.Pd

Tujuan Mata Kuliah


:
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memiliki: (a) pemahaman yang lebih kuat mengenai praktek penggunaan
jasa interpreter, terutama dalam masyarakat multilingual dimana bahasa Indonesia dan bahasa Inggris khususnya, dipakai (b)
kemampuan/keterampilan yang memadai yang diperlukan oleh seorang interpreter sehingga mereka bisa siap untuk bertindak sebagai
interpreter dalam berbagai setting atau konteks; (c) kemampuan yang disertai pemahaman terhadap keterampilan menyimak, berbicara, dan
mencatat dapat dibangun dengan koordinasi yang baik; dan (d) sikap profesional interpreter melalui berbagai pembahasan dan diskusi yang
berkaitan dengan kode etik interpreter melalui role play tentang berbagai kasus dimana seorang interpreter bisa berperan dalam mode
consecutif juga dalam simultan.
Pertemua
n
1.

Pokok Bahasan

Tujuan Pokok Bahasan

Teknik Pembelajaran

1.1 Pengertian
Interpreting: Makna
istilah-istilah yang 1.1.1
dipakai dalam profesi
interpreting: interpret,
interpreter,
interpretation.
1.2 Jenis dan Mode 1.1.2
Interpreting

2.

2.1 Definisi dan

Dalam pertemuan ini a.


mahasiswa dapat:
menjelaskan prinsipprinsip atau konsep dasar
interpreting yang telah b.
mereka pelajari dalam
mata kuliah interpreting.
Menjelaskan perbedaan
antara interpreting dan
translating.
2.1.1 Menjelaskan

Tugas/ Evaluasi

Media

Rujukan

Mahasiswa menjelaskan a. Meringkas berbagai


pengertian interpreting, konsep yang berkaitan
interpret, interpreter,
dengan interpreting.
dan interpretation.
Mahasiswa menjelaskan
jenis dan mode
interpreting.

LCD
Project
or
Papan
Tulis

Hand out
yang berisi
paparan
mengenai
prinsipprinsip dasar
interpreting

a. Mahasiswa

LCD

Buku

a. Membuat ringkasan

karakteristik
interpreting.
2.2 Pemakaian jasa
interpreter dalam
kehidupan sehari-hari.
2.3 Menjelaskan mode
of interpreting yang
sering dipakai dalam
interpreting: consekutif
dan simultan.
3.

4.

5-6.

definisi, karakteristik,
dan pemakaian jasa
interpreter dalam
kehidupan sehari-hari.
2.1.2 Menjelaskan modes
of interpreting:
konsekutif dan simultan.

3.1 Code of ethics of


interpreter and memory
training

menjelaskan definisi dan


karakteristik interpreting.
b. Menjelaskan setting
atau konteks dimana jasa
interpreter biasa dipakai.
c. Mahasiswa
menjelaskan modes yang
dipakai dalam
interpreting: konsekutif
dan simultan.

3.1.1 Menjelaskan kode


etik penerjemahan yang
dapat menunjang kinerja
penerjemah.
3.1.2 Mengembangkan
teori tentang short term
dan long term memory.
4.1 Building good
4.1.1 Mengembangkan
coordination of listening pemahaman menyimak,
skills and
berbicara, dan mencatat.
comprehension,
speaking skills and note
taking skills.

a. Mahasiswa
menjelaskan kode etik
penerjemahan berikut
contoh-contohnya.
b. Menjelaskan tentang
short term dan long term
memory.
a. Mahasiswa
menjelaskan tentang
pengembangan koordinasi
antara kemampuan
menyimak, bericara, dan
mencatat.

5.1 Note taking in


consecutive
interpreting: General
principles

a. Mahasiswa
menjelaskan prinsip
umum note taking dalam
consecutive interpreting.
b. Mahasiswa menerapkan

5.1.1 Menjelaskan
prinsip umum note taking
dalam consecutive
interpreting
5.1.2 Membandingkan

mengenai hakekat
interpreting serta ciricirinya.
b. Membuat daftar
konteks dimana
interpreter sering
dipakai dalam
masyarakat
multilingual.
c. Membuat catatan
mengenai modes of
interpreting.
a. Membuat ringkasan
mengenai kode etik
dan short term dan
long term memory.

Project
or
Papan
Tulis

sumber:
introduction
to
interpreting:
Chapter 2-3

LCD
Project
or
Papan
Tulis

Buku
Sumber:
Becoming a
Translator
(2001) p.
p.24-30.

a. Membuat ringkasan
mengenai kemampuan
menyimak, bericara,
dan note taking.

