Anda di halaman 1dari 35

PROPOSAL

SURVEI MOTIVASI MINAT MAHASISWA TERHADAP PROGRAM


STUDI
(Penelitian Terhadap Mahasiswa Angkata 2015 Stitek Balik Diwa
Makassar)

Oleh
KELOMPOK 14
Muh. Asykal

Stk 215007

Miftahul Janna

Stk 314001

Rostina

Stk 115017

Mata Kuliah Metode Ilmiah dan Rancangan Penelitian


Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan (STITEK) Balik Diwa
Makassar, Sulawesi selatan
2016

HALAMAN PENGESAHAN

Judul
Survei Motivasi Minat Mahasiswa Terhadap Program Studi Yang Dipilih.
(Penelitian Terhadap Mahasiswa Angkata 2015 Di Stitek Balik Diwa
Makassar)
Proposal
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Tugas menempuh mata
kuliah Metode Ilmiah dan Rancangan Penelitian
Oleh Kelompok 14
Muh. Asykal

Stk 215007

Miftahul Janna

Stk

Rostina

Stk

Disetujui oleh

Dosen MK

Asisten Kelompok

Muh. Fadillan Amir, S.Pi., M.Si


NIDN 0924118601

Muh. Asykal
Stk 21507

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan
proposal penelitian dengan judul Survei Motivasi Minat Mahasiswa
Terhadap Program Studi Yang Dipilih (Penelitian terhadap mahasiswa
angkata 2015 di Stitek Balik Diwa Makassar)
Tujuan penyusunan proposal ini yaitu untuk memenuhi salah satu
syarat dalam menempuh pelajaran mata kuliah Metode Ilmiah dan
Rancangan Penelitian

yang merupakan awal dalam menyelesaikan

perkuliahan di Program Studi Ilmu Kelautan Stitek Balik Diwa Makassar.


Kami menyadari bahwa proposal ini masih banyak kekurangan dan
kelemahan, hal ini disebabkan karena keterbatasan penulis. Oleh karena
itu, saran dan kritik dari pembaca yang sifatnya membangun sangat
diharapkan penulis.
Dalam menyelesaikan proposal ini, kami telah banyak mendapat
bantuan, baik moril maupun materil dari berbagai pihak. Pada kesempatan
ini penulis menyampaikan terimakasih kepada Kedua orang tua kami yang
selalu mendoakan kesuksesan kami, Bapak Fadillan Amir selaku dosen di
mata kuliah metode ilmiah dan rancangan penelitian, serta teman-teman
yang selalu memberi motivasi.

ii

Semoga

bantuan

yang

telah

diberikan

kepada

penulis

mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Harapan


penulis semoga proposal penelitian ini dapat bermanfaat, khususnya bagi
penulis dan umumnya bagi semua pembaca untuk terciptanya pendidikan
yang lebih maju.
Malassar 30 Oktober 2016

Penulis

iii

DAFTAR ISI
Halaman Pengesahan .......................................................................... i
Kata Pengantar ..................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................... iv
Daftar Gambar ...................................................................................... v
Bab I Pendahuluan ............................................................................... 1
1.1 Latar belakang ........................................................................... 1
1.2 Rumusan masalah ..................................................................... 3
1.3 Tujuan dan manfaat ................................................................... 3
1.4 Sistematika penelitian ................................................................ 4
Bab II Tinjaua Pustaka Dan Kerangka Pikir/Konseptua ........................ 6
2.1 Tinjauan pustaka ........................................................................ 6
2.2 Kerangka pikir /konseptual ......................................................... 21
Bab III Metode Penelitian ...................................................................... 23
3.1 Variabel Penelitian dan Desain Penelitian ................................. 23
3.2 Defenisi Operasional Variabel .................................................... 24
3.3 Populasi dan Sampel ................................................................. 25
3.4 Teknik Pengumpulan Data ......................................................... 26
3.5 Rancangan Analisis Data ........................................................... 27
Bab IV Jadwal Penelitian ...................................................................... 28
4.1 Jadwal........................................................................................ 28
Daftar Pustaka ...................................................................................... 29

iv

DAFTAR GAMBAR
4.1 Skema kerangka pikir/konseptual ............................................... 22

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya dari SMA dan
sederajat akan diperhadapkan pada berbagai pilihan, apakah akan
melanjutkan pendidikannya keperguruan tinggi, mengikuti kursus, mencari
pekerjaan atau menganggur. Terutama bagi mahasiswa angkata 2015
Stitek Balik Diwa mereka harus lebih dulu memikirkanarah kedepannya
sehingga dapat menekuni apa yang seharusnya mahasiswa kerjakan
setelah tamat dan tentu harus memikirkan perguruan tinggi mana yang
cocok sebelum melanjutkan pada jenjang pendidikan yang tinggi yaitu
strata 2. Bagi mahasiswa Stitek Balik Diwa Makassar yang tentunya Strata
1 yang akan mamantapkan pilihan untuk melanjutkan pada perguruan
yang lebih tinggi, tentu akan dihadapkan lagi pada perguruan yang lebih
tinggi.Pemilihan perguruan tinggi, fakultas, jurusan atau program studi
tentu

