Anda di halaman 1dari 9

PENGARU

H GULA
BAGI
KESEHATA
N
MANUSIA

BAB I
PENDAHULUAN
I.

Pengertian Gula
Gula adalah makanan tanpa khasiat yang paling banyak dimakan
dan dibutuhkan. Gula hanya menambah kalori dan akan disimpan
sebagai lemak di dalam tubuh. Gula juga adalah penyebab utama
obesitas/kegemukan. Tubuh manusia tidak membutuhkan gula
secara langsung karena banyak sumber makanan dapat
menghasilkan glukosa saat tubuh memerlukan tenaga.
Kebanyakan kita menggambarkan gula sebagai gula pasir atau gula
merah. Gula sebenarnya juga terdapat dalam gula mentah, madu,
sirup jagung, pemanis buatan dan alami. Dari segi kimia gula dapat
dibagi dalam berbagai jenis antara lain:
Sukrosa, contoh: gula pasir/gula putih
Glukosa, contoh: nasi, mie, es krim, permen, minuman sachet,
botol dan soda
Dektrosa, contoh: gula jagung
Laktosa, contoh: susu sapi
Fruktosa, contoh: sirup jagung (gula buah), madu
Maltosa (gabungan glukosa dan fruktosa).
Gula pasir terdiri dari 100% sukrosa.

II.

Penyebab Penyakit Gula


Setiap penyakit oleh para pakar kesehatan pengaruhnya besar dari
makanan. Penyakit gula adalah rusaknya cairan darah di tubuh. Dan
darah ini berasal dari makanan yang kita makan.
Nasi yang kita makan menjadi darah, buah yang kita makan
menjadi darah, es teh yang kita minum menjadi darah, dll. Kita
perlu menganalisa apakah makanan yang masuk ke dalam tubuh
bagus atau tidak.
Penyebab utama penyakit gula adalah makanan dan minuman
yang memakai pemanis atau gula buatan/ sintesis. Gula pasir (gula
putih) adalah racun paling manis apalagi gula sintesis benaran. 2
sendok gula sintesis sama dengan 2 kg gula pasir. Maka gula
sintesis sangat berbahaya.

III.

Apalah Gula Pasir/ Gula Putih Berbahaya?


Gual pasir/ gula putih berbahaya, karena pembuatan gula putih
memakai unsur kimia untuk bahan pengkristal gula. Bahan
pengkristal ini adalah unsur UREA. Prosesnya adalah ketika air tebu
sudah dibersihkan, maka air tebu itu diberi berkarung-karung urea
agar dapat mengkristal. Maka orang tersebut juga minum urea.
Sifat urea ini adalah pengeras maka pankreas anda akan ikut
mengeras. Dan tidak bisa bekerja sehingga timbul gula darah
meninggi (diabet).
Efek samping lain yang ditimbulkan oleh gula:
Menurunkan pertahanan terhadap infeksi bakteri (penyakit
menular)/ menurunkan imunitas
Menyebabkan hilangnya elastisitas jatingan dan fungsi
jaringan
Menyebabkan kanker payudara, ovarium, sujud dan rectum
Menyebabkan kekurangan tembaga
Menganggu penyerapan kalsium dan magnesium
Dapat melemahkan penglihatan
Menyebakan Hipoglikemia
Dapat menghasilkan asam saluran pencernaan
Menyebabkan penuaan dini
Gula dapat menyebabkan kecanduan alkohol
Gula dapat menyebabkan kerusakan gigi
Gula dapat menyebabkan obesitas
Gula dapat menyebabkan asma
Gula dapat mnyebabkan bayi lahir dengan berat badan
rendah
Gula dapat menyebabkan penyakit gusi
Gula dapat menyebabkan kanker lambung
Gula dapat menyebkan radang sendi
Gula dapat menyebabkan kematian sel
Gula dapat menyebabkan kejang epilepsi
Gula dapat menyebabkan resiko polio
Gula dapat menyebabkan radang usus buntu
Gula dapat menyebabkan wasir
Gula dapat menyebabkan varises
Gula dapat menyebabkan kontribusi keasaman air liur

