Anda di halaman 1dari 1

Nama

: Michael Mahagaputra Pandia

NIM

: F1D214020

Program Studi

: Teknik Geologi

Apa itu Beda Potensial?


Beda potensial adalah perbedaan jumlah elektron yang berada dalam suatu
arus listrik. Di satu sisi sumber arus listrik terdapat elektron yang bertumpuk
sedangkan di sisi yang lain terdapat jumlah elektron yang sedikit. Hal ini terjadi
karena adanya gaya magnet yang memengaruhi materi tersebut. Dengan kata lain,
sumber tersebut menjadi bertegangan listrik. Jika rangkaian tersebut disentuh oleh
materi yang dapat menghantarkan listrik maka aliran elektron tersebut akan
mengalir melalui seauatu yang menyentuhnya. Jika manusia menyentuh benda
tersebut maka manusia tersebut akan teraliri listrik pada tubuhnya (tersetrum).
Besarnya efek dari aliran listrik tersebut tergantung dari besarnya perbedaan
elektron yang terkumpul di suatu materi
Lambang V adalah beda potensial listrik disebut juga tegangan listrik atau
voltase. Beda potensial dapat didefinisikan sebagai selisih potensial antara dua
titik dalam suatu penghantar. Jika suatu penghantar memiliki potensial di titik A
sebesar VA dan di titik B sebesar VB, dengan VB > VA, maka beda potensial
antara titik A dan B atau VAB dapat ditulis sebagai:
VAB = VB VA
Beda potensial antara dua titik pada suatu penghantar dapat ditimbulkan
jika kedua titik tersebut dihubungkan dengan sumber tegangan. Kemampuan suatu
sumber tegangan untuk mengalirkan elektron berbeda-beda. Perbedaannya
tergantung pada perbedaan potensialnya. Kita ibaratkan aliran listrik sebagai
aliran air, semakin tinggi tempat asal air semakin deras air yang jatuh. Beda
potensial dalam satuan SI memiliki lambang V dengan satuan volt. Alat untuk
mengukur beda potensial disebut voltmeter. Perlu diperhatikan bahwa voltmeter
mengukur beda potensial antara titik A dan B, bukan potensial listriknya.