Anda di halaman 1dari 3

Pelayanan Kesehatan Neonatus

Bayi baru lahir atau neonatus berumur 0 28 hari. Kehidupan pada masa neonatus ini sangat
rawan karena neonatus memerlukan penyesuaian fisiologik disamping harus dijamin
ketersediaan ASI untuk memenuhi kebutuhan gizinya sehingga proses kehidupan neonatus
dapat berjalan sebaik-baiknya. Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada neonatus sebagai
antisipasi terjadinya komplikasi antara lain berupa pemberian imunisasi HB, dan perawatan
bayi baru lahir. Kunjungan neonatus (KN1 dan KN3) oleh tenaga kesehatan merupakan
bentuk pelayanan kesehatan kepada neonatus. Dari hasil kunjungan neonatus yang dilakukan
oleh tenaga kesehatan pada tahun 2014 dari target sebanyak 10.426 bayi didapatkan data
bahwa cakupan kunjungan neonatus (KN1) sebanyak 9.347 bayi(89.7%), dan kunjungan
neonatus (KN3) sebanyak 9.138 bayi(87.6%). Hasil selengkapnya yang dirinci menurut
kecamatan dapat dilihat pada tabel 38. Analisa pencapaian KN1 dan KN3 (laporan tahunan
Sie Anak). A.1.4 Pelayanan Kesehatan Bayi Kunjungan bayi bertujuan untuk meningkatkan
akses bayi terhadap pelayanan kesehatan dasar, mengetahui sedini mungkin permasalahan
yang mungkin terjadi pada bayi sehingga cepat mendapat pertolongan, pemeliharaan
kesehatan dan pencegahan penyakit melalui pemantauan pertumbuhan, pemberian imunisasi
serta peningkatan kualitas hidup bayi dengan stimulasi deteksi, intervensi dini (SDIDTK)
tumbuh kembang. Cakupan pelayanan kesehatan kepada bayi di Kabupaten Sumbawa tahun
2014 sebanyak 10.239 bayi (98.2%) dari target sebanyak 10.426 bayi yang mendapat
pelayanan kesehatan dan data selengkapnya dapat dilihat pada tabel 40. Secara lebih
terperinci dapat disebutkan bahwa bentuk pelayanan kesehatan kepada bayi meliputi :
1. Pemberian imunisasi dasar lengkap (BCG, Polio 1,2,3,4, DPT/HB 1,2,3, Campak) sebelum
bayi berusia 1 tahun. Indikator keberhasilan pelaksanaan imunisasi diukur dengan pencapaian
Universal Child Imunization (UCI) desa/kelurahan, yaitu minimal 80% bayi di
desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Pencapaian UCI desa/kelurahan
di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014 sebanyak 122 desa/kelurahan (73.9%) dari 165
desa/kelurahan yang ada (data selengkapnya terdapat pada tabel 41). Cakupan pemberian
imunisasi BCG, Hb < 7 hari, DPT3-HB3, Polio 3 dan Campak untuk bayi di Kabupaten
Sumbawa Tahun 2014 terlihat pada gambar grafik sebagai berikut :

Adapun data selengkapnya terkait pelayanan pemberian imunisasi kepada bayi


untuk tiap kecamatan dapat dilihat pada tabel 42 dan 43.
2. Pemberian ASI Eksklusif pada bayi dimana kampanye peningkatan ASI
Eksklusif dilakukan kepada masyarakat terutama kepada ibu sebelum hamil,
sejak hamil sampai melahirkan. Disamping itu, konseling ASI eksklusif dilakukan
dengan tujuan meningkatkan pemberian ASI eksklusif pada bayi.ASI Eksklusif
harus diberikan kepada semua bayi yang berumur 0 6 bulan (target 100%).
Jumlah bayi yang diberi ASI eksklusif pada usia 0-6 bulan di Kabupaten Sumbawa
Tahun 2014 sebanyak 3.883 bayi(85,5%) dari jumlah bayi umur 0-6 bulan
sebanyak 4.542 bayi.
3. Pelayanan Kesehatan Bayi dalam bentuk pemberian Vitamin A di Kabupaten
Sumbawa tahun 2014 sebanyak9.387 bayi(97.16%) dari total bayi yang berumur
6- 11 bulan sebanyak 9.661 bayi. Data selengkapnya dapat dilihat pada tabel 44.
Capaian pemberian Vit A februari dan Agustus dilengkapi kapsul biru dan merah.

Program Peningkatan Pelayanan dan Akses Pelayanan Mutu Gizi pada


Kelompok Umur Bayi.