bukanlah

persoalan

mudah

karena

banyak

faktor

yang

mempengaruhi. Faktor tersebut dapat dipengaruhi dari orang tua, rekan


siswa, teman sepergaulan, atau faktor minat dalam fakultas, jurusan atau
program studi tertentu di perguruan tinggi seperti halnya program studi
Ilmu Kelauta (IK), Teknologi Hasil Penangkapan (THP), Pemanfaatan
Sumberdaya Perairan (PSP), dan Budidaya Perairan (BDP). Bagi
mahasiswa yang sudah memiliki kemantapan untuk lanjut ke perguruan
yang lebih tinggi tentunya akan cenderung memilih jurusan atau program

studi yang sesuai dengan arah pilihan karirnyasebelumnya. Hal ini


disebabkan karena setiap manusia pada hakikatnya telah memiliki tipe
kepribadian masing-masing seperti sebagaimana dikemukakan oleh
Sukardi (dalam teori Holland 1996:59) yang mengelompokkan manusia
dalam enam tipe kepribadian yaitu : Realistik, Intelektual, Artistik, Sosial,
Usaha dan Konvensional. Keenam tipe tersebut terkandung dalam diri
seseorang dalam memilih karir, termasuk mahasiswa di Stitek Balik Diwa
Makassar yang akan menyelesaikan studinya.
Minat mahasiswa di Stitek Balik Diwa Makassar untuk melanjutkan
studi di program studi Perikanan dan Kelautan tentu cukup beragam.
Mungkin ada mahasiswa yang memang memiliki minat yang tinggi,
adapula mahasiswa yang tidak memiliki minat untuk melanjutkan studi di
perguruan yang lebih tinggi sehingga hanya sampai pada tingkat Strata 1.
Sedangkan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan minat yang
dimiliki tentu cenderung akan memilih jurusan atau program studi yang
sesuai dengan arah pilihan karirnya sebelumnya. Pemilihan jurusan atau
program studi di perguruan tinggi S2 bagi yang ingin melanjutkan
pendidikan keperguruan tinggi tidaklah mudah. Sehingga untuk dapat
melanjutkan pendidikan pada Program Studi Perikanan dan kelautan tentu
harus mempertimbangkan aspek kemampuan masing-masing mahasiswa
dapat mengikuti perkuliahan dengan baik, sehingga mahasiswa dapat
diharapkan mengetahui pula faktor- faaktor sosialisasit entang jurusan

atau program studi yang akan dipilih di perguruan tinggi selanjutnya


tersebut.
Mahasiswa nantinya betul-betul dapat mengetahui dan memahami visi
dan misi suatu jurusan atau program studi yang berkaitan dengan masa
depan seseorang setelah tamat pada perguruan tinggi.
Pada penelitian ini meneliti tentang pengaruh motivasi terhadap minat
mahasiswa dalam memahami jurusannya. Berdasarkan uraian latar
belakang, maka penulis tertarik untuk mengkajinya melalui kajian ilmiah
dengan judul Survei Motivasi Minat Mahasiswa Terhadap Program Studi
Yang Dipilih dengan mengambil sample mahasiswa angkata 2015 di
Stitek Balik Diwa Makassar.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dirumuskan masalah
pokok

penelitian

yaitu

Penelitian

tentang

motivasi

mahasiswa

menunjukkan bahwa faktor motivasi merupakan faktor yang kemungkinan


besar berperan dalam menentukan minat seorang mahasiswa untuk
mencintai program studi yang dipilih. Maka dari itu permasalahan yang
ditarik adalah seberapa besar pengaruh motivati minat mahasiswa
angkatan 2015 Stitek Balik diwa Makassar untuk lebih memahami secara
luas program studi yang dipilih ?
1.3 Tujuan Dan Manfaat
1.3.1 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui


pengaruh motivati minat mahasiswa angkatan 2015 Stitek Balik Diwa
Makassar untuk lebih memahami secara luas program studi yang dipilih.
1.3.2 Manfaat Penelitian
a. Bagi Peneliti

Peneliti sudah tentu mengharapkan dapat mendukung penelitianpenelitian selanjunya mengenai pengaruh motivasi terhadap minat
mahasiswa terhadap program studi yang dipilih.

Menambah bukti yang kuat mengenai pengaruh motivasi minat


mahasiwa terhadap progaram studi yang dipilih.

b. Diharapkan akan menjadi masukan yang penting bagi mahasiswa


agar lebih bijak dan selektif dalam memilih program studi/jurusan.
1.4 Sistematika Penelitian
Untuk mempermudah pemahaman terhadap isi proposal ini maka
dibuat suatu sistematika penelitian tersebut :
a. Sampul
b. Halaman Pengesahan
c. Kata Pengantar
d. Daftar Isi
e. Daftar Gambar
f. BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Rumusan Masalah

3. Tujuan Dan Manfaat Penelitian


4. Sistematika Penelitian
g. Tinjauan Pustaka Dan Kerangka Pikir/Koseptual
1. Tinjauan Pustaka
2. Kerangka Pikir/Konseptual
h. Metode Penelitian
1. Variabel Penelitian dan Desain Penelitian
2. Defenisi Operasional Variabel
3. Populasi dan Sampel
4. Teknik Pengumpulan Data
5. Rancangan Analisis Data
i.

Jadwal Penelitian

j.

