Anda di halaman 1dari 1

Kesimpulan

Dari skenario 4, kasus Tn. X dengan usia 45 tahun dilihat dari hasil keluhan utama kurang
pendengaran pada kedua telinga yang dirasakan sejak 4 bulan terakhir, dengan riwayat
pekerjaan adalah bekerja di pabrik pemotongan kayu bagian mesin selama 15 tahun tanpa
menggunakan palindung telinga. Tn. X datang ke dokter Perusahaan menggunakan BPJS.
Dokter perusahaan mempunyai tujuan dan fungsi yang khusus. Dari hasil anamnesis dan
pemeriksaan fisik, dokter perusahaan menentukan diangnosis pasien dengan 7 langkah
diagnosis Penyakit Akibat Kerja (PAK). Dokter perusahaan menduga telah terjadi kurang
pendengaran yang diakibatkan oleh suara mesin pabrik. Faktor yang mempengaruhi PAK
antara lain faktor fisik, kimia, biologi, dan psikologis. Penyakit kerja yang dialami oleh
penderita merupakan kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan (menurut
Keputusan Presiden RI No 22/1981 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
No PER/01/MEN/1981) dan merupakan PAK akibat agen fisik (menurut ILO No 121 Tahun
1991). Pencegahan PAK dapat dilakukan dengan 5 langkah yaitu: health promotion, spesific
protection, diagnosis dini dan pengobatan segera, disability limitation, serta rehabilitation.
Selain itu, juga perlu diperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja perusahaan.
Selain Penyakit Akibat Kerja, juga dapat terjadi Kecelakaan Kerja pada pekerja perusahaan.