LCD
Project
or
Papan
Tulis

Buku
Sumber:
Becoming a
Translator
(2001) p.
p.70-74.

a. Membuat ringkasan
mengenai prinsip
umum note taking.
b. Latihan note taking
dengan bahasa bisa

LCD
Project
or
Papan
Tulis

7.

8.
9.

7.1 Practice of mode of


consecutive
interpreting: speech of
Islamic religion

Mid Term
9.1 Practice of mode of
consecutive
interpreting: interview

keterampilan yang
diperlukan dalam
interpreting dan
translating, berdasarkan
perbedaan interpreting
dan translating yang
dibahas pada pertemuan
sebelumnya.
7.1.1 Mahasiswa dapat
mengembangkan role
play dengan topik yang
berkaitan dengan pidato
keislaman yang telah
disediakan.
7.1.2 Mahasiswa dapat
berperan sebagai
interpreter dan pembicara
(sebagai klien).

pemahaman mereka
mengenai prinsip umum
note taking dalam
consecutive interpreting.

berdasarkan ringkasan
artikel yang dibuat
oleh mahasiswa yang
diambil dari koran,
mini video, atau TV.
Evaluasi: Tes note
taking.

a. Mahasiswa dalam
kelompok yang terdiri
dari dua atau tiga orang
mengembangkan role play
dimana jasa interpreter
dipakai untuk mengatasi
gap yang terjadi antara
pembicara bahasa
Indonesia yang tidak bisa
berbicara bahasa Inggris
dan pembicara bahasa
Inggris yang tidak
mengerti bahasa
Indonesia.
b. Mahasiswa berperan
sebagai interpreter dalam
role play yang telah
dikembangkan oleh
kelompok lain.

Tugas:
Mengembangkan role
play berdasarkan
skenario yang sudah
disediakan.

9.1.1 Mahasiswa dapat


mengembangkan role
play dengan topik

a. Mahasiswa dalam
kelompok yang terdiri
dari dua atau tiga orang

Tugas:
Mengembangkan role
play berdasarkan

Evaluasi:
Praktek menjadi
interpreter,
performance serta
kemampuan
mengatasi berbagai
kesulitan serta
tantangan yang
ditemukan selama
berperan sebagai
interpreter.

LCD
Project
or
Papan
Tulis
Video
mini

LCD
Project
or

Introduction
to
interpreting

of school enrolment

10.

School enrolment
interview berdasarkan
skenario yang telah
disediakan.
9.1.2 Mahasiswa dapat
berperan sebagai
interpreter dan pembicara
(sebagai klien).

mengembangkan role play


dimana jasa interpreter
dipakai untuk mengatasi
gap yang terjadi antara
pembicara bahasa
Indonesia yang tidak bisa
berbicara bahasa Inggris
dan pembicara bahasa
Inggris yang tidak
mengerti bahasa
Indonesia.
b. Mahasiswa berperan
sebagai interpreter dalam
role play yang telah
dikembangkan oleh
kelompok lain.
10.1 Practice of mode of 10.1.1 Mahasiswa dapat
a. Mahasiswa dalam
mengembangkan
role
kelompok yang terdiri
consecutive
play dengan topik
dari dua atau tiga orang
interpreting: interview
interview with a teacher mengembangkan role play
with a teacher of
of teaching
dimana jasa interpreter
teaching methodology
methodology
dipakai untuk mengatasi
berdasarkan skenario
gap yang terjadi antara
yang telah disediakan.
pembicara bahasa
10.1.2 Mahasiswa dapat
Indonesia yang tidak bisa
berperan sebagai
berbicara bahasa Inggris
interpreter dan pembicara dan pembicara bahasa
(sebagai klien).
Inggris yang tidak
mengerti bahasa
Indonesia.
b. Mahasiswa berperan

skenario yang sudah


disediakan.
Evaluasi:
Praktek menjadi
interpreter,
performance serta
kemampuan
mengatasi berbagai
kesulitan serta
tantangan yang
ditemukan selama
berperan sebagai
interpreter.
Tugas:
Mengembangkan role
play berdasarkan
skenario yang sudah
disediakan.
Evaluasi:
Praktek menjadi
interpreter,
performance serta
kemampuan
mengatasi berbagai
kesulitan serta
tantangan yang
ditemukan selama

Papan
Tulis
Video
mini

LCD
Project
or
Papan
Tulis

Daftar istilah
yang
berkaitan
dengan
school
enrolment
interview
yang diambil
dari Koran
atau majalah
yang
diringkas
oleh
mahasiswa.
Introduction
to
interpreting:
p. ...
Daftar istilah
yang
berkaitan
dengan
school
enrolment
interview
yang diambil
dari Koran
atau majalah

11.