Daftar Pustaka

BAB II
TINJAUA PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR/KONSEPTUAL
2.1 Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka merupakan kerangka acuan atau sebagai landasan
teori dalam suatu penelitian. Teori-teori yang dikemukakan dapat
menunjang dalam penyusunan kerangka pikir/konseptual yang merupakan
dasar dalam merumuskan rumusan masalah sebagai jawaban sementara
terhadap permasalahan dalam penelitian.
2.1.1 Pengertian survei dan minat
Menurut Singarimbun (1989:3) Metode survei adalah metode
penelitian yangmengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan
kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok . sedangkan
menurut Van Dalen yang (dalam Arikunto2002:93) bahwa Survei
merupakan bagian dari studi deskriptif yang bertujuan untuk mencari
kedudukan (status), fenomena (gejala) dan menentukan kesamaan status
dengan yang sudah ditentukan. Survei yang dimaksud dalam penelitian
ini adalah cara pengumpulan data dari sejumlah unit atau individu untuk
memperoleh data-data dari gejala-gejala yang ada dalam waktu (atau
jangka waktu), untuk membuat rencana dan mengambil keputusan di
masa yang mendatang.
Sedangkan istilah minat mengarah pada suatu aspek yang ada
pada setiap diri seorang insan. Minat merupakan suatu kondisi dalam diri
seseorang yang relatif menetap. Minat besar sekali pengaruhnya terhadap
6

aktivitas seseorang,seperti halnya aktivitas untuk melanjutkan sekolah


bagi yang telah lulus. Sedangkan pengertian minat menurut Slameto
(2010:57) yang mengemukakanbahwa :
Minat adalah kecenderungan tetap untuk memperhatikan dan
mengenangbeberapa kegiatan. Kegiatan yang di minati seseorang
diperhatikan secaraterus menerus yang disertai dengan rasa
senang. Minat berbeda denganperhatian karena perhatian sifatnya
sementara (tidak dalam waktu yang lama)dan belum tentu di ikuti
dengan perasaan senang. Sedangkan minat selalu diikuti dengan
perasaan senang dan dari situ di peroleh kepuasan.
Apabila

seseorang

menaruh

minat

terhadap

sesuatu

akan

melakukan suatutindakan untuk mencapai tujuan tersebut, sebagai suatu


keinginan yang ada dalamdiri seseorang, kegemaran atau kesenangan
akan sesuatu. Hal senadadikemukakan oleh The Liang G ie (1998:28)
mengemukakan minat sebagai sibuk, tertarik atau terlibat sepenuhnya
dengan sesuatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu.
Batasan ini bermakna bahwa minat akan cenderungbertahan apabila
seseorang memiliki ketertarikan pada suatu objek atau kegiatanyang
diminati. Slameto (2010:180) mengemukakan :
Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada
suatu hal atauaktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada
dasarnya adalah penerimaanakan suatu hubungan antara diri
sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakinkuat atau dekat
hubungan tersebut, semakin besar minat.
Jadi

pada

hakikatnya

minat

merupakan

kesediaan

atau

kecenderungan seseorang terhadap sesuatu yang menarik perhatiannya

sehingga menumbuhkan perasaan suka dan senang terhadap suatu


keinginan. Salah satu di antaranya ialah melanjutkan pendidikan pada
jenjang yang lebih tinggi.
2.1.2 Pengertian motivasi
Setiap manusia yang berusia produktif bekerja karena ada
dorongan dari dalam diri setiap individu, dorongan tersebut memotivasi
mereka untuk bekerja dan berkarier. Menurut robbins (1996) dalam
Kunartinah, (2003), Motivasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan
tingkat upaya yang tinggi kearah tujuan organisasi yang dikoordinasikan
oleh kemampuan itu untuk memenuhi suatu kebutuhan individu.
Menurut Widyastuti, dkk, (2004) motivasi seringkali diartikan
sebagai dorongan. Dorongan atau tenaga tersebut yang menggerakan
manusia untuk bertingkah laku di dalam perbuatannya yang mempunyai
tujuan tertentu. Dari definisi diatas dapat dilihat bahwa :
a. Motivasi dimulai dari adanya perubahan energi atau tenaga dalam
diri pribadi seseorang.
b. Motivasi ditandai dengan timbulnya perasaan yang mulai mengarah
tingkah laku seseorang.
c. Motivasi ditandai oleh reaksi-reaksi untuk mencapai tujuan.
Motivasi mempunyai dua bentuk yaitu motivasi positif dan motivasi
negatif.

Swasta

dan

Sukatjo,

1991

mengemukakan bahwa :

(dalam

benny,

dkk,

2004)

a. Motivasi positif, merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain


dengan cara memberikan penambahan tingkat kepuasan kerja
tertentu, misalnya dengan memberikan insentif atau tambahan
penghasilan.
b. Motivasi negatif, merupakan proses untuk mempengaruhi orang
lain dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk
melakukan sesuatu secara paksa.
2.1.2.1

Motivasi Kualitas

Motivasi kualitas adalah dorongan yang timbul dalam diri


seseorang

untuk

kemampuannya

memilki

dalam

dan

bidang

meningkatkan
yang

kualitas

ditekuninya

diri

sehingga

dan
dapat

melaksanakan tugas dengan baik dan benar (widyastuti, dkk, 2004)


2.1.2.2

Mtivasi Karir

Menurut Hall (1986) dalam Kunartinah, (2003) karir dapat diartikan


sebagai rangkaian sikap dan perilaku yang berhubungan dengan
perjalanan kerja seseorang sepanjang perjalanan hidupnya.
Karir dapat dilihat dari berbagai cara :
a. Posisi yang dipegang individu dalam suatu jabatan di suatu
perusahaan dalam kurun waktu tertentu.
b. Dalam kaitannya dengan mobilitas dalam suatu organisasi.
c. Tingkat kemapanan kehidupan seseorang setelah mencapai
tingkatan umur tertentu yang ditandai dengan penampilan dan gaya
hidup seseorang.

