Anda di halaman 1dari 3

Panduan Praktik Klinis

SMF/KSM ILMU BEDAH


BAGIAN TELINGA HIDUNG DAN TENGGOROK

RSUD KabupatenMimika
TGL/BLN/THN
PENGESAHAN
:

Revisi Ke.

DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR RSUD MIMIKA

Dr. Maurits Okoseray, MARS


NIP. 19570530 199003 1 001

LARINGITIS AKUT NON SPESIFIK (ICD X: J 04)


1. Pengertian (Definisi)

Laringitis akut adalah infeksi akut pada mukosa laring.


Infeksi ini pada umumnya merupakan kelanjutan dari rhinitis
akut atau nasofaringitis akut. Walaupun epiglotis termasuk
laring, batasan ini tidak untuk epiglotitis Ant.

2. Anamnesis

Laringitis akut ini sering terjadi pada anak usia di bawah 5


tahun dan sering menyebabkan sumbatan jalan napas atas.
Terjadi dilatasi kapiler, infiltrasi lekosit pada mukosa dan
submukosa dengan lebih banyak selmononuklear pada awal
infeksi tetapi bila terjadi infeksi sekunder akan lebih banyak
sel polimorfonuklear. Mukosa laring tampak hipermi dan
odema.

3. Pemeriksaan Fisik

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Suara parau sampai afoni


Panas badan subfebril
Gejala sumbatan jalan napas
Stridor inspirasi
Sesak saat inspirasi
Retraksi supravikula, interkostal, epigastrial
Pemeriksaan laringoskopi indirekta / direkta didapatkan
Mukosa laring dan korda voklais hiperemi dan udema
Rima glotis sempit (terutama pada anak)

4. Kriteria Diagnosis

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Demam
Malaise
Gejala rinofaringitis
Suara parau sampai afoni
Nyeri ketika menelan atau berbicara
Rasa kering di tenggorokan
Batuk kering yang kelamaan disertai dahak kental
Gejala sumbatan laring sampai sianosis

5. Diagnosis

1. Didapatkan gejala panas badan (subferil: 38,5C),


malaise, batuk dan pilek.
2. Diikuti suara membesar, kemudian parau sampai afoni
(tidak ada suara sama sekali) Nyeri menelan atau
berbicara
Gejala sumbatan jalan napas atas, terutama pada anak.

6. Diagnosis Banding

a. Laringitis kronik
b. Laringitis Tuberkulosis

7. Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan apusan dari laring untuk kultur dan uji resistensi


pada kasus yang lama atau sering residif.

8. Terapi

1. Terapi simptomatis analgesik-antipiretik untuk panas


badan dan nyeri menelan Ekspektoran untuk batuk dan

mengencerkan lendir Humidifikasi dalam ruangan yang


sejuk, dingin
2. Amoxycilline diberikan untuk mencegah infeksi sekunder.
Laringitis Akut Non Spesifik Pada Anak
Sering menyebabkan sumbatan jalan napas atas dan dapat
berakibat fatal, karena:
1. Rima glotis "sempit", bila korda vokalis udema, rima glotis
menjadi lebih sempit

2. Banyak jaringan ikat kendor pada daerah supra/subglotis.


TERAPI
a. Kortikosteroid: dexamethasone 0,1-0,2 mg/kgBB/hr p.o
b. Amoxycilline 4 x 25 mg/kgBB/hr oral.
c. Obat diberikan selama 5 -10 hari
Bila ada gejala sumbatan jalan napas atas:
1. Berikan oksigen
2. Kortikosteroid: dexamethasone 0,3 mg/kgBB i.m.
3. Kalau masih sesak diulang I jam kemudian berturutturut sampai 3 kali. Kalau tidak ada kemajuan dilakukan
trakeotomi.
4. Uap air untuk mengencerkan lendir. Infus dan antibiotik.
9. Edukasi
10. Prognosis

Istirahat, khususnya istirahat bicara


Ad vitam
Ad sanationam
Ad fungsionam

11. Tingkat Evidens

I/II/III/IV

12. Tingkat Rekomendasi


13. Penelaah Kritis
14. Indikator Medis

: dubia ad bonam
: dubia ad bonam
: dubia ad bonam

A/B/C
dr. Antonius Pasulu,MKes,Sp.THT
Gejala-gejala infeksi pada mukosa laring

15. Kepustakaan

Ketua Komite Medik


dr. Jeanne Rini P, Sp.A, MSc, Ph.D
NIP. 19660222 199102 2 003

1. Bastian RW. Acute inflamatory diseases of the larynx.


In: Ballenger JJ. ed. Diseases of the Nose, Throat, Ear,
Head and Neck. 14" ed. Philadelphia, London: Lea &
Febiger, 1991:605-15.
2. Fried MP, Shapiro J. Acute and chronic laryngeal
infections. in: Paparella NN, Shumrick DD, Stuckman JL,
Meyerhoff WL, eds. Otolaryngology 3'd ed. Vol. III, Head
and Neck. Philadelphia, London, Toronto, WB Saunders,
Co, 1991:2245-56.
3. Feehs RS, Koufman JA. Laryngitis. In: Bailey BJ and
PillFburry II: HC eds. Head and Neck Surgery Otolaryngology Vol. I Philadelphia: JB Lippincott
Company. 1993:612-19.
4. Pedoman diagnosis dan terapi Lab / UPF Ilmu Penyakit
Telinga, Hidung dan Tenggorok. 1994. RSUD Dr. Soetomo
Surabaya.
Penyusun
dr. Antonius Pasulu,MKes,Sp.THT
NIP. 19770411 200605 1 001