12.

sebagai interpreter dalam


role play yang telah
dikembangkan oleh
kelompok lain.
11.1 Practice of mode of 11.1.1 Mahasiswa dapat
a. Mahasiswa dalam
mengembangkan
role
kelompok yang terdiri
consecutive
play dengan topik
dari dua atau tiga orang
interpreting: speech of
speech of President
mengembangkan role play
President SBY:
SBY: International
dimana jasa interpreter
International Relations. Relations berdasarkan
dipakai untuk mengatasi
skenario yang telah
gap yang terjadi antara
disediakan.
pembicara bahasa
11.1.2 Mahasiswa dapat
Indonesia yang tidak bisa
berperan sebagai
berbicara bahasa Inggris
interpreter dan pembicara dan pembicara bahasa
(sebagai klien).
Inggris yang tidak
mengerti bahasa
Indonesia.
b. Mahasiswa berperan
sebagai interpreter dalam
role play yang telah
dikembangkan oleh
kelompok lain.
12.1 Practice of mode of 12.1.1 Mahasiswa dapat
a. Mahasiswa dalam
mengembangkan role
kelompok yang terdiri
consecutive
play
dengan
topik
dari dua atau tiga orang
interpreting: speech of
speech of Rector of UIN mengembangkan role play
Rector of UIN SGD: ....
SGD: .... berdasarkan
dimana jasa interpreter
(topik).
skenario yang telah
dipakai untuk mengatasi
disediakan.
gap yang terjadi antara
12.1.2 Mahasiswa dapat
pembicara bahasa

berperan sebagai
interpreter.
Tugas:
Mengembangkan role
play berdasarkan
skenario yang sudah
disediakan.
Evaluasi:
Praktek menjadi
interpreter,
performance serta
kemampuan
mengatasi berbagai
kesulitan serta
tantangan yang
ditemukan selama
berperan sebagai
interpreter.
Tugas:
Mengembangkan role
play berdasarkan
skenario yang sudah
disediakan.
Evaluasi:
Praktek menjadi

LCD
Project
or
Papan
Tulis
Video
mini

LCD
Project
or
Papan
Tulis
Video
mini

yang
diringkas
oleh
mahasiswa.
Introduction
to
interpreting:
p. ...
Daftar istilah
yang
berkaitan
dengan
school
enrolment
interview
yang diambil
dari Koran
atau majalah
yang
diringkas
oleh
mahasiswa.
Introduction
to
interpreting:
p. ...
Daftar istilah
yang
berkaitan

13.

14.

berperan sebagai
Indonesia yang tidak bisa
interpreter dan pembicara berbicara bahasa Inggris
(sebagai klien).
dan pembicara bahasa
Inggris yang tidak
mengerti bahasa
Indonesia.
b. Mahasiswa berperan
sebagai interpreter dalam
role play yang telah
dikembangkan oleh
kelompok lain.
13.1 Practice of mode of 13.1.1 Mahasiswa dapat
a. Mahasiswa dalam
mengembangkan
role
kelompok yang terdiri
consecutive
play dengan topik
dari dua atau tiga orang
interpreting: speech of
School enrolment
mengembangkan role play
Rector of UIN SGD: ....
interview berdasarkan
dimana jasa interpreter
(topik).
skenario yang telah
dipakai untuk mengatasi
disediakan.
gap yang terjadi antara
13.1.2 Mahasiswa dapat
pembicara bahasa
berperan sebagai
Indonesia yang tidak bisa
interpreter dan pembicara berbicara bahasa Inggris
(sebagai klien).
dan pembicara bahasa
Inggris yang tidak
mengerti bahasa
Indonesia.
b. Mahasiswa berperan
sebagai interpreter dalam
role play yang telah
dikembangkan oleh
kelompok lain.
14.1 Practice of mode of Mahasiswa dapat:
a. Mahasiswa

interpreter,
performance serta
kemampuan
mengatasi berbagai
kesulitan serta
tantangan yang
ditemukan selama
berperan sebagai
interpreter.
Tugas:
Mengembangkan role
play berdasarkan
skenario yang sudah
disediakan.
Evaluasi:
Praktek menjadi
interpreter,
performance serta
kemampuan
mengatasi berbagai
kesulitan serta
tantangan yang
ditemukan selama
berperan sebagai
interpreter.
Tugas:

LCD
Project
or
Papan
Tulis
Video
mini

LCD

dengan
school
enrolment
interview
yang diambil
dari Koran
atau majalah
yang
diringkas
oleh
mahasiswa.
Introduction
to
interpreting:
p. ...
Daftar istilah
yang
berkaitan
dengan
school
enrolment
interview
yang diambil
dari Koran
atau majalah
yang
diringkas
oleh
mahasiswa.
Hand out

simultaneous
interpreting: speech of
Rector of UIN SGD: ....
(topik).