Gittman dan Mcdaniel (1995) dalam Latief (2001) yang diadaptasi


oleh Widyastuti, dkk, (2004) mengemukakan bahwa keefektifan suatu karir
tidak hanya ditentukan oleh individu saja tetapi juga oleh organisasi itu
sendiri yang terlihat dalam empat tahapan karir yaitu :
a. Entry merupakan tahap awal pada saat seseorang memasuki suatu
lapangan pekerjaan/organisasi.
b. Tahap pengembangan keahlian dan teknis.
c. Midcareer years yaitu suatu tahap dimana seseorag mengalami
kesuksesan dan peningkatan kinerja.
d. Late career merupakan suatu tahap dimana kinerja seseorang
sudah stabil.
Dengan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa motivasi
karir merupakan dorongan yang timbul dalam diri seseorang untuk
meningkatkan kemampuan pribadinya dalam rangka mencapai kedudukan,
jabatan, atau karir yang lebih baik dari sebelumnya.
2.1.2.3

Motivasi Ekonomi

Penghargaan finansial merupakan salah satu bentuk sistem


pengendalian manajemen. Untuk memastikan bahwa segenap elemen
karyawan dapat mengarahkan tindakannya terhadap pencapaian tujuan
perusahaan, maka manajemen memberikan balas jasa atau reward dalam
berbagai bentuk, termasuk didalamnya financial reward atau penghargaan
finansial Samiaji, 2004 (dalam Widyastuti, dkk, 2004).

10

Dari penjelasan di atas, motivasi ekonomi merupakan dorongan


yang timbul dalam diri seseorang untuk meningkatkan kemapuan
pribadinya dalam rangka untuk mencapai penghargaan finansial yang
diinginkan. Secara umum penghargaan finansial terdiri atas penghargaan
langsung (pembayaran gaji pokok, gaji dari lembur, opsi saham, bonus)
dan

penghargaan

tidak

langsung

(asuransi,

pembayaran

liburan,

tunjangan biaya sakit, program pensiun).


2.1.3 STITEK Balik Diwa Makassar, Sulawesi Selatan
Sekolah Perikanan STITEK BALIK DIWA Sekolah Tinggi Teknologi
Kelautan (STITEK) Balik Diwa Makassar adalah satu-satunya sekolah
tinggi yang berfokus di bidang kelautan dan Perikanan di Timur Indonesia
yang Terakreditasi Institusi B oleh BAN-PT. STITEK Balik Diwa resmi
berdiri dan beroperasi setelah diterbitkannya Surat Keputusan Direktur
Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kenudayaan
Republik Indonesia Nomor 70/D/O/2001 tanggal 05 Juli 2001, tentang
Pemberian Ijin Penyelenggaraan Program-program Studi dan Pendirian
Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan (STITEK) di Makassar

yang

diselenggarakan oleh yayasan Balik Diwa Makassar.


STITEK Balik Diwa untuk pertama kali berkampus di Jl. Taman
Makam Pahlawan No. 1-3 Makassar (2001-2003) dengan status sewa,
kemudian pada tahun 2004, STITEK Balik Diwa berhasil memiliki Kampus
Baru (milik sendiri) dengan alamat Jl. Perintis Kemerdekaan VIII No. 8
Tamalanrea Makassar. STITEK Balik Diwa Makassar membina 4 (empat)

11

Peogram Studi, antara lain: 1) Program Studi Teknologi Hasil Perikanan


(THP) dengan Akreditasi B. 2) Program Studi Teknologi Penangkapan
Ikan (TPI) dengan Akreditasi B, 3) Program Studi Akuakultur (AKL)
dengan akreditasi B, dan 4) Program Studi Ilmu Kelautan (IK), dengan
akreditasi C.
Kesemua Program Studi yang dibina kesemuanya berstrata sarjana
(S-1). Yayasan Pendidikan Balik Diwa Makassar dalam mengemban
amanah untuk memajukan pendidikan Kelautan dan Perikananan di
Indonesia melalui Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan (STITEK) Balik Diwa
Makassar, telah mengantar Institusi ini meraih Predikat Akreditasi B dari
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi sejak Tahun 2015. Pada
angkatan 2015, Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan (STITEK) Balik Diwa
Hingga saat ini mahasiswa yang aktif dalam perkulihaan berjumlah 77
orang.
2.1.4 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Terhadap Pendidikan
Menurut Hardjana (1994:88), menyatakan bahwa minat adalah
kecenderungan hal yang tinggi terhadap sesuatu karena timbul kebutuhan,
nyataatau tidak nyata, yang dirasa atau karena keinginan terhadap hal
tertentu .Demikian juga dengan timbulnya kecenderungan hati terhadap
sesuatu maka akanmenimbulkan perhatian sehingga akan menimbulkan
minat.Secara umum, faktor-faktor yang mempengaruhi minat seseorang
terhadapsuatu objek yang terdiri atas faktor internal atau berasal dari
dalam diri seseorangdan faktor eksternal yang berasal dari luar diri