Gula dapat menyebabkan penurunan sensitivitas insulin


Gula dapat menyebabkan menurunkan jumlah vitamin E
dalam darah
Gula dapat menyebabkan meningkat kolestrol
Gula dapat menyebabkan tekanan darah sistolin
Dapat menganggu penyerapan protein
Dapat menyebabkan alergi makanan
Dapat menyebabkan kontribusi diabetes
Dapat menurunkan hormon pertumbuhan
Dapat menyebabkan teksemia selama kehamilan
Dapat menyebabkan kanker pankreas pada wanita
Dapat menyebabkan ketidakstabilan emosional
Memperlambat waktu perjalanan makanan melalui saluran
pencernaan
Dapat menyebabkan gangguan pencernaan
Dapat menyebabkan resiko encok
Dapat menyebabkan depresi
Dapat menyebabkan rabun jauh (myopia)
Dapat meningkatkan ukuran ginjal (pembengkakan)
Dapat merusak struktur DNA
Dapat menyebabkan kantuk dan penurunan aktivitas anak
Dapat menyebabkan gangguan enzim untuk berfungsi
Konsumsi sukrosa tinggi dapat menjadi faktor resiko penting
dalam kanker paru-paru

BAB II

MENGENAL JENIS GULA


I.

Kebutuhan Gula
Gula adalah salah satu komoditas pertanian yang telah ditetapkan
Indonesia sebagai komoditas khusus bersama beras, jagung dan
kedelai. Di Indonesia, gula merupakan salah satu komoditi penting
dan strategis bagi masyarakat. Pentingnya gula tidak hanya
dirasakan konsumen sabagai pengguna akhir, namun juga bagi
kalangan industri sebagai produsen yang mengolah komoditi gula
menjadi produk dengan value added tersendiri.
Di tahun 2014 kebutuhan gula di Indonesia mencapai 5 juta ton
per tahun. Tingginya kebutuhan gula di lokal mendorong
pemerintah Indonesia sejak 1990 melakukan impor gula. Indonesia
dan Thailand merupakan penghasil bahan baku gula terbesar di
dunia. Oleh karena itu diharapkan adanya perkembangan ekonomi
disektor ini untuk dapat memenuhi kebutuhan lokal untuk gula,
bahkan diharapkan bisa dilakukan ekspor.

II.

Jenis Gula
Ada beberapa jenis gula yang merupakan hasil produksi, antara
lain:
Palm sugar (Gula palem/ gula aren))
Palm sugar atau gula palem (gula aren) biasanya terbuat dari
nira pohon sagu, nira pohon kelapa, dan nira pohon aren
(pohon kolang kaling). Hanya saja pada pembuatannya
dilakukan proses pemanasan lebih lanjut sehingga terjadi
granulasi, menjadi seperti pasir. Rasanya persis gula jawa
karena bahan utamanya sama, tapi bila pada gula jawa suka
terdapat kembang manggar (bunga kelapa), pada palm sugar
kita dapatkan gula bersih dan cemaran bahan lain.

Brown Sugar
Brown Sugar tidak dibuat dari nira, tapi dari sari tebu yang
biasa
dipakai
untuk
membuat
gula
pasir.
Proses
pembuatannya masih kuat kandungan molasesnya, yaitu sari
tetes tebu yang berwarna coklat dengan aroma khas.

Gula Pasir
Bentuk butirannya kasar, akan sulit larut dalam adonan, dan
rasanya sangat manis berasal dari tebu.

Gula Kastor
Adalah gula pasir berbutir halus, warnanya putih, rasanya
tidak semanis gula pasir kasar sifatnya mudah larut berasal
dari tebu.

Gula Bubuk (Icing Sugar)


Terbuat dari gula pasir yang dihaluskan, sehingga bentuknya
seperti tepung.

Gula Donat
Adalah gula icing yang sudah ditambah perasa dingin atau
mint.

Gula Merah
Orang sering menyebutnya gula jawa , gula ini terbuat dari
nira kelapa dan ada juga dari bahan baku tebu.

BAB III
GULA YANG BAIK UNTUK KESEHATAN
Dalam masyarakat gula yang beredar bahan bakunya berbeda-beda, yaitu
gula nira kelapa, gula nira aren dan gula dari sari tebu.
I.

Perbedaan Gula Kelapa Dengan Gula Aren


Perbedaan Gula Kelapa dengan Gula Aren
Gula Kelapa sangat berbeda dengan Gula Aren. Material dasar
pembuatannya saja sudah berbeda. Gula Kelapa dibuat dari nira
pohon kelapa, sedangkan Gula Aren di dibuat dari nira pohon aren
(pohon kolang kaling).
Nira Kelapa adalah cairan bening yang keluar dari bunga kelapa
yang pucuknya belum membuka, cairan ini merupakan bahan baku
untuk pembuatan gula. Nira dalam istilah bahasa jawa berasal dari
kata
Legi artinya manis. Dalam keadaan segar nira mempunyai rasa
manis berbau harum dan tidak berwarna.