15.

14.1.1 Mengidentifikasi
struktur skematik pidato
resmi dan ciri
linguistiknya.
14.1.2 Menerjemahkan
pidato Rektor UIN SGD
dengan topik ... secara
simultan.
14.1.3 Mampu
mengidentifikasi
kesulitan serta masalah
yang dialami ketika
menerjemahkan pidato
secara simultan.
14.1.4 Secara perlahan
mampu menggunakan
taktik yang bisa dipakai
dalam mengatasi
kesulitan yang dihadapi
dalam menerjemahkan
pidato secara simultan.

15.1 Practice of mode of Mahasiswa dapat:


15.1.1 Mengidentifikasi
simultaneous

mengidentifikasi struktura.
skematik dan ciri
linguistik pidato resmi.
b. Mahasiswa
menerjemahkan secara b.
simultan pidato yang
dibacakan oleh dosen atau
temannya secara berbisik
(terjemahan direkam
supaya mahasiswa bisa
mendengarkan kembali
terjemahan mereka dan
melihat kelebihan serta
kekurangannya).
c. Mahasiswa
mengidentifikasi kesulitan
yang dihadapi dalam
menerjemahkan pidato
secara simultan.
d. Mahasiswa berlatih
menggunakan taktik yang
bisa dipakai dalam
mengatasi kesulitan yang
dihadapi dalam
simultaneous interpreting,
seperti penggunaan filler
atau menunggu untuk
memulai menerjemahkan
kalimat baru.
a. Mahasiswa
mengidentifikasi strukturc.

Latihan simultaneous
interpreting dalam
berbagai konteks
(direkam).
Latihan membaca
pidato resmi.
Evaluasi:
Simultaneous
interpreting dalam
berbagai konteks.

Project
or
Papan
Tulis

yang berisi
beberapa
pidato resmi
untuk
mengidentifi
kasi Struktur
skematik dan
ungkapanungkapan
atau ciri
linguistik
yang dipakai
dalam pidato
resmi.

Tugas:
Latihan simultaneous

LCD
Project

Hand out
yang berisi

interpreting: speech of
Rector of UIN SGD: ....
(topik).

16.

16.1 Final term

struktur skematik pidato


resmi dan ciri
linguistiknya.
15.1.2 Menerjemahkan
pidato Rektor UIN SGD
dengan topik ... secara
simultan.
15.1.3 Mampu
mengidentifikasi
kesulitan serta masalah
yang dialami ketika
menerjemahkan pidato
secara simultan.
15.1.4 Secara perlahan
mampu menggunakan
taktik yang bisa dipakai
dalam mengatasi
kesulitan yang dihadapi
dalam menerjemahkan
pidato secara simultan.

skematik dan ciri


linguistik pidato resmi.
b. Mahasiswa
menerjemahkan secara d.
simultan pidato yang
dibacakan oleh dosen atau
temannya secara berbisik
(terjemahan direkam
supaya mahasiswa bisa
mendengarkan kembali
terjemahan mereka dan
melihat kelebihan serta
kekurangannya).
c. Mahasiswa
mengidentifikasi kesulitan
yang dihadapi dalam
menerjemahkan pidato
secara simultan.
d. Mahasiswa berlatih
menggunakan taktik yang
bisa dipakai dalam
mengatasi kesulitan yang
dihadapi dalam
simultaneous interpreting,
seperti penggunaan filler
atau menunggu untuk
memulai menerjemahkan
kalimat baru.

interpreting dalam
berbagai konteks
(direkam).
Latihan membaca
pidato resmi.
Evaluasi:
Simultaneous
interpreting dalam
berbagai konteks.

or
Papan
Tulis

beberapa
pidato resmi
untuk
mengidentifi
kasi Struktur
skematik dan
ungkapanungkapan
atau ciri
linguistik
yang dipakai
dalam pidato
resmi.