12

seseorang. Demikian pula halnyadengan minat seseorang untuk memilih


suatu jurusan atau program studi pada jenjang perguruan tinggi pada
hakikatnya dipengaruhi oleh faktor internal ataueksternal.
Djamarah

(2002:115),

mengklasifikasikan

faktor-faktor

yang

mempengaruhi minat yaitu faktor instrinsik yaitu minat yang bersumber


dari dalam diri, dan faktor ekstrinsik yaitu minat yang muncul karena
adanya ransangan dari luar diri seseorang. Hal senada dikemukakan oleh
Sardiman (2011:89-91) tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat
yaitu :
a. Minat

instrinsik,

yaitu

motif-motif

yang

menjadi

aktif

danberfungsinya yang tidak perlu di rangsang dari luar, karena


dalam dirisetiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan
sesuatu.
b. Minat ekstrinsik, yaitu motif-motif yang aktif dan berfungsinya
karenaadanya ransangan dari luar. Sebagai contoh, seseorang itu
belajardengan harapan mendapat nilai baik, sehingga akan dipuji
olehkeluarga, tetangga, pacar atau temannya.
Berdasarkan pendapat Djamarah dan Sardiman, menunjukkan
bahwa berbagai faktor yang mempengaruhi minat seperti halnya minat
memilih suatu jurusan atau program studi tertentu di perguruan tinggi,
akan tetapi pada intinya menurut Dalyono (2010:55) dibagi atas dua faktor
yaitu faktor dari dalam diri individu dan faktor dari luar individu Untuk
jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut :

13

a. Faktor dari dalam diri/internal


Faktor dari dalam diri mahasiswa adalah faktor yang menentukan
ke mana arahdan tujuan setelah menamatkan diri dari jenjang pendidikan.
Di mana yang palingmenonjol di sini adalah berupa faktor kemauan yang
timbul dari dalam diriseseorang misalnya menurut Dalyono (2010:56) yaitu
bakat, sikap, dan intelegensi Minat yang dimiliki tersebut akan
dikembangkan untuk dapatmelanjutkan ke perguruan tinggi.

Bakat
Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, perbedaan itu

terlihatsaat melakukan kegiatan dan orang yang cepat menguasainya


akan menonjolkanperilakunya secara positif terhadap pekerjaan tersebut,
maka siswa dapatdikatakan berbakat.
Bakat merupakan suatu kondisi yang khusus pada seseorang
yangmemungkinkan

dengan

suatu

latihan

dapat

mencapai

suatu

kecakapanpengetahuan dan keterampilan, bakat akan mempermudah


seseorang berhasildalam suatu usaha atau kegiatan. Bila antara objek
disertai dengan bakat yangdimilikinya dan terdapat hubungan yang positif,
maka usaha yang dilakukannyaakan cepat mencapai sasaran yang
diinginkan, dan sebaliknya apabila suatukegiatan atau usaha yang
dilakukan tidak sesuai dengan bakatnya maka akanmengalami tantangan
yang lebih berat bahkan akan mungkin mengalamikegagalan dalam
menghadapi suatu persoalan. Selanjutnya Slameto (2010:57)mengatakan
Bakat

adalah

kemampuan

untuk

14

belajar.

Kemampuan

itu

baru

akanterealisasi menjadi kecakapan yang nyata sesudah belajar atau


berlatih.
Jadi, bakat merupakan suatu faktor psikologis yang sangat
mempengaruhi belajar dan sangat penting untuk mengetahui bakat
mahasiswa dan menempatkannya sesuai dengan bakatnya.

Sikap
Sikap merupakan suatu istilah yang sering digunakan dalam bidang

psikologis, khususnya psikologis sosial. Sikap seseorang turut mewarnai


tingkahlaku

dalam

menghadapi

suatu

kegiatan

termasuk

dalam

melanjutkan ke perguruantinggi. Menurut Poerdawarminta (1990:944)


Sikap adalah tindakan atauperbuatan dan lain sebagainya yang
berdasarkan pada pendidikan pendapat dan keyakinan.
Namun hal itu, khususnya dalam memilih sekolah mereka ikutikutandalam memilih suatu sekolah atau perguruan tinggi tanpa
mempertimbangkanbakat kemampuan yang dimilikinya, yang menunjang
kesuksesan studinya danakhirnya akan terjerumus kepada kegagalan
studinya.
Hal senada dikemukakan Hur Lock (dalam Utami dkk, 1982:21)
mengatakan bahwa faktor yang mempengaruhi sikap siswa terhadap
Pendidikanyaitu :
a) Sikap orang tua terhadap pendidikan di lihat sebagai jembatan
menujumobilitas sosial.

15

b) Sikap teman sebaya apakah mereka lebih berorentasi masuk


PerguruanTinggi atau bekerja.
c) Sejauh mana ia diterima secara sosial ole teman-teman sekelasnya.
d) Bagaimana prestasinya di sekolah sampai saat ini.Jadi timbulnya
sifat tertentu akan melahirkan cita-cita tertentu pula apakahitu citacita dalam melanjutkan pendidikan, cita-cita pekerjaan yang
akandimilikinya ataupun cita-cita yang berhubungan dengan masa
depannya.

