Anda di halaman 1dari 5

Rancang Bangun Aplikasi Preschool Basic Berbasis Android

(Studi Kasus TK An-Namiroh 8 Pekanbaru)


Ericks Effendy 1), Wawan Yunanto 2) dan Mardhiah Fadhli 3)
1) Program Studi Sistem Informasi Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru 28265, email:erickzef@gmail.com
2) Program Studi Sistem Informasi Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru 28265, email:wawan@pcr.ac.id
3) Program Studi Teknik Komputer Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru 28265, email: mardhiah@pcr.ac.id

Abstrak - Pendidikan Prasekolah sangat berperan


besar dalam mendukung pertumbuhan dan
perkembangan jasmani dan rohani anak didik
sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. Salah satu
alternatif
untuk
mendukung
meningkatkan
pembelajaran prasekolah tersebut adalah dengan
memanfaatkan perangkat mobile Android yang saat
ini sedang berkembang pesat. Aplikasi ini
menggunakan
dasar
pemrograman
Adobe
ActionScript 3.0 pada Flash dengan OS android yang
digunakan Froyo (2.2) keatas. Pembelajaran pada
sistem menampilkan pilihan menu pembelajaran
abjad, angka, warna, bentuk, suara hewan, dan
menggambar. Sistem menampilkan pembelajaran
sesuai dengan pilihan yang dilakukan oleh user.
Sistem menampilkan pembelajaran dengan dukungan
gambar disertai suara yang menjelaskan materi
pembelajaran yang sedang ditampilkan. Aplikasi
preschool basic berbasis Android ini dapat
memberikan manfaat bagi anak-anak prasekolah.
Berdasarkan penelitian kuesioner terhadap 6 guru
TK-An-Namiroh 8, diperoleh hasil sebanyak 73%
responden menyatakan bahwa aplikasi ini memiliki
materi yang sangat sesuai untuk mendukung
pembelajaran anak-anak prasekolah.
Kata kunci: prasekolah, Android, mobile, Flash,
ActionScript 3.0
1. PENDAHULUAN
Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar
dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan
proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki
kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,
bangsa dan negara [2]. Untuk mencapai tujuan
pendidikan nasional seperti yang tercantum dalam
Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (SISDIKNAS), penyelenggaran
pendidikan perlu dilakukan sejak usia dini.
Pendidikan prasekolah (preschool) adalah pendidikan
untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan
jasmani dan rohani anak didik di luar lingkungan
keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar, yang

diselenggarakan di jalur pendidikan sekolah atau di


jalur pendidikan luar sekolah (PP 27/1990).
Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU
Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun.
Sebagai alternatif untuk membantu pembelajaran
adalah dengan memanfaatkan perangkat mobile yang
saat ini sedang berkembang pesat. Salah satu
teknologi mobile yang sedang berkembang saat ini
adalah teknologi mobile berbasis android.
Dari adanya permasalahan tersebut penulis
memutuskan untuk mengambil judul Projek akhir
yang berjudul "Rancang Bangun Aplikasi Preschool
Basic Berbasis Android" yang didalamnya terdapat
unsur pembelajaran abjad, angka, warna, bentuk ,suara
hewan dan menggambar.
Tujuan dari sistem yang telah dibangun ini adalah:
1. Membangun aplikasi Flash pada Android dengan
menggunakan
dasar
pemograman
Adobe
ActionScript 3.0.
2. Membangun aplikasi yang dapat dipahami dan
menarik untuk anak-anak preschool.
3. Membangun aplikasi interaktif yang sesuai dengan
kurikulum anak-anak preschool.
Perumusan masalah dari sistem yang telah dibangun
ini adalah:
1. Bagaimana membangun aplikasi Flash pada
Android dengan menggunakan dasar pemograman
Adobe ActionScript 3.0.
2. Bagaimana membangun aplikasi yang dapat
dipahami dan menarik untuk anak-anak preschool.
3. Bagaimana membangun aplikasi interaktif yang
sesuai dengan kurikulum anak-anak preschool.
2. TINJAUAN PUSTAKA
Pendidikan prasekolah (preschool) adalah suatu upaya
pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir
sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan
melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk
membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani
dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam
memasuki pendidikan lebih lanjut [2].
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu
bentuk
penyelenggaraan
pendidikan
yang

menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah


pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi
motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya
cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio
emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa
dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahaptahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini
[3].
Secara garis besar Arsitektur Android dapat dijelaskan
dan digambarkan sebagai berikut: Linux Kernel,
Libraries, Android Runtime, Framework-Aplikasi, dan
Applications [5]. Android telah meluncurkan beberapa
produk sejak kemunculannya hingga kini, diantara
lain yaitu: Android versi 1.1, Android versi 1.5,
Android versi 1.6, Android versi 2.0/2.1, Android
versi 2.2, Android versi 2.3, Android versi 3.0, dan
Android versi 4.0 [5]. Fitur fitur yang tersedia dari
platform Android, yaitu: Framework, Mesin virtual
Dalvik, Integrated browser, Grafis, SQLITE, Media
Support, GSM Telephony, dan Multi-touch [4]
Adobe Flash (dahulu bernama Macromedia Flash)
adalah salah satu perangkat lunak komputer yang
merupakan produk unggulan Adobe Systems [6].
Adobe Flash Professional CS5.5 memiliki fitur
terbaru
yang
sangat
mengagumkan
untuk
memperindah serta memperkaya tampilan dari suatu
desain animasi ataupun web [6]. Adobe AIR adalah
cross-platform runtime system yang memungkinkan
web developer untuk mengembangkan dan
menjalankan RIA (Rich Internet Application)
layaknya aplikasi desktop [1].
3. PERANCANGAN
Pada laporan proyek akhir ini dibuat beberapa model
perancangan sistem yang melibatkan perancangan
Data Flow Diagram(DFD) dan flowchart.
Penggunaan DFD level 0 ini dimaksudkan untuk
mendeskripsikan suatu proses yang umum menjadi
proses yang detail dan spesifik. Pada aplikasi ini
pengguna hanya satu saja yaitu user. Dalam aplikasi
ini memiliki 6 menu utama dalam mendukung
pembelajaran kepada user yang menggunakannya.
Materi pembelajaran yang di sampaikan mencakup
pembelajaran huruf, angka, warna, bentuk, suara
hewan dan menggambar.

Gambar 1. DFD level 0

DFD level 1 dari sistem aplikasi Preschool


ditampilkan pada Gambar 3.3 berikut ini.Pada proses
1.1 menangani proses pemilihan menu yang ada di
dalam aplikasi. Pada proses 1.2 jawaban pilihan user
terhadap suara yang di tampilkan dibandingkan
dengan data jawaban yang telah ada. Kemudian proses
1.2 memberikan respon sesuai dengan hasil
pengolahan jawaban. Pada proses 1.3 user dapat
memberikan permintaan pergantian warna ataupun
gambar background menu sketch dimana permintaan
diproses kemudian ditampilkan kepada user. Pada
proses 1.4 user memberikan permintaan huruf yang
selanjutnya di tangani dengan mengambil data dari
library, kemudian proses 1.4 menampilkan data ke
user. Pada proses 1.5 user memberikan permintaan
angka yang selanjutnya di tangani dengan mengambil
data dari library, kemudian proses 1.5 menampilkan
data ke user. Pada proses 1.6 user memberikan
permintaan warna yang selanjutnya di tangani dengan
mengambil data dari library, kemudian proses 1.6
menampilkan data ke user. Pada proses 1.7 user
memberikan permintaan bentuk yang selanjutnya di
tangani dengan mengambil data dari library ,
kemudian proses 1.7 menampilkan data ke user.

Gambar 2. DFD level 1

merupakan gambaran alur pada proses pembangunan


sistem. Aplikasi dimulai dengan menampilkan menu
pembelajaran aplikasi, kemudian ketika user memilih
menu pembelajaran yang diinginkan sistem
menampilkan pembelajaran disertai gambar dan suara
sesuai dengan pilihan user.

Menu pembelajaran ABC's berisi pembelajaran abjad


A - Z. Isi dari menu ABC;s dapat dilihat pada Gambar
5.

Begin

Pilih menu
1.Asound
2.Sketch
3.ABCs
4.123's
5.Colors
6.Shapes

Asounds

YA

Proses
Asounds

YA

Proses
Sketch

TIDAK

Sketch

Gambar 5. Menu ABC's

TIDAK
TIDAK
ABCs

YA

Proses
ABCs

YA

Proses
123's

YA

Proses
Colors

YA

Proses
Shapes

TIDAK

123's

Menu pembelajaran 123's berisi pembelajaran angka


dari satu sampai sepuluh. Isi dari menu 123's dapat
dilihat pada Gambar 6.