II.

Ukuran Yang Digunakan Untuk Mengukur Kandungan Gula Dalam


Makanan
Untuk mengukur gula dalam makanan tingkatan gula dalam
makanan digunakan teori Glycemic Index (GI). Dimana Glycemix
Index adalah angka pada suatu makanan yang menunjukkan
seberapa cepat makanan itu meningkatkan gula darah setelah
dikonsumsi. Makin rendah nilai GI, maka makin rendah kenaikan
kadar gula darah yang berarti baik untuk kesehatan anda.

III.

Gula Kelapa Lebih Sehat Dibanding Gula Aren.


Perbedaan komposisi gula kelapa dan gula aren jelas akan membuat
perbedaan indeks glikemiknya. Karena indeks glikemik diukur
berdasarkan komposisi produk dimaksud, di antaranya kandungan
gulanya. Cara pengolahan (tingkat gelatinasi pati dan ukuran
partikel), perbandingan amilosa dan amilopektin dan kandungan
gizi pangan sangat berpengaruh pada indeks glikemik produk
dimaksud.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa antara pohon kelapa saja
dapat menghasilkan gula yang indeks glikemik berbeda, apalagi
kalau pohon aren yang jenis pohonnya saja berbeda.
Dari hasil penelitian GI untuk gula aren adalah sangat tinggi yaitu
70, sedangkan GI untuk gula kelapa adalah 35.

Ada 3 tingkatan nilai GI dalam makanan


< 55 : Low GI
Contoh: gula kelapa murni, madu murni
56 59 : Medium GI
Contoh: gula buah, nasi
>70 : High GI
Contoh: gula pasir, pemanis buatan, gula aren
Dan pembahasan mengenai glikemik indeks antara gula kelapa dan gula
aren di atas dapat diketahui bahwa gula kelapa lebih sehat dibandingkan
gula aren karena gula kelapa memiliki GI yang jauh lebih rendah dari gula
aren.
Kandungan dan manfaat gula kelapa, antara lain:
1) Mengandung inulin yang rendah kalori. Juga tidak mempengaruhi
glukosa serum dan tidak merangsang sekresi insulin maupun glukogen.
Karena cara kerjanya dua kali lebih lambat penyerapannya dalam gula
darah. Sehingga aman untuk penderita diabetes
2) Mengandung garam mineral
3) Kandungan gula jauh lebih kecil
4) Mengandung Thiamine, Riboflavin, Nicotinic Acid, Ascorbic Acid, Protein
dan Vit C
5) Sebagai terapi asma, kurang darah / anemia, lepra / kusta, dan untuk
mempercepat pertumbuhan anak
6) Berguna mengatasi batuk demam, penyakit typus
7) Berguna untuk mengurangi panas pancreas, menguatkan jantung,
membantu pertumbuhan gigi kuat
8) Kandungan gula (sakrosa) lebih kecil
9) Rasanya manis dan memiliki aroma khas yang lezat (aroma nira)
10)
Mempunyai khasiat seperti madu

BAB IV
KESIMPULAN
Jadi, mengkonsumsi gula tebu hanya mendapatkan rasa manis yang
tajam dan sukrosa saja, yang sarat dengan tinggi glikemik indeks. Begitu
juga gula aren yang memiliki glikemik indeks yang tinggi. Sedangkan kalau
menkonsumsi gula kelapa, selain mendapatkan rasa manis yang teduh ,
juga mendapatkan mineral, gizi, antioksidan dan senyawa lain yang
bermanfaat dalam menjaga kesehatan, bahkan sebuah penelitian non
publikasi, dapat membantu memelihara dan recovery/ pemulihan penyakit
diabetes.
Masyarakat Indonesia sudah terbiasa mengkonsumsi gula kelapa, dan
hal ini dapat dipertahankan untuk mendapatkan manfaat terbaik dari
pemanis alami yang sedang diburu oleh banyak orang di dunia ini. Bahkan
gula kelapa jawa yang dijual paling mahal di amazon.com adalah gula kelapa
yang benar-benar berasal dari pulau jawa, yaitu Jawa Tengah.
Dari pembahasan yang disampaikan, sebaiknya perlu dipikirkan ulang
dan bijaksana dalam memberi pemanis untuk keluarga dan kerabat kita.
Pilihlah pemanis yang aman dengan proses yang baik dan mempunyai
Glikemik Indeks yang rendah. Hal ini dilakukan supaya bisa memelihara
kesehatan orang yang kita sayangi.