Intelegensi
Dalam bahasa Inggris intelegensi yang artinya kecerdasan

sedangkan menurut Slameto (2010:56):intelegensi adalah kecakapan


yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapanuntuk menghadapi dan
menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengancepat dan efektif,
mengetahui/menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif,
mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat.
Intelegensi merupakan kemampuan dasar yang dibawa sejak lahir
yangmerupakan

kemampuan

yang

berbeda-beda

termasuk

dalam

penyesuaian sebuahmasalah. Misalnya dalam memilih sebuah Perguruan


Tinggi nantinya itu, kitalihat sejauh mana minat kita dalam memilih sebuah
Perguruan Tinggi sehingganantinya dapat menentukan pilihan yang
sesuai dengan kemampuannya.
b. Faktor dari luar diri/eksternal

16

Faktor-faktor

eksternal

adalah

faktor

individu

yang

turut

mempengaruhiminat seseorang terhadap suatu objek atau benda,


menurut Dalyono (2010:59) faktor ini juga biasa dipengaruhi oleh
lingkungan keluarga, sekolah, danmasyarakat untuk jelasnya akan
diuraikan sebagai berikut :

Lingkungan Keluarga
Menurut Dalyono (2010:59) Keluarga adalah ayah, ibu, dan anak-

anak serta famili yang menjadi penghuni rumah. Jadi keluarga


merupakan lingkunganterkecil dalam masyarakat yang terdiri dari ayah,
ibu, dan anak. Keluargamerupakan pendidikan pertama dan utama yang
sangat penting bagiperkembangan dan pembentukan kepribadian anak.
Lingkungan

keluarga

yang

bertanggung

jawab

terhadap

pendidikananaknya adalah orang yang memikirkan, memenuhi dan


mendukung sepenuhnya,orang tua pun dapat membantu perkembangan
anaknya. Adapun pengaruh darikeluarga menurut Slameto (2010:60)
berupa cara orang tua mendidik, relasiantara anggota keluarga, suasana
rumah tangga dan keadaan ekonomi keluarga.
Keadaan lingkungan keluarga yang sangat membantu dalam
perkembangan anaknya khususnya dalam memilih perguruan tinggi
setelah menamatkan diri darisekolah. Dengan adanya dukungan yang
tinggi sehingga perwujudan harapanorang tua tergantung pada kesan
yang di terima oleh anaknya sehingga hasilinteraksi ini di jadikan bahan
pertimbangan terutama dalam pemikiran karir.

17

Lingkungan kampus
Lingkungan kampus yang baik dapat mempengaruhi prestasi

belajar seorang mahasiswa. Lingkungan sekolah yang di maksud meliputi


beberapa komponenyang saling terkait antara yang satu dengan yang
lainnya. Apabila komponentersebut kurang memadai dapat menimbulkan
kesulitan belajar seseorang yangpada akhirnya dapat berpengaruh
terhadap kelanjutan sekolah.
Menurut Slameto(2010:64) : Faktor sekolah yang mempengaruhi
belajar mencakup metode mengajar,kurikulum, relasi guru dengan siswa,
relasi siswa dengan siswa, disiplinsekolah, pelajaran dan waktu sekolah,
standar pelajaran, keadaan gedung,metode belajar dan tugas rumah.

Lingkungan Masyarakat
Lingkungan masyarakat adalah ruang lingkup yang terdiri dari

beberapakeluarga dalam suatu rumpun dalam masyarakat. Anak adalah


generasi penerus yang di masa depannya akan menjadi anggota
masyarakat secara penuh ataumandiri. Seorang anak sejak kecil sudah
harus mulai bermasyarakat agar dapattumbuh dan berkembang menjadi
manusia yang dapat menjalankan fungsi-fungsisosialnya. Menurut Tim
Dosen FIP IKIP Malang (dalam Barmawi, 1993:31) : Masyarakat adalah
wadah Pendidikan. Media kehidupan manusia yangberagam menyangkut
suku, agama, kegiatan kerja, tingkat pendidikan,sosial, ekonomi, dan
sebagainya. Manusia sejak kanak-kanak hinggadewasa terlibat sebagai
warga masyarakat bangsa.

18

Anak lahir berasal dari keluarga yang nanti akan kembali ke


masyarakatyang beragam baik sosial, ekonomi, dan budaya yang bersatu
dengan masyarakat.luas.
2.1.5 Pengembangan Hiopotesis
a) Motivasi Minat mahasiswa angkatan 2015 terhadap program
studi yang dipilih pada Stitek Balik Diwa
Menurut Slameto (2010:180) bahwa minat adalah suatu rasa lebih
suka danrasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang
menyuruh. Jadi minat dapat diartikan sebagai rasa kesukaan yang ada
dalam diri seseorang, baik kegemaran atau kesenangan terhadap sesuatu,
hal senada dikemukakan oleh Mahmud (2010:79) secara sederhana
Minat ( Interest ) berarti kecenderungan dankegairahan yang tinggi atau
keinginan yang besar terhadap sesuatu.
Berdasarkan

pendapat

Slameto

dan

Mahmud

maka

pada

hakikatnya, minat merupakan sesuatu rasa yang berasal dari diri setiap
orang yang dituangkanmelalui suatu aktivitas karena dengan adanya rasa
suka serta ketertarikan yang tinggi dalam suatu pekerjaan, misalnya saja
minat mahasiswa terhadap pendidikan pada Program Studi IK, THP, PSP
dan BDP, setelah ia mempelajari dan mengenal apa-apa saja yang ada
pada Program Studi tersebut.
Peranan dosen di kampus dalam memberikan pengarahan tentang
gambaran nantinya jurusan atau program studi yang telah diambil sangat
penting. Bukan hanya sebagai pembelajaran pendidikan dan pembimbing

19

di kampus juga dosen sebagai komunikator maupun informator yang


memberikan

informasi-informasi

langsung

dalam

memahami

lebih

mendalam jurusan atau program studi di Stitek Balik Diwa.