TIDAK
Colors

TIDAK

Shapes

TIDAK

Exit

YA
End

Gambar 3. Flowchart sistem


Gambar 6. Menu 123's

4. HASIL DAN PEMBAHASAN


Jendela yang ditampilkan pertama kali pada saat
aplikasi dijalankan adalah jendela pemilihan menu.
User dapat memilih jenis pembelajaran yang
diinginkan pada menu tersebut.

Gambar 4. Use Case Diagram Admin

Menu
pembelajaran
Colors
berisi
sepuluh
pembelajaran warna. Isi dari menu Colors dapat
dilihat pada Gambar 7.

Gambar 7. Menu Colors

Menu
pembelajaran
Shape
berisi
sepuluh
pembelajaran bentuk-bentuk dasar. Isi dari menu
Shapes dapat dilihat pada Gambar 8.

Dari hasil pengujian kuesioner yang dilakukan di TK


An-Namiroh 8 pekanbaru didapatkan 77% responden
berpendapat tentang manfaat aplikasi dalam
mendukung pembelajaran adalah baik. 73% responden
berpendapat tentang kesesuaian materi didalam
aplikasi adalah baik. 73% responden berpendapat
tentang tingkat kenyamanan dalam menggunakan
aplikasi adalah baik. 77% responden berpendapat
tentang tampilan dalam aplikasi adalah baik. 87%
responden berpendapat tentang keberadaan aplikasi
preschool di perangkat android adalah sangat baik.

Gambar 8. Menu Shapes

Menu pembelajaran A'sound adalah metode


pembelajaran dengan menampilkan 17 pilihan suara
hewan diikuti dengan piihan jawaban sehingga user
diajak untuk memilih jawaban yang sesuai dengan
suara hewan yang di tampilkan. Isi dari menu A'sound
dapat dilihat pada Gambar 9.
Gambar 11. Grafik Peninjauan Kuesioner

5. KESIMPULAN DAN SARAN

Gambar 9. MenuA'Sounds

Menu pembelajaran Sketch adalah fasilitas


pembelajaran menggambar dan mewarnai, dimana
user diberi kebebasan dalam mengekspresikan gambar
yang diinginkan dengan pilihan 16 warna yang
smooth dan pilihan 10 gambar latar yang dapat dipilih
oleh user. Isi tampilan dapat dilihat pada Gambar 10.

Gambar 10. Menu Sketch

Kesimpulan dari proyek akhir ini adalah:


1. Aplikasi Preschool Basic berbasis Flash pada
Android dengan dasar pemrograman ActionScript
3.0 ini telah berjalan baik pada perangkat Android
dengan minimum sistem operasi Android 2.2.
2. Aplikasi Preschool Basic ini cukup mudah
digunakan oleh anak-anak sebagai panduan dalam
pembelajaran seperti yang tercantum dalam
pertanyaan kuesioner no 3 yang menghasilkan
73% responden menyatakan baik.
3. Materi yang disajikan menggunakan tampilan
aplikasi yang menarik didukung dengan suara
dalam pembelajaran seperti yang tercantum dalam
pertanyaan kuesioner no 4 yang menghasilkan
77% responden menyatakan baik.
4. Materi yang diajarkan dalam aplikasi sangat sesuai
dengan anak-anak prasekolah seperti yang
tercantum dalam pertanyaan kuesioner no 2 yang
menghasilkan 73% responden menyatakan baik.
Saran yang dapat diberikan untuk pengembangan
sistem selanjutnya yaitu:
1. Membuat permainan pembelajaran dengan
menambahkan sistem level.
2. Menambahkan sistem penyimpanan data user.
3. Menambahkan pembelajaran dalam bahasa
Indonesia.
4. Menambahkan fitur import materi pembelajaran
dari user berupa pasangan gambar dan suara dalam
pembelajaran.

DAFTAR REFERENSI
[1] Adobe AIR. (t.t). Diambil 25 November 2011 dari
http://help.adobe.com/en_US/air/build/index.htm
[2] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20
Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan
Nasional Dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun
2005 Tentang Guru Dan Dosen. Transmedia
Pustaka. Jakarta, 2008.
[3] Adallila, S. 2010. Pentingnya Pendidikan Anak
Usia Dini (diakses 4 Januari 2011).
http://sadidadalila.wordpress.com

[4] Mulyadi. (2010). Membuat Aplikasi Untuk


Android. Yogyakarta: Multimedia Center
Publishing.
[5] Safaat, Nazruddin. (2011).
Pemrograman
Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC
Berbasis
Android.
Bandung:Informatika
Bandung.
[6] Pranomo, Galih. (2011).
Animasi Interaktif
dengan Action Script 3.0 pada Flash CS5.
Yogyakarta:ANDI.