Kemantapan

dalam

memilih

jurusan

atau

program

studi

diperguruan tinggi merupakan hal yang penting yaitu dengan perencanaan


sebelumnya yang dapat berdampak terhadap kegagalan studi. Hal ini
berarti bahwa dengan adanya kemauan yang kita miliki yaitu berasal dari
dalam hati serta bakat yang telah ada. Maka siswa akan lebih tekun
mengerjakan tugas-tugas yang diberikan nantinya.
b) Hipotesis

faktor

yang

mempengaruhi

motivasi

minat

mahasiswa terhadap Program Studi yang dipilih


Motivasi Terhadap Minat mahasiswa angkatan 2015 pada Program
Studi yang dipilih sangat dipengaruhi oleh dua faktor yang sangat
mendasar yaitu:

Faktor Internal

Yaitu faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa itu sendiri sehingga ia
mampu menentukan arah pilihannya itu benar-benar memiliki masa depan
yang cerah. Setelah lulus dari Stitek Balik Diwa, faktor ini pun sangat
dipengaruhi kemauan yang timbul dari diri mereka sendiri misalnya bakat,
sikap dan intelegensi agar memiliki peluang kerja yag luas atau berminat
melanjutkan studi keperguruan yang lebih tinggi.

20

H 1 : Semakin Besar Motivasi minat internal mahasiswa maka semakin


besar pula mahasiswa dalam menguasai dan mencintai Program
studi yang dipilih.

Yaitu

Faktor Eksternal
faktor

yang

berasal

dari

luar

diri

mahasiswa,

sehingga

mempengaruhi minat seseorang terhadap suatu objek atau benda, faktor


ini terkadang dipengaruhi melalui lingkungan keluarga, lingkungan sekolah,
serta lingkungan masyarakat disekitar sehingga mahasiswa angkatan
2015 Stitek Balik Diwa bisa nantinya berminat untuk melanjutkan studi di
program studi yang berhubungan dengan program studi sebelumnya.
H 2 : Semakin Besar Motivasi minat eksternal mahasiswa maka semakin
besar pula mahasiswa dalam menguasai dan mencintai Program
studi yang dipilih.
2.2 Kerangka Pikir/Konseptual
Berdasarkan tinjauan pustaka, maka kerangka berfikir atau konseptual
dalam penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut :

21

MAHASISWA

ANGKATAN 2015 STITEK BALIK


DIWA
MAKASSAR

Motivasi
Minat

Faktor Eksternal

Faktor Internal

1. Keluarga
2. Kampus
3. Masyrakat

1. Bakat
2. Sikap
3. Intelegensi

Program Studi Yang Dipilih

Stitek Balik Diwa


Gambar 2.1 Skema Kerangka Pikir/Konseptual

22

BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Variabel Penelitian dan Desain Penelitian
3.1.1 Variabel penelitian
Selain untuk mendeskripsikan mahasiswa angkatan 2015 Stitek Balik
Diwa Makassar untuk lebih memahami secara mendalam program studi
yang dipilih juga dimaksudkan untuk mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi dalam menunjang motivasi agar lebih giat dalam belajar.
Menurut Hatch dan Farhady (dalam Sugiyono, 1998:20) Variabel
penelitian dapat diartikan sebagai atribut dari seseorang atau obyek yang
mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau satu obyek
dengan obyek yang lain. Jadi variabel penelitian dapat diartikan sebagai
suatu yang menjadi objek pengamatan suatu penelitian, dan dapat juga
disebut faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa atau gejala-gejala
yang akan diamati atau diteliti.
Masalah yang akan diteliti yaitu Survei Motivasi Minat mahasiswa
angkatan 2015

Stitek alik Diwa terhadap program studi yang dipilih.

Adapun jenis variabel dalam penelitian ini adalah satu variabel saja atau
variabel tunggal atau biasa disebut variabel mandiri yaitu minat
mahasiswa angktan 2015 Stitek Balik Diwa Makassar untuk memberikan
semangat agar lebih giat dalam memahami program studi yang telah
dipilih.
3.1.2 Desain penelitian

23

Dalam penelitian ini menggunakan metode survei yaitu penelitian


yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner
atau angket sebagai alat pengumpulan data yang pokok (Singarimbun,
1989:3). Untuk itu jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat
deskriptif.
Deskriptif adalah penelitian yang menjelaskan fenomena-fenomena
serta gejala-gejala, atau dengan kata lain menguraikan suatu masalah.
Model desain ini adalah angket berupa sebuah pertanyaan dan
pernyataan.
3.2 Defenisi Operasional Variabel
a. Gambaran minat untuk menyemangati mahasiswa angkatan 2015
Stitek Balik Diwa adalah supaya nantinya dapat mengembangkan
ilmu pengetahuan dan pengalaman sesuai bidangnya yang telah
diperoleh dengan memberikan layanan IPTEK dibidang Ilmu
Kelautan (IK), Teknologi Hasil Penangkapan (THP, Budidaya
Perairan (BDP) dan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan (PSP).
b. Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan (STITEK) Balik Diwa, adalah
salah satu dari sekian banyak sekolah tinggi yang mengkhususkan
bidangnya pada Perikanan dan Kelautan, yang letaknya berada di
Jalan Perintis Kemerdekaan VIII tepatnya di daerah Tamalanrea
Jaya, Makassar.
c. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa angkatan 2015
Stitek Balik Diwa untuk memotifasi diri adalah faktor eksternal dan

24

faktor

internal

yang

saling

terkait

supaya

nantinya

dapat

mengembangkan potensi diri yang lebih baik dan berkembang.


d. Program studi Ilmu Kelautan (IK), Teknologi Hasil Penangkapan
(THP, Budidaya Perairan (BDP) dan Pemanfaatan Sumberdaya
Perairan (PSP) adalah salah satu program studi yang berada
dibawah

naungan

Stitek

Balik

Diwa

dengan

tujuan

untuk

menghasilkan sarjana muda intelektual di bidang Perikanan dan


Kelautan.
3.3 Populasi dan Sampel
3.3.1 Populasi
Dalam setiap penelitian, populasi yang dipilih erat kaitannya dengan
masalah yang ingin diteliti. Jadi populasi adalah seluruh individu yang
akan dijadikan objek penelitian yang paling sedikit memiliki sifat yang
sama. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2015 Stitek
Balik Diwa.
3.3.2 Sampel
Sampel adalah penarikan dari sebahagian populasi untuk mewakili
seluruh populasi. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan NonProbabilty sampling dengan metode sampling yang purposive yaitu teknik
penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai
yang dikehendaki peneliti sehingga sampel tersebut dapat mewakili
karakteristik populasi yang telah di kenal sebelumnya. Adapun jumlah

25

sampel penelitian ini sebanyak 30 orang atau sekitar 35% mahasiswa


angkatan 2015 Stitek Balik Diwa Makassar.
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Lazimnya untuk mendapatkan data yang sesuai dengan hal-hal yang
di teliti, peneliti mempergunakan instrumen penelitian sebagai berikut :
a. Observasi, yaitu instrumen penelitian yang digunakan untuk
mengamati secara

langsung keadaan di Stitek Bali Diwa

Makassar.
b. Wawancara, penggunaan teknik ini dimaksudkan untuk menggali
dan mendalami hal-hal penting untuk mendapatkan jawaban yang
lebih detail atas persoalan yang yang berhubungan langsung
dengan masalah yang di teliti.
c. Angket adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data
dengan mengajukan beberapa pertanyaan dan pernyataan secara
tertulis dan dijawab oleh responden sesuai dengan petunjuk yang
diberikan. Angket yang diberikan adalah sejumlah pertanyaan dan
pernyataan tertulis yang diajukan pada responden yaitu untuk
mengetahui tentang Minat mahasiswa Stitek Balik Diwa untuk
memotivasi diri agar mempermudah pengembangan diri. Angket
(kuesioner) yang diajukan sifatnya tertutup, sehingga responden
dapat

memberikan

jawaban

sesuai

dengan

keadaan

yang

sebenarnya dengan mengisi alternative jawaban yang telah


disediakan.

26

d. Dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan


dengan jalan menelusuri dokumen-dokumen tertulis seperti jumlah
siswa dan dosen, serta kondisi objektif Stitek Balik Diwa Makassar.
Adapun penilaian item pertanyaan diberi bobot sebagai berikut
(Sugiyono, 1997:94) :
Jawaban Sangat Setuju

=4

Jawaban Setuju

=3

Jawaban tidak setuju

=2

Jawaban sangat tidak setuju = 1


3.5 Rancangan Analisis Data
Analisis data merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian,
sebab dengan adanya analisis data, maka rumusan masalah yang
ditetapkan bisa diuji kebenarannya untuk selanjutnya dapat diambil suatu
kesimpulan.
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik
analisis

data

deskriptif.

Sedangkan

menggunakan Deskriptif Presentase.

27

perhitungan

dalam

angket

BAB IV
JADWAL PENELITIAN
4.1 Jadwal
Agar pelaksanaan penelitian ini lancar, terarah dan seksama, maka
dibuatlah jadwal penelitian sebagai berikut :
Tahun 2016
No.

Keterangan

Novmbr

Oktobr

Desembr Januari Februari

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1

Persiapan

Pengumpulan data
Pengolahan

dan

3
analisis data
Penulisan

skripsi

4
dan konsultasi
5

Penggandaan

28

DAFTAR PUSTAKA
Sardiman, A. M. 2011. Interaksi dan Motifasi Belajar Mengajar. Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada.
Arikunto, Suharismi. 2002. Prosedur Penelitian. Yogyakarta : Rineka Cipta.
Slameto, Drs. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya.
Jakarta: Rineka Cipta.
Sulisyanto, H Sri dan Clara Susilawati, 2006, Metode Penulisan Skripsi,
Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata.
Benny dan Yuskar. 2006 Pengaruh Motivasi Terhadap Minat Mahasiswa
Untuk

Mengikuti

Pendidikan

Simposium Nasional Akuntansi IX.

29

Profesi

Akuntansi

(PPAk),